• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Rabu, 01 Juli 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Ekonomi

Bukan Nikel atau Batubara, Ini Harta Karun RI yang Jadi Incaran Dunia

MD Yasir

Jumat, 18 November 2022 20:58:43 WIB
Cetak
Bukan Nikel atau Batubara, Ini Harta Karun RI yang Jadi Incaran Dunia

Jakarta - Indonesia patut bersyukur karena dianugerahi beraneka "harta karun", terutama dari sektor pertambangan. Bukan hanya nikel maupun batu bara, ternyata Indonesia memiliki "harta karun" tak diduga yang bahkan menjadi incaran dunia.
"Harta karun" yang dimaksud di sini yaitu pasir kuarsa. Permintaan dunia terhadap pasir kuarsa Indonesia ternyata telah melonjak setidaknya dalam dua tahun terakhir.

Bahkan, dalam enam bulan hingga satu tahun terakhir, permintaan pasir kuarsa dari China ke Indonesia naik cukup tajam. Harganya pun bahkan sudah naik cukup signifikan.

Advisory Board Himpunan Penambang Kuarsa Indonesia (HIPKI) Rezky Syahrir menyatakan bahwa permintaan pasir kuarsa dari manca negara saat ini meroket dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Hal ini didukung dengan penggenjotan energi hijau yang membutuhkan pasir kuarsa sebagai bahan baku.

"Terutama dalam dua tahun terakhir semenjak akhir 2020 ini luar biasa permintaan pasir kuarsa di Indonesia. Terutama, pasir kuarsa high grade silica, itu pasir kuarsa mengandung silika lebih dari 99,5% dengan kandungan besi yang rendah," ungkapnya dalam Mining Zone CNBC Indonesia, Jumat (18/11/2022).

Rezky juga mengungkapkan bahwa peningkatan ini belum pernah terjadi sebelumnya dan merupakan sejarah penjualan pasir kuarsa di Indonesia. Padahal, pasir kuarsa sudah ada dan dimanfaatkan bahkan sejak sebelum Republik Indonesia berdiri.

"Luar biasa dalam dua tahun terakhir. Ini belum pernah terjadi di sejarah sebelumnya," ungkapnya.

Selain itu, Rezky juga menyebutkan bahwa kualitas pasir kuarsa di Indonesia untuk jenis high grade silica memiliki kualitas yang cukup kompetitif di kancah dunia. Hal ini dibuktikan dengan kandungan pasir kuarsa jenis high grade silica yang dihasilkan Indonesia memiliki kadar hingga 99,5%. Sedangkan kompetitor lainnya dari negara lain, hanya Australia yang memiliki kadar high grade silica mencapai 99,9%.

"Tapi kompetitor Indonesia lainnya itu tidak terlalu banyak dalam high grade silica. Yang paling utama mungkin dari Australia, mereka menghasilkan 99,99% silica sand ini harganya sangat mahal, jadi dalam pasar global saya pikir Indonesia tidak terlalu rendah," tuturnya.

Direktur PT Samindo Resources Tbk (MYOH) Gilbert Markus Nisahpih sempat mengungkapkan, Indonesia memiliki sumber daya alam yang juga memiliki nilai penting dalam energi alternatif. Bukan nikel, tapi pasir kuarsa.

"Indonesia kaya akan pasir kuarsa, terutama di Sumatera dan kalimantan," kata Gilbert seperti dilansir CNBC Indonesia, Kamis (17/11/2022).

Pasir kuarsa merupakan bahan baku pembuatan kaca. Kaca ini yang menjadi komponen utama panel surya atau solar panel.

Gilbert menceritakan, ia selalu berkomunikasi dengan sejawatnya di China selama tiga hingga empat bulan terakhir. Mereka mengatakan, China cukup maju dengan penggunaan energi matahari.

"Untuk apa pasir ini? untuk solar panel. China itu sedang giat sekali membangun panel surya. Mereka membutuhkan pasir kuarsa dalam jumlah yang sangat besar," jelas Gilbert.

Sehingga, di tengah isu 'suntik mati' Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), energi matahari tentunya bisa menjadi energi alternatif. Terlebih, Indonesia berada di garis Khatulistiwa yang memiliki paparan matahari lebih lama dibanding belahan dunia lainnya.*


Sumber : Cnbcindonesia /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Ekonomi

Kebijakan Paket Ekonomi Lanjut Prioritaskan UMKM dan Lapangan Kerja

Senin, 19 Januari 2026 - 13:26:29 WIB
Ekonomi

Desain Kedaulatan Ekonomi Pancasila

Ahad, 11 Januari 2026 - 21:30:12 WIB
Ekonomi

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 - 21:39:46 WIB
Ekonomi

Ekonomi Terlihat Stabil Padahal Obesitas

Ahad, 28 Desember 2025 - 21:31:13 WIB
Ekonomi

Catatan Akhir Tahun Ekonomi Syariah

Kamis, 25 Desember 2025 - 22:33:24 WIB
Ekonomi

Desentralisasi Demi Pemerataan Ekonomi

Sabtu, 22 November 2025 - 21:10:28 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
30 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
30 Juni 2026
PLN Tegaskan Komitmen Hadirkan Listrik Andal, Sinergi dengan Komisi XII DPR RI Percepat Pembangunan Kelistrikan Riau
30 Juni 2026
Kelompok Nasrun Sitepu dan Kani Kembali Berurusan dengan Polisi Akibat Menjarah di Kebun Agrinas
30 Juni 2026
Sabu Disembunyikan di Belakang Rumah, Warga Peranap Digelandang ke Polres Inhu
29 Juni 2026
DPP IKJR Hadiri HUT ke 44 Tahun Desa Payung Sekaki, Kampriwoto : Tidak Benar Ada Dualisme Kepengurusan
28 Juni 2026
Berdedikasi Bangun Sinergi Dunia Usaha dan Pemerintah, Hotli Maruli Sirait Raih Anugerah "An Extraordinary Leader" JMSI Award 2026
27 Juni 2026
PLN UP3 Rengat Siaga Penuh, Pastikan Listrik Andal Tanpa Kedip Selama MTQ ke-44 Riau di Kuansing
27 Juni 2026
Kapolsek Rengat Barat Turun Langsung Pantau Jagung, Program P2B Terus Diperkuat di Desa
26 Juni 2026
Pelantikan JMSI Riau 2025-2030 Berlangsung Meriah, 12 Tokoh Terima Penghargaan JMSI Award 2026
26 Juni 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
    Dibaca: 275 Kali
  • 02
    Sabu Disembunyikan di Belakang Rumah, Warga Peranap Digelandang ke Polres Inhu
    Dibaca: 209 Kali
  • 03
    DPP IKJR Hadiri HUT ke 44 Tahun Desa Payung Sekaki, Kampriwoto : Tidak Benar Ada Dualisme Kepengurusan
    Dibaca: 237 Kali
  • 04
    Berdedikasi Bangun Sinergi Dunia Usaha dan Pemerintah, Hotli Maruli Sirait Raih Anugerah "An Extraordinary Leader" JMSI Award 2026
    Dibaca: 270 Kali
  • 05
    PLN UP3 Rengat Siaga Penuh, Pastikan Listrik Andal Tanpa Kedip Selama MTQ ke-44 Riau di Kuansing
    Dibaca: 264 Kali
  • 06
    Kapolsek Rengat Barat Turun Langsung Pantau Jagung, Program P2B Terus Diperkuat di Desa
    Dibaca: 579 Kali
  • 07
    Pelantikan JMSI Riau 2025-2030 Berlangsung Meriah, 12 Tokoh Terima Penghargaan JMSI Award 2026
    Dibaca: 337 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id