• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Kamis, 02 Juli 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • SawitUpdate

Dugaan Integrasi Sawit Sapi Bakal Timbul Dampak negatif, Ini Penjelasannya

MD Yasir

Sabtu, 16 April 2022 09:38:44 WIB
Cetak
Dugaan Integrasi Sawit Sapi Bakal Timbul Dampak negatif, Ini Penjelasannya

JAKARTA, Beritaone.id – Adanya dugaan pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang di integrasikan dengan ternak sapi bakal menimbulkan dampak negatif, yakni adanya penyebaran penyakit di perkebunan kelapa sawit yang diakibatkan dari feses sapi atau penyakit yang tersebar dari injakan kaki sapi.

Namun dugaan tersebut dianggap tidak berdasar karena perlu pembuktian secara ilmiah lebih lanjut, diungkapkan Peneliti Ahli Utama dari Puslitbang Perkebunan, Badan Litbang Pertanian, Prof. Decianto Sutopo, bila sapi membawa ganoderma melalui gigitan dan badan sapi, ini info menyesatkan.
 
Sebab merujuk hasil penelitian yang telah dilakukan justru integrasi sawit sapi bakal meningkatkan produktvitas sawit, dan sapi bukan faktor utama percepatan penyebaran ganoderma. 

“Sentuhan akar tanaman yang terkena jamur ganoderma yang menjadi faktor utama penyebarannya,” catatnya pada Whatsapp group SISKA Network.

Perlu dipahami bahwa pengelolaan integrasi sawit – sapi  memang tidak bisa dilakukan tatkala kebun sawit masih masa Tanaman Belum Menghasilkan (TBM), atau tanaman masih muda dengan tinggi pohon yang masih rendah sehingga daun tanaman bisa terjangkau oleh sapi dan ini tidak dianjurkan untuk pola integrasi sawit-sapi.

“Bila sapi dipelihara dan dilepas di perkebunan kelapa sawit yang masih umur remaja (TM 1), bisa dipastikan menjadi hama,” ungkapnya.

Lebih lanjut kata Prof. Decianto, pengendalian utama ganoderma  seharusnya dengan menghadirkan secara luas mikroorganisma antagonis pada semua lahan sawit dan melakukan eradikasi (tindakan pemusnahan terhadap tanaman ) yang terinveksi dan sumber di lapangan. “Sebab penyembuhan tanaman yang terinveksi gaonderma nyaris mustahil dilakukan,” kata dia.

Sementara diungkapkan Ketua Sentra Peternakan Rakyat (SPR) Berkat Bersama, YB. Zainanto Hari Widodo, pengelolaan sapi di kebun sawit tidak berdampak ke kebun sawit, dan terkait masalah yang diisukan menjadi hama tidak pernah terjadi. Tentu saja pengelolaan integrasi sawit-sapi mesti dilakukan dengan baik dan benar sesuai anjuran.

Saat ini Kata Zainanto, khusus di Pangkalan Lada, Kalimantan Tengah terdapat petani mencapai sekitar 450 orang dengan populasi ternak hampir 2.000 ekor - belum lagi di kecamatan lainnya- rata-rata pengelolaan ternak sapi itu dilakukan di kebun kelapa sawit.

Demikian pula diungkapkan, Ketua Umum Masyarakat Perkelapasawitan Indonesia (MAKSI), Darmono Taniwiryono, pihaknya  berkeyakinan bahwa dengan adanya sapi di perkebunan kelapa sawit, atau di areal perkebunan kelapa sawit, yang khususnya dikandangkan justru memberikan manfaat bagi perkebunan kelapa sawit.

Bahkan kata Darmono dalam keterangannya,  dengan adanya integrasi sawit-sapi telah memberikan keuntungan tambahan dengan adanya pupuk kandang guna keperluan aplikasi pupuk organik di areal perkebunan kelapa sawit.

“Terlebih lagi bila pupuknya bisa menjadi cendawan antagonis bagi ganoderma,” tandas Darmono. 


Sumber : Infosawit /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
SawitUpdate

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

Senin, 15 September 2025 - 13:30:24 WIB
SawitUpdate

Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya

Jumat, 28 Maret 2025 - 22:04:10 WIB
SawitUpdate

Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%

Senin, 24 Maret 2025 - 10:22:55 WIB
SawitUpdate

WTO Menangkan Indonesia, Pemerintah Desak Uni Eropa Hapus Kebijakan Diskriminatif CPO

Sabtu, 18 Januari 2025 - 12:07:40 WIB
SawitUpdate

CPO di Jalur Kenaikan: Permintaan Ekspor Memicu Lonjakan Harga

Kamis, 31 Oktober 2024 - 18:48:47 WIB
SawitUpdate

CPO Melimpah, Aceh Berpeluang Punya Pabrik Minyak Goreng Sendiri

Ahad, 13 Oktober 2024 - 13:11:26 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
02 Juli 2026
Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
02 Juli 2026
19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
02 Juli 2026
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif
01 Juli 2026
Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
30 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
30 Juni 2026
PLN Tegaskan Komitmen Hadirkan Listrik Andal, Sinergi dengan Komisi XII DPR RI Percepat Pembangunan Kelistrikan Riau
30 Juni 2026
Kelompok Nasrun Sitepu dan Kani Kembali Berurusan dengan Polisi Akibat Menjarah di Kebun Agrinas
30 Juni 2026
Sabu Disembunyikan di Belakang Rumah, Warga Peranap Digelandang ke Polres Inhu
29 Juni 2026
DPP IKJR Hadiri HUT ke 44 Tahun Desa Payung Sekaki, Kampriwoto : Tidak Benar Ada Dualisme Kepengurusan
28 Juni 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
    Dibaca: 352 Kali
  • 02
    Kelompok Nasrun Sitepu dan Kani Kembali Berurusan dengan Polisi Akibat Menjarah di Kebun Agrinas
    Dibaca: 230 Kali
  • 03
    Sabu Disembunyikan di Belakang Rumah, Warga Peranap Digelandang ke Polres Inhu
    Dibaca: 278 Kali
  • 04
    DPP IKJR Hadiri HUT ke 44 Tahun Desa Payung Sekaki, Kampriwoto : Tidak Benar Ada Dualisme Kepengurusan
    Dibaca: 289 Kali
  • 05
    Berdedikasi Bangun Sinergi Dunia Usaha dan Pemerintah, Hotli Maruli Sirait Raih Anugerah "An Extraordinary Leader" JMSI Award 2026
    Dibaca: 319 Kali
  • 06
    PLN UP3 Rengat Siaga Penuh, Pastikan Listrik Andal Tanpa Kedip Selama MTQ ke-44 Riau di Kuansing
    Dibaca: 307 Kali
  • 07
    Kapolsek Rengat Barat Turun Langsung Pantau Jagung, Program P2B Terus Diperkuat di Desa
    Dibaca: 642 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id