• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Ahad, 16 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • SawitUpdate

Petani Sawit Aceh Desak Pemerintah Tangani Penetapan Harga TBS

MD Yasir

Ahad, 06 Maret 2022 09:07:37 WIB
Cetak
Petani Sawit Aceh Desak Pemerintah Tangani Penetapan Harga TBS

BANDA ACEH, Beritaone.id –  Berbeda dengan Provinsi Riau dan lainnya, ternyata petani Aceh menilai pemerintah abai dalam penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit.

Oleh sebab itu, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Provinsi Aceh mendesak Pemerintah  melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh untuk  segera menyelesaikan permasalahan tersebut. Apa lagi, hingga hari ini harga TBS di Aceh berada jauh dibawah  provinsi lainnya di Sumatera.

Hal itu ditegaskan Sekretaris DPW Apkasindo Aceh, Fadhli Ali yang menyesali lambat dan kurangnya perhatian pemerintah terhadap petani khususnya kelapa sawit. “Salah satu alasan yang sering kami dengar adalah alasan anggaran. Karena tidak ada anggaran untuk rapat harga dua kali sebulan,” ujar Fadhli.

Lebih lanjut Fadhli mengatakan “Mereka (dinas terkait) mungkin belum mampu meyakinkan para pihak terkait mengenai anggaran, seperti DPR Aceh,” Jelasnya.

Menurut Fadhli, hal itu harus dilakukan, karena harga kelapa sawit untuk Aceh sangat ketinggalan jauh dengan provinsi-provinsi lain di Sumatera. Fadhli juga merincikan, untuk harga TBS kelapa sawit di Aceh usia 10-20 berkisar Rp. 3.271 per kilogram. Sementara di Jambi berkisar Rp. 3.900 per kilogram dan untuk Sumatera Utara seharga Rp. 4000 per kilogram.

“Kelapa sawit adalah komoditas andalan di provinsi ujung Sumatera ini.Luas sawit mencapai 535.000-an hektar” tegas Fadhli.

Fahdli berharap, setelah penetapan harga TBS, pemerintah juga harus melakukan pengawasan untuk memastikan bahwa Pabrik Kelapa Sawit (PKS) lebih displin dalam melakukan pembelian TBS dari supplier sesuai harga yang ditetapkan.

“Karena di Aceh sering kali biasanya itu jauh dari harga yang ditetapkan pemerintah dengan harga beli yang ditetapkan PKS,” sebutnya.

Kemudian kata Fadhli, pada akhir tahun 2021 lalu pihaknya juga sudah melakukan pertemuan dengan Pemerintah Aceh dan Distanbun Aceh untuk membahas hal tersebut sampai menyusunnya dalam daftar Peraturan Gubernur (Pergub).

Melalui komoditi atau sektor perkelapasawitan, harapan jadi sumber terbuka lapangan kerja baru, bertumbuh sector – sektor usaha yang lain atau multiplier effect bagi perekonomian Aceh.

"Jadi jika sawit terus berkembang dengan baik produktivitasnya meningkat, ada efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan perkebunan sawit rakyat utamanya maka akan memberikan dampak luas bagi perekonomian Aceh. Jadi karena itu jika pemerintah dan DPR Aceh bersungguh sungguh fast response dan cepat tanggap terhadap masalah yang dihadapi petani sawit berarti sama juga mereka tanggap cepat terhadap masalah perekonomian masyarakat Aceh” ungkapnya.

Namun, hingga kini belum ada kejelasan. Dikatakannya lagi bahwa hari kami (3/3), Apkasindo sendiri juga telah menghubungi Distanbun mempertanyakan kelanjutan dari masalah itu dan apabila tidak segera dihiraukan oleh Pemerintah Aceh, maka para petani sawit akan melakukan unjuk rasa.

“Waktu yang di berikan sampai pertengahan bulan April 2022 nanti. Jika tidak pemerintah Aceh dalam hal ini dinas pertanian dan perkebunan Aceh lamban dan lelet dalam mengurus persoalan rakyat” ancam Fadhli.


 Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
SawitUpdate

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

Senin, 15 September 2025 - 13:30:24 WIB
SawitUpdate

Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya

Jumat, 28 Maret 2025 - 22:04:10 WIB
SawitUpdate

Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%

Senin, 24 Maret 2025 - 10:22:55 WIB
SawitUpdate

WTO Menangkan Indonesia, Pemerintah Desak Uni Eropa Hapus Kebijakan Diskriminatif CPO

Sabtu, 18 Januari 2025 - 12:07:40 WIB
SawitUpdate

CPO di Jalur Kenaikan: Permintaan Ekspor Memicu Lonjakan Harga

Kamis, 31 Oktober 2024 - 18:48:47 WIB
SawitUpdate

CPO Melimpah, Aceh Berpeluang Punya Pabrik Minyak Goreng Sendiri

Ahad, 13 Oktober 2024 - 13:11:26 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
16 Agustus 2026
PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
16 Agustus 2026
PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
15 Agustus 2026
Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
15 Agustus 2026
Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Dukung Pelaksanaan MTQ Danau Rambai
14 Agustus 2026
Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
13 Agustus 2026
Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
12 Agustus 2026
54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT
12 Agustus 2026
Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
12 Agustus 2026
Bangun Harmoni dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Bantu Kegiatan Kepemudaan di Dua Desa
12 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
    Dibaca: 236 Kali
  • 02
    Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
    Dibaca: 972 Kali
  • 03
    54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT
    Dibaca: 201 Kali
  • 04
    Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
    Dibaca: 258 Kali
  • 05
    Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah Bergulir, Dua Pelapor Diperiksa Penyidik
    Dibaca: 255 Kali
  • 06
    Kasus Korupsi Rumah Eks Pejuang Timtim Masih Diselidiki, Komisi Kejaksaan Desak Kejati NTT Tuntaskan
    Dibaca: 249 Kali
  • 07
    Dodi Irawan dan Iskandar Zulkarnain Bawa Pesan Budaya Lewat Puisi “Laksamana Riau”
    Dibaca: 331 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id