• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Jumat, 28 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • SawitUpdate

Pupuk Batu Bara Dilirik APKASINDO Untuk Terobosan Produktivitas Sawit Rakyat

MD Yasir

Senin, 14 November 2022 19:29:51 WIB
Cetak
Pupuk Batu Bara Dilirik APKASINDO Untuk Terobosan Produktivitas Sawit Rakyat

BOGOR, Beritaone.id – Menyiasati pupuk an-organik (pupuk kimia) yang sudah hampir 12 bulan “mengamuk” harganya dan  tidak menunjukan tanda-tanda gejala penurunan harga, Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) menggandeng pupuk organik berbahan dasar batu bara yang dikenal sebagai pupuk Futura.

Penandatangan kerjasama dilakukan di kantor PT. Bursatani Global Niaga di Bogor yang langsung dilakukan oleh Ketua Umum APKASINDO, Dr. Gulat ME Manurung, MP.,C.IMA. dengan Direktur utama PT. Bursatani Global Niaga yang juga penemu pupuk futura, R. Umar Hasan Saputra.

Saputra menjelaskan bahwa Futura adalah pupuk organik pertama yang menggunakan bahan dasar dasar batu bara. Mengapa batu bara? Hal ini dikarenakan batu bara merupakan fosil tumbuhan yang tertanam ratusan tahun lalu. Dengan demikian, memiliki 73 jenis kandungan terlengkap yaitu karbon, senyawa humat dan unsur hara yang terdiri dari mikonutrisi dan makronutrisi.

Berdasarkan komposisi kandungannya, maka pupuk Futura memiliki keunggulan untuk menjaga unsur hara dalam tanah, mengembalikan keadaan tanah untuk dapat membuat tanaman lebih subur.

“Keunggulan futura adalah dengan komposisi dan kandungannya, kita menjadi rumah bagi bakteri dan hal ini sangat penting, tidak hanya bagi tanah tapi juga bagi sawit. Karena akan menciptakan tanah yang subur sehingga sawit bisa tumbuh optimal jangka panjang tanpa pupuk buatan dalam jumlah besar,” ujar Saputra.

Saputra mengingatkan bahwa dalam penggunaan pupuk bukan berarti dalam sebulan akan langsung berbuah berkali-kali lipat, tetapi terlihat keadaan tanah sekitar sawit semakin gembur dan sawit pun bertumbuh maksimal.

Ketua Umum DPP APKASINDO, Dr. Ir. Gulat Manurung, MP.,C.IMA.,C.APO, usai penandatanganan MoU dengan R. Umar Hasan Saputra.

Gulat Manurung menyatakan bahwa Futura Batu Bara adalah solusi sekaligus terobosan yang merupakan lompatan jauh teknologi pupuk dan pemupukan. Apalagi pupuk saat ini naik sampai 300%, tentu pupuk futura ini adalah harapan bagi petani sawit. Apalagi pupuk futura ini sangat bersahabat dengan lingkungan, tentu menjadi salah satu keunggulannya, termasuk dari segi harga yang cukup bersaing jika dibandingkan dengan jenis pupuk konvensional selama ini.

“Petani sawit sekarang tak sanggup lagi beli pupuk an organik, jadi kita harus cerdas menyiasati problematika pupuk dan pemupukan ini” ujar Gulat.

Gulat mengingatkan bahwa tidak memupuk sama sekali adalah bukan pilihan dalam budidaya kelapa sawit, karena dampaknya sangat fatal terhadap pertumbuhan sawit. Jenis pupuk itu adalah pilihan, tapi harus sesuai dengan 5-T konsep pupuk dan pemupukan yaitu tepat dosis, tepat jenis, tepat waktu, tepat kualitas, dan tepat harga.

“Dengan memupuk sawit menggunakan Futura saya menilai sudah sesuai dengan konsep 5T tersebut. Terkhusus menjaga keseimbangan unsur hara biologi dan kimia tanah, penggunaan pupuk futura ini adalah solusinya. Apalagi petani di USA sudah menggunakan pupuk ini, tentu telah menjadi gambaran betapa bagusnya pupuk futura ini bagi tanamaan terkhusus dalam me”refresh” kesuburan biologi dan kimia tanah,” jelas Gulat.

“Yang paling utama dari kerjasama ini adalah adanya harga khusus bagi APKASINDO dan semua anggota APKASINDO dari Aceh sampai Papua bisa memanfaatkan kerjasama ini. Setelah itu adalah kepastian rantai pasok ke APKASINDO, akan menjadi prioritas bagi Futura.” tutup Gulat.

 


Sumber : Sawitsetara /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
SawitUpdate

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

Senin, 15 September 2025 - 13:30:24 WIB
SawitUpdate

Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya

Jumat, 28 Maret 2025 - 22:04:10 WIB
SawitUpdate

Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%

Senin, 24 Maret 2025 - 10:22:55 WIB
SawitUpdate

WTO Menangkan Indonesia, Pemerintah Desak Uni Eropa Hapus Kebijakan Diskriminatif CPO

Sabtu, 18 Januari 2025 - 12:07:40 WIB
SawitUpdate

CPO di Jalur Kenaikan: Permintaan Ekspor Memicu Lonjakan Harga

Kamis, 31 Oktober 2024 - 18:48:47 WIB
SawitUpdate

CPO Melimpah, Aceh Berpeluang Punya Pabrik Minyak Goreng Sendiri

Ahad, 13 Oktober 2024 - 13:11:26 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Tak Kapok Dibui 5 Tahun, Kempes Kembali Diciduk Polisi Bawa Sabu 2,15 Gram
27 Agustus 2026
Konflik Agraria di Kepayang Sari, Warga Tolak Aktivitas PT Agrinas di Eks Tasma Puja
26 Agustus 2026
Jalan Sungai Rawa Rusak Parah, Marka Minim, Truk Bermuatan Besar Terus Melintas
26 Agustus 2026
Kabut Asap Melanda, Matahari 08 Riau Turun ke Jalan Bagikan Ribuan Masker untuk Warga Pekanbaru
25 Agustus 2026
JMSI Riau Matangkan UKW Oktober 2026, Peserta Bisa Ikut Tingkat Muda hingga Utama
24 Agustus 2026
Kementerian PU Kebut Perbaikan Infrastruktur Terdampak Bencana dari Sumatera hingga NTT
23 Agustus 2026
Peduli Akses Warga, PT PAS Mitra Agrinas Kembali Perbaiki Jalan Desa Danau Rambai
22 Agustus 2026
Rumah Tinggal Disulap Jadi Markas Narkoba, Nana Ditangkap Polsek Rengat Barat
22 Agustus 2026
Presiden RI Anugerahkan Satyalencana Kepariwisataan ke 2 Penggerak Desa Sejahtera Astra
21 Agustus 2026
Terseret Dua Kasus Korupsi, Wamen PU Diana Kusumastuti Diminta Segera Diperiksa
20 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Tak Kapok Dibui 5 Tahun, Kempes Kembali Diciduk Polisi Bawa Sabu 2,15 Gram
    Dibaca: 432 Kali
  • 02
    Kabut Asap Melanda, Matahari 08 Riau Turun ke Jalan Bagikan Ribuan Masker untuk Warga Pekanbaru
    Dibaca: 379 Kali
  • 03
    JMSI Riau Matangkan UKW Oktober 2026, Peserta Bisa Ikut Tingkat Muda hingga Utama
    Dibaca: 271 Kali
  • 04
    Kementerian PU Kebut Perbaikan Infrastruktur Terdampak Bencana dari Sumatera hingga NTT
    Dibaca: 331 Kali
  • 05
    Peduli Akses Warga, PT PAS Mitra Agrinas Kembali Perbaiki Jalan Desa Danau Rambai
    Dibaca: 289 Kali
  • 06
    Rumah Tinggal Disulap Jadi Markas Narkoba, Nana Ditangkap Polsek Rengat Barat
    Dibaca: 645 Kali
  • 07
    Presiden RI Anugerahkan Satyalencana Kepariwisataan ke 2 Penggerak Desa Sejahtera Astra
    Dibaca: 336 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id