• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Rabu, 01 Juli 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Intermezzo

Isi Libur Lebaran, Berikut 5 Destinasi Wisata Religi di Riau yang Layak Dikunjungi

MD Yasir

Kamis, 20 April 2023 20:56:18 WIB
Cetak
Isi Libur Lebaran, Berikut 5 Destinasi Wisata Religi di Riau yang Layak Dikunjungi

PEKANBARU - Riau merupakan provinsi dengan mayoritas umat muslim, berbudaya melayu identik dengan Islam. Di daerah yang dijuluki "Bumi Lancang Kuning" itu, keberadaan masjid tua, sebagian masih kokoh terpelihara. Bahkan, ada yang berusia ratusan tahun dan menjadi destinasi wisata religi wisatawan mancanegara.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Riau, Roni Rakhmat mengakui, Riau cukup banyak memiliki lokawisata religi berupa tempat ibadah dan makam. Pada momen-momen tertentu, keberadaan destinasi tersebut ramai dikunjungi oleh pelancong.

"Riau identik dengan islam.
Banyak wisata religi yang mengisahkan bukti sejarah islam di masa lampau yang bisa dikunjungi wisatawan jika datang ke Riau. Ada Masjid Syahabudin di Siak, Masjid Jami Air Tiris, Makam Tuan Guru Sapat di Inhil, Masjid Raya Pekanbaru. Lalu, yang terbaru adalah Masjid Agung Madani Islamic Centre di Rohul," kata Roni, Kamis (20/4/2023).

Adapun lima destinasi wisata religi di Provinsi Riau yang direkomendasikan Dinas Pariwisata Provinsi Riau adalah, Masjid Syahabuddin Siak.

Masjid ini berdiri kokoh sejak tahun 1926 Masehi, pada masa kepemimpinan Sultan Al Said Al Kasyim Abdul Jalil Saifuddin. Keberadaannya saat ini dikenal oleh wisatawan mancanegara (wisman) khususnya dari negeri jiran Singapura dan Malaysia.

Tersiar kabar mengatakan, bahwa nama Masjid Syahabuddin melambangkan Sultan sebagai Pemimpin Kerajaan dan Agama. Bukti sejarah masa lampau Kerajaan Siak sangat terasa di masjid ini.


Masjid Syahabuddin Siak

Warisan peninggalan Sultan Siak itu, berada di Jalan Sultan Ismail, Kampung Dalam, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, tepatnya di tepian sungai Siak. Jarak tempuh dari Kota Pekanbaru yakni 108 Kilometer atau sekitar 2 jam lebih dengan berkendara roda empat.

Bangunan masjid ini dimiliki Pemerintah Kabupaten Siak. Dikelola bersama Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sumatra Barat. Lokasi bangunan masjid ini strategis. Dekat dengan Istana Siak Sri Indrapura. Bersebelahan dengan makam Sultan Siak dan Balai Kerapatan Adat Siak.

Masjid Syahabuddin termasuk warisan budaya. Arsitekturnya perpaduan antara Melayu dan Timur Tengah (Turki). Menurut riwayatnya, masjid ini berusia lebih dari setengah abad.


Masjid Jami Air Tiris

Selain itu, di Riau juga ada masjid tua lainnya, yakni Masjid Jami Air Tiris. Lokasinya berada di Jalan Pasar Usang, Desa Tanjung Barulak, Kelurahan Air Tiris, Kabupaten Kampar.

BPCB Sumatera Barat (Sumbar) menyebut masjid ini didirikan atas prakarsa Engku Mudo Sangkal pada tahun 1901. Proses pengerjaannya selesai pada tahun 1904 Masehi atau tahun 1322 Hijriyah.

Konon masjid ini menjadi basis pertahanan pejuang, sehingga masjid ini pernah dibakar oleh tentara Jepang, tapi berkat izin Allah secara keseluruhan bangunannya masih tetap utuh.

Masjid Jami Air Tiris berbentuk segi lima atau limas, dinding berukir, atap seng bersusun tiga meruncing ke atas. Pada masa pembangunan masjid, jenis kayu yang digunakan adalah kayu tentangu.

Jenis kayu ini tahan panas dan tahan hujan. Secara keseluruhan pemasangan atap, dinding pada bangunan masjid tidak menggunakan paku besi, melainkan terbuat dari paku kayu.

Jarak tempuh menuju Masjid Jami Air Tiris dari Kota Pekanbaru, yakni 56 Kilometer atau sekitar 1 jam lebih dengan berkendaraan bermotor.


Makam Tuan Guru Syekh Abdurrahman Siddiq

Selanjutnya, wisata religi lainnya adalah makam Tuan Guru Syekh Abdurrahman Siddiq atau yang akrab disapa Tuan Guru Sapat. Letak makam beliau di Kampung Hidayat Sapat, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau.

Sosok Tuan Guru Sapat merupakan seorang guru agama Islam atau Mufti Kerajaan Indragiri. BPCB Sumbar melansir, Sang Mufti  lahir di Kampung Dalam Pagar, Martapura, Kalimatan Selatan pada Tahun 1857 Masehi atau 1284 Hijriyah.

Ayahnya bernama Muhammad Afif bin Khadi Haji Mahmud dan Ibunya bernama Shafura dan beliau merupakan keturunan ulama besar dari Kalimantan bernama Syekh Arsyad Al Banjari.

Tuan Guru Sapat wafat pada Tahun 1939. Ia cukup tersohor dan banyak memiliki murid yang berasal dari negeri Malaysia, Singapura, Kalimantan, Jambi, dan Palembang. Beliau menyebarkan agama islam hingga akhir hayatnya pada usia 83 tahun.

Untuk menuju Makam Tuan Guru Sapat dari Kota Tembilahan harus menuju pelabuhan Hidayat. Menempuh waktu sekitar 1 jam menggunakan speedboat. Tiba pelabuhan Hidayat, perjalanan bisa dicapai dengan berjalan kaki atau dengan menggunakan kendaraan roda dua.


Masjid Agung Madani Islamic Centre (MAMIC), di Kota Pasir Pengaraian, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul)

Wisata religi lainnya di daerah di Riau adalah
Masjid Agung Madani Islamic Centre (MAMIC), di Kota Pasir Pengaraian, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Masjid ini sekaligus difungsikan sebagai Islamic Center Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Pada tahun 2015 lalu, masjid ini pernah dinobatkan sebagai masjid terbaik di Indonesia.

MAMIC berdiri megah di atas tanah seluas 220.000 meter persegi. Luas bangunannya 25.800 meter persegi. Sehingga mampu menampung 20.000 jemaah. Berada di pusat kota Pasir Pengaraian, Jalan Tuanku Tambusai Kilometer 4, Pematang Berangan, Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.

Arsitektur MAMIC memilih gaya modern dipadu gaya arsitektur Arab dengan kubah besar berdiameter 25 meter di atap bangunan utama. Di setiap sudut bangunan utama masjid berdiri kokoh 4 menara  setinggi 66.66 meter.

Selain itu, ada pula satu menara utama setinggi 99 meter. Menara ini menjulang kokoh, tinggi ke atas cakrawala, terpisah dari bangunan utama masjid.

Menara 99 meter ini memiliki filosofi yang melambangkan jumlah asmaul husna. Menariknya, dari atas menara, pengunjung bisa terpesona melihat keindahan pemandangan.


Masjid Raya Senapelan Pekanbaru

Destinasi wisata religi selanjutnya adalah Masjid Raya Senapelan Pekanbaru. Masjid ini awalnya bernama Mesjid Senapelan. Dibangun oleh Sultan Abdul Jalil Muazzam Syah (1766-1780), Raja keempat Kerajaan Siak Sri Indrapura, sekitar 1762 M.

Masjid tersebut, merupakan situs cagar budaya berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 209/M/2017 Tentang Status Bangunan Cagar Budaya Masjid Raya Pekanbaru.

Masjid Raya Senapelan Pekanbaru bergaya arsitektur Melayu. Dipengaruhi oleh arsitektur Timur Tengah dengan dominasi warna kuning sebagai ciri khas warna Melayu.


Situs Cagar Budaya Makam Marhum Pekan

Di kawasan masjid terdapat beberapa objek, yakni bekas tapak masjid yang pertama kali dibangun, sumur tua, Makam Marhum Pekan dan Makam Marhum Bukit. Lokasinya, berada di Jalan Masjid, Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru.

Keberadaan Masjid Raya Pekanbaru cukup strategis. Apabila diakses dari segala penjuru Kota Pekanbaru berada di pusat kota. Namun, saat ini bangunan Cagar Budaya Masjid Raya Pekanbaru telah mengalami perubahan yang signifikan. Sehingga sudah tidak terlihat lagi bentuk aslinya.*


Sumber : Mediacenter /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Intermezzo

Drama Perebutan Kebun Hutan di Inhu, Pekerja PT SAL Bertahan di Mes

Kamis, 07 Mei 2026 - 14:27:35 WIB
Intermezzo

Suasana Akrab Polres Inhil dan JMSI Inhil di Buka Puasa Bersama: Sinergi Makin Erat, Informasi Makin Tepat

Senin, 16 Maret 2026 - 21:59:39 WIB
SMA N 1 Rengat Barat Juara 1

Kejari Inhu Gelar Lomba Debat dan Yel-yel Anti Korupsi Peringati Hakordia 2025

Senin, 15 Desember 2025 - 19:58:08 WIB
Kampanye Anti Korupsi

Wujudkan Desa Bersih Korupsi, Kejari Inhu Dorong Transparansi Lewat Edukasi Hakordia 2025

Rabu, 10 Desember 2025 - 12:10:05 WIB
Bantu Perbaikan Jalan

Ketua DPRD Inhu Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional di Ponpes Nurul Hikmah Talang Jerinjing

Rabu, 22 Oktober 2025 - 19:12:09 WIB
Intermezzo

Gerakan Sadar Pencatatan Nikah Disosialisasikan di Baturijal Barat

Rabu, 27 Agustus 2025 - 16:00:54 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
30 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
30 Juni 2026
PLN Tegaskan Komitmen Hadirkan Listrik Andal, Sinergi dengan Komisi XII DPR RI Percepat Pembangunan Kelistrikan Riau
30 Juni 2026
Kelompok Nasrun Sitepu dan Kani Kembali Berurusan dengan Polisi Akibat Menjarah di Kebun Agrinas
30 Juni 2026
Sabu Disembunyikan di Belakang Rumah, Warga Peranap Digelandang ke Polres Inhu
29 Juni 2026
DPP IKJR Hadiri HUT ke 44 Tahun Desa Payung Sekaki, Kampriwoto : Tidak Benar Ada Dualisme Kepengurusan
28 Juni 2026
Berdedikasi Bangun Sinergi Dunia Usaha dan Pemerintah, Hotli Maruli Sirait Raih Anugerah "An Extraordinary Leader" JMSI Award 2026
27 Juni 2026
PLN UP3 Rengat Siaga Penuh, Pastikan Listrik Andal Tanpa Kedip Selama MTQ ke-44 Riau di Kuansing
27 Juni 2026
Kapolsek Rengat Barat Turun Langsung Pantau Jagung, Program P2B Terus Diperkuat di Desa
26 Juni 2026
Pelantikan JMSI Riau 2025-2030 Berlangsung Meriah, 12 Tokoh Terima Penghargaan JMSI Award 2026
26 Juni 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
    Dibaca: 240 Kali
  • 02
    DPP IKJR Hadiri HUT ke 44 Tahun Desa Payung Sekaki, Kampriwoto : Tidak Benar Ada Dualisme Kepengurusan
    Dibaca: 208 Kali
  • 03
    Berdedikasi Bangun Sinergi Dunia Usaha dan Pemerintah, Hotli Maruli Sirait Raih Anugerah "An Extraordinary Leader" JMSI Award 2026
    Dibaca: 243 Kali
  • 04
    PLN UP3 Rengat Siaga Penuh, Pastikan Listrik Andal Tanpa Kedip Selama MTQ ke-44 Riau di Kuansing
    Dibaca: 233 Kali
  • 05
    Kapolsek Rengat Barat Turun Langsung Pantau Jagung, Program P2B Terus Diperkuat di Desa
    Dibaca: 545 Kali
  • 06
    Pelantikan JMSI Riau 2025-2030 Berlangsung Meriah, 12 Tokoh Terima Penghargaan JMSI Award 2026
    Dibaca: 310 Kali
  • 07
    YBM PLN Hadirkan Senyum di Libur Sekolah Lewat Khitan Massal dan Bantuan Pendidikan
    Dibaca: 328 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id