• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Sabtu, 15 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • SawitUpdate
  • Siak

Pengelolaan Gambut Terbaik, Solusi Bagi Kebun Sawit Petani di Areal Gambut

MD Yasir

Sabtu, 15 Januari 2022 10:48:33 WIB
Cetak
Pengelolaan Gambut Terbaik, Solusi Bagi Kebun Sawit Petani di Areal Gambut
Lahan gambut

JAKARTA, Beritaone.id - Sebanyak 209 pekebun swadaya yang tergabung dalam Koperasi Beringin Jaya, berlokasi di Desa Kota Ringin, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, bersepakat untuk secara proaktif mengatasi tantangan terkait penanaman sawit di lahan gambut. Komitmen tersebut bukanlah pilihan yang mudah bagi Koperasi Beringin Jaya yang mengelola sekitar 372 hektar, di mana 97% di antaranya merupakan lahan gambut yang membutuhkan biaya lebih tinggi untuk pengelolaannya.

Total luas lahan perkebunan sawit pekebun swadaya Koperasi Beringin Jaya terletak di luar kawasan hutan, dan Badri, salah satu pengurus Koperasi Beringin Jaya menyatakan bahwa kelembagaan koperasi tersebut resmi berdiri pada tahun 2010, bersamaan dengan penyerahan kebun sawit dari proyek Siak - 2 kepada masyarakat.

Kepala Proyek Akuntabilitas Tata Guna Lahan WRI, Bukti Bagja, mengatakan keberadaan pekebun sawit swadaya nyaris tak terlihat karena masih kurangnya pendataan dari pemerintah dan hingga saat ini, data tersebut masih sangat minim. Sekalipun petani telah mendapatkan manfaat ekonomi sebagai bagian dari dampak positif perkebunan sawit swadaya di lahan gambut melalui budidaya kelapa sawit, namun masih ada kemungkinan dampak negatif budidaya sawit terhadap lingkungan karena pengelolaan yang tidak selaras dengan Praktik Pertanian yang Baik (Good Agricultural Practices/GAP).

Mendukung budidaya kelapa sawit di lahan gambut oleh petani sawit bukan pilihan ideal, namun di lapangan sudah terdapat 2,4 juta hektar sawit yang ada di lahan gambut sehingga keseimbangan antara konservasi dan pembangunan berkelanjutan sangat penting. “Perlu penanganan yang bijak, karena jutaan orang tinggal dan menggantungkan mata pencaharian di lahan gambut dan kelapa sawit adalah salah satu dari sedikit tanaman yang dapat tumbuh dengan sukses/berhasil di lahan gambut,” kata Bagja.

Lantas, dampak lingkungan dari perkebunan sawit di lahan gambut harus dikurangi seperti kebakaran yang kerap terjadi setiap tahun dan terjadinya subsidensi. Tentu saja guna mendorong petani menerapkan praktik terbaik sesuai P&C RSPO bukan langkah yang mudah

"biaya yang relatif lebih tinggi untuk pembangunan sarana dan prasarana perbaikan pengelolaan gambut masih menjadi salah satu kendala, terutama bagi petani kecil.” tambahnya

Kemudian perlu kehatian-hatian ekstra dalam analisis kesesuaian lahan perkebunan dengan peraturan tata ruang. Keterhubungan areal gambut dengan areal sekitarnya meningkatkan risiko terkena dampak dari lingkungan sekitar, misalnya kebanjiran atau kekeringan.

“Pekebun swadaya yang cenderung skeptis dan pemahaman yang masih terbatas, serta lingkungan yang rentan bahaya kebakaran dan bencana lainnya,” kata  Bagja.

Oleh karena itu, mendorong petani sawit menerapkan praktik budidaya terbaik, dilakukan dengan pemilihan lokasi secara seksama, yakni pemeriksaan kedalaman gambut, memastikan kesesuaian ruang dan koordinasi dengan Pemerintah Daerah dan Instansi Terkait.

Kemudian,  menerapkan komunikasi dan kerja sama dengan para pemangku kepentingan, terutama pemilik/pengelola lahan di sekitar lokasi, melakukan edukasi bersama Pemerintah Daerah untuk membuat komitmen pekebun, serta investasi nyata dalam sarana dan prasarana seperti pengelolaan air, pencegahan kebakaran, dan fasilitas pengumpulan, sangat dibutuhkan.

Bagja mengakui bahwa, biaya pembangunan kapasitas kelompok praktik pertanian berkelanjutan untuk mencapai sertifikasi termasuk pengeluaran terbesar bagi petani kecil. Namun demikian kendati ke depannya akan tetap menguntungkan,

“selama kelompok petani dapat terus mematuhi standar sertifikasi dan menerapkan Praktik Pengelolaan Terbaik RSPO, mereka akan memiliki akses yang lebih besar ke pasar internasional,” katanya. 


 Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
SawitUpdate

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

Senin, 15 September 2025 - 13:30:24 WIB
SawitUpdate

Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya

Jumat, 28 Maret 2025 - 22:04:10 WIB
SawitUpdate

Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%

Senin, 24 Maret 2025 - 10:22:55 WIB
SawitUpdate

WTO Menangkan Indonesia, Pemerintah Desak Uni Eropa Hapus Kebijakan Diskriminatif CPO

Sabtu, 18 Januari 2025 - 12:07:40 WIB
SawitUpdate

CPO di Jalur Kenaikan: Permintaan Ekspor Memicu Lonjakan Harga

Kamis, 31 Oktober 2024 - 18:48:47 WIB
SawitUpdate

CPO Melimpah, Aceh Berpeluang Punya Pabrik Minyak Goreng Sendiri

Ahad, 13 Oktober 2024 - 13:11:26 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Dukung Pelaksanaan MTQ Danau Rambai
14 Agustus 2026
Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
13 Agustus 2026
Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
12 Agustus 2026
54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT
12 Agustus 2026
Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
12 Agustus 2026
Bangun Harmoni dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Bantu Kegiatan Kepemudaan di Dua Desa
12 Agustus 2026
Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah Bergulir, Dua Pelapor Diperiksa Penyidik
11 Agustus 2026
Kasus Korupsi Rumah Eks Pejuang Timtim Masih Diselidiki, Komisi Kejaksaan Desak Kejati NTT Tuntaskan
11 Agustus 2026
Dodi Irawan dan Iskandar Zulkarnain Bawa Pesan Budaya Lewat Puisi “Laksamana Riau”
10 Agustus 2026
Rawat Jalan dan Kurangi Debu, PT PAS Mitra Agrinas Beri Manfaat bagi Warga Danau Rambai
08 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
    Dibaca: 926 Kali
  • 02
    Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
    Dibaca: 204 Kali
  • 03
    Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah Bergulir, Dua Pelapor Diperiksa Penyidik
    Dibaca: 212 Kali
  • 04
    Kasus Korupsi Rumah Eks Pejuang Timtim Masih Diselidiki, Komisi Kejaksaan Desak Kejati NTT Tuntaskan
    Dibaca: 207 Kali
  • 05
    Dodi Irawan dan Iskandar Zulkarnain Bawa Pesan Budaya Lewat Puisi “Laksamana Riau”
    Dibaca: 284 Kali
  • 06
    Rawat Jalan dan Kurangi Debu, PT PAS Mitra Agrinas Beri Manfaat bagi Warga Danau Rambai
    Dibaca: 274 Kali
  • 07
    Wacana Kota Rumbai Kembali Mencuat, Spanduk “Selamat Datang di Kota Rumbai” Terpampang di Jembatan Siak IV
    Dibaca: 317 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id