• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Jumat, 10 Juli 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Daerah

Pertikaian Elit Politik Riau, Saiman: Hentikanlah, Tak Ada Manfaat Bagi Masyarakat

Redaktur

Selasa, 11 April 2023 23:12:07 WIB
Cetak
Pertikaian Elit Politik Riau, Saiman: Hentikanlah, Tak Ada Manfaat Bagi Masyarakat

Pekanbaru, BeritaOne.id - Pengamat sosial politik dari Unversitas Riau Saiman Pakpahan, SIP, MSi meminta elit politik di Riau untuk menghentikan pertikaian yang terjadi saat ini. Sebab, pertikaian yang viral di media sosial itu sama sekali tidak bermanfaat bagi masyarakat dan tidak ada nilai-nilai edukasinya.

"Untuk para elit Riau yang dalam anggapan sebagian publik sekarang sedang bertikai, sebaiknya sudahilah   pertelagahan tersebut. Tak ada gunanya, karena tidak memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat. Pola-pola kampanye hitam yang memicu konflik seperti itu juga tidak bagus untuk ke depannya. Jangan sampai negeri ini dibangun dengan konflik," kata Saiman Pakpahan kepada media ini, Selasa (11/4/2023) di Pekanbaru, menanggapi konflik yang terjadi antara Wakil Gubernur dengan Gubernur Riau terkait anggaran bantuan untuk mesjid dalam kegiatan Safari Ramadhan.

Saiman menduga, pemotongan anggaran bantuan mesjid itu sengaja ditarik-tarik menjadi konsumsi politik dan sekaligus dijadikan sebagai "kampanye hitam" terhadap Gubernur Syamsuar. "Seolah-olah Gubri Syamsuar telah berlaku zolim karena mengurangi jumlah bantuan yang akan diserahkan Wagubri," kata Saiman.

Padahal, kalau dilihat dalam struktur jabatan, seorang Gubernur berhak untuk membuat kebijakan, termasuk soal pemotongan anggaran itu. Lagipula, kata Saiman, tidak ada aturan yang dilanggar dalam masalah bantuan tersebut.

"Posisi Pak Edy Natar itu adalah wakil gubernur. Wakil ya tetap wakil. Tidak bisa pula sama dengan Gubernur," ujar Saiman Pakpahan "Kalau dia mau (mengatur hal) itu juga, dia harus jadi gubernur dulu," kata Saiman lagi.

Karena itu pula, kata Saiman, semestinya wakil gubernur bersikap bijak dan tidak melakukan hal-hal yang dapat menimbulkan kegaduhan, apapun masalah yang sedang terjadi atau dirasakannya.

"Ya kembali ke posisi tadi. Pak Wagub semestinya harus terima apapun yang diputuskan oleh Gubernur, karena dia wakil. Kecuali posisinya setara, dia bisa berdebat. Tapi kalau posisinya inferior, dia harus tunduk kepada gubernurnya," lontar Saiman lagi.

Sebelumnya, rekaman suara Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution yang terdengar sedang marah-marah beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, Wagub tidak terima jika anggaran bantuan mesjid yang akan diserahkannya dalam kegiatan safari ramadhan ke berbagai daerah di Riau dipotong 50 persen, dari Rp50 juta menjadi Rp25 juta.

Sebab, kata Edy Natar, sebelum kegiatan safari ramadhan dimulai, dia dan Gubernur sudah sepakat masing-masing membawa bantuan Rp50 Juta untuk diserahkan ke mesjid-mesjid yang akan dikunjungi mereka. "Tiba-tiba sekarang (di perjalanan Safari Ramadhan) dipotong menjadi Rp25 juta. Selama ini saya diam. Tapi kalau sudah menyangkut masalah ini (bantuan mesjid,red), saya tidak akan tinggal diam dan tidak bisa menerima ketidakadilan ini," kata Edy Natar dalam rekaman suara tersebut.

Menariknya, pasca-rekaman suara itu, tiba-tiba Senin (10/4/2023) kemarin beredar luas pesan whatsapp Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution yang meminta para caleg Nasdem memanfaatkan kegiatan safari ramadhan Wagubri untuk mensosialisasikan diri.

"Saya sudah menghubungi kk Johny Charles untuk disampaikan kepada masing masing ketua DPD Nasdem agar segera berkoordinasi dengan pengurus mesjid yang sekiranya berminat akan dikunjungi oleh tim safari Ramadan Provinsi pimpinan Wagubri (akan ada bantuan dari provinsi untuk masing masing mesjid sebesar @ Rp 50jt termasuk bantuan lainnya). Adapun yang akan menyertai rombongan Wagubri, ada perwakilan dari BAZNAS, BRK Syariah dan BPJS," tulis Edy Natar Nasution dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Pakar Partai Nasdem dalam WA tersebut.

Kabarnya, WA yang beredar tersebut merupakan sebuah jawaban kenapa anggaran bantuan mesjid yang akan diserahkan Wagubri dikurangi Gubernur. Sebab, kegiatan safari ramadhan Wagubri dinilai telah "diboncengi" oleh kepentingan politik karena adanya mobilisasi terhadap para caleg untuk menghadiri safari ramadhan tersebut.

Kepada media yang mengkonfirmasinya, Edy Natar Nasution kemudian membantah tudingan memanfaatkan kegiatan safari ramadhan menjadi "safari politik".

"Siapa yang bilang safari politik? Menjadi wajar ketika saya sebagai ketua dewan pakar Nasdem turun ke daerah menginformasikan kepada ketua DPD di daerah untuk bersama-sama silaturahim yang ada di sana," katanya memberi alasan.


 Editor : Fitri

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Daerah

Dituding Difitnah Usai Bela Petani, Ketua DPRD Inhu Pertanyakan Legalitas PT SBP

Kamis, 09 Juli 2026 - 19:17:01 WIB
Daerah

Bhabinkamtibmas Polsek Rengat Barat Intensif Pantau Pekarangan Pangan Bergizi, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Selasa, 07 Juli 2026 - 15:59:09 WIB
Daerah

Tokoh Adat Inhu Angkat Bicara, Penjarah dan Pelaku Kekerasan di Kebun Agrinas Rakit Kulim Harus Dipenjara

Sabtu, 04 Juli 2026 - 20:41:26 WIB
Daerah

Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat

Jumat, 03 Juli 2026 - 22:11:23 WIB
Daerah

19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu

Kamis, 02 Juli 2026 - 13:18:51 WIB
Daerah

Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif

Rabu, 01 Juli 2026 - 22:10:45 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Dituding Difitnah Usai Bela Petani, Ketua DPRD Inhu Pertanyakan Legalitas PT SBP
09 Juli 2026
Ketika Pendidikan Karakter Menghadapi Tantangan: Dapatkah Hypnoteaching Menjadi Solusi?
09 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Polsek Rengat Barat Intensif Pantau Pekarangan Pangan Bergizi, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional
07 Juli 2026
Tokoh Adat Inhu Angkat Bicara, Penjarah dan Pelaku Kekerasan di Kebun Agrinas Rakit Kulim Harus Dipenjara
04 Juli 2026
Brutal! Dua Pekerja PT Pancawaskita Mitra Agrinas Dikeroyok Gerombolan Nasrun Sitepu Bersenjata Tajam
04 Juli 2026
Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
03 Juli 2026
Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
03 Juli 2026
Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
02 Juli 2026
Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
02 Juli 2026
19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
02 Juli 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Bhabinkamtibmas Polsek Rengat Barat Intensif Pantau Pekarangan Pangan Bergizi, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional
    Dibaca: 469 Kali
  • 02
    Tokoh Adat Inhu Angkat Bicara, Penjarah dan Pelaku Kekerasan di Kebun Agrinas Rakit Kulim Harus Dipenjara
    Dibaca: 364 Kali
  • 03
    Brutal! Dua Pekerja PT Pancawaskita Mitra Agrinas Dikeroyok Gerombolan Nasrun Sitepu Bersenjata Tajam
    Dibaca: 386 Kali
  • 04
    Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
    Dibaca: 387 Kali
  • 05
    Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
    Dibaca: 410 Kali
  • 06
    Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
    Dibaca: 500 Kali
  • 07
    Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
    Dibaca: 521 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id