• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Kamis, 01 Oktober 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Ekonomi

Bukan Nikel atau Batubara, Ini Harta Karun RI yang Jadi Incaran Dunia

MD Yasir

Jumat, 18 November 2022 20:58:43 WIB
Cetak
Bukan Nikel atau Batubara, Ini Harta Karun RI yang Jadi Incaran Dunia

Jakarta - Indonesia patut bersyukur karena dianugerahi beraneka "harta karun", terutama dari sektor pertambangan. Bukan hanya nikel maupun batu bara, ternyata Indonesia memiliki "harta karun" tak diduga yang bahkan menjadi incaran dunia.
"Harta karun" yang dimaksud di sini yaitu pasir kuarsa. Permintaan dunia terhadap pasir kuarsa Indonesia ternyata telah melonjak setidaknya dalam dua tahun terakhir.

Bahkan, dalam enam bulan hingga satu tahun terakhir, permintaan pasir kuarsa dari China ke Indonesia naik cukup tajam. Harganya pun bahkan sudah naik cukup signifikan.

Advisory Board Himpunan Penambang Kuarsa Indonesia (HIPKI) Rezky Syahrir menyatakan bahwa permintaan pasir kuarsa dari manca negara saat ini meroket dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Hal ini didukung dengan penggenjotan energi hijau yang membutuhkan pasir kuarsa sebagai bahan baku.

"Terutama dalam dua tahun terakhir semenjak akhir 2020 ini luar biasa permintaan pasir kuarsa di Indonesia. Terutama, pasir kuarsa high grade silica, itu pasir kuarsa mengandung silika lebih dari 99,5% dengan kandungan besi yang rendah," ungkapnya dalam Mining Zone CNBC Indonesia, Jumat (18/11/2022).

Rezky juga mengungkapkan bahwa peningkatan ini belum pernah terjadi sebelumnya dan merupakan sejarah penjualan pasir kuarsa di Indonesia. Padahal, pasir kuarsa sudah ada dan dimanfaatkan bahkan sejak sebelum Republik Indonesia berdiri.

"Luar biasa dalam dua tahun terakhir. Ini belum pernah terjadi di sejarah sebelumnya," ungkapnya.

Selain itu, Rezky juga menyebutkan bahwa kualitas pasir kuarsa di Indonesia untuk jenis high grade silica memiliki kualitas yang cukup kompetitif di kancah dunia. Hal ini dibuktikan dengan kandungan pasir kuarsa jenis high grade silica yang dihasilkan Indonesia memiliki kadar hingga 99,5%. Sedangkan kompetitor lainnya dari negara lain, hanya Australia yang memiliki kadar high grade silica mencapai 99,9%.

"Tapi kompetitor Indonesia lainnya itu tidak terlalu banyak dalam high grade silica. Yang paling utama mungkin dari Australia, mereka menghasilkan 99,99% silica sand ini harganya sangat mahal, jadi dalam pasar global saya pikir Indonesia tidak terlalu rendah," tuturnya.

Direktur PT Samindo Resources Tbk (MYOH) Gilbert Markus Nisahpih sempat mengungkapkan, Indonesia memiliki sumber daya alam yang juga memiliki nilai penting dalam energi alternatif. Bukan nikel, tapi pasir kuarsa.

"Indonesia kaya akan pasir kuarsa, terutama di Sumatera dan kalimantan," kata Gilbert seperti dilansir CNBC Indonesia, Kamis (17/11/2022).

Pasir kuarsa merupakan bahan baku pembuatan kaca. Kaca ini yang menjadi komponen utama panel surya atau solar panel.

Gilbert menceritakan, ia selalu berkomunikasi dengan sejawatnya di China selama tiga hingga empat bulan terakhir. Mereka mengatakan, China cukup maju dengan penggunaan energi matahari.

"Untuk apa pasir ini? untuk solar panel. China itu sedang giat sekali membangun panel surya. Mereka membutuhkan pasir kuarsa dalam jumlah yang sangat besar," jelas Gilbert.

Sehingga, di tengah isu 'suntik mati' Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), energi matahari tentunya bisa menjadi energi alternatif. Terlebih, Indonesia berada di garis Khatulistiwa yang memiliki paparan matahari lebih lama dibanding belahan dunia lainnya.*


Sumber : Cnbcindonesia /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Ekonomi

Belajar dari Jurnalis Kompas, 50 UMKM Binaan PT Astra International Tbk Dilatih Membuat Konten Menarik

Rabu, 30 September 2026 - 19:32:00 WIB
Ekonomi

PT Astra International Tbk Dampingi Desa Sejahtera Astra Gede Pangrango Kembangkan Ekonomi Berbasis Kearifan Lokal

Senin, 28 September 2026 - 19:36:44 WIB
Ekonomi

Kementerian PU Kebut Perbaikan Infrastruktur Terdampak Bencana dari Sumatera hingga NTT

Ahad, 23 Agustus 2026 - 12:52:10 WIB
Ekonomi

CERI Pertanyakan Harga Identik Sembilan Peserta Tender Cipta Karya Era Wamen PU Diana

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:27:00 WIB
Ekonomi

HUT ke-70 Astra: Ini Filosofi di Balik Logo Barunya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:12:00 WIB
Ekonomi

PT Astra International Tbk Percepat Penyaluran Bantuan Gempa NTT Lewat Program Nurani Astra

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:37:59 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Belajar dari Jurnalis Kompas, 50 UMKM Binaan PT Astra International Tbk Dilatih Membuat Konten Menarik
30 September 2026
Muscab I JMSI Kampar Tetapkan Hj Netty Mindrayani sebagai Ketua
29 September 2026
PT Astra International Tbk Dampingi Desa Sejahtera Astra Gede Pangrango Kembangkan Ekonomi Berbasis Kearifan Lokal
28 September 2026
JMSI Riau Gelar UKW 4-6 November 2026, Pendaftaran Dibuka dan Kuota Terbatas
28 September 2026
Teguh Santosa Tegaskan JMSI Dukung Penuh HPN 2027 di Lampung
25 September 2026
Kompol Syahrizal Resmi Jabat Wakapolres Inhu, Gantikan Kompol Lasarrus Sinaga
23 September 2026
PLN dan Pemkab Inhil Perkuat Sinergi, Akses Listrik Sejumlah Desa Segera Diperluas
18 September 2026
Persoalan PHK 10 Pekerja SPPBE di Inhu Mencuat, DPRD Soroti Hak Tenaga Kerja
18 September 2026
Soroti Polemik 10 Pekerja SPPBE PT Awal Bros, Advokat Muda Riau Minta Disnaker Periksa Dugaan Tekanan
17 September 2026
Forum Keselamatan Ketenagalistrikan PLN Teluk Kuantan, Perkuat Kolaborasi Cegah Bahaya Listrik di Masyarakat
17 September 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Teguh Santosa Tegaskan JMSI Dukung Penuh HPN 2027 di Lampung
    Dibaca: 275 Kali
  • 02
    Kompol Syahrizal Resmi Jabat Wakapolres Inhu, Gantikan Kompol Lasarrus Sinaga
    Dibaca: 350 Kali
  • 03
    PLN dan Pemkab Inhil Perkuat Sinergi, Akses Listrik Sejumlah Desa Segera Diperluas
    Dibaca: 529 Kali
  • 04
    Persoalan PHK 10 Pekerja SPPBE di Inhu Mencuat, DPRD Soroti Hak Tenaga Kerja
    Dibaca: 1e3 Kali
  • 05
    Soroti Polemik 10 Pekerja SPPBE PT Awal Bros, Advokat Muda Riau Minta Disnaker Periksa Dugaan Tekanan
    Dibaca: 524 Kali
  • 06
    Forum Keselamatan Ketenagalistrikan PLN Teluk Kuantan, Perkuat Kolaborasi Cegah Bahaya Listrik di Masyarakat
    Dibaca: 574 Kali
  • 07
    UAS Terima Penghargaan JMSI Riau, Tekankan Pentingnya Integritas Media
    Dibaca: 536 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id