• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Ahad, 16 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Ekonomi

Bukan Nikel atau Batubara, Ini Harta Karun RI yang Jadi Incaran Dunia

MD Yasir

Jumat, 18 November 2022 20:58:43 WIB
Cetak
Bukan Nikel atau Batubara, Ini Harta Karun RI yang Jadi Incaran Dunia

Jakarta - Indonesia patut bersyukur karena dianugerahi beraneka "harta karun", terutama dari sektor pertambangan. Bukan hanya nikel maupun batu bara, ternyata Indonesia memiliki "harta karun" tak diduga yang bahkan menjadi incaran dunia.
"Harta karun" yang dimaksud di sini yaitu pasir kuarsa. Permintaan dunia terhadap pasir kuarsa Indonesia ternyata telah melonjak setidaknya dalam dua tahun terakhir.

Bahkan, dalam enam bulan hingga satu tahun terakhir, permintaan pasir kuarsa dari China ke Indonesia naik cukup tajam. Harganya pun bahkan sudah naik cukup signifikan.

Advisory Board Himpunan Penambang Kuarsa Indonesia (HIPKI) Rezky Syahrir menyatakan bahwa permintaan pasir kuarsa dari manca negara saat ini meroket dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Hal ini didukung dengan penggenjotan energi hijau yang membutuhkan pasir kuarsa sebagai bahan baku.

"Terutama dalam dua tahun terakhir semenjak akhir 2020 ini luar biasa permintaan pasir kuarsa di Indonesia. Terutama, pasir kuarsa high grade silica, itu pasir kuarsa mengandung silika lebih dari 99,5% dengan kandungan besi yang rendah," ungkapnya dalam Mining Zone CNBC Indonesia, Jumat (18/11/2022).

Rezky juga mengungkapkan bahwa peningkatan ini belum pernah terjadi sebelumnya dan merupakan sejarah penjualan pasir kuarsa di Indonesia. Padahal, pasir kuarsa sudah ada dan dimanfaatkan bahkan sejak sebelum Republik Indonesia berdiri.

"Luar biasa dalam dua tahun terakhir. Ini belum pernah terjadi di sejarah sebelumnya," ungkapnya.

Selain itu, Rezky juga menyebutkan bahwa kualitas pasir kuarsa di Indonesia untuk jenis high grade silica memiliki kualitas yang cukup kompetitif di kancah dunia. Hal ini dibuktikan dengan kandungan pasir kuarsa jenis high grade silica yang dihasilkan Indonesia memiliki kadar hingga 99,5%. Sedangkan kompetitor lainnya dari negara lain, hanya Australia yang memiliki kadar high grade silica mencapai 99,9%.

"Tapi kompetitor Indonesia lainnya itu tidak terlalu banyak dalam high grade silica. Yang paling utama mungkin dari Australia, mereka menghasilkan 99,99% silica sand ini harganya sangat mahal, jadi dalam pasar global saya pikir Indonesia tidak terlalu rendah," tuturnya.

Direktur PT Samindo Resources Tbk (MYOH) Gilbert Markus Nisahpih sempat mengungkapkan, Indonesia memiliki sumber daya alam yang juga memiliki nilai penting dalam energi alternatif. Bukan nikel, tapi pasir kuarsa.

"Indonesia kaya akan pasir kuarsa, terutama di Sumatera dan kalimantan," kata Gilbert seperti dilansir CNBC Indonesia, Kamis (17/11/2022).

Pasir kuarsa merupakan bahan baku pembuatan kaca. Kaca ini yang menjadi komponen utama panel surya atau solar panel.

Gilbert menceritakan, ia selalu berkomunikasi dengan sejawatnya di China selama tiga hingga empat bulan terakhir. Mereka mengatakan, China cukup maju dengan penggunaan energi matahari.

"Untuk apa pasir ini? untuk solar panel. China itu sedang giat sekali membangun panel surya. Mereka membutuhkan pasir kuarsa dalam jumlah yang sangat besar," jelas Gilbert.

Sehingga, di tengah isu 'suntik mati' Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), energi matahari tentunya bisa menjadi energi alternatif. Terlebih, Indonesia berada di garis Khatulistiwa yang memiliki paparan matahari lebih lama dibanding belahan dunia lainnya.*


Sumber : Cnbcindonesia /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Ekonomi

PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:34:00 WIB
Ekonomi

Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:15:00 WIB
Ekonomi

54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:53:05 WIB
Ekonomi

Rombak Birokrasi PU, Menteri Dody Diduga Kena Serangan Balik Mafia Proyek

Kamis, 06 Agustus 2026 - 09:21:00 WIB
Ekonomi

PT Astra International Tbk Umumkan Buyback Saham Rp8 Triliun untuk 12 Bulan

Rabu, 05 Agustus 2026 - 17:47:00 WIB
Ekonomi

Astranauts 2026: PT Astra International Tbk Pilih 12 Inovasi Digital dari AI hingga IoT

Rabu, 05 Agustus 2026 - 16:49:00 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
16 Agustus 2026
PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
16 Agustus 2026
PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
15 Agustus 2026
Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
15 Agustus 2026
Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Dukung Pelaksanaan MTQ Danau Rambai
14 Agustus 2026
Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
13 Agustus 2026
Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
12 Agustus 2026
54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT
12 Agustus 2026
Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
12 Agustus 2026
Bangun Harmoni dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Bantu Kegiatan Kepemudaan di Dua Desa
12 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
    Dibaca: 227 Kali
  • 02
    Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
    Dibaca: 965 Kali
  • 03
    Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
    Dibaca: 246 Kali
  • 04
    Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah Bergulir, Dua Pelapor Diperiksa Penyidik
    Dibaca: 248 Kali
  • 05
    Kasus Korupsi Rumah Eks Pejuang Timtim Masih Diselidiki, Komisi Kejaksaan Desak Kejati NTT Tuntaskan
    Dibaca: 240 Kali
  • 06
    Dodi Irawan dan Iskandar Zulkarnain Bawa Pesan Budaya Lewat Puisi “Laksamana Riau”
    Dibaca: 321 Kali
  • 07
    Rawat Jalan dan Kurangi Debu, PT PAS Mitra Agrinas Beri Manfaat bagi Warga Danau Rambai
    Dibaca: 316 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id