• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Senin, 17 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • SawitUpdate

Dikala China Mulai Kembangkan Sawit

MD Yasir

Senin, 09 Mei 2022 09:19:17 WIB
Cetak
Dikala China Mulai Kembangkan Sawit

HAINAN, Beritaone.id - Merujuk tulisan Jiang Yifan, editor senior dari Chinadialogue, merupakan organisasi nirlaba independen, ternyata selama beberapa dekade terakhir pemerintah China telah melakukan berbagai upaya membangun perkebunan kelapa sawit, sebagai bagian dari usaha untuk memproduksi lebih banyak minyak nabati yang dihasikan dari perkebunan lokal, termasuk untuk memenuhi pasokan bahan baku guna memproduksi biofuel.

Baru-baru ini, di Hainan, sebuah tim ilmuwan yang telah bekerja selama lebih dari dua dekade, telah mengembangkan varietas kelapa sawit yang cocok untuk ditanam di China, dan kabarnya bisa untuk segera diaplikasikan untuk perkebunan secara komersial.
 
Sejatinya, tulis Jiang Yifan, penanaman kelapa sawit pertama di China untuk perkebunan skala kecil telah dimulai semenjak tahun 1926 lalu, yang dikembangkan sekelompok orang China perantauan dimana bibitnya di impor dari negara di Asia Tenggara dan mulai ditanam di daerah seperti Hainan, di tepi utara China yang beriklim tropis.
 
Pengembangan perkebunan kelapa sawit di Hainan tercatat telah dilakukan dalam dua periode penanaman untuk skala besar, pertama pada periode tahun 1950-an dan 1960-an, kala itu terjadi kekurangan pasokan minyak nabati nasional.

Diungkapkan Kepala Kelompok Pengembangan Minyak Sawit di Institut Penelitian Karet Dari Akademi Ilmu Pertanian Tropis China, Zeng Xianhai, negara telah menghabiskan 100 juta yuan untuk mengimpor bibit kelapa sawit lantas menanamnya di daerah-daerah seperti Yunnan, yang kala itu sebanding dengan PDB tahunan beberapa kota kecil di akhir 1950-an. Pada tahun 1965, kembali dikembangkan perkebunan kelapa sawit seluas 43.300 hektar, dan seluas 41.300 hektar di antaranya berada di Hainan.

Kata Zeng Xianhai, bibit kelapa sawit yang diimpor saat itu adalah varietas dengan hasil yang masih rendah, dengan buah bercangkang tebal, yang dikenal sebagai jenis dura.

Lantaran, kurangnya pengetahuan budidaya, produksi kebun sawit saat itu tidak juga meningkat. Pada tahun 1950-an dan 1980-an, setiap mu (1/15 hektar, atau 666 meter persegi) lahan hanya menghasilkan 20 atau 30 kg minyak sawit mentah (CPO). Padahal untuk saat ini, negara produsen utama di Asia Tenggara produksinya mampu mencapai 270 kg CPO per mu.

Namun, pada akhir 1970-an, sistem tanggung jawab rumah tangga China mulai diterapkan, serta memberikan petani keleluasaan tentang komoditas apa yang akan ditanam. Ternyata pilihan ada di karet, lada, dan mangga, sementara komoditas kelapa sawit mulai tidak disukai.

Penanaman kelapa sawit periode kedua terjadi pada awal 1980-an, ketika sebuah perusahaan Singapura bermitra dengan perkebunan milik negara di Chengmai, Hainan, mulai melakukan penanaman kelapa sawit seluas 2.660 hektar dengan varietas bibit kelapa sawit yang lebih produktif yang dikenal sebagai tenera. Namun, sayangnya pengelolaan tidak pernah dimulai dengan benar, karena manajemen yang buruk dan area yang ditanam terlalu kecil serta tidak sesuai skala ekonomi. 


Sumber : Infosawit /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
SawitUpdate

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

Senin, 15 September 2025 - 13:30:24 WIB
SawitUpdate

Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya

Jumat, 28 Maret 2025 - 22:04:10 WIB
SawitUpdate

Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%

Senin, 24 Maret 2025 - 10:22:55 WIB
SawitUpdate

WTO Menangkan Indonesia, Pemerintah Desak Uni Eropa Hapus Kebijakan Diskriminatif CPO

Sabtu, 18 Januari 2025 - 12:07:40 WIB
SawitUpdate

CPO di Jalur Kenaikan: Permintaan Ekspor Memicu Lonjakan Harga

Kamis, 31 Oktober 2024 - 18:48:47 WIB
SawitUpdate

CPO Melimpah, Aceh Berpeluang Punya Pabrik Minyak Goreng Sendiri

Ahad, 13 Oktober 2024 - 13:11:26 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
PT Astra International Tbk Percepat Penyaluran Bantuan Gempa NTT Lewat Program Nurani Astra
17 Agustus 2026
Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
16 Agustus 2026
PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
16 Agustus 2026
PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
15 Agustus 2026
Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
15 Agustus 2026
Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Dukung Pelaksanaan MTQ Danau Rambai
14 Agustus 2026
Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
13 Agustus 2026
Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
12 Agustus 2026
54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT
12 Agustus 2026
Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
12 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
    Dibaca: 327 Kali
  • 02
    PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
    Dibaca: 214 Kali
  • 03
    Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
    Dibaca: 226 Kali
  • 04
    Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
    Dibaca: 273 Kali
  • 05
    Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
    Dibaca: 983 Kali
  • 06
    54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT
    Dibaca: 241 Kali
  • 07
    Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
    Dibaca: 298 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id