• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Kamis, 13 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Daerah

Kapitra Ampera, Riau Itu Wangi Karena Kaya

Redaktur

Jumat, 21 Juli 2023 16:23:56 WIB
Cetak
Kapitra Ampera, Riau Itu Wangi Karena Kaya
Dr Kapitra Ampera SH., MH

Pekanbaru, BeritaOne.id - PENGACARA sukses dan kondang dari Riau, Dr Kapitra Ampera SH., MH, yang saat ini adalah Caleg DPR-RI Dapil 2 Riau, bercerita, suatu kali dirinya sempat melihat serombongan masyarakat ingin menyaksikan pertandingan bola kaki di sebuah lapangan dekat sebuah perusahaan besar.

Di antara beceknya tanah seusai gerimis, mereka ingin maju ke depan, agar lebih dekat menyaksikan pemain berebut bola. Tetapi beberapa petugas justru menyuruh mundur, mengusir dengan tegas agar tidak berada lebih dekat, karena pada bagian depan ada tamu-tamu terhormat.

Mereka, masyarakat Riau, pemilik sejati tanah di negeri ini, hanya bisa menahan sedih, sedih dalam jiwa, sedih yang berkepanjangan, mungkin sejak nenek kakek mereka atau di atasnya lagi, bahwa mereka tidak berhak apa-apa atas milik mereka tersebut.

"Jangan kan untuk menikmati, untuk mendapatkan, untuk menjadi penonton saja mereka, masyarakat itu, tidak bisa. Mereka adalah sedih yang tidak pernah usai bagi saya, sedih dalam jiwa yang selalu mengusik nurani bahwa saya harus menjadi bagian dari mereka, membantu mereka," tutur Kapitra.

Sebagai pengacara sukses dengan akses ke pusat kekuasaan dan harta sangat cukup, Kapitra mulai berpikir untuk kembali pulang ke tanah masyarakat, tanah yang bernama Riau, yang telah menempanya menjadi seperti saat ini, pulang membawa sebuah harapan, negeri ini harus menikmati kekayaannya yang berlimpah. Rakyatnya mestilah sejahtera.

"Ada yang bertanya apakah saya tidak bahagia dengan apa yang sudah saya dapat, jawabnya sederhana saja bahwa bahagia itu bukan karena saya bahagia, tetapi seberapa banyak orang yang sudah saya bahagiakan, itu saja. Saya ingin melihat sebanyak-banyaknya masyarakat Riau bahagia karena kesejahteraan mereka telah terpenuni oleh hasil alam dan bumi yang dimiliki Riau, bukan seperti saat sekarang ini," ujar Kapitra.

Maka saatnya kini kata Kapitra, apa yang telah dia miliki secara pribadi, seperti akses dan komunikasi dengan pemerintah pusat, akan dipersembahkan kepada kepentingan masyarakat Riau, dengan menjadi wakil mereka di DPR-RI, agar suara mereka tidak hanya hilang di bawah kesedihan, tapi lantang menyuarakan bahwa milik Riau haruslah kembali ke Riau, untuk kebaikan masyarakat Riau.

Kapitra muda dulu adalah pejuang, bersama anak muda Riau yang penuh semangat dan vitalitas menuntut hak mereka. Lewat profesinya, Kapitra telah menyelamatkan banyak anak muda dan mahasiswa dari angkara murka kekuasaan. Mereka menuntut hak tapi kekuasaan nyaris menghancurkan mereka, memenjarakan mereka karena demo menuntut hak itu. Saat itu Kapitra tampil membela dan membebaskan mereka.

"Itu adalah sejarah dan banyak saksi sejarah tersebut yang kini telah sukses. Sayangnya, sukses mereka belum utuh nenyentuh kepentingan masyarakat Riau," kata Kapitra.

Bukan cuma dengan anak muda, Kapitra juga ada bersama para buruh yang tidak mendapatkan haknya atau bersama masyarakat yang tanahnya dirampas perusahaan atau kekuasaan. Di lima kabupaten Dapil 2 Riau, Dapil Kapitra sebagai Calon Anggota DPRRI, tapak jejak pembela kaum lemah itu telah dia tinggalkan.

Sedih saya kata Kapitra, terus tumbuh, selalu dan selalu, karena perjuangan itu belum selesai, belum sempurna. Tetap saja masyarakat hingga saat ini tidak bisa menikmati apa yang harusnya menjadi miliknya, sepeti tanah atau pun kekayaan dari tanah dan bawah tanah Riau.

"Lewat dinding-dinding gedung rakyat itu, gedung DPR-RI, akan saya suarakan, akan saya teriakan dan pantulkan tentang hak masyarakat Riau yang harus diterima masyarakat Riau, yang harus dinikmati masyarakat Riau," ujar Kapitra.

Sejak dari niat hingga sikap dan perbuatan, Kapitra bersuara sesuai suara rakyat, maka dalam pencalonannya sebagai wakil rakyat, Kapitra juga tidak menjanjikan hal-hal muluk untuk perjalanannya mulus menuju Senayan. Karena bagi Kapitra, ini adalah saatnya mendengar suara rakyat, bukan rakyat mendengar suara yang mewakilinya.

"Tentu, jika takdir menempatkan saya sebagai wakil masyarakat Riau di Senayan, yang akan saya bawa adalah suara mereka, suara masyrakat Riau, bukan suara saya. Yang akan saya perjuangkan adalah kepentingan mereka, masyrakat Riau, bukan kepentingan saya," tutur Kapitra, yang dalam bersuara pun tegas dan lantang.

Kapitra berkata bahwa dia tidak akan mengatakan kepada masyarakat Riau pilihlah saya, tetapi sampaikanlah keinginan mu kepada saya dan akan saya perjuangkan keinginan itu atas nama kecintaan saya kepada negeri ini, negeri Riau yang wangi, karena mengandung harta karun dalam tanah dan di atas tanahnya, dari minyak, sawit hingga karet, tapi hasilnya lebih banyak mengalir ke luar Riau.


 Editor : Fitri

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Daerah

Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:34:56 WIB
Daerah

Bangun Harmoni dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Bantu Kegiatan Kepemudaan di Dua Desa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:12:28 WIB
Daerah

Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah Bergulir, Dua Pelapor Diperiksa Penyidik

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:16:14 WIB
Daerah

Dodi Irawan dan Iskandar Zulkarnain Bawa Pesan Budaya Lewat Puisi “Laksamana Riau”

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:37:08 WIB
Daerah

Wacana Kota Rumbai Kembali Mencuat, Spanduk “Selamat Datang di Kota Rumbai” Terpampang di Jembatan Siak IV

Sabtu, 08 Agustus 2026 - 11:46:55 WIB
Daerah

Perkuat Transformasi Layanan Berbasis Digital, PLN UID Riau dan Kepri Raih Riau Industry Marketing Champion 2026

Jumat, 07 Agustus 2026 - 19:09:02 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
12 Agustus 2026
54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT
12 Agustus 2026
Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
12 Agustus 2026
Bangun Harmoni dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Bantu Kegiatan Kepemudaan di Dua Desa
12 Agustus 2026
Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah Bergulir, Dua Pelapor Diperiksa Penyidik
11 Agustus 2026
Kasus Korupsi Rumah Eks Pejuang Timtim Masih Diselidiki, Komisi Kejaksaan Desak Kejati NTT Tuntaskan
11 Agustus 2026
Dodi Irawan dan Iskandar Zulkarnain Bawa Pesan Budaya Lewat Puisi “Laksamana Riau”
10 Agustus 2026
Rawat Jalan dan Kurangi Debu, PT PAS Mitra Agrinas Beri Manfaat bagi Warga Danau Rambai
08 Agustus 2026
Wacana Kota Rumbai Kembali Mencuat, Spanduk “Selamat Datang di Kota Rumbai” Terpampang di Jembatan Siak IV
08 Agustus 2026
Perkuat Transformasi Layanan Berbasis Digital, PLN UID Riau dan Kepri Raih Riau Industry Marketing Champion 2026
07 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
    Dibaca: 866 Kali
  • 02
    Dodi Irawan dan Iskandar Zulkarnain Bawa Pesan Budaya Lewat Puisi “Laksamana Riau”
    Dibaca: 221 Kali
  • 03
    Rawat Jalan dan Kurangi Debu, PT PAS Mitra Agrinas Beri Manfaat bagi Warga Danau Rambai
    Dibaca: 218 Kali
  • 04
    Wacana Kota Rumbai Kembali Mencuat, Spanduk “Selamat Datang di Kota Rumbai” Terpampang di Jembatan Siak IV
    Dibaca: 254 Kali
  • 05
    Perkuat Transformasi Layanan Berbasis Digital, PLN UID Riau dan Kepri Raih Riau Industry Marketing Champion 2026
    Dibaca: 279 Kali
  • 06
    Melalui Program CSR, PT Inecda Dampingi UMKM Binaan Fasilitasi Legalitas Usaha ke DPMPTSP Provinsi Riau
    Dibaca: 587 Kali
  • 07
    Aksi Kejar-Kejaran di Kebun Sawit Berakhir dengan Penangkapan, Satresnarkoba Polres Inhu Ringkus Dua Pengedar Sabu
    Dibaca: 502 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id