• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Ahad, 16 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Intermezzo

Disukai Anak-anak Indonesia, Lato-lato Ternyata Dilarang di Amerika

MD Yasir

Selasa, 10 Januari 2023 19:43:43 WIB
Cetak
Disukai Anak-anak Indonesia, Lato-lato Ternyata Dilarang di Amerika

JAKARTA - Permainan lato-lato yang kini sedang marak di Indonesia ternyata sangat dilarang di Amerika Serikat. Lato-lato yang sempat populer di era 1990-an dan awal 2000-an di Indonesia kini kembali digandrungi di dalam negeri setelah viral di media sosial.

Terlebih, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah menjajal permainan itu saat berkunjung ke Subang, Jawa Barat. Aksi Jokowi coba lato-lato diunggah Ridwan Kamil di akun media sosial Gubernur Jawa Barat itu.

Dilansir CNN Indonesia, Lato-lato rupanya sudah dilarang di AS yang merupakan negara asal permainan dua bola plastik yang dibentur-benturkan itu sejak 1970-an.

Otoritas Pengawas Makanan dan Obat-obatan AS (The Food and Drug Administration/FDA) juga telah melarang peredaran lato-lato sejak 1970-an hingga sekarang seperti dikutip dari situs Groovy History.

Alasan pelarangan itu karena bahaya dan gangguan suara yang ditimbulkan saat mainan yang dikenal dengan sebutan clackers di AS itu dibentur-benturkan.

Sempat menjadi permainan yang mengasyikkan bagi anak-anak, clackers arau clankers rupanya pernah menimbulkan bahaya serius. Mainan yang awalnya dibuat dari bahan plastik akrilik itu meledak hingga serpihannya yang tajam melesat cepat melukai wajah sampai mata seperti bom serpih.

Serpihan dari 'ledakan' lato-lato ini bahkan bisa menyebabkan kebutaan jika menusuk mata. Bahaya yang juga umum terjadi adalah ketika tali clackers putus dan bola melesat mengenai kepala atau dahi anak-anak.

Menanggapi laporan kecelakaan akibat clackers, pabrik mainan itu kemudian mengubahnya dengan bahan plastik. Rupanya bahan tersebut bisa meledak lebih sering ketimbang dari bahan sebelumnya.

Media The New York Times pada 1971 bahkan melaporkan sejumlah kecelakaan yang ditimbulkan permainan lato-lato.

"Dilaporkan setidaknya empat terluka, Badan Pengawas Makanan dan Obat-obatan AS kemudian mengeluarkan peringatan publik terhadap clacker, mainan anak-anak yang populer seperti hula-hoop beberapa waktu sebelumnya," demikian diberitakan The New York Times saat itu seperti dikutip dari Groovy History.

FDA kemudian mengeluarkan larangan edar permainan clackers karena semakin banyak kasus yang ditimbulkan.

Lato-lato versi AS juga pernah jadi biang-kerok keluhan para orang tua karena tingkat kebisingan mainan yang berulang kali dibenturkan itu bisa bikin stres di rumah.

Larangan FDA itu kemudian dikukuhkan Badan Perlindungan Konsumen AS (the Consumer Product Safety Commission/CPSC) karena tingkat bahayanya.*


 Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Intermezzo

Rawat Jalan dan Kurangi Debu, PT PAS Mitra Agrinas Beri Manfaat bagi Warga Danau Rambai

Sabtu, 08 Agustus 2026 - 20:43:09 WIB
Intermezzo

Setelah Jalan Sungai Rawa Viral, Warga Siak Mulai Berani Protes Kerusakan Infrastruktur

Senin, 03 Agustus 2026 - 12:08:29 WIB
Intermezzo

Ketika Pendidikan Karakter Menghadapi Tantangan: Dapatkah Hypnoteaching Menjadi Solusi?

Kamis, 09 Juli 2026 - 17:18:49 WIB
Intermezzo

Drama Perebutan Kebun Hutan di Inhu, Pekerja PT SAL Bertahan di Mes

Kamis, 07 Mei 2026 - 14:27:35 WIB
Intermezzo

Suasana Akrab Polres Inhil dan JMSI Inhil di Buka Puasa Bersama: Sinergi Makin Erat, Informasi Makin Tepat

Senin, 16 Maret 2026 - 21:59:39 WIB
SMA N 1 Rengat Barat Juara 1

Kejari Inhu Gelar Lomba Debat dan Yel-yel Anti Korupsi Peringati Hakordia 2025

Senin, 15 Desember 2025 - 19:58:08 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
16 Agustus 2026
PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
15 Agustus 2026
Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
15 Agustus 2026
Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Dukung Pelaksanaan MTQ Danau Rambai
14 Agustus 2026
Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
13 Agustus 2026
Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
12 Agustus 2026
54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT
12 Agustus 2026
Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
12 Agustus 2026
Bangun Harmoni dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Bantu Kegiatan Kepemudaan di Dua Desa
12 Agustus 2026
Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah Bergulir, Dua Pelapor Diperiksa Penyidik
11 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
    Dibaca: 223 Kali
  • 02
    Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
    Dibaca: 962 Kali
  • 03
    Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
    Dibaca: 240 Kali
  • 04
    Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah Bergulir, Dua Pelapor Diperiksa Penyidik
    Dibaca: 245 Kali
  • 05
    Kasus Korupsi Rumah Eks Pejuang Timtim Masih Diselidiki, Komisi Kejaksaan Desak Kejati NTT Tuntaskan
    Dibaca: 236 Kali
  • 06
    Dodi Irawan dan Iskandar Zulkarnain Bawa Pesan Budaya Lewat Puisi “Laksamana Riau”
    Dibaca: 317 Kali
  • 07
    Rawat Jalan dan Kurangi Debu, PT PAS Mitra Agrinas Beri Manfaat bagi Warga Danau Rambai
    Dibaca: 312 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id