• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Rabu, 17 Juni 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Intermezzo

Gaya hidup

9 Penyakit Akibat Kadar Gula Darah Tinggi, Kenali biar Waspada

MD Yasir

Jumat, 13 Januari 2023 12:11:03 WIB
Cetak
9 Penyakit Akibat Kadar Gula Darah Tinggi, Kenali biar Waspada

Jakarta - Kadar gula darah tinggi atau hiperglikemia merupakan kondisi terlalu banyak gula dalam darah sehingga tubuh tidak cukup menghasilkan insulin.
Apabila gula darah terlalu tinggi dan dibiarkan untuk waktu yang lama, maka dapat mengakibatkan masalah kesehatan serius. Akibat kadar gula darah tinggi ini bisa dirasakan oleh siapa saja, baik itu penderita prediabetes, diabetes, atau yang tidak.

Dilansir dari laman Mayo Clinic, kadar gula darah normal yaitu kurang dari 100 mg/dL. Apabila kadar gula darah telah berada di angka 100-125 mg/dL berarti masuk status prediabetes, sedangkan 126 mg/dL ke atas sudah tergolong diabetes.

Terjadinya hiperglikemia dipengaruhi oleh asupan makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari.

Seperti makanan tinggi karbohidrat, dan lemak jenuh, minuman bersoda, alkohol, hingga minuman berenergi yang memiliki kadar gula tambahan tinggi.

Pemilik riwayat diabetes ataupun yang tidak, sudah seharusnya lebih waspada dan rutin memeriksakan kadar gula darah tubuh supaya tetap terkontrol.

Apabila mengabaikan pemeriksaan gula darah dan dibiarkan telanjur tinggi, dapat memicu penyakit maupun gangguan kesehatan seperti berikut.

1. Sakit kepala
Sakit kepada biasanya muncul ketika gula darah sudah mencapai 126 mg/dL lebih. Kondisi ini biasanya berlangsung secara perlahan.

Ketika terjadi hiperglikemia, hormon dalam tubuh ikut mengalami perubahan dan mempersempit pembuluh darah di otak sehingga menghasilkan rasa sakit di kepala.

2. Penyakit ginjal
Hiperglikemia juga berpotensi merusak fungsi utama ginjal sehingga bisa menyebabkan penyakit ginjal kronis.

Peningkatan jumlah gula darah dalam tubuh dapat memicu ginjal bekerja lebih keras dalam menyeimbangkan cairan dan membuang sisa racun dalam tubuh.

3. Meningkatkan depresi
Semakin banyak mengonsumsi makanan dan minuman tinggi gula, maka peluang meningkatnya gula darah bisa semakin cepat.

Apabila tubuh mengalami hiperglikemia, hormon di dalamnya ikut mengalami perubahan yang berimbas pada risiko inflamasi, mood semakin buruk, susah tidur, dan mudah marah.

4. Fungsi kognitif menurun
Menurut hasil studi dalam jurnal Diabetologia mencatat hubungan antara tingginya kadar gula darah dengan penurunan fungsi kognitif.

Studi itu menganalisis lebih dari 5 ribu orang selama 10 tahun. Hasilnya, orang dengan hiperglikemia memiliki penurunan kognitif paling cepat daripada mereka yang hipoglikemia.

5. Impotensi pada pria
Akibat kadar gula darah tinggi berisiko terhadap impotensi pada pria. Yaitu kondisi penis yang tidak bisa bahkan tidak mampu mempertahankan ereksi.

Gula memengaruhi sistem peredaran darah dan mengontrol aliran darah ke seluruh tubuh. Padahal sirkulasi darah ini harus bekerja ekstra untuk ereksi.

6. Gangguan sistem otak

Peneliti di Energy Metabolism Laboratory, Tufts University, Ed Saltzman mengatakan bahwa mengonsumsi makanan atau minuman manis memicu keinginan untuk terus makan dengan rasa serupa.

Efek ini akan terjadi pada salah satu bagian otak yang disebut sistem limbik. Dengan begitu, secara tidak langsung Anda jadi melatih otak supaya terus menyukai rasa manis.

7. Infeksi gigi dan gusi
Gigi dan gusi bisa mengalami infeksi akibat konsumsi gula tinggi. Bakteri pada gigi akan mengubah gula menjadi asam, dan jika dibiarkan dapat merusak enamel gigi.

Gula bisa memberi makan pertumbuhan jamur yang membuat sudut mulut atau lidah menjadi memerah. Ini membuat mulut jadi lebih sensitif terhadap rasa pedas.

8. Berisiko sakit jantung
Hiperglikemia menyebabkan obesitas, inflamasi dan tekanan darah tinggi. Semua itu ditimbulkan akibat tingginya asupan gula dan memunculkan faktor risiko penyakit jantung.

Studi pada 30 ribu orang menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi 17-21 persen kalori dari gula tambahan berisiko 38 persen lebih besar untuk meninggal akibat penyakit jantung.

9. Penuaan dini
Kadar gula darah tinggi dari makanan dan minuman manis ikut berdampak terhadap elastisitas kulit yang bisa meningkatkan penuaan dini.

Gula dapat melekat pada protein aliran darah dan menciptakan molekul berbahaya yang disebut advanced glycation end products (AGEs). Molekul ini merusak kolagen dan elastin kulit sehingga menimbulkan kusam dan kerutan.

Untuk menghindari semua akibat kadar gula darah tinggi, Anda harus rutin melakukan cek kesehatan dan pastikan gula darahnya tidak lebih dari 100 mg/dL.


Sumber : Cnnindonesia.com /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Intermezzo

Drama Perebutan Kebun Hutan di Inhu, Pekerja PT SAL Bertahan di Mes

Kamis, 07 Mei 2026 - 14:27:35 WIB
Intermezzo

Suasana Akrab Polres Inhil dan JMSI Inhil di Buka Puasa Bersama: Sinergi Makin Erat, Informasi Makin Tepat

Senin, 16 Maret 2026 - 21:59:39 WIB
SMA N 1 Rengat Barat Juara 1

Kejari Inhu Gelar Lomba Debat dan Yel-yel Anti Korupsi Peringati Hakordia 2025

Senin, 15 Desember 2025 - 19:58:08 WIB
Kampanye Anti Korupsi

Wujudkan Desa Bersih Korupsi, Kejari Inhu Dorong Transparansi Lewat Edukasi Hakordia 2025

Rabu, 10 Desember 2025 - 12:10:05 WIB
Bantu Perbaikan Jalan

Ketua DPRD Inhu Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional di Ponpes Nurul Hikmah Talang Jerinjing

Rabu, 22 Oktober 2025 - 19:12:09 WIB
Intermezzo

Gerakan Sadar Pencatatan Nikah Disosialisasikan di Baturijal Barat

Rabu, 27 Agustus 2025 - 16:00:54 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Sambut 1 Muharam 1448 H, IKJR Riau Gelar Malam Budaya dan Jaranan Bertajuk “Nyambung Roso, Nguri-nguri Budoyo”
17 Juni 2026
HUT ke-6 JMSI Riau Meriah, Wako Pekanbaru hingga Bupati Kuansing Terima Penghargaan Bergengsi
17 Juni 2026
Pekarangan Jadi Lumbung Pangan, Bhabinkamtibmas Rengat Barat Pantau Langsung Kebun Warga
15 Juni 2026
Dua Wanita Diciduk di Rengat Barat, Polisi Temukan Sabu 6,55 Gram dari Dua Lokasi Berbeda
15 Juni 2026
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Terima Pin Emas JMSI Riau, Apresiasi Kemitraan dan Kebangsaan
13 Juni 2026
Dari Ruang Rusak Menjadi Layak, Ketua DPRD Inhu Serahkan Kantor Guru Baru untuk TK Islam Gerbang Sari
13 Juni 2026
Panitia HUT JMSI ke 6 Silaturahmi dengan UAS, Salah Satu Penerima JMSI Award
12 Juni 2026
Kapolsek Rengat Barat Pimpin Penanaman Jagung, Lahan Ketahanan Pangan Disulap Jadi Agrowisata
12 Juni 2026
Dukung Ekspansi Bisnis di Riau-Kepri, PLN Teken Kontrak Listrik 7,68 MVA
11 Juni 2026
Peduli Lingkungan, PT Inecda Kerahkan Excavator untuk Penataan Sampah di TPA Batu Canai
11 Juni 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Pekarangan Jadi Lumbung Pangan, Bhabinkamtibmas Rengat Barat Pantau Langsung Kebun Warga
    Dibaca: 478 Kali
  • 02
    Dua Wanita Diciduk di Rengat Barat, Polisi Temukan Sabu 6,55 Gram dari Dua Lokasi Berbeda
    Dibaca: 251 Kali
  • 03
    Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Terima Pin Emas JMSI Riau, Apresiasi Kemitraan dan Kebangsaan
    Dibaca: 273 Kali
  • 04
    Dari Ruang Rusak Menjadi Layak, Ketua DPRD Inhu Serahkan Kantor Guru Baru untuk TK Islam Gerbang Sari
    Dibaca: 314 Kali
  • 05
    Panitia HUT JMSI ke 6 Silaturahmi dengan UAS, Salah Satu Penerima JMSI Award
    Dibaca: 270 Kali
  • 06
    Kapolsek Rengat Barat Pimpin Penanaman Jagung, Lahan Ketahanan Pangan Disulap Jadi Agrowisata
    Dibaca: 522 Kali
  • 07
    Dukung Ekspansi Bisnis di Riau-Kepri, PLN Teken Kontrak Listrik 7,68 MVA
    Dibaca: 267 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id