• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Rabu, 19 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Ekonomi

Erick Sebut 5 Tantangan Indonesia untuk Raih Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi

MD Yasir

Ahad, 15 Mei 2022 18:12:13 WIB
Cetak
Erick Sebut 5 Tantangan Indonesia untuk Raih Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi

BANYUWANGI, Beritaone.id - Indonesia sempat dipandang sebelah mata oleh dunia dalam penanganan pandemi. Namun nyatanya, Indonesia justru memutarbalikkan persepsi negatif dengan menjadi salah satu negara dengan penanganan pandemi terbaik dunia.

"Setelah berhasil menangani pandemi, pertumbuhan ekonomi kita lima persen, salah satu tertinggi di dunia. AS, Cina, kalah. Ini luar biasa. Yang tidak percaya Indonesia akan tumbuh, kita buktikan sampai 2045, ekonomi kita akan terus tumbuh," ujar Erick saat mengisi kuliah umum di Universitas PGRI Banyuwangi, Jawa Timur, Ahad (15/5).

Namun begitu, Erick menilai pencapaian tersebut tak membuat terlena mengingat Indonesia tengah menghadapi lima tantangan ke depan, mulai dari antisipasi terjadinya pandemi kembali, perubahan iklim yang begitu ekstrem, disrupsi digital, bonus demografi, hingga geopolitik.

Erick menyebut era disrupsi digital membuat banyak jenis pekerjaan hilang dan mulai tergantikan oleh jenis pekerjaan yang berbasis digital seperti data scientist, artificial intelligence (AI) specialist, apps developer, dan digital marketing.

Erick mengatakan Indonesia kini dihadapkan pada perubahan dengan hadirnya gelombang pertama disrupsi digital seperti marketplace saja babak belur, lalu gelombang kedua, apakah namanya Tiktok hingga Instagram, lalu gelombang ketiga ada Metaverse, NFT, Blockchain.

"Kalau kita sebagai bangsa tidak berubah, akan terus tertinggal. SDA dan market besar dipakai untuk pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja bangsa lain. Banyak generasi muda kita main gim daring, yang buat orang lain, tidak salah, kita tidak boleh antiasing tapi juga harus punya nasionalisme yang membuat kita tidak kalah dari negara lain," ucap Erick.

Oleh karena itu, Erick melakukan transformasi besar pada Telkom untuk fokus dalam membangun infrastruktur digital dan B to B seperti, pembangunan menara, data center, hingga cloud, sementara Telkomsel akan fokus ke B to C sebagai agregator atau penyambung untuk para Games Finance, Games Lokal, dan kreator konten.

"Kita harus membangun ekosistem digital, makanya infrastruktur digital yang kita buat jangan sampai diisi asing, kalau bisa 50 sampai 70 persen diisi kita. Jangan terjebak ekosistem Cina, AS, Timteng, kita punya market yang sangat besar, yang namanya ekonomi digital kita akan nilainya Rp 4.500 triliun, pertumbuhannya dibandingkan APBN, APBD delapan kali. Siapa yang mau mengisinya?" tanya Erick.

Erick menilai Indonesia tengah fokus dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berlandaskan knowledge based economy yang mana pertumbuhan ekonomi berasal dari sumber daya manusia (SDM), bukan lagi tergantung pada sumber daya alam (SDA) atau market yang besar. 

Erick menyebut Indonesia memerlukan 17 juta tenaga kerja yang melek teknologi. Oleh karena itu, Erick menegaskan komitmen BUMN dalam bersinergi dengan universitas guna menciptakan link and match agar sesuai dengan kebutuhan industri. 

"Saya ke universitas-universitas, ketemu rektor, ketemu mahasiswa, ayo bangun ekosistem yang link and match antara lulusan dan industri, percuma luluskan ribuan mahasiwa tapi tidak ada lapangan kerja, mahasiwa jangan terjebak sekadar kuliah tapi tidak melihat apa lapangan kerja yang terbuka di masa depan," kata Erick menambahkan.


Sumber : Republika /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Ekonomi

HUT ke-70 Astra: Ini Filosofi di Balik Logo Barunya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:12:00 WIB
Ekonomi

PT Astra International Tbk Percepat Penyaluran Bantuan Gempa NTT Lewat Program Nurani Astra

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:37:59 WIB
Ekonomi

PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:34:00 WIB
Ekonomi

Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:15:00 WIB
Ekonomi

54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:53:05 WIB
Ekonomi

Rombak Birokrasi PU, Menteri Dody Diduga Kena Serangan Balik Mafia Proyek

Kamis, 06 Agustus 2026 - 09:21:00 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
PT Tirta Sari Surya Salurkan Beasiswa untuk Anak Karyawan pada Peringatan HUT RI ke-81
18 Agustus 2026
Sambut HUT ke-81 RI, PLN Tebar Diskon 50% Tambah Daya Lewat PLN Mobile
18 Agustus 2026
HUT ke-70 Astra: Ini Filosofi di Balik Logo Barunya
18 Agustus 2026
PT Astra International Tbk Percepat Penyaluran Bantuan Gempa NTT Lewat Program Nurani Astra
17 Agustus 2026
Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
16 Agustus 2026
PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
16 Agustus 2026
PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
15 Agustus 2026
Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
15 Agustus 2026
PGRI Riau Gandeng Yamaha dan BRI, Guru Dapat Akses Motor, Rumah hingga Peluang Usaha
14 Agustus 2026
Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Dukung Pelaksanaan MTQ Danau Rambai
14 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
    Dibaca: 397 Kali
  • 02
    PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
    Dibaca: 224 Kali
  • 03
    PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
    Dibaca: 268 Kali
  • 04
    Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
    Dibaca: 283 Kali
  • 05
    Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Dukung Pelaksanaan MTQ Danau Rambai
    Dibaca: 222 Kali
  • 06
    Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
    Dibaca: 317 Kali
  • 07
    Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
    Dibaca: 1e3 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id