• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Jumat, 28 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Ekonomi

Tumbuh Pesat, OJK Optimistis Ekonomi Digital Indonesia Tembus Rp 5.148 Triliun di 2030

MD Yasir

Kamis, 10 November 2022 15:19:04 WIB
Cetak
Tumbuh Pesat, OJK Optimistis Ekonomi Digital Indonesia Tembus Rp 5.148 Triliun di 2030

JAKARTA, Beritaone.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimistis ekonomi digital Indonesia bisa tembus 330 miliar dolar AS atau sekitar Rp 5.148 triliun (kurs Rp 15.600) pada 2030. Optimisme tersebut seiring meningkatnya permintaan serta perkembangan inovasi layanan dan produk keuangan digital pascapandemi.

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan, Indonesia berada pada jalur pertumbuhan yang kuat untuk mencapai target. Menurutnya, hingga saat ini nilai ekonomi digital Indonesia telah mencapai lebih dari 70 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 1.092 triliun, tertinggi di antara negara-negara di kawasan regional ASEAN.

“Untuk mencapai target itu, pemerintah bersama Bank Indonesia dan OJK senantiasa melakukan koordinasi dan kerja sama memastikan bahwa kebijakan dan layanan yang kita buat dapat mendukung perusahaan dan startup,” kata Mahendra dalam acara Indonesia Fintech Summit 2022 di Bali, Kamis (10/11/2022).

Mahendra melihat, kemajuan teknologi yang juga diakselerasi oleh pandemi covid-19 telah mengubah aktivitas bisnis. Masyarakat pun kini sangat mengandalkan layanan dan produk berbasis digital. Seiring permintaan yang tinggi, lembaga keuangan melakukan penyesuaian dengan bertransformasi serta mengembangkan produk dan layanan baru.

Perkembangan di dalam sektor keuangan juga terlihat melalui berbagai inovasi berbasis blockchain. Meski beberapa diantaranya bukanlah produk finansial, menurut Mahendra inovasi ini bisa dimanfaatkan untuk menyediakan layanan keuangan. Regulator oun dituntut untuk membuat peraturan yang sesuai demi mengikuti dinamika inovasi tersebut.

Di sisi lain, Mahendra mengakui perkembangan ekonomi digital masih menghadapi sejumlah tantangan. Proyeksi pertumbuhan ekonomi lebih rendah serta laju inflasi yang pesat secara global karena faktor komoditas energi dan tingginya biaya produksi telah menciptakan kondisi stagflasi yang lebih menantang, sehingga berisiko mengganggu stabilitas keuangan.

Merespons situasi ini, berbagai bank sentral di dunia memperketat kebijakan moneter yang memicu tekanan pada nilai tukar dan suku bunga terutama di negara-negara berkembang. Kondisi ini juga tentunya mengganggu perusahaan dan startup digital yang telah lama bergantung pada permodalan tanpa batas.

“Hasilnya, model bisnis dari startup dan perusahaan ini yang dulu hanya bergantung pada valuasi ekuitas kini harus berjuang dalam meningkatkan keuntungan dan melakukan efisiensi,” jelas Mahendra.

Meski demikian, Mahendra optimistis para pelaku di sektor ekonomi digital terutama startup fintech masih dapat menjaga pertumbuhan didukung fundamental perekonomian dalam negeri yang kuat. Di tengah perlambatan ekonomi global, ekonomi Indonesia tumbuh dengan sangat kuat sebesar 5,72 persen YoY pada kuartal III 2022.

Saat ini, Mahendra mengatakan, Indonesia sedang proaktif mempersiapkan diri dari dampak terburuk perlambatan ekonomi global. Pemerintah memiliki keyakinan bahwa ekonomi dapat tumbuh kuat pada tahun depan dan tahun-tahun selanjutnya.


Sumber : Republika /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Ekonomi

Kementerian PU Kebut Perbaikan Infrastruktur Terdampak Bencana dari Sumatera hingga NTT

Ahad, 23 Agustus 2026 - 12:52:10 WIB
Ekonomi

CERI Pertanyakan Harga Identik Sembilan Peserta Tender Cipta Karya Era Wamen PU Diana

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:27:00 WIB
Ekonomi

HUT ke-70 Astra: Ini Filosofi di Balik Logo Barunya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:12:00 WIB
Ekonomi

PT Astra International Tbk Percepat Penyaluran Bantuan Gempa NTT Lewat Program Nurani Astra

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:37:59 WIB
Ekonomi

PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:34:00 WIB
Ekonomi

Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:15:00 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Tak Kapok Dibui 5 Tahun, Kempes Kembali Diciduk Polisi Bawa Sabu 2,15 Gram
27 Agustus 2026
Konflik Agraria di Kepayang Sari, Warga Tolak Aktivitas PT Agrinas di Eks Tasma Puja
26 Agustus 2026
Jalan Sungai Rawa Rusak Parah, Marka Minim, Truk Bermuatan Besar Terus Melintas
26 Agustus 2026
Kabut Asap Melanda, Matahari 08 Riau Turun ke Jalan Bagikan Ribuan Masker untuk Warga Pekanbaru
25 Agustus 2026
JMSI Riau Matangkan UKW Oktober 2026, Peserta Bisa Ikut Tingkat Muda hingga Utama
24 Agustus 2026
Kementerian PU Kebut Perbaikan Infrastruktur Terdampak Bencana dari Sumatera hingga NTT
23 Agustus 2026
Peduli Akses Warga, PT PAS Mitra Agrinas Kembali Perbaiki Jalan Desa Danau Rambai
22 Agustus 2026
Rumah Tinggal Disulap Jadi Markas Narkoba, Nana Ditangkap Polsek Rengat Barat
22 Agustus 2026
Presiden RI Anugerahkan Satyalencana Kepariwisataan ke 2 Penggerak Desa Sejahtera Astra
21 Agustus 2026
Terseret Dua Kasus Korupsi, Wamen PU Diana Kusumastuti Diminta Segera Diperiksa
20 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Tak Kapok Dibui 5 Tahun, Kempes Kembali Diciduk Polisi Bawa Sabu 2,15 Gram
    Dibaca: 437 Kali
  • 02
    Kabut Asap Melanda, Matahari 08 Riau Turun ke Jalan Bagikan Ribuan Masker untuk Warga Pekanbaru
    Dibaca: 379 Kali
  • 03
    JMSI Riau Matangkan UKW Oktober 2026, Peserta Bisa Ikut Tingkat Muda hingga Utama
    Dibaca: 271 Kali
  • 04
    Kementerian PU Kebut Perbaikan Infrastruktur Terdampak Bencana dari Sumatera hingga NTT
    Dibaca: 331 Kali
  • 05
    Peduli Akses Warga, PT PAS Mitra Agrinas Kembali Perbaiki Jalan Desa Danau Rambai
    Dibaca: 289 Kali
  • 06
    Rumah Tinggal Disulap Jadi Markas Narkoba, Nana Ditangkap Polsek Rengat Barat
    Dibaca: 646 Kali
  • 07
    Presiden RI Anugerahkan Satyalencana Kepariwisataan ke 2 Penggerak Desa Sejahtera Astra
    Dibaca: 336 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id