• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Jumat, 03 Juli 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • SawitUpdate

GAPKI KALBAR : Maaf Tangki CPO Kami Sudah Hampir Penuh

MD Yasir

Jumat, 13 Mei 2022 13:18:47 WIB
Cetak
GAPKI KALBAR : Maaf Tangki CPO Kami Sudah Hampir Penuh

Kalbar, Beritaone.id - Dampak larangan ekspor tidak hanya dialami oleh stakeholder kelapa sawit, tetapi juga terhadap penerimaan devisa negara dan penyerapan lapangan kerja. Menyikapi hal ini Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) meminta kepada Presiden untuk membuka kembali ekspor minyak kelapa sawit atau Crude Palm Oil (CPO) dan beberapa produk minyak sawit lainnya.

Pemerintah mengisyaratkan akan mencabut larangan eksport tersebut jika minyak goreng curah ditengah masyarakat sudah turun ke harga Rp 14.000 per liter atau Rp15.500 per kg.

Ketua Gapki, Purwati Munawir, pada kegiatan Forum Group Discussion (FGD) yang digelar di Kantor Perwakilan BI Kalbar menyebutkan Sebagian besar pelaku usaha kelapa sawit di Kalbar merupakan produsen CPO. Jika larangan ekspor berlanjut lebih lama tentu akan membuat kapasitas tangki peyimpanan pabrik menjadi penuh.

Kondisi tersebut tentu akan membuat aktivitas pabrik berkurang, berkurang nya serapan TBS petani dan berimbas kepada tenaga kerja, ujarnya kepada media.

“Banyak hal dampak atas larangan ekspor seperti hilangnya pendapatan negara dari pajak ekspor demikian juga  penerimaan devisa negara dari sawit tidak ada. Kemudian dari sisi penyerapan lapangan kerja tentu berkurang,” ujarnya sebagaimana dikutip dari Tribun Pontianak.

Lanjut Purwati menuturkan saat ini luas kebun sawit di Provinsi Kalbar sudah menyentuh di angka 1,9 juta hektare dengan produksi mencapai 4,96 juta ton per tahun.

Meski demikian, Purwati sangat menghormati kebijakan yang dibuat oleh pemerintah. Dirinya menyebutkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan berbagai asosiasi sawit dengan harapan kebijakan tersebut dalam dilaksanakan secara maksimal.

“terlebih kepada asosiasi petani sawit, Kami juga sudah koordinasi menghadapi kebijakan pemerintah ini,” tutupnya.

Menanggapi kondisi ini, Ketua APKASINDO (Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia) Provinsi Kalimantan Barat, Indra Rustandi, bahwa sejauh ini sudah komunikasi intens dengan GAPKI Kalbar. “Memang tidak mudah melalui masa sulit ini, kami Petani sudah berada pada titik terendah sepanjang sejarah sebagai petani,” ujar Indra ketika dihubungi sawitsetara.net.

”Untuk itu kami menyampaikan permohonan kepada Bapak Presiden supaya meninjau Kembali kebijakan tersebut, sebab petani sawit adalah ring pertama yang merasakan dampaknya. Seperti harga TBS sudah anjlok sampai 65% dari harga normal dan 2 hari terakhir PKS-PKS sudah menolak TBS kami Petani dengan alasan tangki sudah menjelang penuh dan hanya mengolah TBS dari perusahaan inti,” keluhnya.

“Jika masih seperti ini 5 hari kedepan, kami petani sawit sudah bersepakat akan mengantar TBS kami ke kantor Bupati dan kantor Gubernur Kalbar sebagai bentuk keprihatinan kami,” tutur Indra.


Sumber : Sawitsetara.net /  Editor : Fitri

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
SawitUpdate

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

Senin, 15 September 2025 - 13:30:24 WIB
SawitUpdate

Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya

Jumat, 28 Maret 2025 - 22:04:10 WIB
SawitUpdate

Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%

Senin, 24 Maret 2025 - 10:22:55 WIB
SawitUpdate

WTO Menangkan Indonesia, Pemerintah Desak Uni Eropa Hapus Kebijakan Diskriminatif CPO

Sabtu, 18 Januari 2025 - 12:07:40 WIB
SawitUpdate

CPO di Jalur Kenaikan: Permintaan Ekspor Memicu Lonjakan Harga

Kamis, 31 Oktober 2024 - 18:48:47 WIB
SawitUpdate

CPO Melimpah, Aceh Berpeluang Punya Pabrik Minyak Goreng Sendiri

Ahad, 13 Oktober 2024 - 13:11:26 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
02 Juli 2026
Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
02 Juli 2026
19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
02 Juli 2026
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif
01 Juli 2026
Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
30 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
30 Juni 2026
PLN Tegaskan Komitmen Hadirkan Listrik Andal, Sinergi dengan Komisi XII DPR RI Percepat Pembangunan Kelistrikan Riau
30 Juni 2026
Kelompok Nasrun Sitepu dan Kani Kembali Berurusan dengan Polisi Akibat Menjarah di Kebun Agrinas
30 Juni 2026
Sabu Disembunyikan di Belakang Rumah, Warga Peranap Digelandang ke Polres Inhu
29 Juni 2026
DPP IKJR Hadiri HUT ke 44 Tahun Desa Payung Sekaki, Kampriwoto : Tidak Benar Ada Dualisme Kepengurusan
28 Juni 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
    Dibaca: 391 Kali
  • 02
    Kelompok Nasrun Sitepu dan Kani Kembali Berurusan dengan Polisi Akibat Menjarah di Kebun Agrinas
    Dibaca: 273 Kali
  • 03
    Sabu Disembunyikan di Belakang Rumah, Warga Peranap Digelandang ke Polres Inhu
    Dibaca: 315 Kali
  • 04
    DPP IKJR Hadiri HUT ke 44 Tahun Desa Payung Sekaki, Kampriwoto : Tidak Benar Ada Dualisme Kepengurusan
    Dibaca: 317 Kali
  • 05
    Berdedikasi Bangun Sinergi Dunia Usaha dan Pemerintah, Hotli Maruli Sirait Raih Anugerah "An Extraordinary Leader" JMSI Award 2026
    Dibaca: 351 Kali
  • 06
    PLN UP3 Rengat Siaga Penuh, Pastikan Listrik Andal Tanpa Kedip Selama MTQ ke-44 Riau di Kuansing
    Dibaca: 341 Kali
  • 07
    Kapolsek Rengat Barat Turun Langsung Pantau Jagung, Program P2B Terus Diperkuat di Desa
    Dibaca: 682 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id