• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Jumat, 03 Juli 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • SawitUpdate

Dikala China Mulai Kembangkan Sawit

MD Yasir

Senin, 09 Mei 2022 09:19:17 WIB
Cetak
Dikala China Mulai Kembangkan Sawit

HAINAN, Beritaone.id - Merujuk tulisan Jiang Yifan, editor senior dari Chinadialogue, merupakan organisasi nirlaba independen, ternyata selama beberapa dekade terakhir pemerintah China telah melakukan berbagai upaya membangun perkebunan kelapa sawit, sebagai bagian dari usaha untuk memproduksi lebih banyak minyak nabati yang dihasikan dari perkebunan lokal, termasuk untuk memenuhi pasokan bahan baku guna memproduksi biofuel.

Baru-baru ini, di Hainan, sebuah tim ilmuwan yang telah bekerja selama lebih dari dua dekade, telah mengembangkan varietas kelapa sawit yang cocok untuk ditanam di China, dan kabarnya bisa untuk segera diaplikasikan untuk perkebunan secara komersial.
 
Sejatinya, tulis Jiang Yifan, penanaman kelapa sawit pertama di China untuk perkebunan skala kecil telah dimulai semenjak tahun 1926 lalu, yang dikembangkan sekelompok orang China perantauan dimana bibitnya di impor dari negara di Asia Tenggara dan mulai ditanam di daerah seperti Hainan, di tepi utara China yang beriklim tropis.
 
Pengembangan perkebunan kelapa sawit di Hainan tercatat telah dilakukan dalam dua periode penanaman untuk skala besar, pertama pada periode tahun 1950-an dan 1960-an, kala itu terjadi kekurangan pasokan minyak nabati nasional.

Diungkapkan Kepala Kelompok Pengembangan Minyak Sawit di Institut Penelitian Karet Dari Akademi Ilmu Pertanian Tropis China, Zeng Xianhai, negara telah menghabiskan 100 juta yuan untuk mengimpor bibit kelapa sawit lantas menanamnya di daerah-daerah seperti Yunnan, yang kala itu sebanding dengan PDB tahunan beberapa kota kecil di akhir 1950-an. Pada tahun 1965, kembali dikembangkan perkebunan kelapa sawit seluas 43.300 hektar, dan seluas 41.300 hektar di antaranya berada di Hainan.

Kata Zeng Xianhai, bibit kelapa sawit yang diimpor saat itu adalah varietas dengan hasil yang masih rendah, dengan buah bercangkang tebal, yang dikenal sebagai jenis dura.

Lantaran, kurangnya pengetahuan budidaya, produksi kebun sawit saat itu tidak juga meningkat. Pada tahun 1950-an dan 1980-an, setiap mu (1/15 hektar, atau 666 meter persegi) lahan hanya menghasilkan 20 atau 30 kg minyak sawit mentah (CPO). Padahal untuk saat ini, negara produsen utama di Asia Tenggara produksinya mampu mencapai 270 kg CPO per mu.

Namun, pada akhir 1970-an, sistem tanggung jawab rumah tangga China mulai diterapkan, serta memberikan petani keleluasaan tentang komoditas apa yang akan ditanam. Ternyata pilihan ada di karet, lada, dan mangga, sementara komoditas kelapa sawit mulai tidak disukai.

Penanaman kelapa sawit periode kedua terjadi pada awal 1980-an, ketika sebuah perusahaan Singapura bermitra dengan perkebunan milik negara di Chengmai, Hainan, mulai melakukan penanaman kelapa sawit seluas 2.660 hektar dengan varietas bibit kelapa sawit yang lebih produktif yang dikenal sebagai tenera. Namun, sayangnya pengelolaan tidak pernah dimulai dengan benar, karena manajemen yang buruk dan area yang ditanam terlalu kecil serta tidak sesuai skala ekonomi. 


Sumber : Infosawit /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
SawitUpdate

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

Senin, 15 September 2025 - 13:30:24 WIB
SawitUpdate

Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya

Jumat, 28 Maret 2025 - 22:04:10 WIB
SawitUpdate

Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%

Senin, 24 Maret 2025 - 10:22:55 WIB
SawitUpdate

WTO Menangkan Indonesia, Pemerintah Desak Uni Eropa Hapus Kebijakan Diskriminatif CPO

Sabtu, 18 Januari 2025 - 12:07:40 WIB
SawitUpdate

CPO di Jalur Kenaikan: Permintaan Ekspor Memicu Lonjakan Harga

Kamis, 31 Oktober 2024 - 18:48:47 WIB
SawitUpdate

CPO Melimpah, Aceh Berpeluang Punya Pabrik Minyak Goreng Sendiri

Ahad, 13 Oktober 2024 - 13:11:26 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
02 Juli 2026
Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
02 Juli 2026
19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
02 Juli 2026
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif
01 Juli 2026
Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
30 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
30 Juni 2026
PLN Tegaskan Komitmen Hadirkan Listrik Andal, Sinergi dengan Komisi XII DPR RI Percepat Pembangunan Kelistrikan Riau
30 Juni 2026
Kelompok Nasrun Sitepu dan Kani Kembali Berurusan dengan Polisi Akibat Menjarah di Kebun Agrinas
30 Juni 2026
Sabu Disembunyikan di Belakang Rumah, Warga Peranap Digelandang ke Polres Inhu
29 Juni 2026
DPP IKJR Hadiri HUT ke 44 Tahun Desa Payung Sekaki, Kampriwoto : Tidak Benar Ada Dualisme Kepengurusan
28 Juni 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
    Dibaca: 378 Kali
  • 02
    Kelompok Nasrun Sitepu dan Kani Kembali Berurusan dengan Polisi Akibat Menjarah di Kebun Agrinas
    Dibaca: 269 Kali
  • 03
    Sabu Disembunyikan di Belakang Rumah, Warga Peranap Digelandang ke Polres Inhu
    Dibaca: 308 Kali
  • 04
    DPP IKJR Hadiri HUT ke 44 Tahun Desa Payung Sekaki, Kampriwoto : Tidak Benar Ada Dualisme Kepengurusan
    Dibaca: 312 Kali
  • 05
    Berdedikasi Bangun Sinergi Dunia Usaha dan Pemerintah, Hotli Maruli Sirait Raih Anugerah "An Extraordinary Leader" JMSI Award 2026
    Dibaca: 346 Kali
  • 06
    PLN UP3 Rengat Siaga Penuh, Pastikan Listrik Andal Tanpa Kedip Selama MTQ ke-44 Riau di Kuansing
    Dibaca: 335 Kali
  • 07
    Kapolsek Rengat Barat Turun Langsung Pantau Jagung, Program P2B Terus Diperkuat di Desa
    Dibaca: 678 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id