• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Rabu, 26 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • SawitUpdate

Strategi Menjaga Produktivitas Kelapa Sawit Tetap Tinggi

MD Yasir

Senin, 09 Januari 2023 20:53:50 WIB
Cetak
Strategi Menjaga Produktivitas Kelapa Sawit Tetap Tinggi

JAKARTA – Kapasitas dan kompetensi para karyawan kebun menjadi salah satu faktor terdongkrkanya aktivitas perkebunan kelapa sawit dalam mencapai tingkat produkti yang tinggi. Sebab, tanpa fokus dan kompetensi, bakal berdampak pada perawatan kebun yang pada akhirnya berpengaruh pada produksi.

Artikel ini bertujuan untuk berbagi pengalaman dari pandangan penulis tentang bagaimana merawat pohon kelapa sawit utamanya pada masa kelapa sawit belum menghasilkan. Perawatan pada masa ini ditekankan pada teknik terbaru, proses agronomi dan dampak dari pelatihan personil dan kompetensi individu yang dibangun di lapangan.

Terlebih praktik budidaya yang umum berlaku di sebagian besar perusahaan kelapa sawit, tidak jarang juga ditemukan kekurangan, sehingga pada perkembangannya bisa menyebabkan pertumbuhan pohon sawit terhambat. Kondisi demikian akhirnya berdampak negatif pada hasil produksi kelapa sawit di masa yang akan datang. Menjaga produktivitas merupakan salah satu kegiatan penting supaya keuntungan bisa didapat dalam investasi perkebunan kelapa sawit.

Meningkatnya kesulitan dalam mendapatkan tenaga kerja yang bagus, pula menjadi tantangan yang luar biasa bagi perkebunan kelapa sawit untuk saat ini. Tentu saja guna memperoleh tingkat produktivitas tinggi dengan kondisi minim pekerja, penerapan pola mekanisasi menjadi salah satu solusi. Hanya saja dilakukan dengan proses kerja dan inovasi yang berkelanjutan sampai dimasa yang akan mendatang. Bisa dimaklumi, bila setiap perusahaan memiliki kebijakan yang berbeda, lantara mereka memiliki strategi masing-masing di tingkat lapangan.

Pembahasan ini akan berdasarkan pada pengalaman penulis selama 40 tahun di bidang Industri perkebunan kelapa sawit, baik di bidang operasional, penasehat kebun, maupun sebagai agronomi di seluruh kebun sawit yang beroperasi di Indonesia dan Malaysia. Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, lahan sawit yang tertanam di Indonesia menjadi sangat penting, dimana standar budidaya tidak bisa dikompromikan  dalam usaha ekspansi untuk peningkatan produksi minyak kelapa sawit.

Oleh karena itu penting bagi pekebun kelapa sawit untuk selalu fokus pada praktik terbaik dan metode inovatif dalam mengelola area kebun yang belum menghasilkan, cara demikian guna memastikan hasil panen yang optimal dikala masa produktif tiba.

Disaat bersamaan, metode mekanisasi pada sektor komoditas perkebunan bisa menjadi pilihan, termasuk untuk pengelolaan perkebunan kelapa sawit. Kendati diakui, metode ini masih jarang dilakukan, walaupun mekanisasi adalah suatu kepastian di masa yang akan datang.

Saat ini kita berada pada masa Industri 4.0 atau Revolusi Industri Keempat, singkat kata teknik mekanisasi dengan cakupan yang lebih besar, sangat relevan untuk Pertanian dan perkebunan.

Para pekebun (planters), harus mulai membuka prespektif ini untuk meningkatkan produktivitas dan pengembangan perkebunan kelapa sawit ketimbang masih menggunakan perkiraan plot disetiap estate. Banyak yang bisa dibahas kaitannya dalam mengukur hubungan sistem komputasi misalnya, guna mengukur tingkat stress pohon karena kekeringan, banjir sehingga bisa mendapatkan solusi yang tepat melalui pemupukan, penerapan bio pestisida dan irigasi. Pengelolaan ditingkat nursery juga menjadi dasar pengembangan sawit kedepan. 


Sumber : Infosawit /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
SawitUpdate

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

Senin, 15 September 2025 - 13:30:24 WIB
SawitUpdate

Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya

Jumat, 28 Maret 2025 - 22:04:10 WIB
SawitUpdate

Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%

Senin, 24 Maret 2025 - 10:22:55 WIB
SawitUpdate

WTO Menangkan Indonesia, Pemerintah Desak Uni Eropa Hapus Kebijakan Diskriminatif CPO

Sabtu, 18 Januari 2025 - 12:07:40 WIB
SawitUpdate

CPO di Jalur Kenaikan: Permintaan Ekspor Memicu Lonjakan Harga

Kamis, 31 Oktober 2024 - 18:48:47 WIB
SawitUpdate

CPO Melimpah, Aceh Berpeluang Punya Pabrik Minyak Goreng Sendiri

Ahad, 13 Oktober 2024 - 13:11:26 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Kabut Asap Melanda, Matahari 08 Riau Turun ke Jalan Bagikan Ribuan Masker untuk Warga Pekanbaru
25 Agustus 2026
JMSI Riau Matangkan UKW Oktober 2026, Peserta Bisa Ikut Tingkat Muda hingga Utama
24 Agustus 2026
Kementerian PU Kebut Perbaikan Infrastruktur Terdampak Bencana dari Sumatera hingga NTT
23 Agustus 2026
Peduli Akses Warga, PT PAS Mitra Agrinas Kembali Perbaiki Jalan Desa Danau Rambai
22 Agustus 2026
Rumah Tinggal Disulap Jadi Markas Narkoba, Nana Ditangkap Polsek Rengat Barat
22 Agustus 2026
Presiden RI Anugerahkan Satyalencana Kepariwisataan ke 2 Penggerak Desa Sejahtera Astra
21 Agustus 2026
Terseret Dua Kasus Korupsi, Wamen PU Diana Kusumastuti Diminta Segera Diperiksa
20 Agustus 2026
CERI Pertanyakan Harga Identik Sembilan Peserta Tender Cipta Karya Era Wamen PU Diana
19 Agustus 2026
Dua Kali Pengungkapan, Polsek Pasir Penyu Bekuk Tiga Wanita Diduga Pengedar Ekstasi
19 Agustus 2026
PT Tirta Sari Surya Salurkan Beasiswa untuk Anak Karyawan pada Peringatan HUT RI ke-81
18 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Kabut Asap Melanda, Matahari 08 Riau Turun ke Jalan Bagikan Ribuan Masker untuk Warga Pekanbaru
    Dibaca: 231 Kali
  • 02
    Kementerian PU Kebut Perbaikan Infrastruktur Terdampak Bencana dari Sumatera hingga NTT
    Dibaca: 243 Kali
  • 03
    Peduli Akses Warga, PT PAS Mitra Agrinas Kembali Perbaiki Jalan Desa Danau Rambai
    Dibaca: 209 Kali
  • 04
    Rumah Tinggal Disulap Jadi Markas Narkoba, Nana Ditangkap Polsek Rengat Barat
    Dibaca: 544 Kali
  • 05
    Presiden RI Anugerahkan Satyalencana Kepariwisataan ke 2 Penggerak Desa Sejahtera Astra
    Dibaca: 251 Kali
  • 06
    Terseret Dua Kasus Korupsi, Wamen PU Diana Kusumastuti Diminta Segera Diperiksa
    Dibaca: 319 Kali
  • 07
    CERI Pertanyakan Harga Identik Sembilan Peserta Tender Cipta Karya Era Wamen PU Diana
    Dibaca: 310 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id