• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Ahad, 16 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Hukrim

Mafia Tambang dan Komitmen Pemberantasan Korupsi

Novi Rahmadani

Rabu, 20 Agustus 2025 13:23:45 WIB
Cetak
Mafia Tambang dan Komitmen Pemberantasan Korupsi

Jakarta, BeritaOne.Id - PIDATO Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Tahunan MPR RI, Jumat, 15 Agustus 2025, menandai peringatan 80 tahun kemerdekaan Indonesia. Dengan tema “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera”, Prabowo menekankan komitmen pemerintah dalam memberantas korupsi dan menjaga stabilitas harga pangan. Salah satu capaian yang disampaikan adalah keberhasilan mengamankan Rp300 triliun anggaran negara yang rawan diselewengkan.

Namun, di antara tantangan terbesar dalam pemberantasan korupsi ke depan adalah praktik mafia tambang. Tambang ilegal selama ini sering mendapat perlindungan dari jaringan beking, baik oknum aparat maupun pejabat. Kondisi ini menyebabkan negara kehilangan potensi penerimaan sekaligus menimbulkan kerusakan lingkungan dan dampak sosial di masyarakat sekitar.

Peringatan keras Presiden kepada oknum TNI dan Polri, termasuk purnawirawan, yang terlibat dalam tambang ilegal merupakan sinyal awal. Namun, tindak lanjut berupa pengawasan ketat, transparansi izin tambang, serta penegakan hukum yang konsisten akan menjadi kunci.

Indonesia di usia 80 tahun kemerdekaan menghadapi ujian serius: memastikan kekayaan alam tidak dikuasai mafia, melainkan dikelola untuk kepentingan rakyat. Pidato Presiden menjadi awal yang baik, tetapi publik kini menunggu bukti nyata bahwa negara benar-benar hadir dalam memberantas mafia tambang hingga ke akar-akarnya.

Luka Lama Pemberantasan Korupsi

Namun, ada satu luka lama yang selalu membusuk di balik janji pemberantasan korupsi: mafia tambang. Mereka bukan hanya perusak lingkungan, tapi juga perampok kedaulatan bangsa. Tambang ilegal tumbuh subur karena dilindungi beking dari oknum aparat, pejabat, bahkan eks-jenderal.

Prabowo sudah mengeluarkan peringatan keras agar TNI dan Polri, termasuk purnawirawan, tidak terlibat dalam tambang ilegal. Bagus, tapi yang ditunggu adalah aksi nyata atau tindakan tegas, sebab Indonesia sudah 80 tahun merdeka, tetapi apa artinya kemerdekaan jika kekayaan alam masih dirampas mafia? Apa gunanya tema “Rakyat Sejahtera” kalau rakyat di daerah tambang tetap miskin, sementara segelintir orang menimbun miliaran dari emas, batubara, dan nikel ilegal?

Jika Prabowo benar ingin mencatat sejarah sebagai presiden yang berani, inilah momennya. Turun langsung ke lapangan, perintahkan penegakan hukum tanpa kompromi, dan buktikan bahwa negara lebih berdaulat daripada mafia. Kalau tidak, pidato hanya akan jadi retorika, dan mafia tambang tetap bersulang di atas penderitaan rakyat.

Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah berhasil mengamankan Rp300 triliun anggaran yang rawan diselewengkan, dan dialihkan ke sektor produktif demi kesejahteraan rakyat. Komitmen ini patut diapresiasi. perang melawan korupsi belum lengkap jika Presiden tidak turun langsung menindak para beking tambang ilegal yang merugikan negara hingga triliunan rupiah.

Masalah Hukum dan Kedaulatan

Tambang ilegal bukan hanya masalah hukum, tetapi juga masalah kedaulatan. Selama ini, praktik tambang ilegal kerap berlangsung karena adanya jaringan perlindungan dari oknum aparat maupun pejabat. Mafia tambang menjarah kekayaan alam, merusak lingkungan, sekaligus mempermainkan nasib rakyat di sekitar lokasi tambang. Lebih ironis lagi, negara kehilangan potensi penerimaan pajak dan royalti, sementara rakyat hanya mendapatkan dampak sosial-ekonomi dan ekologis yang buruk.

Perlunya pengawasan dan transparansi, sebab kekuasaan tanpa kontrol berpotensi melahirkan korupsi. Pernyataan ini sangat relevan jika dikaitkan dengan tata kelola tambang di Indonesia. Keterbukaan informasi mengenai izin tambang, pemegang konsesi, hingga penerimaan negara harus menjadi agenda prioritas pemerintah.

Lebih jauh, transparansi itu harus dibarengi dengan keberanian aparat penegak hukum dalam menindak siapa pun yang terlibat, tanpa pandang bulu. Jika ada aparat yang terlibat, maka mereka harus ditindak sekeras-kerasnya. Sebab, hanya dengan cara itu, rakyat bisa kembali percaya bahwa hukum benar-benar tegak di negeri ini.

Pidato kenegaraan Presiden Prabowo harus dibaca sebagai komitmen serius untuk menutup celah mafia tambang. Jika benar Presiden turun langsung mengawasi dan memberi instruksi tegas, maka itu bisa menjadi momentum bersejarah: saat negara akhirnya benar-benar hadir membela rakyat dan menjaga kekayaan alamnya.

Penutup

Pemberantasan mafia tambang bukan hanya soal hukum, melainkan soal martabat bangsa. Presiden Prabowo sudah memberi peringatan keras, kini publik menanti langkah nyata di lapangan. Di usia 80 tahun kemerdekaan, rakyat Indonesia berharap: kekayaan negeri ini kembali sepenuhnya untuk kesejahteraan rakyat, bukan untuk memperkaya segelintir mafia.**BrOne-09


Sumber : Rmol Com /  Editor : Redaksi

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Hukrim

Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti

Ahad, 16 Agustus 2026 - 10:48:07 WIB
Hukrim

Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:24:59 WIB
Hukrim

Kasus Korupsi Rumah Eks Pejuang Timtim Masih Diselidiki, Komisi Kejaksaan Desak Kejati NTT Tuntaskan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:22:00 WIB
Hukrim

Aksi Kejar-Kejaran di Kebun Sawit Berakhir dengan Penangkapan, Satresnarkoba Polres Inhu Ringkus Dua Pengedar Sabu

Jumat, 07 Agustus 2026 - 08:14:43 WIB
Hukrim

Gagal di Percobaan Pertama, Polsek Rengat Barat Berhasil Ringkus Dimas dan Rekannya, 11 Paket Sabu Disita

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:38:02 WIB
Hukrim

Terungkap Setelah Bertahun-tahun, Dugaan Kekerasan Seksual Bermodus Pengobatan "Nikah Batin" Diusut Polres Inhu

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:31:59 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
16 Agustus 2026
PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
16 Agustus 2026
PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
15 Agustus 2026
Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
15 Agustus 2026
Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Dukung Pelaksanaan MTQ Danau Rambai
14 Agustus 2026
Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
13 Agustus 2026
Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
12 Agustus 2026
54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT
12 Agustus 2026
Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
12 Agustus 2026
Bangun Harmoni dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Bantu Kegiatan Kepemudaan di Dua Desa
12 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
    Dibaca: 231 Kali
  • 02
    Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
    Dibaca: 241 Kali
  • 03
    Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
    Dibaca: 974 Kali
  • 04
    54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT
    Dibaca: 208 Kali
  • 05
    Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
    Dibaca: 264 Kali
  • 06
    Bangun Harmoni dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Bantu Kegiatan Kepemudaan di Dua Desa
    Dibaca: 205 Kali
  • 07
    Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah Bergulir, Dua Pelapor Diperiksa Penyidik
    Dibaca: 260 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id