• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Kamis, 09 Juli 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • SawitUpdate

Berikut Tiga Keunggulan Substansial Kelapa Sawit, Karunia Untuk Indonesia

MD Yasir

Jumat, 23 Desember 2022 09:27:09 WIB
Cetak
Berikut Tiga Keunggulan Substansial Kelapa Sawit, Karunia Untuk Indonesia

JAKARTA, Beritaone.id – Sudah sejak pagi saya mencoba telepon teman-teman sesama anggota koperasi tani di Jambi. Produksi kebun sawit kami sudah membaik, karena pemeliharaan juga kami utamakan.  Tidak lama kemudian HP bergetar dan segera kusapa “Assalamualaikum, halo Bang apa kabar? Semoga tetap sehat”.  “Berapa harga TBS hari ini?” “Alhamdulillah baik, naik lagi dibanding minggu lalu.  Selain harganya bagus, tandan sawit kita memang juga bagus”.

Bersyukur kami menanam sawit, dapat sebagai bekal pensiun sebagai passive income, begitu kata orang kota.  Karunia sawit yang kami rasakan tentu juga dirasakan oleh semua petani sawit, pekebun dan perusahan kelapa sawit.  Rejeki juga mengalir kepada siapa saja yang berkaitan dekat dengan kelapa sawit, baik itu dekat secara fisik maupun keterikatannya.  Tentu saja, pihak yang banyak menanam tanaman pesaing kelapa sawit di manca negara akan dapat menuduh sawit merusak bumi atau membuat berita yang menyesatkan.  Mungkin mereka belum ikhlas untuk menerima bahwa sawit memang lebih unggul, atau karena mereka tidak dapat menanam kelapa sawit di negaranya.


Dari banyak penelitian, berita di media sosial, dan pengalaman melihat sendiri, kelapa sawit merupakan komoditas yang menjadi andalan penghasilan petani dan penopang ekonomi penduduk negara-negara berkembang, termasuk Indonesia pada situasi apa saja.  Terbukti, ekspor sawit salah satu penyumpang devisa.

negara yang masih dapat diandalkan saat pandemi Covid 19.   Berita tentang sawit selalu menjadi sorotan, satu berita membahas keunggulan kelapa sawit dari bidang agronomi – sisi hulunya, sedangkan sos-med lain dari manfaat minyak sebagai bahan industri, sisi hilirnya.

Mari kita coba rangkum keunggulan sawit yang subtansial yang dapat menjelaskan mengapa kelapa sawit menjadi minyak no 1 di dunia, yang menggoyang kedudukan minyak nabati lainnya seperti minyak kedelai, bunga matahari dan minyak rapa.  Ternyata keunggulan substansial sawit ada tiga, yaitu, pertama, karakter pohon sawit yang sangat istimewa, kedua, tanaman sawit yang efisien input, dan ketiga, produk minyak sawit yang sehat dan serba guna.

Membicarakan karakteristik pohon sawit yang istimewa, barangkali membutuhkan zoom meeting 10 sesi, mulai dari katagorinya sebagai tanaman tahunan, pengaturan posisi pelepahnya yang dikenal dengan phyllotaxis berbentuk spiral, bentuk pohon yang kompak dibandingkan dengan produksinya, dan pembentukan tandan buahnya.

Singkatnya demikian, seorang pekebun akan sangat berhati-hati untuk memulai menanam kelapa sawitnya, karena sawit ditanam sekali untuk 25 tahun, atau lebih. Di banyak tempat, pekebun enggan untuk melakukan replanting karena pohon sawit tuanya yang berumur 27 tahun masih berproduksi 30 ton.  Sekali dalam 25 tahun mengandung implikasi bahwa bibit hanya dibeli sekali, menanam sekali, mengolah tanah satu putaran, dan menunggu hasilnya juga sekali pada saat TBM (Tanaman Belum Menghasilkan).  Setelah itu pohon sawit berbuah terus dan terus.  Berbeda dengan tanaman semusim seperti jagung dan kedelai, dimulai dari mengolah tanah, tanam, panen dan musim berikutnya mengolah tanah lagi, menanam dan kemudian panen, dan terus berulang.

Mengapa pengolahan tanah dipermasalahkan?  Menurut beberapa peneliti, saat ini lebih diutamakan zero tillage atau minimum tillage1, 2, 3) pada tanaman semusim. Selain itu, mengolah tanah dapat diartikan membakar energi yang sama artinya dengan pengeluaran biaya.  Konotasi lainnya, pengolahan tanah membuka akses bahan organik tanah terekspos udara, yang kemudian menjadikannya proses dekomposisi yang berlanjut, CO2 lepas ke udara.  Membicarakan kebun kelapa sawit tanpa menyebut sumber bahan organik tanah, terasa tidak lengkap.

Pendapat bahwa kebun sawit adalah sebuah contoh self-sustainability dalam hal pemenuhan bahan organik tanah perlu mendapat perhatian.  Kita ketahui bahwa kadar bahan organik tanah akan terus menurun karena proses dekomposisi secara alamiah4, 5), yang menjadikan tanah kurang subur dan kurang sehat.  Di sisi lain, kebun sawit menghasilkan pelepah hasil penunasan, dan akar kelapa sawit tumbuh dan berganti, kebun sawit juga menghasilkan tandan kosong kelapa sawit.  Jika semua bahan organik tersebut dikembalikan ke tanah, maka setiap tahun bahan organik lahan tersebut akan bertambah 0,36%).  Jumlah yang sangat besar.


Sumber : Infosawit /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
SawitUpdate

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

Senin, 15 September 2025 - 13:30:24 WIB
SawitUpdate

Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya

Jumat, 28 Maret 2025 - 22:04:10 WIB
SawitUpdate

Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%

Senin, 24 Maret 2025 - 10:22:55 WIB
SawitUpdate

WTO Menangkan Indonesia, Pemerintah Desak Uni Eropa Hapus Kebijakan Diskriminatif CPO

Sabtu, 18 Januari 2025 - 12:07:40 WIB
SawitUpdate

CPO di Jalur Kenaikan: Permintaan Ekspor Memicu Lonjakan Harga

Kamis, 31 Oktober 2024 - 18:48:47 WIB
SawitUpdate

CPO Melimpah, Aceh Berpeluang Punya Pabrik Minyak Goreng Sendiri

Ahad, 13 Oktober 2024 - 13:11:26 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Bhabinkamtibmas Polsek Rengat Barat Intensif Pantau Pekarangan Pangan Bergizi, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional
07 Juli 2026
Tokoh Adat Inhu Angkat Bicara, Penjarah dan Pelaku Kekerasan di Kebun Agrinas Rakit Kulim Harus Dipenjara
04 Juli 2026
Brutal! Dua Pekerja PT Pancawaskita Mitra Agrinas Dikeroyok Gerombolan Nasrun Sitepu Bersenjata Tajam
04 Juli 2026
Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
03 Juli 2026
Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
03 Juli 2026
Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
02 Juli 2026
Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
02 Juli 2026
19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
02 Juli 2026
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif
01 Juli 2026
Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
30 Juni 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Bhabinkamtibmas Polsek Rengat Barat Intensif Pantau Pekarangan Pangan Bergizi, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional
    Dibaca: 374 Kali
  • 02
    Tokoh Adat Inhu Angkat Bicara, Penjarah dan Pelaku Kekerasan di Kebun Agrinas Rakit Kulim Harus Dipenjara
    Dibaca: 297 Kali
  • 03
    Brutal! Dua Pekerja PT Pancawaskita Mitra Agrinas Dikeroyok Gerombolan Nasrun Sitepu Bersenjata Tajam
    Dibaca: 308 Kali
  • 04
    Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
    Dibaca: 325 Kali
  • 05
    Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
    Dibaca: 308 Kali
  • 06
    Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
    Dibaca: 433 Kali
  • 07
    Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
    Dibaca: 418 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id