• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Rabu, 19 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Ekonomi

Harga Sapi Turun hingga Rp5 Juta per Ekor Imbas PMK

MD Yasir

Jumat, 10 Juni 2022 10:38:33 WIB
Cetak
Harga Sapi Turun hingga Rp5 Juta per Ekor Imbas PMK

JAKARTA, Beritaone.id -  Harga hewan ternak sapi turun antara Rp2 juta hingga Rp5 juta per ekor di Pamekasan, Jawa Timur. Harga sapi anjlok akibat wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).

Supandi (55), pedagang sapi di Pasar Keppo, Larangan, Pamekasan, menyebut penurunan harga sapi terjadi dalam sebulan terakhir.

"Kalau yang biasa laku dengan harga Rp15 juta, sekarang ini hanya Rp10 juta-Rp11 juta. Turunnya drastis," ujarnya, Jumat (10/6).

Penurunan harga sapi terjadi sejak setengah bulan lalu ketika wabah PMK merebak. Selain itu, banyak pedagang pasar yang memilih untuk tidak membeli sapi karena masyarakat khawatir mengkonsumsi daging sapi.

"Mereka khawatir, sapi yang dibeli terserang penyakit. Bagi peternak, kalau mau menjual sapi, jangan jual sekarang, karena harganya turun drastis," saran Supandi.

Tonawar, warga Desa Kertagena Laok, Kecamatan Kadur, Pamekasan, juga mengalami hal serupa. Harga sapi yang dipeliharanya ditawar Rp11 juta di Pasar Keppo. Padahal, 6 bulan sebelumnya, ia membeli sapi tersebut seharga Rp12 juta.

Kepala Bidang Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemkab Pamekasan Agus Wijaya mengaku wabah PMK sangat mempengaruhi aktivitas jual-beli sapi di pasaran.

"Bahkan, laporan dari pasar sapi di Waru menyebutkan hanya ada satu ekor sapi di pasar. Peternak dan pedagang sudah khawatir untuk melakukan aktivitas jual-beli," jelasnya.

Peternak, kata Agus, khawatir karena harga jual ternaknya sangat rendah. Sementara para pedagang tidak mau membeli sapi karena khawatir PMK.

Tak heran harga jualnya pun turun. Malah, menurut Agus, penurunan harga jual sapi tidak hanya terjadi di Pamekasan, tetapi juga di pasar ternak lainnya di Pulau Madura, seperti Sampang, Bangkalan di Kabupaten Sumenep.

Di sisi lain, harga jual hewan kurban di Jambi justru meningkat. Amalia, pedagang hewan kurban di Jambi mengaku bisa menaikkan harga sekitar Rp1,5 juta-Rp2 juta per ekor.

"Karena PMK, terjadi kenaikan harga untuk sapi," terang dia.

Alasannya, pasokan hewan kurban berkurang. Apalagi di Jambi, sambung dia, lalu lintas hewan kurban dibatasi. Sapi dan kambing yang masuk ke Jambi melalui prosedur ketat.

Jelang Iduladha tahun lalu, seekor sapi dibanderol Rp15 juta. Kini, kata Amalia, harganya bisa menyentuh Rp17 juta.

"Harga meningkat karena pasokan terbatas, sementara permintaan meningkat. Yang memesan hewan kurban banyak," jelasnya.

Tak cuma sapi, hewan kurban kambing juga naik harga karena pasokannya terpangkas lebih dari separuhnya. Indra, salah satu pedagang kambing mengaku biasanya mendatangkan 300 ekor.

"Saat ini, pasokan kambing yang tersedia hanya 100 ekor. Biasanya kapan saja kambing mau datang bisa, sekarang kami harus mengajukan surat dulu untuk meminta pengiriman," ungkap Indra.


Sumber : Cnnindonesia.com /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Ekonomi

HUT ke-70 Astra: Ini Filosofi di Balik Logo Barunya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:12:00 WIB
Ekonomi

PT Astra International Tbk Percepat Penyaluran Bantuan Gempa NTT Lewat Program Nurani Astra

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:37:59 WIB
Ekonomi

PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:34:00 WIB
Ekonomi

Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:15:00 WIB
Ekonomi

54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:53:05 WIB
Ekonomi

Rombak Birokrasi PU, Menteri Dody Diduga Kena Serangan Balik Mafia Proyek

Kamis, 06 Agustus 2026 - 09:21:00 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Dua Kali Pengungkapan, Polsek Pasir Penyu Bekuk Tiga Wanita Diduga Pengedar Ekstasi
19 Agustus 2026
PT Tirta Sari Surya Salurkan Beasiswa untuk Anak Karyawan pada Peringatan HUT RI ke-81
18 Agustus 2026
Sambut HUT ke-81 RI, PLN Tebar Diskon 50% Tambah Daya Lewat PLN Mobile
18 Agustus 2026
HUT ke-70 Astra: Ini Filosofi di Balik Logo Barunya
18 Agustus 2026
PT Astra International Tbk Percepat Penyaluran Bantuan Gempa NTT Lewat Program Nurani Astra
17 Agustus 2026
Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
16 Agustus 2026
PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
16 Agustus 2026
PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
15 Agustus 2026
Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
15 Agustus 2026
PGRI Riau Gandeng Yamaha dan BRI, Guru Dapat Akses Motor, Rumah hingga Peluang Usaha
14 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
    Dibaca: 416 Kali
  • 02
    PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
    Dibaca: 239 Kali
  • 03
    PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
    Dibaca: 284 Kali
  • 04
    Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
    Dibaca: 299 Kali
  • 05
    Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Dukung Pelaksanaan MTQ Danau Rambai
    Dibaca: 234 Kali
  • 06
    Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
    Dibaca: 330 Kali
  • 07
    Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
    Dibaca: 1e3 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id