• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Ahad, 16 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Politik

Pilpres 2024: Menerka Siasat Jokowi saat Merangkul PAN ke Kabinet

MD Yasir

Sabtu, 18 Juni 2022 15:25:33 WIB
Cetak
Pilpres 2024: Menerka Siasat Jokowi saat Merangkul PAN ke Kabinet

JAKARTA - Langkah Presiden Joko Widodo memasukkan Partai Amanat Nasional (PAN) ke dalam Kabinet Indonesia Maju menjadi sorotan. Kursi jabatan Menteri Perdagangan untuk Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dinilai sebagai upaya bagi-bagi jatah jatah sekaligus hadiah untuk PAN karena bergabung dengan pemerintahan Jokowi di periode kedua ini.

Pengamat politik Rocky Gerung menilai langkah Jokowi memasukkan PAN ke dalam kabinet sebagai salah satu upaya menghalangi potensi PAN mendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pilpres 2024.

Meskipun PAN belum secara terang-terangan mendukung Anies, tetapi kedekatan PAN dengan Anies belakangan ini dianggap sebagai sinyal politik dukungan partai berlambang matahari putih itu untuk Anies.

Pengamat politik Universitas Padjadjaran Kunto Adi Wibowo menilai siasat Jokowi menjegal 'kendaraan' Anies bisa jadi benar. Sebab, belakangan Jokowi disebut-sebut memberikan sinyal dukungan untuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Apalagi, kini ada Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang dibentuk Golkar-PAN-PPP. KIB dinilai sebagai perpanjangan tangan Jokowi pada Pilpres 2024 mendatang.

"Kalau menurut saya, komentarnya Rocky Gerung yang bilang dengan 'mengasuh' PAN di Istana itu akan membuat PAN tidak mengasuh Anies di 2024, menurut saya itu logika yang masuk akal. Dan KIB dibentuk, kami punya hipotesis salah satunya ya untuk Pak Ganjar," kata Kunto, Jumat (17/6).

Menurut Kunto, ada pula maksud lain Jokowi dalam reshuffle atau perombakan kabinet pada Rabu (15/6). Salah satunya yaitu untuk melanggengkan wacana perpanjangan masa jabatan jadi tiga periode atau penundaan Pemilu 2024.

Ia menilai, rangkulan Jokowi pada PAN bisa juga diartikan sebagai ucapan terima kasih lantaran PAN masif menyuarakan penundaan pemilu.

Kunto mengatakan hal itu juga terlihat pada pengangkatan Sekretaris Dewan Pembina PSI Raja Juli Antoni sebagai Wakil Menteri ATR/BPN.

"Menurut saya reshuffle ada sinyal ke sana juga," katanya.

Namun, Kunto mengingatkan politik di Indonesia sangat dinamis, sehingga bisa saja seluruh spekulasi dan opini yang muncul di masyarakat ternyata berbeda.

Ia menyebutkan tidak ada lawan maupun teman abadi dalam lingkaran elite politik Indonesia, sehingga apapun bisa terjadi di masa mendatang.

"Dinamika Pak Ganjar, Pak Jokowi, dan Pak Anies ini kita bisa lihat perkembangannya. Dan saya juga tidak yakin ini sifatnya pasti Pak Jokowi menolak Pak Anies. Sebenarnya tidak juga, karena Formula E kemarin Pak Jokowi hadir dan bersama Pak Anies," ujar Kunto.

Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Adi Prayitno menilai tudingan bahwa Jokowi sengaja menjegal Anies lewat PAN tidak beralasan.

Sebab, menurut dia, PAN belum pernah secara terang-terangan menunjukkan dukungan untuk Anies. Adi mengatakan, partai politik yang justru berpotensi jadi kendaraan Anies untuk maju di Pilpres 2024 adalah PKS dan NasDem.

"Politik itu tidak sesederhana itu, tuduhan semacam itu tidak beralasan menurut saya. PAN sedari awal tidak pernah menyebut Anies untuk capres. Mereka justru lebih identik dengan Ridwan Kamil ketimbang Anies," kata Adi saat dihubungi, Kamis (16/6).

Adi menyebutkan nasib Anies di Pilpres 2024 sepenuhnya berada di tangan Gubernur DKI Jakarta itu sendiri.

Ia menilai terlalu jauh jika motif Jokowi menunjuk Zulkifli Hasan sebagai menteri dilatarbelakangi penjegalan kepada Anies. Menurutnya, meskipun Jokowi tampak memberikan sinyal mendukung Ganjar, tetapi Jokowi tidak berupaya menjatuhkan lawan politik potensial Ganjar.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia ini melihat pengangkatan Zulhas sebagai pembantu di Istana merupakan 'hadiah' bagi PAN. PAN menyatakan bergabung dengan pemerintahan pada Agustus 2021.

Adi juga menilai PAN merupakan partai politik yang bakal dirangkul Jokowi lantaran Muhammadiyah dekat dengan PAN. Sementara itu, saat ini mayoritas anak buah Jokowi berlatar belakang Nahdlatul Ulama (NU).

"Dan PAN itu selayaknya dapat kursi menteri karena sudah setahun mendukung Jokowi tidak dapat apapun. Sehingga terlalu remeh temeh kalau Zulhas dijadikan alat untuk menjegal Anies Baswedan," ujar dia. *


 Editor : EMDE

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Politik

Prabowo Diminta Akhiri Kebrutalan Demokrasi Liberal

Sabtu, 03 Januari 2026 - 23:29:47 WIB
Politik

Optimisme Masyarakat ke Purbaya Munculkan Fenomena Makan Tabungan

Jumat, 26 Desember 2025 - 23:10:59 WIB
Politik

Purbaya Puji Perbaikan Bea Cukai, Meski Sempat “Perlu Digebuk Dikit"

Jumat, 12 Desember 2025 - 21:32:08 WIB
Politik

Pelepasan 1,6 Juta Hektar Hutan Era Zulhas Bukan Izin Sawit, tapi Tata Ruang

Sabtu, 06 Desember 2025 - 20:59:02 WIB
Politik

Prabowo-Gibran Hadir di HUT ke-61 Golkar

Jumat, 05 Desember 2025 - 22:44:51 WIB
Politik

Purbaya Tepis Keras Kabar Bersitegang dengan DPR Soal Pajak Baru

Selasa, 02 Desember 2025 - 15:11:09 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
16 Agustus 2026
PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
15 Agustus 2026
Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
15 Agustus 2026
Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Dukung Pelaksanaan MTQ Danau Rambai
14 Agustus 2026
Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
13 Agustus 2026
Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
12 Agustus 2026
54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT
12 Agustus 2026
Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
12 Agustus 2026
Bangun Harmoni dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Bantu Kegiatan Kepemudaan di Dua Desa
12 Agustus 2026
Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah Bergulir, Dua Pelapor Diperiksa Penyidik
11 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
    Dibaca: 225 Kali
  • 02
    Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
    Dibaca: 965 Kali
  • 03
    Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
    Dibaca: 245 Kali
  • 04
    Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah Bergulir, Dua Pelapor Diperiksa Penyidik
    Dibaca: 247 Kali
  • 05
    Kasus Korupsi Rumah Eks Pejuang Timtim Masih Diselidiki, Komisi Kejaksaan Desak Kejati NTT Tuntaskan
    Dibaca: 239 Kali
  • 06
    Dodi Irawan dan Iskandar Zulkarnain Bawa Pesan Budaya Lewat Puisi “Laksamana Riau”
    Dibaca: 320 Kali
  • 07
    Rawat Jalan dan Kurangi Debu, PT PAS Mitra Agrinas Beri Manfaat bagi Warga Danau Rambai
    Dibaca: 314 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id