• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Ahad, 05 Juli 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Ekonomi

BI Akan Pangkas Biaya Transfer Antar Negara

MD Yasir

Jumat, 15 Juli 2022 07:21:28 WIB
Cetak
BI Akan Pangkas Biaya Transfer Antar Negara

BALI, Beritaone.id - Bank Indonesia (BI) akan bekerja sama dengan bank sentral di empat negara Asia Tenggara untuk menurunkan biaya transfer antar negara. Bank sentral yang dimaksud berada di Malaysia, Thailand, Singapura, dan Filipina.

Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Fitria Irmi Triswati mengatakan pihaknya berencana bekerja sama dengan sejumlah negara untuk membuat biaya transfer jauh lebih murah seperti apa yang sudah dilakukan bank sentral Singapura dengan bank sentral Thailand.

"Kami menuju ke situ justru (penurunan biaya transfer antar negara seperti Singapura dan Thailand)," ungkap Fitria di Bali, Kamis (14/7).

Bedanya, kata Fitria, BI akan bekerja sama secara bilateral atau langsung dengan beberapa negara. Sementara, Singapura dan Thailand menganut kerja sama bilateral.

"Tapi kami maunya dari bilateral menjadi multilateral dulu perjanjiannya, nah kayak Singapura kan dia mau sama Thailand, lalu Singapura sama Malaysia dulu. Kalau kami mau mendudukkan di beberapa negara ASEAN dulu," jelas Fitria.

Dalam kesempatan berbeda, Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan BI dan empat bank sentral di negara Asia Tenggara akan meneken kerja sama sistem pembayaran lintas negara (cross border payment) pada November 2022 mendatang.

Kerja sama ini terkait sistem pembayaran QR, fast payment, dan local currency settlement (LCS).

"Kami pada November tahun ini, lima pemimpin (bank sentral) akan menandatangani nota kesepahaman," ujar Perry.

Sebelumnya, Managing Director Monetary Authority of Singapore (MAS) atau bank sentral Singapura Ravi Menon mengatakan warga di Negeri Singa bisa mentransfer uang dengan biaya murah hanya 3 persen ke Thailand.

Ia mengatakan pihaknya telah bekerja sama dengan Bank of Thailand (BOT) atau bank sentral Thailand sejak April 2021 untuk mewujudkan biaya transfer murah.

"Sistem pembayaran ini memungkinkan individu di Singapura dan Thailand untuk saling mengirim uang hanya dengan menggunakan nomor ponsel. Anda tidak perlu tahu nomor rekening bank orang itu, hanya nomor ponsel dan perangkat selular," ungkap Menon.

Menon menjelaskan bank sentral Singapura dan Malaysia telah meluncurkan sistem atau aplikasi untuk mendukung program biaya transfer murah antar negara tersebut.

Bank sentral Singapura merilis PayNow Singapura dan Thailand menerbitkan PromptPay Thailand.

"Anda dapat mentransfer uang langsung dari rekening bank pengirim ke rekening bank penerima. Dibutuhkan hanya beberapa menit dan lima kali lebih murah daripada saluran perbankan konvensional. Biayanya sekitar 3 persen," jelas Menon.

Sementara, jika warga Singapura mentransfer dana ke Thailand dengan cara konvensional, maka biayanya mencapai 10 persen-15 persen.


Sumber : Cnnindonesia.com /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Ekonomi

Kebijakan Paket Ekonomi Lanjut Prioritaskan UMKM dan Lapangan Kerja

Senin, 19 Januari 2026 - 13:26:29 WIB
Ekonomi

Desain Kedaulatan Ekonomi Pancasila

Ahad, 11 Januari 2026 - 21:30:12 WIB
Ekonomi

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 - 21:39:46 WIB
Ekonomi

Ekonomi Terlihat Stabil Padahal Obesitas

Ahad, 28 Desember 2025 - 21:31:13 WIB
Ekonomi

Catatan Akhir Tahun Ekonomi Syariah

Kamis, 25 Desember 2025 - 22:33:24 WIB
Ekonomi

Desentralisasi Demi Pemerataan Ekonomi

Sabtu, 22 November 2025 - 21:10:28 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Tokoh Adat Inhu Angkat Bicara, Penjarah dan Pelaku Kekerasan di Kebun Agrinas Rakit Kulim Harus Dipenjara
04 Juli 2026
Brutal! Dua Pekerja PT Pancawaskita Mitra Agrinas Dikeroyok Gerombolan Nasrun Sitepu Bersenjata Tajam
04 Juli 2026
Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
03 Juli 2026
Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
03 Juli 2026
Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
02 Juli 2026
Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
02 Juli 2026
19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
02 Juli 2026
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif
01 Juli 2026
Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
30 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
30 Juni 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
    Dibaca: 224 Kali
  • 02
    Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
    Dibaca: 203 Kali
  • 03
    Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif
    Dibaca: 211 Kali
  • 04
    Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
    Dibaca: 265 Kali
  • 05
    Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
    Dibaca: 459 Kali
  • 06
    PLN Tegaskan Komitmen Hadirkan Listrik Andal, Sinergi dengan Komisi XII DPR RI Percepat Pembangunan Kelistrikan Riau
    Dibaca: 253 Kali
  • 07
    Kelompok Nasrun Sitepu dan Kani Kembali Berurusan dengan Polisi Akibat Menjarah di Kebun Agrinas
    Dibaca: 356 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id