• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Jumat, 10 Juli 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • SawitUpdate

Catatan Penting Kebijakan B35 dari Petani Sawit, Belum Bantu Naikan Harga TBS Sawit

MD Yasir

Jumat, 03 Februari 2023 08:57:49 WIB
Cetak
Catatan Penting Kebijakan B35 dari Petani Sawit, Belum Bantu Naikan Harga TBS Sawit

JAKARTA – Rencana peningkatan mandatori biodiesel yang sebelumnya B30 menjadi B35 (campuran biodeiesel sawit sebanyak 35% ke minyak solar), dikritisi para petani sawit yang tergabung dalam Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS).

Kebijakan peningkatan mandatori biodiesel sawit tersebut dianggap gegabah tanpa ada evaluasi yang serius sehingga sama sekali tidak menyelesaikan masalah tata kelola sawit di Indonesia. Menurut pihak SPKS, kebijakan tersebut dianggap sebagai bentuk respon Pemerintah Indonesia terhadap kebijakan Uni Eropa yang dinilai diskriminatif dan proteksionis, yang dalam pandangan petani sawit SPKS sangat berlebihan.

Peningkatan kebutuhan sawit di dalam negeri terutama untuk energi melalui program B35 justru tidak relevan dengan upaya perbaikan tata kelola yang sedang berlangsung serta apa yang menjadi konsen EU dalam regulasi terbarunya.

Namun demikian pihak petani sawit SPKS tetap mendukung terhadap upaya perluasaan hilirisasi minyak sawit dalam negeri dengan tujuan untuk membantu stabilitas dan harga bahan baku yang layak dari petani.

“Akan tetapi, dalam catatan kami di SPKS sejak program mandatori Biodiesel secara bertahap B20 hingga B30 yang berlaku hingga saat ini belum berkontribusi pada peningkatan harga Tandan Busah Segar (TBS) Sawit dan inklusi petani dalam rantai pasok bahan baku biodiesel,” kata Sekjen SPKS, Mansuetus Darto, dalam keterangannya, belum lama ini.

Lebih lanjut catat Darto, dari pemantauan petani SPKS, belum ada BU BBN yang bermitra langsung dengan petani sawit untuk pengadaan bahan baku, sehingga apa yang ditargetkan pemerintah untuk kenaikan dan stabilitas harga TBS di petani swadaya sesungguhnya tidak terjadi.

“Saat  ini petani masih menjual ke tengkulak dengan harga yang rendah. Pengadaan bahan baku untuk biodiesel tetap dikuasai oleh perusahaan dari kebun sawit mereka atau dari pihak ketiga. Lagi-lagi yang untung itu grup perusahaan sawit yang lakukan integrasi vertical dengan BU BBN,” katanya.

Sepatutnya kata Darto, kelangkaan minyak goreng sawit pada 2022 lalu seharusnya momentum untuk evaluasi sekaligus perbaikan tata kelola hilirisasi sawit untuk kebutuhan pangan dan energi dalam negeri.

Peningkatan mandatori biodiesel menjadi B35 yang diterapkan Pemerintah justru akan mengulangi masalah kelangkaan yang terjadi pada tahun lalu. Artinya, tutur Darto, tidak menyelesaikan masalah, dan imbasnya akan mempengaruhi harga sawit di level petani seperti yang terjadi tahun lalu.

“Seharusnya ada solusi diversifikasi bahan baku yang harus dipikirkan Pemerintah ke depan, tidak melulu dari sawit tetapi membuka peluang bahan baku lainnya seperti minyak jelantah yang juga punya potensi untuk mencukupi bahan baku untuk biodiesel,” ungkap Darto.

Sebab itu perlu diregulasikan secara ketat terkait persentase yang jelas sehingga tidak berimbas pada masalah kebutuhan minyak sawit untuk pangan dan energi di dalam negeri ke depan. Belum lagi dari aspek keberlanjutan, industri kelapa sawit belum memiliki perhatian yang serius terhadap prinsip keberlanjutan, rencana peningkatan secara bertahap serta taget produksi yang ambisius akan berdampak pada perluasan/ekspansi lahan untuk sawit guna pemenuhan bahan baku.

“Jika tidak ada perbaikan ke depan, maka industri ini akan terseret pada berbagai masalah, seperti lingkungan dan masalah sosial lainnya,” tandas Darto.


Sumber : Mediacenter /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
SawitUpdate

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

Senin, 15 September 2025 - 13:30:24 WIB
SawitUpdate

Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya

Jumat, 28 Maret 2025 - 22:04:10 WIB
SawitUpdate

Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%

Senin, 24 Maret 2025 - 10:22:55 WIB
SawitUpdate

WTO Menangkan Indonesia, Pemerintah Desak Uni Eropa Hapus Kebijakan Diskriminatif CPO

Sabtu, 18 Januari 2025 - 12:07:40 WIB
SawitUpdate

CPO di Jalur Kenaikan: Permintaan Ekspor Memicu Lonjakan Harga

Kamis, 31 Oktober 2024 - 18:48:47 WIB
SawitUpdate

CPO Melimpah, Aceh Berpeluang Punya Pabrik Minyak Goreng Sendiri

Ahad, 13 Oktober 2024 - 13:11:26 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Dituding Difitnah Usai Bela Petani, Ketua DPRD Inhu Pertanyakan Legalitas PT SBP
09 Juli 2026
Ketika Pendidikan Karakter Menghadapi Tantangan: Dapatkah Hypnoteaching Menjadi Solusi?
09 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Polsek Rengat Barat Intensif Pantau Pekarangan Pangan Bergizi, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional
07 Juli 2026
Tokoh Adat Inhu Angkat Bicara, Penjarah dan Pelaku Kekerasan di Kebun Agrinas Rakit Kulim Harus Dipenjara
04 Juli 2026
Brutal! Dua Pekerja PT Pancawaskita Mitra Agrinas Dikeroyok Gerombolan Nasrun Sitepu Bersenjata Tajam
04 Juli 2026
Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
03 Juli 2026
Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
03 Juli 2026
Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
02 Juli 2026
Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
02 Juli 2026
19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
02 Juli 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Bhabinkamtibmas Polsek Rengat Barat Intensif Pantau Pekarangan Pangan Bergizi, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional
    Dibaca: 454 Kali
  • 02
    Tokoh Adat Inhu Angkat Bicara, Penjarah dan Pelaku Kekerasan di Kebun Agrinas Rakit Kulim Harus Dipenjara
    Dibaca: 359 Kali
  • 03
    Brutal! Dua Pekerja PT Pancawaskita Mitra Agrinas Dikeroyok Gerombolan Nasrun Sitepu Bersenjata Tajam
    Dibaca: 378 Kali
  • 04
    Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
    Dibaca: 381 Kali
  • 05
    Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
    Dibaca: 397 Kali
  • 06
    Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
    Dibaca: 494 Kali
  • 07
    Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
    Dibaca: 511 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id