ROHIL,BeritaOne.id-Beralihnya Bank Riau Kepri sebagai Bank Riau Kepri Syariah, Senin (22/8/2022) diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan ekonomi syariah dan menyejahterakan masyarakat Riau.
Hal ini dikatakan anggota DPRD Riau, Zulkifli Indra SH kepada media, disela kegiatan resesnya di Kabupaten Rokan Hilir, Senin (22/8/2022).
Namun begitu, Politisi Partai Demokrat menegaskan, persiapan dari segala mampu memaksimalkan penggunaan teknologi digital dan sistim pengamanan IT.
"Persiapan harus matang. Terutama mengenai pelayanan nasabah. Terutama mengenai pengamanan dana nasabah yang tersimpan. Digitalisasi tersebut wajib dilakukan untuk dapat menjangkau mereka yang selama ini belum dapat dilayani oleh layanan perbankan," ujarnya
Wakil Ketua Komisi 3 DPRD Riau ini juga mengharapkan, direksi BRK Syariah harus mampu menarik minat generasi muda untuk menjadi nasabah dan turut berperan dalam memajukan ekonomi serta keuangan syariah di Riau.
Sebab, jumlah generasi muda saat ini yang cukup besar menjadi peluang bagus bagi perwujudan hal tersebut.
"Kita dari DPRD Riau tetap melakukan pengawasan terus menerus, agar BRK Syariah bisa tumbuh dan berkembang ditengah masyarakat Riau dan Kepri kedepannya,"pungkasnya.
Disisi lain untuk dikehatui, BRK dari Bank Konvensional menjadi Bank Umum Syariah (BUS) sesuai dengan Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-93/D.03/2022 tanggal 4 Juli 2022.
Direktur Utama BRK Syariah, Andi Buchari menambahkan, proses telah selesai. Semua ini berkat support dari berbagai pihak.
"Kami ucapkan terimakasi kepada OJK, Bank Indonesia, Kemenkeu, Ditjen Pajak, para Pemegang Saham, DPRD, seluruh pemangku kepentingan lainnya, serta kepada segenap Insan BRK Syariah atas kerja keras-cerdas-ikhlas yang solid. "Berkah Untuk Semua" , BRK Syariah dapat berperan menjadi motor penggerak, yakni pemicu sekaligus pemacu ekosistem syariah di Riau dan Kepri, terutama dalam mendukung pengembangan potensi ekonomi lokal atau tempatan,"jelasnya.***