<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://beritaone.id/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://beritaone.id/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Bertekad Murnikan Organisasi, Fadila Saputra Maju Jadi Calon Ketua PPM Riau</title><link>https://beritaone.id/news/detail/14701/bertekad-murnikan-organisasi-fadila-saputra-maju-jadi-calon-ketua-ppm-riau</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pekanbaru, BeritaOne.id&lt;/strong&gt; &#45; Fadila Saputra, putera pejuang veteran kemerdekaan Indonesia menyatakan diri maju pada pemilihan Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Provinsi Riau yang akan digelar dalam Musyarawah Daerah (Musda) tanggal 17 Mei 2026. Hal ini disampaikan Fadila kepada wartawan, Sabtu (16/5/2026) di Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dijelaskan Fadila, keputusannya untuk maju pada kontestasi Ketua PPM Riau setelah mendengarkan aspirasi dan dukungan sejumlah kader PPM di Riau yang merasa resah dengan kondisi organisasi yang sejak beberapa tahun terakhir terkesan mandeg dan tidak ada kemajuan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Setelah berdiskusi dengan kader&#45;kader PPM di sejumlah daerah, saya memantapkan diri untuk menghibahkan diri saya memimpin organisasi yang menjadi wadah berhimpun putra&#45;putri dan cucu para pejuang tanah air,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dijelaskannya, beberapa pengurus PPM di daerah juga menyoroti adanya sejumlah pengurus PPM di daerah yang diisi oleh orang&#45;orang yang tidak sesuai dengan AD/ART organisasi. &quot;Mereka meminta saya yang notabene benar&#45;benar putra kandung veteran pejuang kemerdekaan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk diketahui, Fadila Saputra adalah putera kandung Julius Hatta, berasal Kuantan Singingi yang berjuang di wilayah Indragiri Hilir. Terakhir sang ayah pernah menjabat sebagai Ketua Veteran Indragiri Hilir. Pria yang akrab disapa Fadil ini juga merupakan cicit panglima perang Kerajaan Siak Rri Indrapura Suku Bentan dari keturunan sang ibu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saya terpanggil untuk membesarkan organisasi ini sehingga dapat menjadi wadah positif bagi putera&#45;puteri dan cucu pejuang sehingga dapat berkontribusi untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan dalam melanjutkan perjuangan para veteran pejuang tanah air,&quot; ungkap pria yang merupakan pengusaha media di Riau ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Majunya Fadil dalam pemilihan Ketua PPM Riau mengusung sejumlah misi, antara lain, mewarisi dan melestarikan jiwa semangat nilai&#45;nilai &apos;45 kepada generasi muda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga bertekad membawa PPM menjadi mitra strategis pemerintah dan TNI/Polri dalam menjaga stabilitas sosial, ketahanan nasional, persatuan masyarakat, serta melestarikan kearifan lokal Melayu Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Untuk itu, saya akan membangun organisasi yang modern, solid, dan berintegritas dengan mengedepankan profesionalisme, loyalitas, disiplin, dan semangat pengabdian,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terkait peluangnya untuk menang dalam pemilihan Ketua PPM dalam Musda yang akan berlangsung besok, Fadil mengaku optimis karena sudah mengantongi surat rekomendasi dukungan dari sejumlah pengurus cabang PPM di Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga mengingatkan kepada panitia Musda agar tetap berpegang teguh pada AD/ART dalam pelaksanaan Musda sehingga kepengurusan PPM mendatang benar&#45;benar dapat bermarwah dan bermartabat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan Juklak yang diterbitkan Pengurus Pusat PPM, untuk dapat maju menjadi calon Ketua PPM harus memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain harus merupakan putera&#45;puteri atau keturunan veteran yang dibuktikan dengan adanya SKEP Veteran RI milik orang tua/ kakek yang sudah dilegalisir oleh KAMINVETCARDAM/BABINVETCATDAM atau tanda kejuangan dan veteran RI yang menunjukkan status veteran secara sah dan meyakinkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu juga harus menyertakan rekomendasi dari DPD LVRI setempat tentang keabsahan sebagai keturunan putra/putri Veteran RI serta fotokopi Kartu Keluarga dan bukti lain yang menunjukkan hubungan keturunan keluarga secara sah dan meyakinkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Syarat lain yang juga sangat penting adalah pernah menjadi pengurus aktif dalam struktur kepengurusan PPM pada berbagai tingkatan selama satu periode serta mendapat dukungan resmi dari sekurang&#45;kurangnya tiga pimpinan cabang PPM.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://beritaone.id/assets/berita/original/96916150303-img-20260516-wa0011.jpg"/><pubDate>Sat, 16 May 2026 12:46:12 +0700</pubDate><guid>https://beritaone.id/news/detail/14701/bertekad-murnikan-organisasi-fadila-saputra-maju-jadi-calon-ketua-ppm-riau</guid></item><item><title>Dukung Asta Cita Presiden, Kapolsek Rengat Barat Aktif Monitoring Ketahanan Pangan di Hari Libur</title><link>https://beritaone.id/news/detail/14700/dukung-asta-cita-presiden-kapolsek-rengat-barat-aktif-monitoring-ketahanan-pangan-di-hari-libur</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Inhu, BeritaOne.id&lt;/strong&gt; &#45; Meski bertepatan dengan hari libur nasional atau tanggal merah, Kapolsek Rengat Barat Kompol Amriadi SH tetap menunjukkan komitmen dan dedikasinya dalam mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan, Kamis (14/5/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek Rengat Barat itu turun langsung ke sejumlah lokasi untuk memantau berbagai program ketahanan pangan di wilayah hukumnya sebagai bentuk dukungan nyata Polri terhadap terwujudnya swasembada pangan nasional serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek Rengat Barat juga menegaskan kepada seluruh personel Bhabinkamtibmas jajaran Polsek Rengat Barat agar terus aktif melakukan monitoring, pendampingan, dan peninjauan terhadap masyarakat yang memanfaatkan lahan produktif maupun pekarangan bergizi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sehari, tercatat tujuh kegiatan ketahanan pangan dilaksanakan secara serentak di sejumlah desa dan kelurahan di Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan pertama dilaksanakan sekira pukul 12.05 WIB. Kapolsek Rengat Barat bersama Bhabinkamtibmas Desa Pematang Jaya, Rizani, dan Humas PT Persada Agro Sawita, Syahrial, melakukan peninjauan kesiapan lahan jagung pipil monokultur milik PT Persada Agro Sawita di Dusun Kemang Manis, Desa Pematang Jaya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lahan seluas 2 hektare tersebut dipersiapkan untuk penanaman jagung pipil sebagai bagian dari program ketahanan pangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya, sekitar pukul 12.00 WIB, Kapolsek bersama Bhabinkamtibmas Desa Pematang Jaya melaksanakan monitoring Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di lahan milik Syahrial dengan luas 500 meter persegi. Pada lahan tersebut dikembangkan tanaman hortikultura berupa cabai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ketiga dilaksanakan pukul 13.30 WIB oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Pematang Reba, Yudi Hariyanto, yang melakukan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil milik Kelompok Tani Tugu Patin di Jalan Meranti RT 004 RW 004, Kelurahan Pematang Reba.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tanaman jagung yang ditanam sejak 24 Februari 2026 itu tumbuh subur dengan tinggi rata&#45;rata mencapai 200 sentimeter dan saat ini telah memasuki fase berbuah. Panen diperkirakan akan berlangsung pada Juni 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masih di hari yang sama, Bhabinkamtibmas Desa Danau Tiga, Rio Derick Zulmi, melaksanakan monitoring Program P2B di Jalan Tunas Karya, Dusun I, Desa Danau Tiga. Pada pekarangan tersebut ditanam tanaman hortikultura berupa 10 batang tomat dan 10 batang cabai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian, pada pukul 09.00 WIB, Bhabinkamtibmas Desa Kota Lama, Rio Rumanto, melaksanakan monitoring Program P2B di Dusun III Desa Kota Lama. Tanaman yang dibudidayakan masyarakat antara lain kacang sebanyak 50 batang, cabai 30 batang, dan kacang panjang 30 batang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di waktu yang hampir bersamaan, Bhabinkamtibmas Desa Danau Baru, Yudi Warman, melakukan peninjauan Program P2B di lahan milik Sukardi seluas 900 meter persegi di Dusun I Desa Danau Baru. Lahan tersebut dimanfaatkan untuk budidaya tanaman terong.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ketujuh dilakukan pukul 11.30 WIB oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Pematang Reba, Yudi Hariyanto, yang memonitor lahan percontohan Program P2B milik Kelompok Tani Maju Bersama di Jalan Serumpun RT 004 RW 008.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lahan milik Utep Sutisna tersebut membudidayakan berbagai jenis tanaman seperti kacang panjang, pare, gambas, dan timun dengan metode perpaduan teknik modern dan tradisional. Selain itu, kelompok tani juga memanfaatkan berbagai sarana pertanian seperti mulsa, mesin air, selang, sprayer, dan perlengkapan pertanian lainnya guna menunjang hasil produksi pertanian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada hari monitoring, hasil panen yang diperoleh cukup menggembirakan, yakni kacang panjang sebanyak 100 kilogram, pare 260 kilogram, gambas 360 kilogram, dan timun mencapai 450 kilogram.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari seluruh rangkaian kegiatan tersebut, program ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Rengat Barat dinilai berjalan dengan baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat kini semakin aktif memanfaatkan lahan kosong menjadi lahan produktif, sementara pertumbuhan tanaman secara umum berada dalam kondisi baik dan terawat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, sinergitas antara Polri, masyarakat, kelompok tani, pemerintah desa, hingga pihak swasta terus terjalin kuat dalam mendukung program swasembada pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://beritaone.id/assets/berita/original/66431338471-funpic_20260514_180325515.jpg"/><pubDate>Thu, 14 May 2026 18:05:19 +0700</pubDate><guid>https://beritaone.id/news/detail/14700/dukung-asta-cita-presiden-kapolsek-rengat-barat-aktif-monitoring-ketahanan-pangan-di-hari-libur</guid></item><item><title>Polsek Rengat Barat Bekuk “Dukun” Pengedar Sabu, Lima Orang Diamankan</title><link>https://beritaone.id/news/detail/14699/polsek-rengat-barat-bekuk-“dukun”-pengedar-sabu-lima-orang-diamankan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Inhu, BeritaOne.id&lt;/strong&gt; &#45; Nama “Dukun” mendadak menjadi perbincangan setelah pria berusia 36 tahun itu diamankan jajaran Polsek Rengat Barat dalam pengungkapan kasus peredaran gelap narkotika di wilayah Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu. Bersama sejumlah pelaku lainnya, pria yang diketahui bernama HD alias Dukun tersebut diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika jenis sabu yang selama ini meresahkan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada Selasa, (12/5/2026) oleh personel Unit Reskrim Polsek Rengat Barat yang dipimpin langsung Kanit Reskrim . Dalam operasi tersebut, polisi berhasil mengamankan lima orang dari lokasi dan waktu berbeda di wilayah hukum Polsek Rengat Barat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Indragiri Hulu AKBP Eka Ariandy Putra, SH., S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas Polres Inhu AIPTU Misran, SH menjelaskan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil penyelidikan intensif personel kepolisian terhadap aktivitas peredaran narkotika yang diduga marak terjadi di beberapa desa di Kecamatan Rengat Barat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen Polres Inhu dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu, khususnya Kecamatan Rengat Barat,” ujar AIPTU Misran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tersangka utama yang menjadi sorotan adalah HD alias DUKUN , warga Desa Rantau Bakung. Ia diamankan sekitar pukul 15.00 WIB di Jalan Kebun Desa Rantau Bakung setelah polisi menerima informasi masyarakat terkait dugaan transaksi sabu di kawasan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat dilakukan penangkapan, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika. Dari tangan DUKUN, polisi mengamankan dua paket sabu dengan berat kotor 3,70 gram, dua timbangan digital, plastik klip kosong berbagai ukuran, uang tunai Rp470 ribu hasil penjualan, serta sejumlah alat pendukung lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seluruh barang bukti tersebut ditemukan di dalam kantong plastik hitam dan diakui sebagai milik tersangka. Polisi menduga tersangka telah cukup lama menjalankan aktivitas peredaran narkotika di wilayah tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain mengamankan DUKUN, pada hari yang sama polisi juga menangkap tiga pria lainnya di Jalan Raya Rantau Bakung – Sialang Dua Dahan, Desa Sialang Dua Dahan. Ketiganya yakni HL alias HENDRA, HSD alias HASAN , serta AW alias TUTON.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketiga pria tersebut diamankan sekitar pukul 14.00 WIB setelah personel Unit Reskrim melakukan penyelidikan atas laporan masyarakat mengenai dugaan transaksi sabu di kawasan tersebut. Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan paket kecil diduga sabu, alat hisap, kaca pirek, pipet plastik, serta bukti percakapan transaksi narkotika di handphone milik pelaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;HENDRA diketahui merupakan target operasi kepolisian dalam pengungkapan kasus narkotika di wilayah Rengat Barat. Polisi menduga paket sabu yang ditemukan di pinggir jalan tidak jauh dari lokasi penangkapan merupakan milik tersangka yang sempat dibuang saat hendak diamankan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, seorang pemuda bernama IF alias Irfan, 19 tahun, juga turut diamankan polisi pada Selasa pagi sekitar pukul 11.00 WIB. Warga Desa Rantau Bakung tersebut diamankan saat berada di Polsek Rengat Barat untuk menjenguk saudaranya yang sebelumnya tersangkut kasus narkotika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat dilakukan penggeledahan di hadapan perangkat desa, polisi menemukan satu butir pil diduga ekstasi warna ungu yang disimpan di dalam dompet hitam milik IRFAN. Kepada petugas, IRFAN mengakui pil tersebut adalah miliknya dan tidak memiliki izin dari pihak berwenang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;AIPTU Misran menambahkan, seluruh tersangka beserta barang bukti saat ini telah diamankan di Sat Resnarkoba Polres Inhu guna menjalani proses hukum dan penyidikan lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Polres Inhu mengajak seluruh masyarakat untuk bersama&#45;sama memerangi narkoba dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran narkotika di lingkungan sekitar,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rangkaian pengungkapan tersebut menjadi bukti bahwa aparat kepolisian terus meningkatkan pengawasan terhadap wilayah yang rawan dijadikan lokasi transaksi narkotika. Selama proses pengungkapan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://beritaone.id/assets/berita/original/35639980163-funpic_20260514_141834879.jpg"/><pubDate>Thu, 14 May 2026 14:27:12 +0700</pubDate><guid>https://beritaone.id/news/detail/14699/polsek-rengat-barat-bekuk-“dukun”-pengedar-sabu-lima-orang-diamankan</guid></item><item><title>Sinergi Kapolsek dan Bhabinkamtibmas Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Program P2B di Desa Sialang Dua Dahan</title><link>https://beritaone.id/news/detail/14698/sinergi-kapolsek-dan-bhabinkamtibmas-perkuat-ketahanan-pangan-lewat-program-p2b-di-desa-sialang-dua-dahan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Inhu, BeritaOne.id&lt;/strong&gt; &#45; Pada Rabu, (13/5/2026), telah dilaksanakan kegiatan peninjauan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam bidang Ketahanan Pangan Tahun 2025 melalui program “Pekarangan Pangan Bergizi” (P2B) di wilayah Dusun III Desa Sialang Dua Dahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Kapolsek Rengat Barat, Kompol Amriadi, S.H., yang diwakili oleh Bhabinkamtibmas Desa Sialang Dua Dahan dan Desa Rantau Bakung, Bripka Dedi Fitria. Ia mengatakan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peninjauan dilakukan di lahan milik warga bernama Kasmadi yang berada di Dusun III Desa Sialang Dua Dahan. Lahan tersebut dimanfaatkan sebagai area penanaman hortikultura yang berada di pekarangan belakang rumah pemilik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Luas lahan yang digunakan untuk program Pekarangan Pangan Bergizi tersebut mencapai 30 x 30 meter atau sekitar 900 meter persegi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemanfaatan pekarangan rumah untuk tanaman produktif dinilai sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari&#45;hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam program tersebut, tanaman hortikultura yang dibudidayakan adalah kacang panjang sebanyak 150 batang. Tanaman ini dipilih karena memiliki nilai ekonomis dan dapat dipanen dalam waktu relatif singkat sehingga mampu meningkatkan ketahanan pangan keluarga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adapun titik koordinat lokasi kegiatan berada pada posisi 0,342860 South dan 102,493608 East. Pendataan titik koordinat dilakukan sebagai bagian dari dokumentasi serta pemantauan perkembangan program ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Rengat Barat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan lancar. Bripka Dedi Fitria menyampaikan, “Melalui Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B), diharapkan masyarakat semakin termotivasi memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah guna mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.”**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://beritaone.id/assets/berita/original/63246561904-screenshot_2026-05-13-18-56-00-84_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7.jpg"/><pubDate>Wed, 13 May 2026 19:18:55 +0700</pubDate><guid>https://beritaone.id/news/detail/14698/sinergi-kapolsek-dan-bhabinkamtibmas-perkuat-ketahanan-pangan-lewat-program-p2b-di-desa-sialang-dua-dahan</guid></item><item><title>Kapolsek Rengat Barat Galakkan Program P2B untuk Ketahanan Pangan Nasional</title><link>https://beritaone.id/news/detail/14697/kapolsek-rengat-barat-galakkan-program-p2b-untuk-ketahanan-pangan-nasional</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Inhu, BeritaOne.id &#45; &lt;/strong&gt;Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan nasional Tahun 2026, Kapolsek Rengat Barat Amriadi menggalakan kegiatan peninjauan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di wilayah binaannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seperti yang diwakili oleh Bhabinkamtibmas Desa Alang Kepayang Marten Desta Putra melaksanakan peninjauan lokasi P2B di Dusun II Desa Alang Kepayang, Rabu (13/5/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peninjauan dilakukan guna memastikan pelaksanaan program ketahanan pangan berjalan optimal serta mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat desa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada kegiatan tersebut, personil Polsek Rengat Barat melakukan pengecekan lahan P2B milik warga atas nama Abdi Solihin dengan komoditas tanaman kacang panjang seluas kurang lebih 5.000 meter persegi dinilai memiliki potensi produksi yang baik dan diharapkan dapat menghasilkan panen sesuai target yang direncanakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek Rengat Barat Kompol Amriadi SH menyampaikan, bahwa program P2B merupakan bagian dari upaya nyata Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Melalui program Pekarangan Pangan Bergizi ini, masyarakat diajak memanfaatkan pekarangan rumah maupun lahan kosong menjadi lahan produktif. Harapannya, seluruh desa di Kecamatan Rengat Barat dapat mengembangkan P2B sebagai sumber pangan mandiri,” ujar Kompol Amriadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain meningkatkan ketersediaan pangan rumah tangga, program tersebut juga diharapkan mampu menekan pengeluaran masyarakat, memperkuat ekonomi keluarga, serta mendorong budaya bercocok tanam di lingkungan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan peninjauan sekaligus menjadi bentuk pendampingan Polri kepada masyarakat dalam mendukung program pemerintah menuju ketahanan pangan yang berkelanjutan. **&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://beritaone.id/assets/berita/original/54826422125-img-20260513-wa0006.jpg"/><pubDate>Wed, 13 May 2026 18:52:36 +0700</pubDate><guid>https://beritaone.id/news/detail/14697/kapolsek-rengat-barat-galakkan-program-p2b-untuk-ketahanan-pangan-nasional</guid></item><item><title>Wujudkan Rumah Besar Paguyuban Jawa : Ketum IKJR Kampriwoto Gerak Cepat</title><link>https://beritaone.id/news/detail/14696/wujudkan-rumah-besar-paguyuban-jawa--ketum-ikjr-kampriwoto-gerak-cepat</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pekanbaru, BeritaOne.id&lt;/strong&gt; &#45; &amp;nbsp;Pasca Kongres Luar Biasa Ikatan Keluarga Jawa Riau (IKJR) tanggal 26 April 2026, Ketua Umum IKJR Kampriwoto mengundang Ketua&#45;ketua paguyuban Jawa di Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertemuan dengan payuguban ini untuk melakukan penyusunan kepengurusan DPP IKJR Masa Bakti 2026&#45;2031, sekaligus pembubaran Panitia Kongres Luar Biasa (KLB) IKJR yang dilaksanakan di sekretariat IKJR Jalan Sukarno Hatta Kav 169, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Panitia Kongres Luar Biasa Ikatan Keluarga Jawa Riau Ns. H. Widodo, S.Kep, SH dalam laporannya menyampaikan, bahwa Kongres Luar Biasa IKJR sudah terlaksana dengan baik sesuai dengan rencana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dikatakan, Kongres Luar Biasa IKJR sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi telah mengesahkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga IKJR yang baru serta menetapkan H. Suryadi Khusaini, S.Sos, MM sebagai Ketua Majelis Kasepuhan dan &amp;nbsp;Drs. H. Kampriwoto sebagai Ketua Umum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dijelaskannya, dari perwakilan panitia pelaksana mengucapkan terima kasih atas kepercayaannya dan kerjasama, sehingga kegiatan KLB bisa terlaksana dengan lancar dan sukses.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur sehingga Kongres Luar Biasa IKJR bisa berjalan. Kami dapat surat tugas tanggal 13 April 2026 untuk melaksanakan KLB tanggal 26 April 2026, &amp;nbsp;artinya waktunya mepet sekali, tetapi dengan personil kepanitiaan yang ada saya sebagai ketua panitia ‘pede’ untuk mengkordinir acara tersebut. Kami atas nama panitia memohon maaf jika di sana sini banyak kekurangan dan dengan laporan pertanggungjawaban ini kami mohon kepada Ketua Umum agar membubarkan kepanitian,&quot; jelas Widodo.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Jawa Riau Drs. H. Kampriwoto dalam sambutannya menyampaikan, penghargaan dan terima kasih kepada painitia yang &amp;nbsp;sukses menyelanggarakan Kongres Luar Biasa IKJR dan secara resmi membubarkan kepanitiaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya beliau mengajak seluruh unsur yang terlibat dalam kepanitiaan untuk membantu dalam kepengurusan DPP IKJR bersama utusan&#45;utusan paguyuban.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kongres Luar Biasa sudah selesai dan telah menetapkan AD/ART baru dimana anggota IKJR sekarang adalah Paguyuban bukan orang perorang. Artinya IKJR ada karena ada paguyuban&#45;paguyuban yang menjadi soko gurunya. Kalau Paguyuban&#45;paguyuban tidak ada lagi maka IKJR kita bubarkan saja,&quot; jelas dia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kampriwoto juga mengucapkan terima kasih kepada 36 paguyuban yang berkomitmen untuk bersama&#45;sama membangun kejayaan IKJR kembali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kampriwoto menyebutkan, melihat antusiasme paguyuban&#45;paguyuban untuk sama&#45;sama ‘nyengkuyung’ IKJR jiwa ‘Bonek’ dirinya meronta&#45;ronta untuk membangun IKJR kembali dan berkontribusi untuk kemajuan peradaban Jawa di Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara dilanjutkan sosialisasi AD/ART IKJR hasil Kongres Luar Biasa yang disampaikan DR. Santoso &amp;nbsp;selaku Ketua Team Revisi AD/ART yang juga Pimpinan Sidang KLB IKJR Tahun 2026. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari pemaparan Santoso, mmang ada perbedaan mendasar antara AD/ART sebelumnyan dengan AD/ART IKJR Hasil KLB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yakni pada point keanggotaan dimana dulu keanggotaan IKJR adalah orang perorang dan Paguyuban, sementara yang sekarang keanggotaannya adalah Paguyuban.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perubahan ini memberi konsekuensi Paguyuban memiliki suara dalam pengambilan keputusan (Kongres, red).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Mengacu pada AD/ART baru, maka IKJR tidak akan berebut anggota dengan paguyuban yang ada, malahan paguyuban akan mampu tumbuh bersama karena kepengurusan IKJR adalah utusan&#45;utusan paguyuban, sehingga individu&#45;individu yang potensial dan berminat menjadi pengurus IKJR wajib melalui paguyuban yang ada,&quot; sebut dia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian, untuk kengurusan IKJR berdasarkan AD/ART hasil KLB terdiri dari tiga unsur yang menjadi satu (Tri Tunggal Eka Bakti), yakni Majelis Kasepuhan, Dewan Pakar dan Dewan Pimpinan Pusat .&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada sesi diskusi dan tanya jawab beberapa ketua paguyuban dan tokoh masyarakat menyampaikan masukan antara lain M. Nur Hidayat Ketua Ikawangi Sumatera Group, Dr. Kusnadi IKB Jateng, Dukut Tri Sadono dan Maryono KWS serta Dr. Suwarto Tokoh Jawa Bengkalis yang juga Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara diskusi yang dipandu oleh Ibu Karsinem Subowo Ketua Paguyuban Kulonprogo cukup hangat dengan masukan&#45;masukan yang sangat konstruktif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dr. Kusnadi dari IKB Jateng menyampaikan agar anggota Majelis Kasepuhan diisi oleh tokoh ‘Sepuh’ bukan semata&#45;mata dari umur tetapi lebih kepada latar belakang pengalamannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tokoh Jawa Bengkalis Dr. Suwarto mengharapkan agar Kiprah Dewan Pakar IKJR betul&#45;betul dirasakan oleh keluarga besar Jawa Riau Khususnya dan Masyarakat Riau pada umumnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Secara rutin Dewan Pakar IKJR harus mampu menghasilkan kajian&#45;kajian untuk menjadi bahan rekomendasi kepada pemangku kepentingan (stakeholder) Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pendiri IKJR Ir. H. Sudirno, MM dalam nasehatnya menyampaikan dengan usainya KLB IKJR maka kerja kita baru dimulai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saya yakin dengan melihat semangat Ketua&#45;Ketua Paguyuban, maka kebangkitan IKJR masalah waktu. Kami para pendiri dan deklarator akan mengawal kelahiran kembali IKJR dari “Kamar” Majelis Kasepuhan agar jalannya kepengurusan ‘jejeg’ dan lurus sesuai dengan cita&#45;cita luhur berdirinya IKJR tahun 2005,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hadir pada acara rembug paguyuban dan pembubaran panitia antara lain Sunardi Ketua Umum Makarti, Husri Biantoro Pawon, Darmo Wajadila, Sukatno Pacitan, Anak Rantau Pacitan (ARPAC), Maryono dan Dukut KWS, Karsinem Subowo Kulon Progo, Nur Hidayat Ikawangi, Warsito JKC, Slamet Paguyuban Dawet, Gigih Ikat, Aryo Blitar, Widodo PWB, Kusnadi IKB Jateng dan Patri, Yuli Miftahudin Wijaya Kesuma Cilacap, Santoso Pamor, Permasa Jatim, Nganjuk, dll. Acara ditutup dengan photo bersama dan makan bakso bersama yang disajikan oleh Mas Dodo Pandau.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://beritaone.id/assets/berita/original/73450372595-img-20260513-wa0044.jpg"/><pubDate>Wed, 13 May 2026 17:30:08 +0700</pubDate><guid>https://beritaone.id/news/detail/14696/wujudkan-rumah-besar-paguyuban-jawa--ketum-ikjr-kampriwoto-gerak-cepat</guid></item><item><title>Profesional dan Tepat Waktu, Kantah Indragiri Hulu Permudah Pengukuran Tanah Masyarakat</title><link>https://beritaone.id/news/detail/14695/profesional-dan-tepat-waktu-kantah-indragiri-hulu-permudah-pengukuran-tanah-masyarakat</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Inhu, BeritaOne.id&lt;/strong&gt; &#45; Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Indragiri Hulu terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang agraria melalui inovasi terbaru berupa Layanan Pengukuran Terjadwal. Program ini dihadirkan sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat akan kepastian hukum sekaligus kepastian waktu dalam proses pengukuran tanah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui layanan tersebut, Kantah Indragiri Hulu menjamin kehadiran petugas ukur sesuai jadwal yang telah disepakati bersama pemohon. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan efisiensi pelayanan tanpa mengurangi akurasi dan validitas data pengukuran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Indragiri Hulu, Ir. Syafrisar Masri Limart, ST., M.A.P., menegaskan bahwa layanan ini bertujuan memberikan kepastian batas tanah kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Memberikan kepastian atas batas tanah Anda adalah prioritas kami,” ujar Syafrisar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan, melalui Layanan Pengukuran Terjadwal, pihaknya berkomitmen menghadirkan pelayanan yang profesional, disiplin, dan transparan. Dengan demikian, masyarakat dapat mengetahui secara pasti tahapan pelayanan pertanahan, termasuk waktu pelaksanaan pengukuran di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk mendukung kelancaran proses pengukuran, masyarakat diminta mempersiapkan sejumlah hal penting sebelum hari pelaksanaan. Salah satunya memastikan patok batas tanah telah terpasang dengan benar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kejelasan batas tersebut dinilai sangat penting guna menghindari potensi sengketa dengan pemilik lahan yang berbatasan langsung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan adanya tanda batas yang jelas, proses pengukuran dapat berlangsung lebih cepat, tertib, dan minim konflik, sehingga hasil pengukuran dapat diterima serta diakui seluruh pihak terkait.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain kesiapan di lapangan, kehadiran pemohon saat proses pengukuran juga menjadi syarat utama. Pemohon diwajibkan hadir untuk memberikan penjelasan langsung mengenai batas&#45;batas tanah kepada petugas ukur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Syafrisar, interaksi langsung antara pemohon dan petugas menjadi bentuk verifikasi faktual guna memastikan data yang dicatat benar&#45;benar sesuai dengan kondisi di lapangan, sekaligus meminimalkan potensi kesalahan administrasi di kemudian hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Layanan ini mengusung prinsip “Terjadwal dengan Baik, Terukur dengan Pasti, demi Pelayanan Pertanahan yang Semakin Profesional.” Dalam pelaksanaannya, masyarakat diberikan keleluasaan memilih tanggal pengukuran serta jenis petugas ukur saat melakukan pendaftaran di loket pelayanan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Fleksibilitas tersebut diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat, sehingga tidak ada lagi ketidakpastian mengenai waktu kedatangan petugas untuk melakukan survei dan pengukuran bidang tanah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adapun persyaratan administrasi yang harus dipenuhi pemohon meliputi fotokopi identitas diri (KTP), cuplikan lokasi atau share location bidang tanah, serta foto bukti batas permanen seperti pagar atau patok.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dokumen tersebut diperlukan untuk memverifikasi keberadaan objek tanah sekaligus memastikan permohonan memenuhi standar administrasi yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, pemohon juga diwajibkan melampirkan surat pernyataan pemasangan tanda batas dan persetujuan dari pemilik tanah yang berbatasan. Terdapat pula surat pernyataan penutupan berkas permohonan dan tidak menuntut pengembalian Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Persyaratan tersebut disusun untuk melindungi hak seluruh pihak terkait serta memastikan proses pengukuran memiliki dasar hukum yang kuat dan bebas dari potensi sengketa di masa mendatang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan diluncurkannya Layanan Pengukuran Terjadwal ini, Kantor Pertanahan Kabupaten Indragiri Hulu berharap dapat menciptakan sistem pelayanan pertanahan yang lebih pasti, transparan, dan profesional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di akhir keterangannya, Ir. Syafrisar Masri Limart, ST., M.A.P., mengajak masyarakat memanfaatkan layanan tersebut guna mengamankan aset tanah mereka. Melalui koordinasi yang baik antara petugas dan masyarakat, serta kedisiplinan terhadap jadwal yang telah ditetapkan, Kantah Indragiri Hulu optimistis mampu memberikan pelayanan terbaik dalam perlindungan hak atas tanah masyarakat.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://beritaone.id/assets/berita/original/57573744746-screenshot_2026-05-13-14-36-00-49_1c337646f29875672b5a61192b9010f9.jpg"/><pubDate>Wed, 13 May 2026 14:37:02 +0700</pubDate><guid>https://beritaone.id/news/detail/14695/profesional-dan-tepat-waktu-kantah-indragiri-hulu-permudah-pengukuran-tanah-masyarakat</guid></item><item><title>Polsek Batang Cenaku Dampingi Petani Aur Cina Pantau Perkembangan Jagung Pipil</title><link>https://beritaone.id/news/detail/14694/polsek-batang-cenaku-dampingi-petani-aur-cina-pantau-perkembangan-jagung-pipil</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Inhu, BeritaOne.id &#45; &lt;/strong&gt;Kepolisian Sektor (Polsek) Batang Cenaku terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dengan mendampingi kelompok tani di wilayah hukumnya. Salah satunya melalui kegiatan pemantauan perkembangan tanaman jagung pipil di Desa Aur Cina, Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu)&#45;Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan pemantauan dilaksanakan pada Jumat (8/5/2026) sekitar pukul 14.30 WIB di lahan ketahanan pangan milik petani mandiri Desa Aur Cina. dua personel Bhabinkamtibmas yakni AIPDA E H Simanjuntak dan AIPDA Hendri AR secara rutin ke lapangan bersama anggota kelompok tani guna memantau pertumbuhan tanaman jagung pipil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek Batang Cenaku, IPTU Hendra Sebayang, AMd SS, saat berbincang dengan wartawan, Senin (11/5/2026), menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Personel Bhabinkamtibmas aktif mendampingi petani, mulai dari proses penanaman hingga pemupukan, termasuk melakukan pemantauan perkembangan tanaman secara berkala,&quot; ujar Kapolsek.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemantauan dilakukan pasca kegiatan pemupukan untuk mengetahui sejauh mana pertumbuhan jagung pipil yang ditanam oleh petani mandiri di lahan ketahanan pangan desa tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beranjak dari pengalaman Sebelumnya, pada lahan ketahanan pangan Polsek Batang Cenaku, bahwa tanaman jagung pipil belum dapat dilakukan panen secara massal. Hal itu disebabkan pertumbuhan tanaman yang tidak maksimal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pada lahan ketahanan pangan kita saat ini tanaman jagung pipil belum bisa dipanen karena banyak yang tidak tumbuh optimal. Kendala utama berasal dari hama dan kondisi cuaca,&quot; jelas IPTU Hendra Sebayang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski demikian, pihak kepolisian bersama kelompok tani tetap berkomitmen melakukan pendampingan serta evaluasi agar program ketahanan pangan di Desa Aur Cina dapat berjalan lebih baik pada musim tanam berikutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah Kecamatan Batang Cenaku. **BOI9&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://beritaone.id/assets/berita/original/46209167011-img_20260512_140746.jpg"/><pubDate>Tue, 12 May 2026 16:46:04 +0700</pubDate><guid>https://beritaone.id/news/detail/14694/polsek-batang-cenaku-dampingi-petani-aur-cina-pantau-perkembangan-jagung-pipil</guid></item><item><title>Kerap Transaksi di Kebun Sawit, Pengedar Sabu dan Ekstasi Diciduk Satresnarkoba Polres Inhu</title><link>https://beritaone.id/news/detail/14693/kerap-transaksi-di-kebun-sawit-pengedar-sabu-dan-ekstasi-diciduk-satresnarkoba-polres-inhu</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Inhu, BeritaOne.id&lt;/strong&gt; &#45; Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hulu (Inhu) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Seorang pria muda yang diduga kerap melakukan transaksi narkoba di kawasan kebun kelapa sawit Desa Pematang Jaya, Kecamatan Rengat Barat, berhasil diringkus aparat kepolisian bersama sejumlah barang bukti narkotika jenis sabu dan pil ekstasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Indragiri Hulu AKBP Eka Ariandy Putra, SH., S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas Polres Inhu AIPTU Misran, SH menerangkan, pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang resah terhadap maraknya transaksi narkotika di wilayah Desa Pematang Jaya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pada Selasa (5/5/2026) sekira pukul 10.00 WIB, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Inhu menerima informasi dari masyarakat terkait sering terjadinya transaksi narkotika jenis sabu di Desa Pematang Jaya, Kecamatan Rengat Barat,” terang AIPTU Misran, SH.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menindaklanjuti informasi tersebut, Kanit I Satresnarkoba Polres Inhu AIPTU Nopri, SH melaporkan kepada Kasat Resnarkoba Polres Inhu IPTU Rifles Bagariang, SH., M.H. Selanjutnya Kasat memerintahkan KBO Satresnarkoba IPDA Roni Saputra bersama tim opsnal melakukan penyelidikan intensif guna memastikan kebenaran informasi yang diterima.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil penyelidikan, polisi mengantongi satu nama yang diduga kuat sering melakukan transaksi narkotika di lokasi tersebut, yakni AGUS MH Als AGUS &amp;nbsp;(23), warga Desa Pematang Jaya, Kecamatan Rengat Barat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada Jumat, 8/5/ 2026 sekira pukul 15.00 WIB, tim opsnal yang dipimpin langsung Kasat Resnarkoba IPTU Rifles Bagariang, SH., M.H mendapatkan informasi keberadaan tersangka di sebuah kebun kelapa sawit di Desa Pematang Jaya. Tanpa membuang waktu, tim segera bergerak menuju lokasi dan berhasil mengamankan tersangka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat dilakukan penggeledahan di sekitar lokasi penangkapan, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika. Di antaranya 11 bungkus narkotika jenis sabu dengan berat kotor 1,96 gram, satu butir pil ekstasi warna orange dengan berat kotor 0,28 gram, dua unit timbangan digital, dua sendok pipet, satu pack plastik pembungkus, satu unit handphone &amp;nbsp;warna hitam, satu tas selempang hitam, satu dompet kecil merah kombinasi hitam serta uang tunai sebesar Rp2.137.000 yang diduga hasil transaksi narkotika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Barang bukti ditemukan di sekitar tersangka, sebagian berada di dalam dompet kecil dan tas selempang yang terletak di atas tanah di lokasi kebun sawit tersebut. Saat ditanyakan, tersangka mengakui seluruh barang tersebut adalah miliknya,” jelas AIPTU Misran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka diketahui berperan sebagai pengedar narkotika jenis sabu. Selain itu, hasil tes urine terhadap tersangka juga menunjukkan hasil positif menggunakan narkoba.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polres Inhu guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) Undang&#45;Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan atau Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang&#45;Undang Republik Indonesia Nomor 01 Tahun 2023 tentang KUHP sebagaimana telah diubah dengan Undang&#45;Undang Republik Indonesia Nomor 01 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polres Inhu juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah memberikan informasi kepada pihak kepolisian terkait aktivitas mencurigakan di lingkungannya. Kepolisian mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersama&#45;sama memerangi peredaran narkoba demi menyelamatkan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkotika.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://beritaone.id/assets/berita/original/81815517414-img-20260512-wa0012.jpg"/><pubDate>Tue, 12 May 2026 10:11:23 +0700</pubDate><guid>https://beritaone.id/news/detail/14693/kerap-transaksi-di-kebun-sawit-pengedar-sabu-dan-ekstasi-diciduk-satresnarkoba-polres-inhu</guid></item><item><title>Nyaris Bentrok di Lahan Petani di Sungai Raya, Sudah di Laporkan Perusakan ke Polisi</title><link>https://beritaone.id/news/detail/14692/nyaris-bentrok-di-lahan-petani-di-sungai-raya-sudah-di-laporkan-perusakan-ke-polisi</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Inhu, BeritaOne.id &#45;&lt;/strong&gt; Konflik agraria di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu)&#45;Riau, kembali memanas. Puluhan petani dari Desa Sungai Raya dan Kelurahan Sekip Hilir Kecamatan Rengat, akhirnya melaporkan pengancaman serta pengrusakan kebun kelapa sawitnya ke Polres Inhu Senin (11/5/2026). Petani yang menjadi korban didampingi langsung oleh pengurus Koalisi Nasional Reforma Agraria (KNARA) Inhu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Laporan tersebut muncul setelah kebun sawit milik masyarakat diratakan secara paksa menggunakan tujuh unit alat berat jenis excavator yang disebut&#45;sebut suruhan pihak PT Sinar Belilas Perkasa (SBP). Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (8/5/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di wilayah RT 006 RW 003 Desa Sungai Raya, Kecamatan Rengat, tepatnya di titik koordinat &#45;&lt;a href=&quot;tel:04578292&quot;&gt;0.4578292&lt;/a&gt;, &lt;a href=&quot;tel:1024950548&quot;&gt;102.4950548&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan Polisi Nomor: LP/B/81/V/2026/SPKT/Polres Indragiri Hulu/POLDA RIAU, laporan diterima pada Senin (11/5/2026) pukul 11.35 WIB dan ditandatangani oleh Ipda Muslim Hasan S.Tr.I.K.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam laporan tersebut, Suprianto serta Edi Yanto alias Antong tercatat sebagai pihak terlapor terhadap pengancaman dan pengrusakan kebun petani di Sungai Raya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Petani yang menjadi korban, Samsir, menjelaskan bahwa saat kejadian dirinya bersama sekitar 40 orang petani mendatangi lahan sawit miliknya. Namun setibanya di lokasi, mereka mendapati kebun telah dalam kondisi rusak berat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tanaman sawit disebut telah ditumbangkan oleh tujuh unit excavator yang tengah beroperasi di area kebun di Sungai Raya.&lt;br&gt;Seorang saksi bernama Marjuni sempat mempertanyakan tindakan para operator alat berat kepada koordinator lapangan, Edi Yanto alias Antong.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ini masuk ke HGU PT SBP,&quot; jawab koordinator lapangan tersebut, sebagaimana tertuang dalam laporan polisi.&lt;br&gt;Namun ketika petani meminta bukti dokumen Hak Guna Usaha (HGU), pihak yang berada di lokasi tidak dapat menunjukkan dokumen resmi yang dimaksud.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Merasa mengalami kerugian besar, korban akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polres Inhu dengan dugaan pelanggaran sebagaimana diatur dalam Pasal 521 UU Nomor 1 Tahun 2023.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Para petani dilahanya diiusir dan diancam senjata tajam, Ketua KNARA Kabupaten Inhu, Andi Irawan SE, yang turut mendampingi para petani, menegaskan bahwa laporan polisi menjadi langkah terakhir setelah upaya persuasif tidak membuahkan hasil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Andi yang dikenal dengan gelar anak kemanakan Datuk Soloangso itu, sebelum kejadian pengrusakan kebun petani berlangsung, masyarakat telah meminta pekerja yang mengawal alat berat untuk menghentikan aktivitas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Namun bukannya mundur, mereka malah mengusir petani dengan membawa senjata tajam berupa parang panjang. Bahkan ada ancaman pembunuhan kepada petani,&quot; ungkap Andi dengan nada tegas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Situasi tersebut, lanjutnya, membuat masyarakat merasa terintimidasi sekaligus kehilangan rasa aman di lahan yang di kelola petani tepatnya di Desa Sungai Raya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Andi Irawan juga mengungkapkan, bahwa persoalan lahan petani di Sungai Raya sebelumnya telah dibahas dalam forum Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI bersama Pelaksana Tugas Gubernur Riau dan pihak manajemen PT SBP.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam hasil pembahasan tersebut, kata Andi, wilayah Desa Sungai Raya dan Sekip Hilir disebut tidak termasuk dalam area HGU PT SBP yang merupakan eks PT Alam Sari Lestari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Andi bahkan menyinggung dugaan keterlibatan pihak tertentu di balik aktivitas alat berat tersebut. &quot;Setahu kami, Edi Yanto merupakan orang suruhan Supri Handayani alias Ando yang disebut sebagai humas PT SBP dan juga menjabat Wakil Rektor Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Indragiri. Kalau ini terbukti benar, tentu sangat mengecewakan jika seorang akademisi justru bertindak seperti mafia,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Kanit Pidum Polres Indragiri Hulu, Ipda S Nazara SH, membenarkan bahwa laporan masyarakat Sungai Raya telah diterima pihak kepolisian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Laporan sudah kami terima. Silakan mengikuti proses hukum selanjutnya,&quot; ujarnya Kanit Nazara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kasus ini kini menambah daftar panjang konflik agraria di Indragiri Hulu. Para petani berharap aparat penegak hukum dapat bertindak cepat dan objektif agar konflik lahan tidak terus berujung pada intimidasi maupun kerugian masyarakat kecil. **&lt;strong&gt;BOI9/Tim&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://beritaone.id/assets/berita/original/13657150734-img_20260511_203723.jpg"/><pubDate>Mon, 11 May 2026 23:09:36 +0700</pubDate><guid>https://beritaone.id/news/detail/14692/nyaris-bentrok-di-lahan-petani-di-sungai-raya-sudah-di-laporkan-perusakan-ke-polisi</guid></item><item><title>Kapolsek Rengat Barat Cek Pertumbuhan Jagung Pipil Kelompok Tani Matador</title><link>https://beritaone.id/news/detail/14691/kapolsek-rengat-barat-cek-pertumbuhan-jagung-pipil-kelompok-tani-matador</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Inhu, BeritaOne.id&lt;/strong&gt; – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, jajaran Polsek Rengat Barat melaksanakan kegiatan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil di lahan ketahanan pangan sistem tumpang sari milik Kelompok Tani Matador, Desa Tani Makmur, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Senin (11/5/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang dimulai sekira pukul 10.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Rengat Barat Kompol Amriadi, SH bersama Bhabinkamtibmas Desa Tani Makmur Bripka Jepri Nurmanto serta Ketua Kelompok Tani Matador, Boyimin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengecekan dilakukan di lahan pertanian yang berlokasi di Jalan Poros PT Inecda RT 010 RW 004 Desa Tani Makmur dengan titik koordinat 0,44905 LS dan 102,36099 BT. Lahan ketahanan pangan tersebut memiliki luas sekitar 1,5 hektare atau 15.000 meter persegi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek Rengat Barat Kompol Amriadi mengatakan, kegiatan monitoring ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap para petani sekaligus memastikan program ketahanan pangan berjalan optimal di wilayah hukum Polsek Rengat Barat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung masyarakat dalam meningkatkan sektor pertanian sebagai upaya menjaga ketersediaan pangan,&quot; ujar Kompol Amriadi di sela kegiatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, diketahui penanaman jagung pipil telah dilakukan pada Senin, 4 Mei 2026 lalu dengan luas tanam sekitar 1,5 hektare. Memasuki usia tanam tujuh hari, pertumbuhan jagung pipil terpantau dalam kondisi baik dan tumbuh normal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Kelompok Tani Matador, Boyimin, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang dilakukan pihak kepolisian kepada para petani. Menurutnya, dukungan tersebut memberikan motivasi bagi kelompok tani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan tersebut diharapkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan kemandirian pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Inhu. **&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://beritaone.id/assets/berita/original/99088834324-img-20260511-wa0036.jpg"/><pubDate>Mon, 11 May 2026 15:35:41 +0700</pubDate><guid>https://beritaone.id/news/detail/14691/kapolsek-rengat-barat-cek-pertumbuhan-jagung-pipil-kelompok-tani-matador</guid></item><item><title>Kapolsek Lirik Pimpin Langsung Penggerebekan, Pengedar Sabu di Desa Lambang Sari Dibekuk</title><link>https://beritaone.id/news/detail/14690/kapolsek-lirik-pimpin-langsung-penggerebekan-pengedar-sabu-di-desa-lambang-sari-dibekuk</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Inhu, BeritaOne.id&lt;/strong&gt; &#45; Komitmen jajaran Polres Indragiri Hulu dalam memberantas peredaran narkotika kembali dibuktikan. Kali ini, jajaran Polsek Lirik berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah Desa Lambang Sari I, II, III, Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu, Jumat malam, (8/5/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengungkapan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Lirik AKP Novris H. Simanjuntak, S.H., M.H., setelah pihak kepolisian menerima informasi dari masyarakat terkait maraknya aktivitas transaksi narkotika di kawasan tersebut. Informasi itu langsung ditindaklanjuti dengan penyelidikan intensif oleh tim Polsek Lirik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Indragiri Hulu (Inhu) Eka Ariandy Putra melalui Kasi Humas Polres Inhu Misran menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berlangsung pada Jumat, 8 Mei 2026 sekira pukul 21.30 WIB di Jalan Belibis RT/RW 002/001 Desa Lambang Sari I, II, III Kecamatan Lirik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Berawal sekira pukul 20.30 WIB, tim memperoleh informasi dari masyarakat bahwa di wilayah Desa Lambang Sari I, II, III sering terjadi transaksi narkotika jenis sabu. Informasi tersebut kemudian dilaporkan kepada Kapolsek Lirik dan langsung dilakukan penyelidikan,” terang AIPTU Misran, SH.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah memastikan keberadaan target, tim yang dipimpin langsung Kapolsek Lirik bergerak menuju lokasi. Hasilnya, petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial SYT alias ABU di sebuah rumah yang berada di lokasi tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat dilakukan penggeledahan di dalam kamar rumah pelaku, petugas menemukan lima bungkus plastik klip yang diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat total 1,45 gram. Barang haram tersebut ditemukan tersimpan di bawah tempat tidur kamar pelaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain sabu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti lainnya berupa dua bungkus plastik klip kosong ukuran sedang, tiga bungkus plastik klip kosong ukuran kecil, satu unit handphone merek Oppo A58 warna hitam, serta uang tunai sebesar Rp100 ribu yang diduga berkaitan dengan aktivitas transaksi narkotika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengungkapan tersebut menjadi bukti keseriusan Polsek Lirik dalam memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah hukumnya. Peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi juga dinilai sangat membantu aparat kepolisian dalam mengungkap tindak pidana narkotika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini, pelaku beserta seluruh barang bukti telah diserahkan ke Satres Narkoba Polres Inhu guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga terus mendalami kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam peredaran narkotika di kawasan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polres Inhu mengimbau masyarakat agar tidak ragu memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait penyalahgunaan narkoba demi menjaga keamanan dan masa depan generasi muda di Kabupaten Indragiri Hulu.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://beritaone.id/assets/berita/original/99773136824-img-20260511-wa0023.jpg"/><pubDate>Mon, 11 May 2026 12:07:39 +0700</pubDate><guid>https://beritaone.id/news/detail/14690/kapolsek-lirik-pimpin-langsung-penggerebekan-pengedar-sabu-di-desa-lambang-sari-dibekuk</guid></item><item><title>May Day 2026 di Alif Adam Water Park Belilas, Bupati Ade Ajak Perusahaan Sejahterakan Buruh</title><link>https://beritaone.id/news/detail/14689/may-day-2026-di-alif-adam-water-park-belilas-bupati-ade-ajak-perusahaan-sejahterakan-buruh</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Inhu, BeritaOne.id&lt;/strong&gt; &#45; Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto, menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang digelar di Alif Adam Water Park Belilas, Minggu (10/5/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Bupati Ade menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu terus membuka ruang bagi para pekerja untuk berdiskusi, berkolaborasi, dan menyampaikan aspirasi guna meningkatkan produktivitas kerja di daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pada peringatan Hari Buruh ini, saya mengajak seluruh perusahaan di Kabupaten Inhu untuk terus memperhatikan kesejahteraan pekerja, memberikan perlindungan kerja yang layak, serta membuka ruang dialog yang sehat dengan para buruh. Sebab, pekerja yang dihargai akan bekerja dengan penuh loyalitas dan semangat tinggi,” ujar Bupati Ade.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu mendukung masuknya investasi ke daerah dengan tetap memberikan kepastian dan perlindungan bagi para pekerja. Menurutnya, semangat kebersamaan dan kerja keras menjadi kunci untuk mendorong Kabupaten Inhu tumbuh sebagai daerah yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, Bupati Ade mengimbau para pekerja untuk terus meningkatkan kompetensi, menjaga etos kerja, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan tantangan dunia kerja yang terus berubah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada kesempatan tersebut, bersama BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, Bupati Ade menyerahkan bantuan kepada para buruh dan panti asuhan, serta santunan jaminan kematian bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rangkaian kegiatan peringatan May Day 2026 kemudian ditutup dengan pemotongan tumpeng dan penanaman bibit pohon buah di area Alif Adam Water Park Belilas.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://beritaone.id/assets/berita/original/62102640812-screenshot_2026-05-11-09-17-07-92_a23b203fd3aafc6dcb84e438dda678b6.jpg"/><pubDate>Mon, 11 May 2026 09:20:41 +0700</pubDate><guid>https://beritaone.id/news/detail/14689/may-day-2026-di-alif-adam-water-park-belilas-bupati-ade-ajak-perusahaan-sejahterakan-buruh</guid></item><item><title>KNARA Inhu Angkat Suara, Sengketa Lahan Sungai Raya Sudah Sampai DPR RI</title><link>https://beritaone.id/news/detail/14688/knara-inhu-angkat-suara-sengketa-lahan-sungai-raya-sudah-sampai-dpr-ri</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Inhu, BeritaOne.id &#45; &lt;/strong&gt;Konflik agraria kembali memanas di Kabupaten Indragiri Hulu. Ratusan petani dari Desa Sungai Raya dan Sekip Hilir, Kecamatan Rengat, mendesak Polres Indragiri Hulu (Inhu) segera bertindak tegas terhadap dugaan penyerobotan lahan dan pengrusakan tanaman sawit milik masyarakat yang terjadi pada Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Para petani yang mengaku menjadi korban aktivitas perusahaan PT Sinar Belilas Perkasa (PT SBP) berencana mendatangi Mapolres Inhu pada Senin (11/5/2026) guna melaporkan secara resmi kerugian yang mereka alami sekaligus dugaan tindak pidana pengrusakan kebun masyarakat. Peristiwa tersebut disebut terjadi setelah alat berat masuk ke area kebun warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat menduga aktivitas itu dilakukan oleh pihak yang bekerja atas kepentingan perusahaan, termasuk melibatkan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Indragiri, Supri Handayani.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejumlah warga menilai masuknya alat berat ke lahan mereka bukan sekadar kegiatan operasional biasa, melainkan tindakan yang memicu ketegangan di tengah masyarakat. Bahkan, sosok yang akrab disapa Ando itu disebut kerap hadir langsung di lokasi dan dianggap memancing emosi warga agar terjadi reaksi anarkis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Warga menduga skenario tersebut bertujuan menjerat petani secara hukum apabila terjadi perlawanan. Tuduhan ini semakin menguat karena beberapa kali kegiatan pembukaan lahan perusahaan disebut pernah dipimpin langsung oleh Ando pada masa kepemimpinan almarhum Dedi Handoko di PT SBP.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Koalisi Nasional Reformasi Agraria (KNARA) Kabupaten Inhu, Andi Irawan SE, menegaskan persoalan penguasaan lahan petani Sungai Raya dan Sekip Hilir sebenarnya telah sampai ke tingkat nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Seluruh sejarah penguasaan tanah petani sudah sampai ke Presiden dan DPR RI. Kami tidak akan terpancing skenario lama yang justru berpotensi mengkriminalisasi petani,&apos; tegas Andi Irawan kepada wartawan, Minggu (10/5/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Andi, masyarakat mulai kehilangan kepercayaan terhadap penanganan konflik agraria di daerah karena dinilai lamban dan tidak memberikan kepastian hukum bagi petani.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Disampaikan Andi, sengketa lahan petani di Sungai Raya tersebut bahkan telah dibahas melalui Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI. Karena itu, masyarakat meminta Polres Inhu menunjukkan sikap profesional dan keberpihakan pada hukum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Petani memberi kesempatan terakhir agar Polres menunjukkan keberpihakan pada keadilan. Jika tidak, ribuan massa siap menduduki Polres sebagai bentuk protes,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;KNARA juga menilai terdapat kegagalan instrumen hukum di daerah dalam menyelesaikan konflik agraria yang berlarut&#45;larut, sehingga persoalan harus ditangani hingga ke pemerintah pusat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Andi Irawan menambahkan, berdasarkan pembahasan BAM DPR RI yang turut dihadiri manajemen PT SBP, wilayah Desa Sungai Raya dan Sekip Hilir disebut tidak termasuk dalam Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Andi menegaskan, bahkan mengungkapkan adanya cacat administrasi pada dokumen HGU Nomor 1 Tahun 2007 milik eks PT Alam Sari yang kemudian dikuasai PT SBP.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Utusan Kanwil BPN Riau juga mengakui bahwa sertifikat yang tidak memiliki informasi benar dapat menjadi dasar pencabutan. Kami berharap BAM DPR RI segera merekomendasikan pencabutan HGU tersebut agar tidak ada lagi kriminalisasi maupun perampasan lahan petani,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Ando Warek ITB yang dituding terlibat dalam aktivitas pengrusakan kebun petani di Sungai Raya dengan cara memasukan alat berat, membantah tudingan tersebut. Ia mengakui terdapat delapan unit alat berat yang masuk ke wilayah Sungai Raya, namun hanya tiga unit berada di bawah kendalinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, alat berat itu sebelumnya diperuntukkan untuk pekerjaan di lahan plasma masyarakat Desa Paya Rumbai, Kecamatan Seberida. &quot; Saya masukan alat berat cuma tiga unit,&quot; kata Ando menjawab konfirmasi wartawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sisi lain, sejumlah warga mengaku mengenali beberapa orang yang berada di lokasi saat kejadian. Nama Suprianto alias Wanto, warga Sekip Payung, serta Edi Anto, warga Sungai Raya, disebut berada di area pengamanan ketika aktivitas perusakan tanaman sawit berlangsung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Indragiri Hulu terkait rencana laporan masyarakat maupun langkah penegakan hukum atas dugaan pengrusakan kebun tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketegangan di Sungai Raya dan Sekip Hilir kini menjadi sorotan, menyusul meningkatnya tuntutan petani agar negara hadir memberikan perlindungan hukum serta kepastian atas tanah yang mereka kelola selama bertahun&#45;tahun. **&lt;strong&gt;BOI9/Tim&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://beritaone.id/assets/berita/original/87017011158-kmc_20260509_155858.jpg"/><pubDate>Mon, 11 May 2026 00:25:36 +0700</pubDate><guid>https://beritaone.id/news/detail/14688/knara-inhu-angkat-suara-sengketa-lahan-sungai-raya-sudah-sampai-dpr-ri</guid></item><item><title>Drainase yang &quot;Stroke&quot; (Penyumbatan Kronis) Kenapa Air di Parit Sedikit?</title><link>https://beritaone.id/news/detail/14687/drainase-yang-stroke-penyumbatan-kronis-kenapa-air-di-parit-sedikit</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BeritaOne.id&lt;/strong&gt; &#45; Fenomena &quot;air sesat&quot; di Jalan Sudirman ujung ini memang menggelitik nalar teknis kita. Pagi ini, sembari warga sibuk menjemur kasur yang basah, mari kita bedah secara ilmiah tapi tetap dengan logika kito budak melayu riau yang tajam.&lt;br&gt;Secara akademis, ini bukan sekadar &quot;genangan&quot;, tapi sebuah kegagalan sistematis yang dalam bahasa perencanaan kota disebut sebagai malfungsi drainase permukaan. Berikut adalah bedah opininya:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;1. Hukum Newton vs &quot;Hukum Egois&quot; Aspal&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;Secara ilmiah, air itu taat pada hukum gravitasi. Ia selalu mencari tempat terendah. Kalau air lebih suka balapan di atas aspal Jalan Sudirman daripada masuk ke parit, jawabannya bukan karena paritnya minder, tapi karena adanya &quot;Inversion of Level&quot; atau ketimpangan elevasi.&lt;br&gt;Logikanya begini:&lt;br&gt;Jalan Menjadi Parit Raksasa: Ketika aspal terus dilapis (overlay) tanpa pengerukan atau penyesuaian tinggi parit, maka permukaan jalan perlahan tapi pasti menjadi lebih tinggi dari lubang kontrol (inlet) drainase.&lt;br&gt;Efek Bendungan: Bahu jalan atau trotoar seringkali dibangun tanpa memperhatikan &quot;tali air&quot; Akibatnya, air di badan jalan terperangkap di atas aspal dan tidak punya akses &quot;pintu masuk&quot; ke parit. Akhirnya, jalan raya berubah fungsi menjadi sungai aspal. Sehingga setiap musim hujan jumlah sungai naik drastis, seperti sungai sudirman, sungai Arifin dan sungai tambusai bin nangka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;2. Drainase yang &quot;Stroke&quot;&lt;/strong&gt; (Penyumbatan Kronis)&lt;br&gt;Kenapa air di parit sedikit? Apakah paritnya sudah penuh ilmu sakti sehingga anti&#45;air? Tentu tidak. Ini masalah &quot;Bottle Neck&quot; dan sedimentasi.&lt;br&gt;Di bawah sana, parit kita mungkin sedang mengalami &quot;kolesterol tinggi&quot; alias penuh sedimen, sampah, dan kabel&#45;kabel utilitas yang semrawut.&lt;br&gt;Ketika parit di hilir sudah tersumbat, terjadi tekanan balik (backwater). Air yang mau masuk ke parit ditolak oleh air yang sudah ada di dalam. Akhirnya, air memilih jalur alternatif yang lebih lancar: &quot;Aspal mulus Sudirman&quot;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;3. &quot;Ayiar Tagonang&quot; yang Bingung Arah&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;Istilah &quot;ayiar nen tagonang&quot; ini sebenarnya sangat ilmiah. Dalam hidrologi, kita bicara tentang &quot;Time of Concentration&quot;, yaitu waktu yang diperlukan air untuk mengalir dari titik terjauh menuju titik kontrol.&lt;br&gt;Di Pekanbaru, Titik ini kacau balau karena:&lt;br&gt;Koefisien Limpasan yang Tinggi: Hampir semua permukaan sudah disemen. Tanah tidak lagi mampu menyerap air (Infiltrasi mogok).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemiringan (Slope) yang Menipu: Pekanbaru ini relatif landai. Selisih tinggi 10&#45;20 cm saja sudah menentukan apakah air akan mengalir ke sungai atau balik mengalir ke teras rumah warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kesimpulan Kritis :&lt;br&gt;Kalau air mengalir kencang di atas jalan sementara paritnya tampak &quot;santai&quot;, itu pertanda &quot;manajemen drainase kita sedang sakit&quot;. Kita sibuk mempercantik wajah kota dengan lampu&#45;lampu, tapi lupa mengurus &quot;usus&quot; kota yang tersumbat.&lt;br&gt;Secara ilmiah, parit itu harusnya bersifat &quot;self&#45;cleansing&quot; (bisa membersihkan diri sendiri dengan kecepatan aliran tertentu). Kalau parit kering tapi jalan banjir, itu artinya perencanaan elevasi kita sedang &quot;tidur&quot; saat proyek dikerjakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pesan untuk penguasa kota: Jangan sampai warga berpikir bahwa aspal Sudirman itu memang sengaja didesain jadi wahana &quot;river tubing&quot; gratis setiap kali hujan turun. Kembalikan fungsi parit sebagai saluran air, bukan sebagai monumen beton yang isinya hanya tanah dan sampah!&lt;br&gt;Mari kita seruput kopi pagi ini, sembari berharap &quot;kebingungan&quot; air ini tidak menular ke kebingungan para pengambil kebijakan dalam mengelola &quot;Flood Master Plan&quot; Pekanbaru. Salam perencanaan!&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://beritaone.id/assets/berita/original/89952574134-img-20260509-wa0009.jpg"/><pubDate>Sat, 09 May 2026 10:22:53 +0700</pubDate><guid>https://beritaone.id/news/detail/14687/drainase-yang-stroke-penyumbatan-kronis-kenapa-air-di-parit-sedikit</guid></item><item><title>ULP Rengat Kota Gelar Aksi Bersih Lingkungan, Wujudkan Area Kerja yang Sehat dan Nyaman</title><link>https://beritaone.id/news/detail/14686/ulp-rengat-kota-gelar-aksi-bersih-lingkungan-wujudkan-area-kerja-yang-sehat-dan-nyaman</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Rengat, BeritaOne.id&lt;/strong&gt; — Sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan, pegawai Unit Layanan Pelanggan (ULP) Rengat Kota melaksanakan kegiatan aksi peduli lingkungan di sekitar area kerja dan fasilitas umum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang dilakukan berupa aksi bersih&#45;bersih lingkungan ini dilaksanakan secara gotong royong oleh pegawai ULP Rengat Kota sebagai upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Selain menjaga kebersihan, kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen PLN dalam mendukung budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Manager ULP Rengat Kota, Jhon Frenki Simatupang, menyampaikan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus ditanamkan dalam kehidupan sehari&#45;hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Melalui langkah kecil ini, kami berharap dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar sekaligus mengajak masyarakat untuk semakin peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;PLN UP3 Rengat melalui ULP Rengat Kota terus berkomitmen menghadirkan pelayanan terbaik kepada pelanggan sekaligus memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kepedulian lingkungan.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://beritaone.id/assets/berita/original/82240904764-img-20260509-wa0004.jpg"/><pubDate>Sat, 09 May 2026 09:27:58 +0700</pubDate><guid>https://beritaone.id/news/detail/14686/ulp-rengat-kota-gelar-aksi-bersih-lingkungan-wujudkan-area-kerja-yang-sehat-dan-nyaman</guid></item><item><title>Polemik Pembangunan Unilak, Mahasiswa Desak Keterbukaan Anggaran dan Evaluasi Proyek</title><link>https://beritaone.id/news/detail/14685/polemik-pembangunan-unilak-mahasiswa-desak-keterbukaan-anggaran-dan-evaluasi-proyek</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pekanbaru, BeritaOne.id&lt;/strong&gt; &#45; Menyikapi kritikan yang disampaikan mahasiswa Universitas Lancang Kuning terkait pembangunan di lingkungan Universitas Lancang Kuning, menurut Ketua Yayasan Yayasan Pendidikan Raja Ali Haji (Yasrah) &amp;nbsp;Prof. Dr. Ir. Irwan Effendi, M.Sc, semua pembangunan fisik di Unilak telah melalui persetujuan Yayasan Pendidikan Raja Ali Haji.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun demikian, dikatakan Prof Irwan, terdapat beberapa pembangunan berskala kecil yang dilaksanakan masing&#45;masing fakultas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Semua pembangunan tetap berada di bawah koordinasi rektorat Unilak,” katanya saat dihubungi melalui WhatsApp, Kamis (5/5/2026) sore.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelumnya, Mahasiswa Unilak yang mengatas namakan Gabungan Mahasiswa Pecinta Universitas Lancang Kuning (GAMPU) telah melakukan dua kali aksi demonstrasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam orasinya saat itu, Koordinator Lapangan GAMPU, Munawar Harahap, menyoroti lemahnya keterbukaan pengelolaan anggaran di tubuh universitas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mahasiswa menilai laporan keuangan kampus tidak mudah diakses oleh publik, termasuk civitas akademika. Mereka mempertanyakan penggunaan anggaran dan efektivitas pelaksanaan sejumlah proyek pembangunan di kampus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami menilai tidak ada laporan keuangan yang benar&#45;benar terbuka. Mahasiswa berhak mengetahui penggunaan anggaran, apakah tepat sasaran atau tidak,” kata Munawar dalam aksi tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu yang menjadi sorotan mahasiswa ialah robohnya turab di lingkungan kampus. Mereka mempertanyakan kualitas pekerjaan proyek serta proses penunjukan kontraktor.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Munawar, kontraktor yang sebelumnya mengerjakan proyek turab dan dinilai gagal justru kembali dipercaya menangani pembangunan Gedung Serba Guna senilai Rp10 miliar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kalau hasil pekerjaan sebelumnya bermasalah, kenapa masih diberi proyek baru dengan nilai besar,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aksi demo mahasiswa Unilak ini juga mematik respons dari berbagai kalangan, termasuk alumni kampus tersebut. Mereka menilai tuntutan mahasiswa terkait transparansi pengelolaan anggaran merupakan langkah yang wajar dan perlu mendapat perhatian serius dari pihak rektorat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Alumni Fakultas Hukum Unilak angkatan 2018, Cornelius Laiya, menyebut aksi mahasiswa yang mengkritik kinerja rektorat merupakan bagian dari kontrol akademik terhadap tata kelola kampus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Transparansi itu keharusan karena menyangkut dana publik. Pengelolaannya harus jelas dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” kata Cornelius, alumnus yang lulus pada 2024.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menyoroti sikap Rektor Unilak yang dinilai tidak hadir secara langsung menemui mahasiswa saat aksi demonstrasi berlangsung beberapa waktu lalu. Menurut dia, pimpinan perguruan tinggi semestinya membuka ruang komunikasi agar aspirasi mahasiswa dapat tersampaikan dengan baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Sebagai pimpinan, rektor seharusnya membuka ruang dialog dengan mahasiswa. Bagaimana aspirasi bisa tersampaikan jika tidak pernah ditanggapi secara langsung,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mohon kerjasamanya menaikkan rilis Unilak. Terimakasih.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://beritaone.id/assets/berita/original/67829883239-img-20260508-wa0035.jpg"/><pubDate>Fri, 08 May 2026 21:07:54 +0700</pubDate><guid>https://beritaone.id/news/detail/14685/polemik-pembangunan-unilak-mahasiswa-desak-keterbukaan-anggaran-dan-evaluasi-proyek</guid></item><item><title>Kapolsek Rengat Barat Dorong Ekonomi Mandiri Warga Lewat Sambang Desa</title><link>https://beritaone.id/news/detail/14684/kapolsek-rengat-barat-dorong-ekonomi-mandiri-warga-lewat-sambang-desa</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Inhu, BeritaOne.id&lt;/strong&gt; &#45; Kapolsek Rengat Barat Kompol Amriadi, S.H bersama Bhabinkamtibmas Desa Talang Jerinjing Bripka Komarudin, S.H melaksanakan kegiatan patroli roda dua sekaligus sambang desa dan silaturahmi dengan masyarakat di Desa Talang Jerinjing, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu, Kamis (7/5/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri dalam mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memberikan dukungan kepada warga yang aktif dan produktif dalam meningkatkan ketahanan pangan serta perekonomian keluarga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam patroli sambang tersebut, Kapolsek bersama personel mengunjungi dua warga yang dinilai berhasil mengembangkan usaha mandiri di lingkungan tempat tinggal mereka. Menariknya, kedua warga tersebut tinggal di kawasan yang sama, yakni di Jalan Pengairan 3, dengan lokasi rumah yang saling berdekatan. Kondisi ini menjadi gambaran nyata lingkungan masyarakat yang aktif, mandiri, dan produktif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kunjungan pertama dilakukan ke kediaman Tri Subakti di RT 02 RW 02. Di lokasi tersebut, Kapolsek melihat langsung usaha budidaya ikan yang telah dijalankan selama kurang lebih satu setengah tahun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Usaha budidaya tersebut memiliki delapan kolam ikan yang terdiri dari empat kolam keramba dan empat kolam terpal. Adapun jenis ikan yang dibudidayakan meliputi sekitar 300 ekor ikan gurami, 7.000 ekor ikan lele, dan 1.000 ekor ikan patin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berkat ketekunan dan kerja keras yang dijalankan secara konsisten, Tri Subakti diketahui telah melakukan panen sebanyak 12 kali, khususnya untuk ikan lele dan patin, seiring dengan perputaran bibit yang terus berlangsung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Usaha budidaya ikan tersebut kini tidak hanya menjadi sumber penghasilan keluarga, tetapi juga menjadi bentuk nyata dukungan masyarakat terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya, Kapolsek bersama personel melanjutkan sambang ke kediaman Nur Khozin yang juga menjabat sebagai Ketua RT 03 RW 02 di wilayah yang sama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan penuh semangat dan ketekunan, Nur Khozin memulai usaha peternakan domba dari hanya empat ekor domba dengan kandang sederhana di belakang rumah. Namun, berkat konsistensi dan kesabaran selama kurang lebih 10 tahun, usaha tersebut kini berkembang hingga mencapai sekitar 30 ekor domba.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perjalanan usaha yang dirintis dari nol itu menjadi bukti nyata bahwa kerja keras dan kemandirian mampu membawa perubahan besar bagi kehidupan keluarga. Dari hasil pengembangbiakan dan penjualan ternak, usaha yang dijalankan Nur Khozin kini mampu membantu menopang perekonomian keluarga sekaligus menjadi inspirasi bagi masyarakat sekitar agar terus kreatif dan produktif dalam memanfaatkan potensi yang ada.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek Rengat Barat Kompol Amriadi memberikan apresiasi kepada kedua warga tersebut yang dinilai mampu menjadi contoh positif di tengah masyarakat melalui usaha mandiri yang dijalankan secara konsisten.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, semangat seperti inilah yang perlu terus didukung karena selain membantu meningkatkan perekonomian keluarga, juga berkontribusi dalam mendukung program ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan itu, personel Polri juga menyampaikan pesan&#45;pesan kamtibmas kepada masyarakat serta mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan warga. Melalui kegiatan patroli sambang tersebut, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Rengat Barat tetap aman, nyaman, dan harmonis, sekaligus semakin meningkatkan kedekatan Polri dengan masyarakat. **&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://beritaone.id/assets/berita/original/24500264610-img-20260507-wa0076.jpg"/><pubDate>Thu, 07 May 2026 19:22:01 +0700</pubDate><guid>https://beritaone.id/news/detail/14684/kapolsek-rengat-barat-dorong-ekonomi-mandiri-warga-lewat-sambang-desa</guid></item><item><title>Drama Perebutan Kebun Hutan di Inhu, Pekerja PT SAL Bertahan di Mes</title><link>https://beritaone.id/news/detail/14683/drama-perebutan-kebun-hutan-di-inhu-pekerja-pt-sal-bertahan-di-mes</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Inhu, BeritaOne.id &#45; &lt;/strong&gt;Perlawanan terhadap penertiban kawasan hutan terhadap Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) diduga masih terjadi di areal perkebunan kelapa sawit eks PT Selantai Agro Lestari (PT SAL) di Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu)&#45;Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kamis (7/5/2026), diketahui sejumlah mes dan barak pekerja yang berada di kawasan hutan perkebunan sawit hasil penguasaan kembali oleh negara masih ditempati oleh pekerja dan karyawan PT SAL. Padahal, sebelumnya perusahaan tersebut telah menyerahkan aset perkebunan kepada Satgas PKH.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Areal perkebunan dengan IUP seluas sekitar 1.000 hektare yang berada dalam kawasan hutan dan telah ditertibkan negara, disebut masih dikuasai pihak&#45;pihak yang mengatasnamakan PT SAL. Kondisi tersebut dinilai menghambat proses pengelolaan kebun yang saat ini dititipkan kepada PT Agrinas Palma Nusantara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Manajer kebun PT SAL, Asmuri, bersama Yusmilar yang disebut sebagai humas PT SAL, diduga memerintahkan sejumlah pekerja untuk tetap menempati mes dan barak karyawan di dalam kawasan hutan tersebut. Akibatnya, aktivitas pekerja mitra PT Agrinas Palma Nusantara di lapangan diklaim sering terganggu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengelola kebun eks PT SAL dari PT Pancawaskita Bumi Riau Mandiri selaku mitra kerja PT Agrinas Palma Nusantara, Hermansyah SE mengatakan, pihaknya dilapangan kerap menghadapi gangguan dari sejumlah orang yang mengaku mendapat arahan dari pihak PT SAL.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami sering mendapat gangguan dari orang&#45;orang yang mengaku suruhan Asmuri dan Yusmilar. Bahkan security PT SAL atas nama Anton diduga pernah melakukan penjarahan TBS pada siang hari dan sempat mengancam petugas pengamanan kebun mitra PT Agrinas Palma Nusantara,&quot; ujar Hermansyah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Hermansyah, pada 23 Februari 2025, General Manager II Regional Office III Riau PT Agrinas Palma Nusantara telah mengeluarkan Surat Perintah Pengosongan Mes, Perumahan, dan Bengkel Kerja PT Selantai Agro Lestari yang ditandatangani Kolonel Inf (Purn) Dr Tri Ubayanto SH MSi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Surat tersebut ditujukan kepada PT SAL serta para kepala desa di wilayah perkebunan yang kini dikelola PT Pancawaskita Bumi Riau Mandiri. Dalam surat itu dijelaskan sejumlah dasar hukum penguasaan kembali kawasan hutan oleh negara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di antaranya Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan dan Surat Perintah Penguasaan Kembali Nomor PRIN&#45;297/PKH&#45;3/07/2025 tanggal 4 Juli 2025.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, terdapat Surat Jaksa Agung Nomor B&#45;5322/F/Ft.1/12/2024 tanggal 19 Desember 2024 tentang permohonan penitipan dan pengelolaan barang bukti, serta Surat Menteri BUMN Nomor S&#45;677/MBU/DHK/12/2024 tanggal 23 Desember 2024 mengenai penugasan pengawasan dan pengelolaan barang bukti/barang sitaan negara kepada PT Agrinas Palma Nusantara (Persero).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dasar lainnya adalah Berita Acara Penyerahan Kawasan Hutan Hasil Penguasaan Kembali Nomor BA&#45;2 MBU/03/2025 tanggal 26 Maret 2025 dari Menteri BUMN kepada Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), serta Surat Perintah Penguasaan Kembali Nomor PRIN&#45;558/PKH&#45;3/11/2025 tanggal 6 November 2025.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hermansyah juga menyebut, meski sebelumnya telah dilakukan pengosongan, kini sejumlah mes dan barak pekerja kembali ditempati oleh orang&#45;orang yang diduga dimasukkan oleh pihak PT SAL.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami berharap aparat penegak hukum dan Satgas PKH dapat bertindak tegas agar pengelolaan kebun berjalan aman dan kondusif,&quot; tutup Hermansyah. **&lt;strong&gt;BOI9&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://beritaone.id/assets/berita/original/66472446780-img-20260507-wa0008.jpg"/><pubDate>Thu, 07 May 2026 14:27:35 +0700</pubDate><guid>https://beritaone.id/news/detail/14683/drama-perebutan-kebun-hutan-di-inhu-pekerja-pt-sal-bertahan-di-mes</guid></item><item><title>Kapolsek Rengat Barat Sambangi Petani, Ajak Manfaatkan Lahan Produktif Demi Ketahanan Pangan</title><link>https://beritaone.id/news/detail/14682/kapolsek-rengat-barat-sambangi-petani-ajak-manfaatkan-lahan-produktif-demi-ketahanan-pangan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Inhu, BeritaOne.id&lt;/strong&gt; &#45; Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, Kapolsek Rengat Barat Kompol Amriadi, S.H., melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi kepada warga di wilayah hukumnya, Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut dilakukan di kediaman Mustapa, seorang petani mandiri yang berada di Jalur E, Desa Tanah Datar, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mustapa diketahui memiliki lahan pertanian seluas kurang lebih empat hektare yang selama ini dimanfaatkan untuk menanam berbagai komoditas, seperti sayur&#45;sayuran, buah&#45;buahan, dan umbi&#45;umbian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kunjungannya, Kapolsek mengajak Mustapa untuk bekerja sama mendukung program ketahanan pangan melalui penanaman jagung pipil. Ajakan tersebut disambut positif oleh Mustapa yang menyatakan kesediaannya menyediakan sekitar satu hektare lahannya untuk ditanami jagung pipil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, benih jagung pipil nantinya akan diberikan secara gratis kepada pemilik lahan. Menariknya, seluruh hasil panen akan sepenuhnya menjadi milik petani, sehingga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek Rengat Barat Kompol Amriadi, S.H., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami ingin hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga ikut berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani,” ujar Kapolsek.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, program penanaman jagung pipil ini diharapkan dapat mendorong masyarakat lebih produktif dalam memanfaatkan lahan pertanian yang dimiliki, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara kepolisian dan warga, serta mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi masyarakat dan mendukung ketahanan pangan nasional.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://beritaone.id/assets/berita/original/26416362861-screenshot_2026-05-07-13-17-35-21_51271977b218ad2244f762b70531c176.jpg"/><pubDate>Thu, 07 May 2026 13:20:08 +0700</pubDate><guid>https://beritaone.id/news/detail/14682/kapolsek-rengat-barat-sambangi-petani-ajak-manfaatkan-lahan-produktif-demi-ketahanan-pangan</guid></item><item><title>JMSI Inhu Perkuat Sinergi dengan Kepala SMA se&#45;Inhu Lewat Program Publikasi Sekolah</title><link>https://beritaone.id/news/detail/14681/jmsi-inhu-perkuat-sinergi-dengan-kepala-sma-seinhu-lewat-program-publikasi-sekolah</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Inhu, BeritaOne.id &#45;&lt;/strong&gt; Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) yang diketuai Hotli Maruli Sirait SE MM menggelar sosialisasi program publikasi dan advokasi bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA se&#45;Kabupaten Inhu Kamis (7/5/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang dilaksanakan di Aula SMA Negeri 2 Rengat Barat tersebut dihadiri Ketua MKKS SMA se&#45;Inhu beserta seluruh kepala SMA di Kabupaten Indragiri Hulu dan pengurus JMSI Inhu Ramdana Yuda, L.E Manurung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kegiatan itu, JMSI Inhu memaparkan program kerja sama publikasi berbayar untuk mendukung promosi berbagai prestasi sekolah, guru, maupun siswa SMA melalui media siber anggota JMSI. Selain itu, JMSI juga menawarkan program advokasi pemberitaan bagi sekolah yang membutuhkan pendampingan komunikasi publik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wakil Direktur Lembaga Kerjasama dan Advokasi JMSI Pusat, Zulpen Zuhri SE, hadir sebagai pemateri dalam sosialisasi tersebut. Media Siber adalah wadah sekolah dalam mempromosikan sekolah, prestasi guru dan siswa,&quot; kata Zulpen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, program advokasi yang ditawarkan mencakup pendampingan teknik penyusunan hak jawab, hak bantah terhadap pemberitaan yang dianggap tidak berimbang, hingga proses penyelesaian sesuai ketentuan Undang&#45;Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sekolah perlu memahami hak&#45;haknya dalam pemberitaan. Ketika ada informasi yang tidak berimbang, ada mekanisme yang diatur dalam Undang&#45;Undang Pers yang bisa ditempuh secara profesional dan proporsional,&quot; ujar Zulpen Zuhri dalam pemaparannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua MKKS SMA Inhu Paan Spd bersama para kepala sekolah SMA se&#45;Inhu menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Mereka menilai program publikasi dan advokasi dari JMSI dapat menjadi sarana positif untuk memperkenalkan prestasi sekolah sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap tata kelola informasi dan pemberitaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala SMA Negeri 2 Rengat Barat, Beni Sardi MPd, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif JMSI Inhu dalam membangun sinergi dengan dunia pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pentingnya peran media dalam membangun citra positif dunia pendidikan sekaligus memberikan pemahaman mengenai mekanisme penyelesaian sengketa pers.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, kerja sama tersebut diharapkan mampu membantu sekolah dalam mempublikasikan berbagai capaian dan kegiatan positif agar diketahui masyarakat luas, sekaligus memberikan pemahaman terkait langkah yang dapat dilakukan apabila terjadi pemberitaan yang tidak sesuai fakta. **BOI9&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://beritaone.id/assets/berita/original/37632642953-screenshot_20260507-125408.jpg"/><pubDate>Thu, 07 May 2026 13:12:12 +0700</pubDate><guid>https://beritaone.id/news/detail/14681/jmsi-inhu-perkuat-sinergi-dengan-kepala-sma-seinhu-lewat-program-publikasi-sekolah</guid></item><item><title>Jagung Pipil di Talang Jerinjing Tumbuh Subur, Polsek Rengat Barat Turun Langsung Lakukan Pengecekan</title><link>https://beritaone.id/news/detail/14680/jagung-pipil-di-talang-jerinjing-tumbuh-subur-polsek-rengat-barat-turun-langsung-lakukan-pengecekan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Inhu, BeritaOne.id&lt;/strong&gt; &#45; Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, Polsek Rengat Barat melakukan pengecekan langsung terhadap perkembangan tanaman jagung pipil di lahan milik PT Talang Jerinjing Sawit, yang berada di Desa Talang Jerinjing, Kecamatan Rengat Barat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan program pertanian berjalan optimal dan berkelanjutan di wilayah tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (4/5/2026) sekitar pukul 16.30 WIB hingga selesai ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Rengat Barat, Kompol Amriadi, SH., bersama Bhabinkamtibmas Desa Talang Jerinjing, Bripka Komarudin, serta Ps. Kasi Humas Polsek Rengat Barat, Bripka M. David. Kehadiran jajaran kepolisian ini bertujuan untuk memastikan perkembangan tanaman berjalan optimal sesuai harapan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adapun lokasi kegiatan berada di Jalan Sosial, Desa Talang Jerinjing, Kecamatan Rengat Barat, dengan titik koordinat &#45;0,4320 LS dan +102,4714 BT. Lahan tersebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang dikelola secara monokultur oleh pihak perusahaan sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil pengecekan di lapangan, diketahui bahwa luas lahan yang ditanami jagung pipil mencapai kurang lebih 1,5 hektare. Tanaman jagung di lokasi tersebut tampak tumbuh dengan baik, sehat, dan saat ini telah memasuki fase berbuah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek Rengat Barat, Kompol Amriadi, S.H., menyampaikan bahwa, “Pada hari Senin (4/5/2026) sekitar pukul 16.30 WIB, kami telah melakukan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil di lahan PT Talang Jerinjing Sawit. Saat ini, kondisi tanaman tumbuh subur dan sudah berbuah.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa usia tanaman jagung saat ini telah mencapai kurang lebih dua bulan. Dengan kondisi tersebut, panen jagung pipil diperkirakan akan berlangsung pada pertengahan Juni 2026. Diharapkan, hasil panen nantinya dapat memberikan kontribusi nyata bagi program ketahanan pangan serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://beritaone.id/assets/berita/original/15888369012-img-20260505-wa0031.jpg"/><pubDate>Tue, 05 May 2026 17:30:04 +0700</pubDate><guid>https://beritaone.id/news/detail/14680/jagung-pipil-di-talang-jerinjing-tumbuh-subur-polsek-rengat-barat-turun-langsung-lakukan-pengecekan</guid></item><item><title>Bersama PT Inecda, Polsek Rengat Barat Tanam Jagung Pipil</title><link>https://beritaone.id/news/detail/14679/bersama-pt-inecda-polsek-rengat-barat-tanam-jagung-pipil</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Inhu, BeritaOne.id&lt;/strong&gt; &#45; Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Rengat Barat melaksanakan kegiatan penanaman jagung pipil Kuartal II Tahun 2026 pada Senin (4/5/2026), sekitar pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah konkret kepolisian dalam mendorong kemandirian pangan di wilayah Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan penanaman dilaksanakan di lahan ketahanan pangan tumpang sari milik masyarakat binaan PT Inecda, yang berlokasi di Jalan Poros PT Inecda, RT 010 RW 004, Desa Tani Makmur. Lokasi ini dipilih karena dinilai memiliki potensi yang baik untuk pengembangan tanaman jagung sebagai salah satu komoditas unggulan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penanaman jagung pipil dilakukan di atas lahan seluas 1,5 hektare atau sekitar 15.000 meter persegi, dengan total 41 bedeng. Benih yang digunakan merupakan varietas unggul BISI&#45;2 sebanyak 15 bungkus, yang dikenal memiliki produktivitas tinggi. Sementara itu, perawatan tanaman sepenuhnya dipercayakan kepada Kelompok Tani Matador sebagai pengelola lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolsek Rengat Barat, Kompol Amriadi, S.H., bersama sejumlah pihak terkait, di antaranya Humas PT Inecda, Joko Dwiyono, A.Md.; perwakilan CSR, Arinda, A.Md.; Panit Binmas, Aiptu Andrayadi; Bhabinkamtibmas Desa Tani Makmur, Jepri Nurmantyo; Ketua Koordinator PPL, Zulfikar Kartini, S.P., M.MA.; perangkat Desa Tani Makmur; serta anggota Kelompok Tani Matador yang diketuai oleh Boiman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek Rengat Barat, Kompol Amriadi, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara kepolisian, perusahaan, dan masyarakat dalam menjaga serta memperkuat ketahanan pangan daerah. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan keberhasilan program ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menambahkan bahwa jagung yang ditanam diperkirakan akan memasuki masa panen pada bulan September 2026. Diharapkan, hasil panen nantinya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar serta menjadi motivasi untuk terus mengembangkan sektor pertanian di wilayah Rengat Barat.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://beritaone.id/assets/berita/original/66331877908-img-20260505-wa0033.jpg"/><pubDate>Tue, 05 May 2026 17:16:30 +0700</pubDate><guid>https://beritaone.id/news/detail/14679/bersama-pt-inecda-polsek-rengat-barat-tanam-jagung-pipil</guid></item><item><title>Polres Inhu Ringkus Komplotan Narkoba, Dalangnya Pecatan Polisi 2019</title><link>https://beritaone.id/news/detail/14678/polres-inhu-ringkus-komplotan-narkoba-dalangnya-pecatan-polisi-2019</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Inhu, BeritaOne.id&lt;/strong&gt; &#45; Peredaran narkotika di Kabupaten Indragiri Hulu kembali terungkap. Jajaran Satres Narkoba Polres Inhu berhasil membongkar jaringan pengedar sabu yang saling terhubung, mulai dari pelaku lapangan hingga pemasok utama yang diketahui merupakan mantan anggota kepolisian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Indragiri Hulu AKBP Eka Ariandy Putra, SH SIK MSi melalui Kasi Humas Polres Inhu AIPTU Misran, SH menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di Jalan Aski Aris, Kelurahan Kampung Dagang, Kecamatan Rengat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menindaklanjuti informasi tersebut, tim yang dipimpin Kasat Res Narkoba Polres Inhu IPTU Rifles Bagariang, SH., MH langsung melakukan penyelidikan di lokasi. Minggu, (3/5/2026) sekira pukul 19.15 WIB, petugas berhasil mengamankan RAS alias Amat(30) saat berada di atas sepeda motor di tepi jalan. Dari hasil penggeledahan, ditemukan enam bungkus narkotika jenis sabu dengan berat kotor total 0,92 gram yang disimpan di saku jaketnya. Pelaku juga sempat membuang sebagian barang bukti, namun berhasil ditemukan kembali oleh petugas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil interogasi, Amat mengaku memperoleh sabu tersebut dari RS alias Fawi (39) Berdasarkan pengakuan itu, tim langsung melakukan pengembangan. Sekira pukul 20.15 WIB, petugas berhasil mengamankan Fawi di sebuah kamar penginapan wisma Quen di wilayah Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam penangkapan tersebut, petugas menemukan dua bungkus sabu dengan berat kotor total 7,90 gram, uang tunai jutaan rupiah, serta sejumlah barang yang diduga digunakan untuk aktivitas peredaran narkotika. Hasil tes urine terhadap Fawi menunjukkan positif narkoba.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengembangan kembali dilakukan hingga mengarah kepada AD alias Aldes (41) yang disebut sebagai pemasok utama. Pada malam yang sama sekitar pukul 21.00 WIB, tim yang dipimpin langsung IPTU Rifles Bagariang kembali bergerak dan berhasil mengamankan Aldes di kawasan Perumahan Pematang Reba Permai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan dua bungkus sabu dengan berat kotor total mencapai 210 gram yang disembunyikan di dalam sepatu dan disimpan di bagasi mobil miliknya. Fakta mengejutkan terungkap, Aldes diketahui merupakan mantan personel Polres Inhu yang telah dipecat pada tahun 2019. Hasil tes urine terhadapnya juga menunjukkan positif menggunakan narkotika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pengungkapan ini merupakan hasil kerja cepat anggota dalam menindaklanjuti informasi masyarakat. Saat ini seluruh tersangka sudah diamankan dan masih dilakukan pengembangan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan yang lebih luas,” ujar AIPTU Misran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketiga tersangka kini ditahan di Mapolres Inhu dan dijerat dengan Pasal 114 jo Pasal 132 Undang&#45;Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta ketentuan dalam KUHP terbaru. Ancaman hukuman berat menanti para pelaku sebagai bentuk komitmen Polres Inhu dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Indragiri Hulu.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://beritaone.id/assets/berita/original/88831910361-screenshot_2026-05-05-11-06-00-74_40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b12.jpg"/><pubDate>Tue, 05 May 2026 11:09:48 +0700</pubDate><guid>https://beritaone.id/news/detail/14678/polres-inhu-ringkus-komplotan-narkoba-dalangnya-pecatan-polisi-2019</guid></item><item><title>Pemuda Lirik Siap Kelola Sumur Tua, Dorong Peran Putra Daerah dalam Sektor Migas</title><link>https://beritaone.id/news/detail/14677/pemuda-lirik-siap-kelola-sumur-tua-dorong-peran-putra-daerah-dalam-sektor-migas</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Inhu, BeritaOne.id &lt;/strong&gt;&#45; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu) di bawah kepemimpinan Bupati Ade Agus Hartanto tengah mempersiapkan langkah strategis guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi sumur minyak idle (tidak aktif) dan sumur tua di wilayahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kebijakan ini dinilai sebagai peluang besar untuk memperkuat ketahanan fiskal daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam upaya tersebut, Pemkab Inhu telah menjalin koordinasi dengan SKK Migas Sumbagut dan Pertamina EP Lirik untuk memetakan potensi sekitar 800 sumur idle dan sumur tua yang tersebar di wilayah Kabupaten Inhu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menanggapi langkah tersebut, Ketua Koperasi Produsen Energi Migas Lirik, Johny S. Mundung, menyatakan kesiapan pihaknya untuk berpartisipasi dalam pengelolaan sumur tua dan sumur idle di wilayah Kecamatan Lirik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepada wartawan, Senin (4/5/2026), Johny menegaskan bahwa koperasi yang dipimpinnya memiliki komitmen kuat untuk mengelola sumur&#45;sumur yang tidak lagi berproduksi secara optimal, khususnya sumur tua yang dibangun sebelum tahun 1970. Ia menambahkan bahwa pengelolaan tersebut akan mengacu pada Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 1 Tahun 2008 tentang pengusahaan pertambangan minyak bumi pada sumur tua.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami dari Koperasi Produsen Energi Migas Lirik siap berpartisipasi dalam pengelolaan sumur tua dan sumur idle sesuai regulasi yang berlaku,&quot; ujar Johny.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut, ia berharap adanya dukungan dari pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. Ia meminta Menteri ESDM, Gubernur Riau, serta Bupati Indragiri Hulu dapat memberikan rekomendasi agar putra daerah dilibatkan secara langsung dalam pengelolaan sumber daya migas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami berharap ada keberpihakan kepada masyarakat lokal. Putra daerah harus diberi kesempatan untuk mengelola potensi yang ada di wilayahnya sendiri,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Johny juga menekankan bahwa para pemuda di Kecamatan Lirik tidak ingin hanya menjadi penonton dalam pembangunan daerah. Mereka ingin berperan sebagai pelaku utama pembangunan, khususnya di sektor energi dan sumber daya alam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami tidak mau terus menjadi penonton di negeri sendiri. Kami ingin menjadi subjek pembangunan, bukan sekadar objek,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari sisi kesiapan, Johny memastikan bahwa koperasi yang dipimpinnya telah memiliki badan hukum yang lengkap dan memenuhi seluruh persyaratan untuk menjadi pengelola sumur tua. Selain itu, sumber daya manusia yang dimiliki dinilai sudah memadai dan berpengalaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya memiliki rekam jejak dalam pengelolaan sumur tua di wilayah Lirik pada periode 2010 hingga 2017, yang menjadi modal penting untuk kembali menjalankan kegiatan tersebut secara profesional dan bertanggung jawab.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami, pemuda Lirik, menangkap peluang ini dengan membentuk Koperasi Produsen Energi Migas Lirik. Dengan kesiapan yang kami miliki, kami optimistis dapat berkontribusi dalam meningkatkan produksi migas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal di Kabupaten Indragiri Hulu,&quot; pungkasnya.**&lt;strong&gt;BOI11&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://beritaone.id/assets/berita/original/46577798073-img-20260504-wa0008.jpg"/><pubDate>Mon, 04 May 2026 18:42:11 +0700</pubDate><guid>https://beritaone.id/news/detail/14677/pemuda-lirik-siap-kelola-sumur-tua-dorong-peran-putra-daerah-dalam-sektor-migas</guid></item></channel></rss>