• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Sabtu, 04 Juli 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Ekonomi

Waduh, Harga Cabai Merah di Pekanbaru Meroket Hingga Rp.110 Ribu per Kg

MD Yasir

Selasa, 14 Juni 2022 14:36:00 WIB
Cetak
Waduh, Harga Cabai Merah di Pekanbaru Meroket Hingga Rp.110 Ribu per Kg

PEKANBARU - Harga cabai di pasar tradisional Pekanbaru dan sekitar naik tajam dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan signifikan terjadi pada cabai merah Bukittinggi, cabai merah Medan dan beberapa bahan pokok lainnya.

Pantauan Riautribune di beberapa pasar tradisional seperti pasar rakyat kilometer 6 jalan Garuda Sakti, pasar tradisional di jalan UKA pasar Selasa di jalan Subrantas Panam dan beberapa lokasi lainnya, menunjukkan grafik harga jual cabai merah berkisar dari Rp.60 ribu hingga Rp110 ribu per kilogram.

Menurut seorang pedagang cabai di pasar Terminal AKAP Pekanbaru, harga cabai merah dari Bukittinggi sebelumnya Rp70 ribu per kilogram dan harga cabai dari Medan Rp60 ribu per kilogramnya, kini sudah meroket jauh.

"Sudah empat hari ini naiknya, yang masih terjangkau itu kemarin, sekarang ini paling cabai hijau, karena harganya masih Rp60 ribu per kilogram," ucap Barus, seorang pedagang di lokasi tersebut.

Barus menjelaskan, mahalnya harga cabai merah tersebut karena pasokan cabai merah dari Pulau Jawa tidak ada dalam beberapa hari terakhir. Ditambah lagi stok cabai merah dari Bukittinggi dan Medan terbatas.

Harga cabai yang melambung tersebut membuat daya beli masyarakat berkurang. Masyarakatnya yang biasa membeli satu kilogram menjadi setengah atau seperempat, lalu diakali dengan membeli cabai hijau panjang.

"Sekarang ini jelas pendapatan kami pedagang juga turun jauh, hampir 75 persen berkurang karena pembeli takut mendengar harga (cabai merah) ini," keluh Barus.

Betty, salah satu warga yang sedang berbelanja yang berhasil dimintai pendapatnya, berharap pemerintah segera menyikapi mahalnya harga cabai tersebut.

"Beban masyarakat kian bertambah karena kebutuhan sembako lainnya, seperti minyak goreng curah dan kemasan belum ada penurunan. Menjerit orang dibuatnya," kata Betty.

Ia mengeluhkan keadaan dimana perekonomian masyarakat tengah menurun, justru harga bahan pokok semakin meninggi.

"Ya gimana lagi, ekonomi masyarakat bawah tengah susah, harga semua naik, mau tak mau dikurangi. Menurut saya, penjual dan pembeli justru jadi sama-sama menderita, takutnya ada pihak yang malah tak pakai hati merancang semua ini," ucap Rini.

Dilain sisi, Boru Manurung, selaku pengusaha katering mengaku memilih menghentikan usaha kulinernya untuk sementara waktu menjelang harga bahan pokok kembali stabil.

"Namanya usaha katering, tentu butuh bahan cabai merah yang banyak. Apalagi kalau untuk pesta, orang batak kan identik dengan makanan pedas, kalau diganti pakai cabai hijau, beda rasanya," jelasnya menutup. *


 Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Ekonomi

Kebijakan Paket Ekonomi Lanjut Prioritaskan UMKM dan Lapangan Kerja

Senin, 19 Januari 2026 - 13:26:29 WIB
Ekonomi

Desain Kedaulatan Ekonomi Pancasila

Ahad, 11 Januari 2026 - 21:30:12 WIB
Ekonomi

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 - 21:39:46 WIB
Ekonomi

Ekonomi Terlihat Stabil Padahal Obesitas

Ahad, 28 Desember 2025 - 21:31:13 WIB
Ekonomi

Catatan Akhir Tahun Ekonomi Syariah

Kamis, 25 Desember 2025 - 22:33:24 WIB
Ekonomi

Desentralisasi Demi Pemerataan Ekonomi

Sabtu, 22 November 2025 - 21:10:28 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
03 Juli 2026
Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
03 Juli 2026
Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
02 Juli 2026
Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
02 Juli 2026
19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
02 Juli 2026
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif
01 Juli 2026
Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
30 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
30 Juni 2026
PLN Tegaskan Komitmen Hadirkan Listrik Andal, Sinergi dengan Komisi XII DPR RI Percepat Pembangunan Kelistrikan Riau
30 Juni 2026
Kelompok Nasrun Sitepu dan Kani Kembali Berurusan dengan Polisi Akibat Menjarah di Kebun Agrinas
30 Juni 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
    Dibaca: 238 Kali
  • 02
    Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
    Dibaca: 426 Kali
  • 03
    PLN Tegaskan Komitmen Hadirkan Listrik Andal, Sinergi dengan Komisi XII DPR RI Percepat Pembangunan Kelistrikan Riau
    Dibaca: 231 Kali
  • 04
    Kelompok Nasrun Sitepu dan Kani Kembali Berurusan dengan Polisi Akibat Menjarah di Kebun Agrinas
    Dibaca: 325 Kali
  • 05
    Sabu Disembunyikan di Belakang Rumah, Warga Peranap Digelandang ke Polres Inhu
    Dibaca: 359 Kali
  • 06
    DPP IKJR Hadiri HUT ke 44 Tahun Desa Payung Sekaki, Kampriwoto : Tidak Benar Ada Dualisme Kepengurusan
    Dibaca: 346 Kali
  • 07
    Berdedikasi Bangun Sinergi Dunia Usaha dan Pemerintah, Hotli Maruli Sirait Raih Anugerah "An Extraordinary Leader" JMSI Award 2026
    Dibaca: 388 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id