• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Rabu, 01 Juli 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Peristiwa

AS dan Jepang Sepakat Akhiri Kebijakan Tarif Baja Era Donald Trump

MD Yasir

Selasa, 08 Februari 2022 12:07:23 WIB
Cetak
AS dan Jepang Sepakat Akhiri Kebijakan Tarif Baja Era Donald Trump

WASHINGTON, Beritaone.id - Amerika Serikat (AS) dan Jepang akan mengumumkan kesepakatan yang akan mengakhiri tarif Bus yang dikenakan pada baja Jepang di bawah mantan presiden Donald Trump. Washington akan menangguhkan pungutan 25 persen atas impor baja yang masuk dari Jepang hingga batas tertentu, dengan apa pun di luar itu masih dikenakan biaya tambahan. Hal itu menurut orang-orang yang menolak disebutkan namanya karena rinciannya bersifat pribadi. 

Solusi tersebut mencerminkan kesepakatan yang dicapai AS dengan Uni Eropa pada Oktober yang mengakhiri tindakan hukuman sebanyak 10 miliar dolar AS antara satu sama lain. Banyak orang mengatakan, gencatan senjata tidak mencakup impor aluminium, yang tetap dikenakan tarif 10 persen.

Menurut data Departemen Perdagangan, Jepang merupakan sumber baja AS terbesar kelima. Seorang juru bicara Kantor Perwakilan Dagang AS menolak berkomentar. Departemen Perdagangan dan kedutaan Jepang di Washington pun tidak segera menanggapi permintaan komentar. 

Sengketa logam dimulai pada 2018, ketika Trump memberlakukan bea masuk pada baja dan aluminium dari Uni Eropa, Asia, dan tempat lain, dengan alasan risiko terhadap keamanan nasional. Uni Eropa kemudian membalas, menargetkan produk termasuk sepeda motor Harley-Davidson Inc, jeans Levi Strauss & Co, dan wiski bourbon. 

AS membuat tawaran ke Jepang untuk menyelesaikan perselisihan pada Desember, tetapi Tokyo bertahan agar kesepakatan yang lebih baik dan ingin tarif dihapuskan sepenuhnya. Hal itu dikatakan seorang pejabat yang mengetahui pembicaraan itu.

Usulan Washington ke Jepang mirip kesepakatan dengan Uni Eropa. Sejumlah baja dan aluminium berdasarkan rata-rata historis yang dikirim akan diizinkan masuk ke AS tanpa bea masuk.
 
Dalam hal volume, Jepang hanya menyumbang sekitar 4 persen dari semua baja yang diimpor ke AS. Lalu 1,1 juta ton impor yang menurut perkiraan Administrasi Perdagangan Internasional berasal dari negara tersebut pada 2019 mewakili sekitar 1 persen dari semua logam yang dikonsumsi di AS. 

Hanya saja, ini merupakan domino lain yang jatuh untuk negara-negara sekutu yang menerima pengecualian guna mengirim baja bebas bea ke pasar AS. Ini yang membuat produsen baja dalam negeri resah, karena mereka berpendapat hal itu menciptakan lereng licin yang membuka pintu bagi negara-negara tersebut dengan pengecualian untuk menggenjot ekspornya. 

Pembuat baja AS juga memperingatkan negara-negara yang dikecualikan dapat bertindak sebagai titik tembus untuk logam yang berasal dari aktor jahat seperti China. Mereka khawatir Eropa, yang baru-baru ini menerima pengecualian, dan Jepang tanpa sadar dapat mengimpor logam dari negara-negara terlarang dan kemudian mengekspornya ke AS, membanjiri pasar. 

AS mengimpor sekitar 1,7 juta metrik ton baja dari Jepang pada 2017, tahun terakhir yang tidak terpengaruh oleh tarif, dan 1,9 juta ton pada 2016, data Biro Sensus menunjukkan. Kesepakatan Jepang mencakup komponen karbon, kata salah satu orang yang akrab, sambil menambahkan, itu akan berbeda dari perjanjian dengan Uni Eropa


Sumber : Republika /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Peristiwa

Dua Anggota Polri Gugur, TNI AD Sampaikan Duka dan Permohonan Maaf

Senin, 26 Januari 2026 - 21:13:22 WIB
Peristiwa

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:47:14 WIB
Peristiwa

Update Bencana Sumatera: 145 Korban Belum Ditemukan

Jumat, 09 Januari 2026 - 19:42:25 WIB
Peristiwa

9 Orang Meninggal Akibat Banjir Bandang Sitaro

Senin, 05 Januari 2026 - 22:40:05 WIB
Peristiwa

Korban Bencana Sumatera Menjadi 1.167 Orang Meninggal

Ahad, 04 Januari 2026 - 21:43:07 WIB
Peristiwa

Nahas, Kades Braja Asri Tewas Diserang Gajah Hutan Way Kambas

Rabu, 31 Desember 2025 - 23:40:04 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
30 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
30 Juni 2026
PLN Tegaskan Komitmen Hadirkan Listrik Andal, Sinergi dengan Komisi XII DPR RI Percepat Pembangunan Kelistrikan Riau
30 Juni 2026
Kelompok Nasrun Sitepu dan Kani Kembali Berurusan dengan Polisi Akibat Menjarah di Kebun Agrinas
30 Juni 2026
Sabu Disembunyikan di Belakang Rumah, Warga Peranap Digelandang ke Polres Inhu
29 Juni 2026
DPP IKJR Hadiri HUT ke 44 Tahun Desa Payung Sekaki, Kampriwoto : Tidak Benar Ada Dualisme Kepengurusan
28 Juni 2026
Berdedikasi Bangun Sinergi Dunia Usaha dan Pemerintah, Hotli Maruli Sirait Raih Anugerah "An Extraordinary Leader" JMSI Award 2026
27 Juni 2026
PLN UP3 Rengat Siaga Penuh, Pastikan Listrik Andal Tanpa Kedip Selama MTQ ke-44 Riau di Kuansing
27 Juni 2026
Kapolsek Rengat Barat Turun Langsung Pantau Jagung, Program P2B Terus Diperkuat di Desa
26 Juni 2026
Pelantikan JMSI Riau 2025-2030 Berlangsung Meriah, 12 Tokoh Terima Penghargaan JMSI Award 2026
26 Juni 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
    Dibaca: 268 Kali
  • 02
    DPP IKJR Hadiri HUT ke 44 Tahun Desa Payung Sekaki, Kampriwoto : Tidak Benar Ada Dualisme Kepengurusan
    Dibaca: 225 Kali
  • 03
    Berdedikasi Bangun Sinergi Dunia Usaha dan Pemerintah, Hotli Maruli Sirait Raih Anugerah "An Extraordinary Leader" JMSI Award 2026
    Dibaca: 263 Kali
  • 04
    PLN UP3 Rengat Siaga Penuh, Pastikan Listrik Andal Tanpa Kedip Selama MTQ ke-44 Riau di Kuansing
    Dibaca: 255 Kali
  • 05
    Kapolsek Rengat Barat Turun Langsung Pantau Jagung, Program P2B Terus Diperkuat di Desa
    Dibaca: 569 Kali
  • 06
    Pelantikan JMSI Riau 2025-2030 Berlangsung Meriah, 12 Tokoh Terima Penghargaan JMSI Award 2026
    Dibaca: 330 Kali
  • 07
    YBM PLN Hadirkan Senyum di Libur Sekolah Lewat Khitan Massal dan Bantuan Pendidikan
    Dibaca: 347 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id