• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Senin, 17 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • SawitUpdate

Petani Sawit Layangkan Surat Terbuka Untuk Jokowi, Kian Tertekan Harga TBS Sawit Rendah

MD Yasir

Rabu, 04 Mei 2022 08:11:17 WIB
Cetak
Petani Sawit Layangkan Surat Terbuka Untuk Jokowi, Kian Tertekan Harga TBS Sawit Rendah

JAKARTA, Beritaone.id - Persoalan minyak goreng sawit sudah ditemukan akar masalahnya oleh Penegak Hukum Negara ini, dan sekarang sedang berproses hukum. “Setidaknya itu pandangan saya dengan mengikuti berita ditetapkannya beberapa Orang Penting sebagai Tersangka terkait minyak goreng oleh Penegak Hukum,” demikian catat surat pembuka yang dtulis oleh petani kelapa sawit swadaya, Soaduon Sitorus, belum lama ini.

Lebih lanjut Soaduon Sitorus menulis, kalau hanya masalah ketersediaan minyak goreng sawit, bukankah sudah ada Kementerian Bapak yang ditugaskan untuk memastikan ketaatan Pengusaha pada aturan yang sudah ditetapkan? Dan Elemen-elemen Negara pun bisa Bapak perintahkan untuk saling memperkuat. Sebab Negara kita adalah Negara yang sangat besar dan kuat.
 
“Dan bukankah kekuasaan untuk mengganti dan memilih orang-orang yang kompeten juga ada di tangan Bapak?” catanya.

Jikalau Peraturan yang telah dibuat sudah dijalankan dengan baik, bukankah sudah selazimnya semua berjalan normal dan selesai masalah minyak goreng sawit?

Kalau toh tidak terjadi perbaikan setelah ditetapkannya Tersangka, bukankah yang harus dievaluasi adalah kinerja jajaran Kementerian terkait dan angka-angka dalam Domestik Market Obligation (DMO)?

Kenapa Mesti Larangan Ekspor?
Catat Soaduon Sitorus, dikira awalnya negara ini sedang memainkan Politik-Ekonomi berskala Global untuk mulai mengambil posisi sebagai Pengendali Harga Pasar Global.

Dengan penjelasan dan menyimak fakta lapangan yang tidak ada langkah antisipatif atas dampak Keputusan kepada perlindungan Pihak Terdampak Paling Rentan (petani sawit), semakin membjat Soaduon Sitorus percaya, kalau keputusan melarang Ekspor benarlah cuma untuk memastikan ketersediaan minyak goreng sawit dalam negeri.

“Kalau itu konsep pemikirannya, setiap terjadi kelangkaan lagi, stop ekspor lagi dengan sistem "Buka-Tutup Kran Ekspor". Bukankah ini akan menghancurkan bangunan Rantai Perdagangan Produk Sawit yang sudah dibangun berpuluh tahun oleh semua pihak, Pak?” catat Soaduon Sitorus.
 
Bukankah langkah itu akan menciptakan ketidakpastian dagang dalam kontrak-kontrak transaksi, karena sewaktu-waktu kran ekspor bisa tutup? Pemikiran seperti ini akan sangat mengkuatirkan semua pelaku usaha.

“Ketidakpastian ini juga akan mendorong negara-negara yang membutuhkan akan terus berusaha menghindari ketergantungannya,” tulis Soaduon Sitorus.
 
Sebagai produsen terbesar dunia, bukannya seharusnya merawat kepastian sekaligus menciptakan ketergantungan negara-negara lain terhadap produk unggulan bangsa ini?

Tulis Soaduon Sitorus, mungkin Bapak Presiden marah atau kecewa karna persoalan minyak goreng sawit. “Tapi saya sebagai petani sawit memohon jangan lampiaskan amarah kekecewaan Bapak dengan memilih jalan pintas "Buka-Tutup Kran Ekspor".

Dampaknya memporak-porandakan Rantai Perdagangan. Dan, Petani Sawit jadi tatakannya Pak. Ada jutaan nyawa petani sawit bergantung di buah sawitnya pak,” kata Soaduon Sitorus.

Sepertinya Presiden perlu lebih banyak tau bagaimana perjalanan panjang penderitaan petani sawit selama harga Tandan Buah Sawit sedang murah. Sebagian besar penyandang status petani sawit bukan orang kaya pak, tapi orang miskin yang terlilit hutang ke "toke".
 
Untuk tahun ini mereka mempunya banyak harapan dengan membaiknya harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit, sekalipun terbeban berat oleh harga pupuk dan pestisida yang melambung sangat tinggi.

“Namun menjelang suka-cita yang mereka tunggu-tunggu, mereka kehilangan sebagian besar pengharapannya, seketika harga sawit anjlok sangat dalam, bahkan terpangkas lebih 60%. Mereka dititik harga yang benar-benar sangat tidak wajar. Ini benar-benar sumber pendapatan utama yang hilang. Bagaikan petir di siang bolong, mereka tersambar. Sebagian mereka mengeluarkan air mata kekuatiran menyambut Lebaran. Semoga Tuhan memberikan penghiburan buat keluarga mereka. Semoga mereka bisa makan ketupat juga,” kata Soaduon Sitorus.

lebih lanjut Soaduon Sitorus menulis, bila Bapak Presiden ketemu petani sawit sejahtera yang benar-benar penghasilannya dari sawit, jangan lupa tanyakan berapa luas kebunnya dan berapa modalnya. “Mereka bukan potret umum petani sawit, Pak,” tandas dia. 


Sumber : Infosawit /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
SawitUpdate

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

Senin, 15 September 2025 - 13:30:24 WIB
SawitUpdate

Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya

Jumat, 28 Maret 2025 - 22:04:10 WIB
SawitUpdate

Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%

Senin, 24 Maret 2025 - 10:22:55 WIB
SawitUpdate

WTO Menangkan Indonesia, Pemerintah Desak Uni Eropa Hapus Kebijakan Diskriminatif CPO

Sabtu, 18 Januari 2025 - 12:07:40 WIB
SawitUpdate

CPO di Jalur Kenaikan: Permintaan Ekspor Memicu Lonjakan Harga

Kamis, 31 Oktober 2024 - 18:48:47 WIB
SawitUpdate

CPO Melimpah, Aceh Berpeluang Punya Pabrik Minyak Goreng Sendiri

Ahad, 13 Oktober 2024 - 13:11:26 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
PT Astra International Tbk Percepat Penyaluran Bantuan Gempa NTT Lewat Program Nurani Astra
17 Agustus 2026
Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
16 Agustus 2026
PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
16 Agustus 2026
PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
15 Agustus 2026
Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
15 Agustus 2026
Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Dukung Pelaksanaan MTQ Danau Rambai
14 Agustus 2026
Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
13 Agustus 2026
Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
12 Agustus 2026
54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT
12 Agustus 2026
Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
12 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
    Dibaca: 322 Kali
  • 02
    PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
    Dibaca: 213 Kali
  • 03
    Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
    Dibaca: 225 Kali
  • 04
    Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
    Dibaca: 271 Kali
  • 05
    Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
    Dibaca: 983 Kali
  • 06
    54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT
    Dibaca: 238 Kali
  • 07
    Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
    Dibaca: 297 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id