• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Senin, 17 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • SawitUpdate

Dugaan Integrasi Sawit Sapi Bakal Timbul Dampak negatif, Ini Penjelasannya

MD Yasir

Sabtu, 16 April 2022 09:38:44 WIB
Cetak
Dugaan Integrasi Sawit Sapi Bakal Timbul Dampak negatif, Ini Penjelasannya

JAKARTA, Beritaone.id – Adanya dugaan pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang di integrasikan dengan ternak sapi bakal menimbulkan dampak negatif, yakni adanya penyebaran penyakit di perkebunan kelapa sawit yang diakibatkan dari feses sapi atau penyakit yang tersebar dari injakan kaki sapi.

Namun dugaan tersebut dianggap tidak berdasar karena perlu pembuktian secara ilmiah lebih lanjut, diungkapkan Peneliti Ahli Utama dari Puslitbang Perkebunan, Badan Litbang Pertanian, Prof. Decianto Sutopo, bila sapi membawa ganoderma melalui gigitan dan badan sapi, ini info menyesatkan.
 
Sebab merujuk hasil penelitian yang telah dilakukan justru integrasi sawit sapi bakal meningkatkan produktvitas sawit, dan sapi bukan faktor utama percepatan penyebaran ganoderma. 

“Sentuhan akar tanaman yang terkena jamur ganoderma yang menjadi faktor utama penyebarannya,” catatnya pada Whatsapp group SISKA Network.

Perlu dipahami bahwa pengelolaan integrasi sawit – sapi  memang tidak bisa dilakukan tatkala kebun sawit masih masa Tanaman Belum Menghasilkan (TBM), atau tanaman masih muda dengan tinggi pohon yang masih rendah sehingga daun tanaman bisa terjangkau oleh sapi dan ini tidak dianjurkan untuk pola integrasi sawit-sapi.

“Bila sapi dipelihara dan dilepas di perkebunan kelapa sawit yang masih umur remaja (TM 1), bisa dipastikan menjadi hama,” ungkapnya.

Lebih lanjut kata Prof. Decianto, pengendalian utama ganoderma  seharusnya dengan menghadirkan secara luas mikroorganisma antagonis pada semua lahan sawit dan melakukan eradikasi (tindakan pemusnahan terhadap tanaman ) yang terinveksi dan sumber di lapangan. “Sebab penyembuhan tanaman yang terinveksi gaonderma nyaris mustahil dilakukan,” kata dia.

Sementara diungkapkan Ketua Sentra Peternakan Rakyat (SPR) Berkat Bersama, YB. Zainanto Hari Widodo, pengelolaan sapi di kebun sawit tidak berdampak ke kebun sawit, dan terkait masalah yang diisukan menjadi hama tidak pernah terjadi. Tentu saja pengelolaan integrasi sawit-sapi mesti dilakukan dengan baik dan benar sesuai anjuran.

Saat ini Kata Zainanto, khusus di Pangkalan Lada, Kalimantan Tengah terdapat petani mencapai sekitar 450 orang dengan populasi ternak hampir 2.000 ekor - belum lagi di kecamatan lainnya- rata-rata pengelolaan ternak sapi itu dilakukan di kebun kelapa sawit.

Demikian pula diungkapkan, Ketua Umum Masyarakat Perkelapasawitan Indonesia (MAKSI), Darmono Taniwiryono, pihaknya  berkeyakinan bahwa dengan adanya sapi di perkebunan kelapa sawit, atau di areal perkebunan kelapa sawit, yang khususnya dikandangkan justru memberikan manfaat bagi perkebunan kelapa sawit.

Bahkan kata Darmono dalam keterangannya,  dengan adanya integrasi sawit-sapi telah memberikan keuntungan tambahan dengan adanya pupuk kandang guna keperluan aplikasi pupuk organik di areal perkebunan kelapa sawit.

“Terlebih lagi bila pupuknya bisa menjadi cendawan antagonis bagi ganoderma,” tandas Darmono. 


Sumber : Infosawit /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
SawitUpdate

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

Senin, 15 September 2025 - 13:30:24 WIB
SawitUpdate

Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya

Jumat, 28 Maret 2025 - 22:04:10 WIB
SawitUpdate

Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%

Senin, 24 Maret 2025 - 10:22:55 WIB
SawitUpdate

WTO Menangkan Indonesia, Pemerintah Desak Uni Eropa Hapus Kebijakan Diskriminatif CPO

Sabtu, 18 Januari 2025 - 12:07:40 WIB
SawitUpdate

CPO di Jalur Kenaikan: Permintaan Ekspor Memicu Lonjakan Harga

Kamis, 31 Oktober 2024 - 18:48:47 WIB
SawitUpdate

CPO Melimpah, Aceh Berpeluang Punya Pabrik Minyak Goreng Sendiri

Ahad, 13 Oktober 2024 - 13:11:26 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
16 Agustus 2026
PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
16 Agustus 2026
PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
15 Agustus 2026
Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
15 Agustus 2026
Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Dukung Pelaksanaan MTQ Danau Rambai
14 Agustus 2026
Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
13 Agustus 2026
Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
12 Agustus 2026
54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT
12 Agustus 2026
Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
12 Agustus 2026
Bangun Harmoni dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Bantu Kegiatan Kepemudaan di Dua Desa
12 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
    Dibaca: 285 Kali
  • 02
    PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
    Dibaca: 201 Kali
  • 03
    Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
    Dibaca: 209 Kali
  • 04
    Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
    Dibaca: 259 Kali
  • 05
    Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
    Dibaca: 979 Kali
  • 06
    54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT
    Dibaca: 227 Kali
  • 07
    Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
    Dibaca: 282 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id