• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Senin, 17 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • SawitUpdate

Begini Usul Petani Soal Mendapatkan Benih Unggul Bersertifikat Disbun yang Susah

MD Yasir

Ahad, 24 April 2022 19:36:44 WIB
Cetak
Begini Usul Petani Soal Mendapatkan Benih Unggul Bersertifikat Disbun yang Susah

PEKANBARU, Beritaone.id –  Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) menjadi salah satu Program Strategis Nasional, sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan produktivitas tanaman perkebunan kelapa sawit nasional yang saat ini rata-rata sebesar 3-4 ton/hektar dan umur tanaman di atas 25 tahun.

Dengan menggunakan bibit unggul dan penerapan Good Agriculture Practice (GAP), program PSR diharapkan dapat meningkatkan produksi kelapa sawit tanpa harus membuka lahan baru sehingga bisa meningkatkan pendapatan pekebun rakyat secara optimal.

Program PSR ditargetkan dari tahun 2020-2022 dapat terealisasi sebesar 540.000 hektar yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia dengan dukungan pembiayaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) sebesar Rp30 juta/hektar untuk maksimal lahan seluas 4 hektar/pekebun.
 
Meski program PSR sangat antusias disambut petani kelapa sawit di Indonesia karena dinilai membantu memudahkan upaya meningkatkan kesejahteraan petani melalui potensi peningkatan produktivitas tanaman yang berasal dari bibit unggul, namun untuk mendapatkan bibit unggul bersertifikat guna replanting PSR nyatanya masih cukup sulit didapatkan petani.

“Pada saat saya sudah buka lahan, cari bibit (di penangkaran resmi, red.) susah karena masalah langkanya ketersediaan dan lamanya masa perawatan bibit hingga siap jual. Sedangkan jika saya cari bibit di luar penangkaran maka resiko dapat bibit palsunya lebih tinggi.” Ujar Aribianto, petani sawit di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Diketahui bahwa syarat benih yang digunakan dalam program PSR adalah benih unggul yang tersertifikasi langsung melalui Dinas Perkebunan dengan diterbitkannya Surat Persetujuan Penerbitan Benih Kelapa Sawit (SP2BKS) kepada penangkar benih kelapa sawit yang sebelumnya telah melalui proses pengawasan dan perizinan yang panjang.

“Mungkin baiknya kita diberi dua pilihan sumber bibit untuk PSR, (1) bibit dari penangkar resmi, (2) bibit dari petani tapi dengan syarat tertentu seperti asal bibit tersebut dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS). Karena penangkar resmi juga asal benihnya dari PPKS, cuma bedanya kalau penangkar ada SP2BKS dari Disbun dan boleh menjual bibit, sedangkan petani tidak,” usul petani sawit yang juga Bendahara DPD APKASINDO Penajam Paser Utara ini.

Aribianto menyampaikan bahwa PPKS cukup membantu dalam pembenihan sawit, karena selain dari penangkar, petani juga bisa mendapatkan benih dari PPKS. Bahkan bisa dengan selisih harga sekitar Rp. 800,- per benih lebih rendah karena petani mendapat subsidi dari PPKS.

Lebih detail, Aribianto menjelaskan usul tentang syarat petani boleh membeli bibit dari petani di luar penangkar resmi adalah, (1) Hanya petani PSR yang boleh melakukan pembelian bibit ke petani pemilik bibit PPKS. (2) Administrasi kesuratan dari PPKS saat pembelian bibit merupakan bukti yang cukup dan diakui penyelenggara PSR guna mendapatkan izin mengikuti Program PSR.

Di tempat terpisah, Ketua Tim Percepatan PSR Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Provinsi Riau, Dr(c). Eko Jaya Siallagan, SP., M.Si., C.APO, menyampaikan bahwa peremajaan sawit rakyat adalah kesempatan emas bagi petani sawit, dengan PSR ini lah petani sawit bisa setara dengan produktivitas korporasi, jadi semua lini dan sektor harus paduserasi menolong petani untuk meraih dana PSR ini.

“Untuk itu kami menghimbau jika ada kelompok tani atau koperasi yang kebingungan memahami prosedur PSR ini, kami APKASINDO Riau siap memberikan pencerahan tanpa dipungut biaya sama sekali,” tutup Eko yang juga Auditor Indonesian Sustainable Palm Oil System (ISPO) l, (23/4).


Sumber : Sawitsetara /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
SawitUpdate

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

Senin, 15 September 2025 - 13:30:24 WIB
SawitUpdate

Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya

Jumat, 28 Maret 2025 - 22:04:10 WIB
SawitUpdate

Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%

Senin, 24 Maret 2025 - 10:22:55 WIB
SawitUpdate

WTO Menangkan Indonesia, Pemerintah Desak Uni Eropa Hapus Kebijakan Diskriminatif CPO

Sabtu, 18 Januari 2025 - 12:07:40 WIB
SawitUpdate

CPO di Jalur Kenaikan: Permintaan Ekspor Memicu Lonjakan Harga

Kamis, 31 Oktober 2024 - 18:48:47 WIB
SawitUpdate

CPO Melimpah, Aceh Berpeluang Punya Pabrik Minyak Goreng Sendiri

Ahad, 13 Oktober 2024 - 13:11:26 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
16 Agustus 2026
PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
16 Agustus 2026
PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
15 Agustus 2026
Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
15 Agustus 2026
Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Dukung Pelaksanaan MTQ Danau Rambai
14 Agustus 2026
Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
13 Agustus 2026
Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
12 Agustus 2026
54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT
12 Agustus 2026
Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
12 Agustus 2026
Bangun Harmoni dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Bantu Kegiatan Kepemudaan di Dua Desa
12 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
    Dibaca: 313 Kali
  • 02
    PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
    Dibaca: 207 Kali
  • 03
    Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
    Dibaca: 217 Kali
  • 04
    Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
    Dibaca: 266 Kali
  • 05
    Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
    Dibaca: 983 Kali
  • 06
    54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT
    Dibaca: 233 Kali
  • 07
    Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
    Dibaca: 289 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id