• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Rabu, 19 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Ekonomi

Waduh, Harga Cabai Merah di Pekanbaru Meroket Hingga Rp.110 Ribu per Kg

MD Yasir

Selasa, 14 Juni 2022 14:36:00 WIB
Cetak
Waduh, Harga Cabai Merah di Pekanbaru Meroket Hingga Rp.110 Ribu per Kg

PEKANBARU - Harga cabai di pasar tradisional Pekanbaru dan sekitar naik tajam dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan signifikan terjadi pada cabai merah Bukittinggi, cabai merah Medan dan beberapa bahan pokok lainnya.

Pantauan Riautribune di beberapa pasar tradisional seperti pasar rakyat kilometer 6 jalan Garuda Sakti, pasar tradisional di jalan UKA pasar Selasa di jalan Subrantas Panam dan beberapa lokasi lainnya, menunjukkan grafik harga jual cabai merah berkisar dari Rp.60 ribu hingga Rp110 ribu per kilogram.

Menurut seorang pedagang cabai di pasar Terminal AKAP Pekanbaru, harga cabai merah dari Bukittinggi sebelumnya Rp70 ribu per kilogram dan harga cabai dari Medan Rp60 ribu per kilogramnya, kini sudah meroket jauh.

"Sudah empat hari ini naiknya, yang masih terjangkau itu kemarin, sekarang ini paling cabai hijau, karena harganya masih Rp60 ribu per kilogram," ucap Barus, seorang pedagang di lokasi tersebut.

Barus menjelaskan, mahalnya harga cabai merah tersebut karena pasokan cabai merah dari Pulau Jawa tidak ada dalam beberapa hari terakhir. Ditambah lagi stok cabai merah dari Bukittinggi dan Medan terbatas.

Harga cabai yang melambung tersebut membuat daya beli masyarakat berkurang. Masyarakatnya yang biasa membeli satu kilogram menjadi setengah atau seperempat, lalu diakali dengan membeli cabai hijau panjang.

"Sekarang ini jelas pendapatan kami pedagang juga turun jauh, hampir 75 persen berkurang karena pembeli takut mendengar harga (cabai merah) ini," keluh Barus.

Betty, salah satu warga yang sedang berbelanja yang berhasil dimintai pendapatnya, berharap pemerintah segera menyikapi mahalnya harga cabai tersebut.

"Beban masyarakat kian bertambah karena kebutuhan sembako lainnya, seperti minyak goreng curah dan kemasan belum ada penurunan. Menjerit orang dibuatnya," kata Betty.

Ia mengeluhkan keadaan dimana perekonomian masyarakat tengah menurun, justru harga bahan pokok semakin meninggi.

"Ya gimana lagi, ekonomi masyarakat bawah tengah susah, harga semua naik, mau tak mau dikurangi. Menurut saya, penjual dan pembeli justru jadi sama-sama menderita, takutnya ada pihak yang malah tak pakai hati merancang semua ini," ucap Rini.

Dilain sisi, Boru Manurung, selaku pengusaha katering mengaku memilih menghentikan usaha kulinernya untuk sementara waktu menjelang harga bahan pokok kembali stabil.

"Namanya usaha katering, tentu butuh bahan cabai merah yang banyak. Apalagi kalau untuk pesta, orang batak kan identik dengan makanan pedas, kalau diganti pakai cabai hijau, beda rasanya," jelasnya menutup. *


 Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Ekonomi

HUT ke-70 Astra: Ini Filosofi di Balik Logo Barunya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:12:00 WIB
Ekonomi

PT Astra International Tbk Percepat Penyaluran Bantuan Gempa NTT Lewat Program Nurani Astra

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:37:59 WIB
Ekonomi

PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:34:00 WIB
Ekonomi

Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:15:00 WIB
Ekonomi

54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:53:05 WIB
Ekonomi

Rombak Birokrasi PU, Menteri Dody Diduga Kena Serangan Balik Mafia Proyek

Kamis, 06 Agustus 2026 - 09:21:00 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Dua Kali Pengungkapan, Polsek Pasir Penyu Bekuk Tiga Wanita Diduga Pengedar Ekstasi
19 Agustus 2026
PT Tirta Sari Surya Salurkan Beasiswa untuk Anak Karyawan pada Peringatan HUT RI ke-81
18 Agustus 2026
Sambut HUT ke-81 RI, PLN Tebar Diskon 50% Tambah Daya Lewat PLN Mobile
18 Agustus 2026
HUT ke-70 Astra: Ini Filosofi di Balik Logo Barunya
18 Agustus 2026
PT Astra International Tbk Percepat Penyaluran Bantuan Gempa NTT Lewat Program Nurani Astra
17 Agustus 2026
Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
16 Agustus 2026
PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
16 Agustus 2026
PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
15 Agustus 2026
Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
15 Agustus 2026
PGRI Riau Gandeng Yamaha dan BRI, Guru Dapat Akses Motor, Rumah hingga Peluang Usaha
14 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
    Dibaca: 420 Kali
  • 02
    PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
    Dibaca: 246 Kali
  • 03
    PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
    Dibaca: 289 Kali
  • 04
    Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
    Dibaca: 301 Kali
  • 05
    Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Dukung Pelaksanaan MTQ Danau Rambai
    Dibaca: 237 Kali
  • 06
    Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
    Dibaca: 334 Kali
  • 07
    Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
    Dibaca: 1e3 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id