• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Jumat, 10 Juli 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Nasional

6 Provinsi Terancam Karhutla Jelang Musim Kemarau 2023

MD Yasir

Rabu, 25 Januari 2023 21:22:26 WIB
Cetak
6 Provinsi Terancam Karhutla Jelang Musim Kemarau 2023

Jakarta- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menetapkan enam provinsi prioritas pemerintah dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) jelang musim kemarau kering di tahun 2023.
Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto menerangkan enam provinsi prioritas itu terdiri dari tiga di Sumatra dan tiga provinsi lagi terletak di Kalimantan.

"Jadi, ada enam provinsi prioritas yakni ada tiga di Sumatera: Riau, Sumatera Selatan, Jambi. Kemudian tiga di Kalimantan yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan," jelas Suharyanto di Gedung BNPB, Jakarta, Rabu (25/1).

Suharyanto menyebut pemerintah juga tidak abai dan tetap bersiaga di provinsi lainnya atas karhutla tersebut.

Ia menyampaikan, BNPB juga telah mempersiapkan aksi pencegahan dan pemadaman jika kebakaran terjadi di luar enam provinsi tersebut.

"Tetapi tidak menutup kemungkinan provinsi-provinsi lain apabila nanti ada kebakaran hutan dan lahan juga kita melaksanakan aksi," katanya.

Berdasarkan catatan BNPB, sepanjang tahun 2023 telah terjadi sebanyak 14 karhutla di Indonesia.

Pada hari ini, Kepala BNPB Suharyanto bersama dengan Menkopolhukam Mahfud MD dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya menyampaikan hasil koordinasi kesiapsiagaan menghadapi Karhutla 2023 di Indonesia.

Perusahaan pembakar hutan
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar mengklaim tidak alan mengampuni perusahaan yang membakar hutan sehingga menimbulkan karhutla.

Dia menyebut KLHK telah memasang pendeteksi, sehingga perusahaan-perusahaan yang didapati membakar hutan akan mendapat peringatan.

"Kalau soal kebakaran hutan akibat swasta itu kayanya tidak ada ampun, sebab begitu ada hotspot ada mereka sudah langsung kita bering peringatan," kata Siti dalam diskusi daring, Rabu.

"Dan cara law enforcement itu ternyata itu yang paling baik, jadi kalau terdeteksi kebakaran di lahan swasta pasti kena," lanjutnya.

Siti mengatakan KLHK akan melakukan antisipasi terkait potensi karhutla. Apalagi, berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), masa kemarau akan lebih panjang pada tahun ini.

Siti menyebut beberapa wilayah pun diprediksi akan terjadi Karhutla. Oleh sebab itu, KLHK bekerjasama dengan BMKG, BRIN untuk memantau titik-titik yang berpotensi terjadi Karhutla.

"Semua terintegrasi," ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyalahkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar atas banyaknya hak guna usaha (HGU) di kawasan hutan.

Hal itu disampaikan Syahrul dalam rapat kerja bersama Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR, Senin (5/7) yang juga dihadiri oleh Siti Nurbaya.

"Kita memang harus masuk ke lahan ibu LHK [Siti Nurbaya] karena banyak sekali lahan yang di-HGU-kan agak-agak bablas," kata Syahrul.

Berdasarkan catatan pihaknya ada sekitar 12 juta hektare hutan yang telah diisi oleh perusahaan sawit. Ia menyebut permasalahan itu memang telah diproses oleh KLHK. Namun, menurutnya perlu ada pengetatan.


Sumber : Cnnindonesia.com /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Nasional

Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah

Kamis, 02 Juli 2026 - 15:51:01 WIB
Nasional

Didukung Alumni Se-Indonesia, Andar Amin Harahap Pimpin IKA SMAN 2 PSP

Senin, 27 April 2026 - 10:42:52 WIB
Nasional

Sebanyak 70 Calon Anggota Mendaftar, Rianto SH, MH Curi Perhatian di Seleksi Komisi Informasi Sumut 2026

Rabu, 22 April 2026 - 22:44:29 WIB
Nasional

3 Tahun Penembakan Tokoh Pers Rahimandani Tak Terungkap, Ketum JMSI: Ini Luka Demokrasi

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:09:08 WIB
Nasional

HUT ke-6 JMSI, Dewan Pers Respons Positif Usulan Perluasan Perlindungan HAM bagi Insan Pers

Ahad, 08 Februari 2026 - 21:32:11 WIB
Nasional

Percepatan PSR Digenjot, BPDP Gandeng 42 Kelembagaan Pekebun di 11 Provinsi

Sabtu, 07 Februari 2026 - 20:08:06 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Dituding Difitnah Usai Bela Petani, Ketua DPRD Inhu Pertanyakan Legalitas PT SBP
09 Juli 2026
Ketika Pendidikan Karakter Menghadapi Tantangan: Dapatkah Hypnoteaching Menjadi Solusi?
09 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Polsek Rengat Barat Intensif Pantau Pekarangan Pangan Bergizi, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional
07 Juli 2026
Tokoh Adat Inhu Angkat Bicara, Penjarah dan Pelaku Kekerasan di Kebun Agrinas Rakit Kulim Harus Dipenjara
04 Juli 2026
Brutal! Dua Pekerja PT Pancawaskita Mitra Agrinas Dikeroyok Gerombolan Nasrun Sitepu Bersenjata Tajam
04 Juli 2026
Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
03 Juli 2026
Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
03 Juli 2026
Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
02 Juli 2026
Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
02 Juli 2026
19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
02 Juli 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Bhabinkamtibmas Polsek Rengat Barat Intensif Pantau Pekarangan Pangan Bergizi, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional
    Dibaca: 446 Kali
  • 02
    Tokoh Adat Inhu Angkat Bicara, Penjarah dan Pelaku Kekerasan di Kebun Agrinas Rakit Kulim Harus Dipenjara
    Dibaca: 347 Kali
  • 03
    Brutal! Dua Pekerja PT Pancawaskita Mitra Agrinas Dikeroyok Gerombolan Nasrun Sitepu Bersenjata Tajam
    Dibaca: 365 Kali
  • 04
    Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
    Dibaca: 370 Kali
  • 05
    Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
    Dibaca: 382 Kali
  • 06
    Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
    Dibaca: 485 Kali
  • 07
    Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
    Dibaca: 495 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id