• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Kamis, 02 Juli 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • SawitUpdate

Petani Sawit Mampu Kelola Gambut dengan Prinsip Berkelanjutan

MD Yasir

Rabu, 02 Maret 2022 10:15:15 WIB
Cetak
Petani Sawit Mampu Kelola Gambut dengan Prinsip Berkelanjutan

SIAK, Beritaone.id - Koperasi Sawit Jaya yang berlokasi di Kampung Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak menjadi salah satu koperasi inovatif yang mengelola kelapa sawit di lahan gambut. Langkah ini dilakukan bukan tanpa alasan, karena Kabupaten Siak menjadi kabupaten dengan lahan gambut terbesar di Pulau Sumatra.

Berdasarkan data 2019, sekitar 57% dari luas wilayah sebesar 8.556 km2 berupa lahan gambut. Dari total kawasan gambut tersebut, 21% di antaranya merupakan lahan gambut, dengan kedalaman 3-12 meter.

Meski berada di lahan gambut, anggota koperasi tidak kehilangan akal untuk mengembangkan pengelolaan kelapa sawit dengan praktik berkelanjutan dan lestari. Koperasi yang telah mendapatkan sertifikat RSPO sejak 2020 ini, melakukan sejumlah langkah pengelolaan lahan gambut, yakni pemetaan kedalaman gambut tahun 2018, pemasangan Alat Pemantau Tinggi Muka Air di kanal dan di blok sebanyak 14 unit, pemasangan Alat Pemantau Subsidensi sebanyak 4 unit, pemasangan Piezometer sebanyak 5 unit, pemasangan Fasilitas Sekat Kanal/bendungan, serta pencegahan kebakaran melalui pembentukan Masyarakat Peduli Api.
 
Menurut Group Manager Koperasi Sawit Jaya, Afif M. Nurudin, pengelolaan sawit di atas lahan gambut perlu memperhatikan pengelolan air, lantaran air itu adalah sumber makanan bagi sawit, tanpa ada air maka sawit tidak tumbuh dengan baik. Sebab itu tata kelola air di lahan gambut sangat dibutuhkan. Serta ketinggian muka air mesti tetap dijaga kurang 50 cm dari atas tanah.

Tutur Afif, dalam kebun gambut perlu dipasang yang namanya ATMK, subsidensi air dan penentuan penurunan gambut, sehingga setiap tahun bisa diketahui turunnya gambut (subsiden), cara demikian menjadi dasar langkah-langkah atau pengelolaan air itu tidak sampai ambang batas yang tidak disarankan.

“Gambut mempunyai keunggulan dan punya kekurangan sendiri, dalam hal ini bisa dipelajari dan bisa dilakukan dengan tata kelola air yang baik,” katanya.

 Sementara itu menurut Unit Audit Internal Koperasi Sawit Jaya, sekaligus Penyuluh Pertanian Desa, Joko Paryanto, pengaturan tinggi muka air kanal dilakukan oleh Tim NKT setiap Senin, air juga harus dijaga dengan ketinggian 40-70cm.

“Fungsi TMAK untuk mengontrol ketinggian muka air kanal karena harus kita jaga antara 40 sampai 70cm. Sekarang posisi di 50cm jadi masih di posisi aman, kalau lebih dari 70cm kita berusaha masukkan air dari atas, karena di sana ada sekat kanal untuk membagi air, dimasukkan ke setiap kanal yang ada di kebun. Pengaturan TMAK dilakukan oleh tim NKT setiap hari Senin,” katanya.

Kunjungan ke kebun kelapa sawit Koperasi Sawit Jaya dilakukan disela kegiatan ‘Pelatihan Audit Internal untuk ICS Petani Swadaya menuju Sertifikasi ISPO’, yang bekerja sama dengan Mutu Institute. Kegiatan yang digelar di Siak pada 15-17 Februari 2022 ini diikuti 31 orang peserta yang terdiri dari perwakilan Koperasi anggota FORTASBI, LSM lokal dan dinas setempat.
 
“Kami dari FORTASBI melakukan pelatihan ISPO di Siak dengan harapan bahwa ke depan ada juga petani swadaya yang mengelola gambut, yang juga bisa masuk sertifikasi ISPO. Karena sekarang di Indonesia ini adalah lokasi Sawit Jaya dan Beringin Jaya yang mendapat sertifikasi RSPO. Jadi kami berharap nanti dengan teman-teman belajar di sini bisa memahami bagaimana cara mengelola gambut yang baik dengan tentu memperhatikan standar yang lebih berkelanjutan. Hari ini adalah batch pertama, nanti akan ada batch kedua dan ketiga,” ujar Kepala Sekolah Petani FORTASBI, Rukaiyah Rafik.

Meski Koperasi Sawit Jaya telah mendapatkan sertifikat RSPO, pengelolaan kelapa sawit di lahan gambut tetap tidak bisa dilakukan sembarangan. Yang perlu diingat sertifikasi RSPO untuk lokasi gambut hanya untuk sawit yang sudah tertanam, bukan sawit yang belum ditanam, karena gambut sebaiknya bukan untuk tanaman kelapa sawit.

Sementara itu, guna mencegah kebakaran di lahan gambut, Koperasi Sawit Jaya yang memiliki jumlah anggota 194 pekebun dengan luas lahan 260 hektare, juga memiliki Masyarakat Peduli Api yang bekerja sama dengan Manggala Agni dan BRG. Ada 3 orang petugas terlatih di dalam Tim Pengendalian Bahaya Kebakaran Lahan Koperasi Sawit Jaya. Koperasi juga menyediakan sarana pemantauan kebakaran lahan berupa pompa, sarana pengendalian api manual, dan peringatan bahaya kebakaran lahan.


Sumber : Infosawit /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
SawitUpdate

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

Senin, 15 September 2025 - 13:30:24 WIB
SawitUpdate

Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya

Jumat, 28 Maret 2025 - 22:04:10 WIB
SawitUpdate

Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%

Senin, 24 Maret 2025 - 10:22:55 WIB
SawitUpdate

WTO Menangkan Indonesia, Pemerintah Desak Uni Eropa Hapus Kebijakan Diskriminatif CPO

Sabtu, 18 Januari 2025 - 12:07:40 WIB
SawitUpdate

CPO di Jalur Kenaikan: Permintaan Ekspor Memicu Lonjakan Harga

Kamis, 31 Oktober 2024 - 18:48:47 WIB
SawitUpdate

CPO Melimpah, Aceh Berpeluang Punya Pabrik Minyak Goreng Sendiri

Ahad, 13 Oktober 2024 - 13:11:26 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif
01 Juli 2026
Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
30 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
30 Juni 2026
PLN Tegaskan Komitmen Hadirkan Listrik Andal, Sinergi dengan Komisi XII DPR RI Percepat Pembangunan Kelistrikan Riau
30 Juni 2026
Kelompok Nasrun Sitepu dan Kani Kembali Berurusan dengan Polisi Akibat Menjarah di Kebun Agrinas
30 Juni 2026
Sabu Disembunyikan di Belakang Rumah, Warga Peranap Digelandang ke Polres Inhu
29 Juni 2026
DPP IKJR Hadiri HUT ke 44 Tahun Desa Payung Sekaki, Kampriwoto : Tidak Benar Ada Dualisme Kepengurusan
28 Juni 2026
Berdedikasi Bangun Sinergi Dunia Usaha dan Pemerintah, Hotli Maruli Sirait Raih Anugerah "An Extraordinary Leader" JMSI Award 2026
27 Juni 2026
PLN UP3 Rengat Siaga Penuh, Pastikan Listrik Andal Tanpa Kedip Selama MTQ ke-44 Riau di Kuansing
27 Juni 2026
Kapolsek Rengat Barat Turun Langsung Pantau Jagung, Program P2B Terus Diperkuat di Desa
26 Juni 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
    Dibaca: 293 Kali
  • 02
    Sabu Disembunyikan di Belakang Rumah, Warga Peranap Digelandang ke Polres Inhu
    Dibaca: 218 Kali
  • 03
    DPP IKJR Hadiri HUT ke 44 Tahun Desa Payung Sekaki, Kampriwoto : Tidak Benar Ada Dualisme Kepengurusan
    Dibaca: 247 Kali
  • 04
    Berdedikasi Bangun Sinergi Dunia Usaha dan Pemerintah, Hotli Maruli Sirait Raih Anugerah "An Extraordinary Leader" JMSI Award 2026
    Dibaca: 275 Kali
  • 05
    PLN UP3 Rengat Siaga Penuh, Pastikan Listrik Andal Tanpa Kedip Selama MTQ ke-44 Riau di Kuansing
    Dibaca: 270 Kali
  • 06
    Kapolsek Rengat Barat Turun Langsung Pantau Jagung, Program P2B Terus Diperkuat di Desa
    Dibaca: 588 Kali
  • 07
    Pelantikan JMSI Riau 2025-2030 Berlangsung Meriah, 12 Tokoh Terima Penghargaan JMSI Award 2026
    Dibaca: 346 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id