• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Jumat, 28 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Olahraga

Grup B Piala Dunia 2022: Sekali lagi, Inggris Tetap diunggulkan

MD Yasir

Kamis, 17 November 2022 13:54:14 WIB
Cetak
Grup B Piala Dunia 2022: Sekali lagi, Inggris Tetap diunggulkan

JAKARTA, Beritaone.id  - Agaknya pundak para pemain Tim Nasional Inggris selalu pegal-pegal tiap kali mereka hendak berlaga di sebuah turnamen sepak bola internasional.

Sebagai negara dengan liga domestik yang paling populer sedunia dan negeri yang diamini penemu sepak bola olahraga modern, sudah tentu ada beban besar bagi Inggris untuk tampil baik dalam turnamen-turnamen internasional.

Hal serupa juga kembali terjadi ketika The Three Lions bertolak ke Qatar untuk tampil di Piala Dunia 2022, mereka menanggung beban sebagai tim yang paling diunggulkan di Grup B yang juga dihuni Iran, Amerika Serikat, dan Wales.

Setahun silam, slogan andalan "It's Coming Home" tampaknya akan terwujud ketika Gareth Southgate berhasil membimbing Inggris mencapai final EURO 2020, namun publik tuan rumah kembali harus kecewa ketika mereka kalah adu penalti lawan Italia di Wembley.

Capaian runner-up EURO 2020 mengikuti jejak sebagai semifinalis Piala Dunia 2018, dan bukan tidak mungkin Inggris akan mencapai puncak performa mereka di Qatar demi membawa pulang trofi Piala Dunia ke tanah sendiri untuk kedua kali setelah 1966.

Sayangnya, beberapa bulan terakhir sebelum bertolak ke Qatar, performa Inggris tidak begitu positif termasuk saat mereka digulung oleh Hongaria 0-4 di negeri sendiri hingga terdegradasi dari kasta teratas UEFA Nations League.

Di Qatar, Southgate jelas berharap Harry Kane bisa mengulangi performanya sebagai top skor Piala Dunia 2018 lalu serta statusnya sebagai yang tersubur dalam fase kualifikasi zona Eropa.

Sejumlah talenta berbakat lainnya jelas diharapkan bisa melanjutkan perkembangan mereka di Piala Dunia, termasuk Bukayo Saka yang gagal melesakkan tendangan penalti di final EURO lalu.

Di antara tim-tim lain di Grup B, Wales boleh jadi merupakan batu sandungan paling mengancam bagi Inggris.

Saudara setanah Britania Raya itu untuk pertama kalinya sejak 1958 bisa kembali tampil di putaran final Piala Dunia dan Gareth Bale yang kini telah berusia 33 tahun tentu ingin Qatar menjadi turnamen apik bila ia berencana menutup karier internasionalnya.

Laiknya saudara, Wales punya pengetahuan mendalam tentang Inggris dan tentunya berambisi memperbaiki rekor nirmenang dalam enam pertemuan resmi terakhir.

Bale dan Aaron Ramsey yang tak lagi muda tentunya butuh sokongan sosok-sosok yang siap meneruskan status sebagai pembawa panji Wales. Beberapa nama mungkin terbersit, entah itu Harry Wilson, Neco Williams, atau Brennan Johnson.

Nama terakhir patut dinantikan performanya, mengingat Johnson terus melihatkan perkembangan menjanjikan bersama Nottingham Forest di Liga Premier Inggris.

Tim berikutnya yang mungkin harus diwaspadai Inggris adalah Amerika Serikat (AS). Dalam dua kali pertemuan di ajang Piala Dunia, Inggris tak pernah menang melawan AS, kalah 0-1 pada fase grup edisi 1950 dan imbang 1-1 di fase grup 2010.

AS kembali ke putaran final Piala Dunia setelah absen pada 2018 dan pelatih Gregg Berhalter punya skuad yang berisi segudang talenta menjanjikan.

Christian Pulisic jelas menjadi nama paling penting dalam skuad AS saat ini dan sosok berusia 24 tahun itu sudah dibebani memikul tanggung jawab tim.

Nama lain yang patut menjadi perhatian dari skuad Paman Sam adalah Timothy Weah, Yunus Musah, Sergino Dest, Tyler Adams, dan Josh Sargent.

Kelimanya lebih muda dari Pulisic tapi relatif kenyang pengalaman tampil di kompetisi bergengsi Eropa dan kini saatnya turut membantu memperbaiki capaian AS yang tak pernah melebihi 16 besar dalam tiga penampilan terakhir.

Iran praktis menjadi tim dengan peringkat FIFA terendah di antara seluruh penghuni Grup B, tapi bukan berarti anak-anak asuh Carlos Queiroz bisa diremehkan begitu saja.

Queiroz memang baru dipekerjakan Iran lagi dua bulan sebelum berangkat ke Qatar, tapi ini akan menjadi kali ketiga juru taktik asal Portugal itu memimpin Team Melli di putaran final Piala Dunia.

Dalam penampilan keenam mereka di putaran final Piala Dunia, Iran tentu ingin bisa pertama kalinya meloloskan diri dari fase penyisihan grup.

Trio andalan Sardar Azmoun, Alireza Jahanbakhsh, dan Mehdi Taremi kemungkinan besar akan menghuni lini depan dalam susunan sebelas mula laga pertama Iran nanti, di mana nama pertama masih memburu gol pertama di Piala Dunia demi melengkapi torehan 41 golnya untuk Iran.

Satu kerugian terbesar Iran adalah kehilangan talenta muda Allahyar Sayyadmanesh yang harus absen karena cedera, praktis membuat mereka menjadi salah satu tim dengan rata-rata usia tertua di Qatar.

Iran bahkan hanya dihuni satu pemain berusia di bawah 25 tahun yakni bek Abolfazl Jalali, yang kemungkinan tak banyak mendapat porsi bermain nanti.

Jadwal pertandingan Grup B (dalam WIB):

Senin (21/11)
20.00 Inggris vs Iran

Selasa (22/11)
2.00 Amerika Serikat vs Wales

Jumat (25/11)
17.00 Wales vs Iran

Sabtu (26/11)
2.00 Inggris vs Amerika Serikat

Rabu (30/11)
2.00 Iran vs Amerika Serikat
2.00 Wales vs Inggris

Profil dan skuad masing-masing negara yang berada di Grup B:

Inggris

Rekam jejak penampilan Piala Dunia: Penampilan ke-16, capaian terbaik juara edisi 1966

Perjalanan menuju putaran final: Juara Grup I kualifikasi zona Eropa

Peringkat FIFA: 5

Pelatih: Gareth Southgate

Skuad: Jordan Pickford (1), Nick Pope (13), Aaron Ramsdale (23); Kyle Walker (2), Luke Shaw (3), John Stones (5), Harry Maguire (6), Kieran Trippier (12), Eric Dier (15), Conor Coady (16), Trent Alexander-Arnold (18), Ben White (21); Declan Rice (4), Jordan Henderson (8), Kalvin Phillips (14), Mason Mount (19), Phil Foden (20), Jude Bellingham (22), James Maddison (25), Conor Gallagher (26); Jack Grealish (7), Harry Kane (9), Raheem Sterling (10), Marcus Rashford (11), Bukayo Saka (17), Callum Wilson (24)


Iran

Rekam jejak penampilan Piala Dunia: Penampilan keenam, tidak pernah lolos fase grup

Perjalanan menuju putaran final: Juara Grup A fase kualifikasi ketiga zona Asia

Peringkat FIFA: 20

Pelatih: Carlos Queiroz

Skuad: Alireza Beiranvand (1), Payam Niazmand (12), Amir Abedzadeh (22), Hossein Hosseini (24); Sadegh Moharrami (2), Ehsan Hajisafi (3), Shoja Khalilzadeh (4), Milad Mohammadi (5), Morteza Pouraliganji (8), Hossein Kanani (13), Roozbeh Cheshmi (15), Majid Hosseini (19), Ramin Rezaeian (23), Abolfazl Jalali (25); Saeid Ezatolahi (6), Alireza Jahanbakhsh (7), Vahid Amiri (11), Saman Ghoddos (14), Mehdi Torabi (16), Ali Gholizadeh (17), Ali Karimi (18), Ahmad Noorollahi (21); Mehdi Taremi (9), Karim Ansarifard (10), Sardar Azmoun

Amerika Serikat

Rekam jejak penampilan Piala Dunia: Penampilan ke-11, capaian terbaik peringkat ketiga 1930

Perjalanan menuju putaran final: Peringkat ketiga putaran ketiga kualifikasi zona CONCACAF

Peringkat FIFA: 16

Pelatih: Gregg Berhalter

Skuad: Matt Turner (1), Ethan Horvath (12), Sean Johnson (25); Sergino Dest (2), Walker Zimmerman (3), Antonee Robinson (5), Tim Ream (13), Aaron Long (15), Shaq Moore (18), Cameron Carter-Vickers (20), DeAndre Yedlin (22), Joe Scally (26); Tyler Adams (4), Yunus Musah (6), Weston McKennie (8), Luca de la Torre (14), Cristian Roldan (17), Kellyn Acosta (23); Giovanni Reyna (7), Jesus Ferreira (9), Christian Pulisic (10), Brenden Aaronson (11), Jordan Morris (16), Haji Wright (19), Timothy Weah (21), Josh Sargent (24)


Wales

Rekam jejak penampilan Piala Dunia: Penampilan kedua, capaian terbaik perempat final edisi 1958

Perjalanan menuju putaran final: Jalur playoff A zona Eropa

Peringkat FIFA: 19

Pelatih: Rob Page

Skuad: Wayne Hennesy (1), Danny Ward (12), Adam Davies (21); Chris Gunter (2), Neco Williams (3), Ben Davies (4), Chris Mepham (5), Joe Rodon (6), Connor Robert (14), Ethan Ampadu (15), Tom Lockyer (17), Ben Cabango (24), Rubin Colwill (25); Joe Allen (7), Harry Wilson (8), Aaron Ramsey (10), Joe Morrell (16), Jonny Williams (18), Sorba Thomas (22), Dylan Levitt (23), Matt Smith (26); Brennan Johnson (9), Gareth Bale (11), Kieffer Moore (13), Mark Harris (19), Daniel James (20)


Sumber : Antara /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Olahraga

5 Teknik Dasar Padel untuk Meningkatkan Permainan Anda di Lapangan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:03:44 WIB
Olahraga

5 Fakta Menarik Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Rabu, 29 April 2026 - 12:40:20 WIB
Olahraga

Timnas U-22 Tersingkir, Ketum MSBI Minta Presiden Turun Tangan

Sabtu, 13 Desember 2025 - 20:21:25 WIB
Dodi Irawan Ucapkan Alhamdulillah

Tim Dayung Riau Ukir Sejarah di POPNAS XVII 2025, Sabet 3 Emas dan 2 Perak untuk Bumi Lancang Kuning

Ahad, 09 November 2025 - 23:54:04 WIB
Olahraga

Sepak Bola Kembali Jatuh ke Tangan Kepentingan Politik

Ahad, 19 Oktober 2025 - 13:55:00 WIB
Olahraga

Warganet Heboh Marselino Dicoret dari Timnas Indonesia

Kamis, 25 September 2025 - 11:21:01 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Tak Kapok Dibui 5 Tahun, Kempes Kembali Diciduk Polisi Bawa Sabu 2,15 Gram
27 Agustus 2026
Konflik Agraria di Kepayang Sari, Warga Tolak Aktivitas PT Agrinas di Eks Tasma Puja
26 Agustus 2026
Jalan Sungai Rawa Rusak Parah, Marka Minim, Truk Bermuatan Besar Terus Melintas
26 Agustus 2026
Kabut Asap Melanda, Matahari 08 Riau Turun ke Jalan Bagikan Ribuan Masker untuk Warga Pekanbaru
25 Agustus 2026
JMSI Riau Matangkan UKW Oktober 2026, Peserta Bisa Ikut Tingkat Muda hingga Utama
24 Agustus 2026
Kementerian PU Kebut Perbaikan Infrastruktur Terdampak Bencana dari Sumatera hingga NTT
23 Agustus 2026
Peduli Akses Warga, PT PAS Mitra Agrinas Kembali Perbaiki Jalan Desa Danau Rambai
22 Agustus 2026
Rumah Tinggal Disulap Jadi Markas Narkoba, Nana Ditangkap Polsek Rengat Barat
22 Agustus 2026
Presiden RI Anugerahkan Satyalencana Kepariwisataan ke 2 Penggerak Desa Sejahtera Astra
21 Agustus 2026
Terseret Dua Kasus Korupsi, Wamen PU Diana Kusumastuti Diminta Segera Diperiksa
20 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Tak Kapok Dibui 5 Tahun, Kempes Kembali Diciduk Polisi Bawa Sabu 2,15 Gram
    Dibaca: 428 Kali
  • 02
    Kabut Asap Melanda, Matahari 08 Riau Turun ke Jalan Bagikan Ribuan Masker untuk Warga Pekanbaru
    Dibaca: 376 Kali
  • 03
    JMSI Riau Matangkan UKW Oktober 2026, Peserta Bisa Ikut Tingkat Muda hingga Utama
    Dibaca: 267 Kali
  • 04
    Kementerian PU Kebut Perbaikan Infrastruktur Terdampak Bencana dari Sumatera hingga NTT
    Dibaca: 327 Kali
  • 05
    Peduli Akses Warga, PT PAS Mitra Agrinas Kembali Perbaiki Jalan Desa Danau Rambai
    Dibaca: 286 Kali
  • 06
    Rumah Tinggal Disulap Jadi Markas Narkoba, Nana Ditangkap Polsek Rengat Barat
    Dibaca: 642 Kali
  • 07
    Presiden RI Anugerahkan Satyalencana Kepariwisataan ke 2 Penggerak Desa Sejahtera Astra
    Dibaca: 333 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id