• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Ahad, 16 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • SawitUpdate

PSR Tak Capai Target, KBP: Petani Terjegal Kawasan Hutan dan Takut Diperiksa

MD Yasir

Sabtu, 12 Maret 2022 08:09:55 WIB
Cetak
PSR Tak Capai Target, KBP: Petani Terjegal Kawasan Hutan dan Takut Diperiksa

PEKANBARU, Beritaone.id – Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) merupakan salah satu program andalan Presiden Joko Widodo.  Tujuan utama dari program PSR tidak hanya mengganti tanaman tua menjadi tanaman muda, namun mempunyai keterkaitan dengan legalitas kebun, produktivitas, dan prinsip Sustainabilitas (Indonesia Sustainibility Palm Oil/ISPO) untuk meningkatkan perekonomian negara dan petani secara bersamaan.

Pada tahun 2021, target PSR yang di canangkan untuk provinsi Riau adalah seluas 26.500 Ha. Disayangkan, dari target tersebut yang terealisasi hanya 13% nya saja, seluas 3.506 Ha.

Hendra Pangondian Siahaan, S.P, Direktur PT. Koeboeraya Bangun Perkasa (KBP) dalam keterangannya ketika di wawancarai oleh sawitsetara.net, kamis (10/3) mengatakan bahwa program PSR tidak terealisasi sesuai target karena di pengaruhi oleh status lahan petani sawit masuk dalam kawasan hutan dan petani sawit tidak begitu paham dalam menyiapkan dokumen persyaratan PSR.
 
“Saya kira target PSR khusus di Riau sulit untuk di capai, sebab kebun petani banyak yang masuk dalam kawasan hutan sehingga tidak boleh ikut PSR. Belum lagi mengurus dokumen persyaratan pengajuan PSR petani banyak yang tidak paham. Untuk memenuhi unsur legalitas, pekebun harus memiliki surat kepemilikan lahan yang menyatakan bahwa status lahan tersebut diluar kawasan hutan,” kata Direktur PT. KBP tersebut.

Lebih lanjut, Hendra yang serhari-hari bergelut di bidang rekanan dalam keterangannya di awak media, mengakui sesungguhnya petani sangat antusias sekali dalam mengikuti Program PSR ini. 

“Karena mereka menyadari program ini sangat membantu dan pro sekali bagi petani. Mereka tau sawit yg sudah tua dan tidak produktif lagi harus diganti dengan tanaman baru yang asal usul bibit jelas serta spesifikasi teknis dan kultur teknis yang benar, sehingga penghasilan mereka kedepan setelah tanaman diremajakan akan meningkat,” jelas Hendra.

Kendala dalam merealisasikan target PSR menurut Hendra dipengaruhi terkait regulasi. 

“Prosedur maupun syarat pengajuan yang begitu rumit, sementara SDM (sumber daya manusia) nya petani sangat terbatas untuk mengerjakan itu semua,” tegas Hendra.

Kemudian, dari beberapa petani yang sudah mengikuti PSR yang bersumber dari dana BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit), mengatakan bahwa mereka takut untuk mengajukan PSR selanjutnya karena rumitnya dokumen, terlebih karena banyaknya Lembaga pemerintahan yang melakukan pemeriksaan seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang kerap melakukan pemeriksaan sampai berkali-kali di lembaga petani sawit yang sama. 

“Kemudian Petani sering kali di panggil oleh aparat penegak hukum seperti Kepolisian dan Kejaksaan untuk diperiksa terkait pengerjaan PSR yang membuat petani menjadi ketakukan. “ ungkap Hendra.

Selebihnya, kendala dari pihak rekanan dalam program PSR misalnya dalam regulasi pencairan invoice saat ini tidak terlalu ada kendala yang begitu berat, ketika mengajukan invoice penagihan karena sudah banyak sekali perubahan kearah yang lebih baik, terlebih Ketika BPDP-KS menunjuk  PT Sucofindo sebagai Lembaga untuk memferifikasi berkas pencairan.

Sebab sejauh ini PT Sucofindo  cukup komunikatif dan cepat tanggap ketika petani atau lembaga petani mengajukan pencairan. Mereka langsung respon dan memberitahukan ketika ada dokumen yg salah, sehingga bisa cepat diperbaiki.

Hanya saja sedikit kendala, karena setiap daerah berbeda tim PT. Sucofindo yg memverifikasi, maka sering sekali berbeda pula pemahaman serta pola dokumen yg diminta. 

“Artinya masukan buat PT Sucofindo supaya semua team perifikasi berkas samakan persepsi dulu. Jadi seharusnya walaupun berbeda yang memperifikasi Pemahaman pola dokumen tetap sama.” kata Dirut PT. KBP lebih lanjut.

Hendra berharap jika kendala-kendala tersebut dapat dibantu oleh stakeholder terkait, maka antusias petani untuk ikut PSR dapat tersalurkan dengan sukses.  Seperti program PSR yang dilakukan KUD SUBUR MAKMUR di Rokan Hilir Riau yang dikerjakan oleh PT Koeboeraya Bangun Perkasa (KBP), dimana proses tumbang perdana di hadiri langsung Presiden Republik Indonesia (RI) Bapak Ir.H.Joko Widodo pada tanggal 10 Mei 2018, bahkan sudah melakukan panen perdana oleh Wakil Presiden RI Bapak K.H. Ma’ruf Amin pada tanggal 02 September 2021. 

“Artinya, jika dilakukan dengan benar, dalam 2.5 tahun sawit PSR sudah berproduksi dan dapat menghasilkan bagi petani sehingga realisasi PSR pun jadi lebih tinggi.” tutup Hendra.


 Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
SawitUpdate

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

Senin, 15 September 2025 - 13:30:24 WIB
SawitUpdate

Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya

Jumat, 28 Maret 2025 - 22:04:10 WIB
SawitUpdate

Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%

Senin, 24 Maret 2025 - 10:22:55 WIB
SawitUpdate

WTO Menangkan Indonesia, Pemerintah Desak Uni Eropa Hapus Kebijakan Diskriminatif CPO

Sabtu, 18 Januari 2025 - 12:07:40 WIB
SawitUpdate

CPO di Jalur Kenaikan: Permintaan Ekspor Memicu Lonjakan Harga

Kamis, 31 Oktober 2024 - 18:48:47 WIB
SawitUpdate

CPO Melimpah, Aceh Berpeluang Punya Pabrik Minyak Goreng Sendiri

Ahad, 13 Oktober 2024 - 13:11:26 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
16 Agustus 2026
PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
16 Agustus 2026
PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
15 Agustus 2026
Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
15 Agustus 2026
Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Dukung Pelaksanaan MTQ Danau Rambai
14 Agustus 2026
Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
13 Agustus 2026
Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
12 Agustus 2026
54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT
12 Agustus 2026
Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
12 Agustus 2026
Bangun Harmoni dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Bantu Kegiatan Kepemudaan di Dua Desa
12 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
    Dibaca: 210 Kali
  • 02
    Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
    Dibaca: 238 Kali
  • 03
    Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
    Dibaca: 972 Kali
  • 04
    54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT
    Dibaca: 203 Kali
  • 05
    Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
    Dibaca: 261 Kali
  • 06
    Bangun Harmoni dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Bantu Kegiatan Kepemudaan di Dua Desa
    Dibaca: 201 Kali
  • 07
    Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah Bergulir, Dua Pelapor Diperiksa Penyidik
    Dibaca: 258 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id