• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Jumat, 03 Juli 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • SawitUpdate

Petani Sawit Layangkan Surat Terbuka Untuk Jokowi, Kian Tertekan Harga TBS Sawit Rendah

MD Yasir

Rabu, 04 Mei 2022 08:11:17 WIB
Cetak
Petani Sawit Layangkan Surat Terbuka Untuk Jokowi, Kian Tertekan Harga TBS Sawit Rendah

JAKARTA, Beritaone.id - Persoalan minyak goreng sawit sudah ditemukan akar masalahnya oleh Penegak Hukum Negara ini, dan sekarang sedang berproses hukum. “Setidaknya itu pandangan saya dengan mengikuti berita ditetapkannya beberapa Orang Penting sebagai Tersangka terkait minyak goreng oleh Penegak Hukum,” demikian catat surat pembuka yang dtulis oleh petani kelapa sawit swadaya, Soaduon Sitorus, belum lama ini.

Lebih lanjut Soaduon Sitorus menulis, kalau hanya masalah ketersediaan minyak goreng sawit, bukankah sudah ada Kementerian Bapak yang ditugaskan untuk memastikan ketaatan Pengusaha pada aturan yang sudah ditetapkan? Dan Elemen-elemen Negara pun bisa Bapak perintahkan untuk saling memperkuat. Sebab Negara kita adalah Negara yang sangat besar dan kuat.
 
“Dan bukankah kekuasaan untuk mengganti dan memilih orang-orang yang kompeten juga ada di tangan Bapak?” catanya.

Jikalau Peraturan yang telah dibuat sudah dijalankan dengan baik, bukankah sudah selazimnya semua berjalan normal dan selesai masalah minyak goreng sawit?

Kalau toh tidak terjadi perbaikan setelah ditetapkannya Tersangka, bukankah yang harus dievaluasi adalah kinerja jajaran Kementerian terkait dan angka-angka dalam Domestik Market Obligation (DMO)?

Kenapa Mesti Larangan Ekspor?
Catat Soaduon Sitorus, dikira awalnya negara ini sedang memainkan Politik-Ekonomi berskala Global untuk mulai mengambil posisi sebagai Pengendali Harga Pasar Global.

Dengan penjelasan dan menyimak fakta lapangan yang tidak ada langkah antisipatif atas dampak Keputusan kepada perlindungan Pihak Terdampak Paling Rentan (petani sawit), semakin membjat Soaduon Sitorus percaya, kalau keputusan melarang Ekspor benarlah cuma untuk memastikan ketersediaan minyak goreng sawit dalam negeri.

“Kalau itu konsep pemikirannya, setiap terjadi kelangkaan lagi, stop ekspor lagi dengan sistem "Buka-Tutup Kran Ekspor". Bukankah ini akan menghancurkan bangunan Rantai Perdagangan Produk Sawit yang sudah dibangun berpuluh tahun oleh semua pihak, Pak?” catat Soaduon Sitorus.
 
Bukankah langkah itu akan menciptakan ketidakpastian dagang dalam kontrak-kontrak transaksi, karena sewaktu-waktu kran ekspor bisa tutup? Pemikiran seperti ini akan sangat mengkuatirkan semua pelaku usaha.

“Ketidakpastian ini juga akan mendorong negara-negara yang membutuhkan akan terus berusaha menghindari ketergantungannya,” tulis Soaduon Sitorus.
 
Sebagai produsen terbesar dunia, bukannya seharusnya merawat kepastian sekaligus menciptakan ketergantungan negara-negara lain terhadap produk unggulan bangsa ini?

Tulis Soaduon Sitorus, mungkin Bapak Presiden marah atau kecewa karna persoalan minyak goreng sawit. “Tapi saya sebagai petani sawit memohon jangan lampiaskan amarah kekecewaan Bapak dengan memilih jalan pintas "Buka-Tutup Kran Ekspor".

Dampaknya memporak-porandakan Rantai Perdagangan. Dan, Petani Sawit jadi tatakannya Pak. Ada jutaan nyawa petani sawit bergantung di buah sawitnya pak,” kata Soaduon Sitorus.

Sepertinya Presiden perlu lebih banyak tau bagaimana perjalanan panjang penderitaan petani sawit selama harga Tandan Buah Sawit sedang murah. Sebagian besar penyandang status petani sawit bukan orang kaya pak, tapi orang miskin yang terlilit hutang ke "toke".
 
Untuk tahun ini mereka mempunya banyak harapan dengan membaiknya harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit, sekalipun terbeban berat oleh harga pupuk dan pestisida yang melambung sangat tinggi.

“Namun menjelang suka-cita yang mereka tunggu-tunggu, mereka kehilangan sebagian besar pengharapannya, seketika harga sawit anjlok sangat dalam, bahkan terpangkas lebih 60%. Mereka dititik harga yang benar-benar sangat tidak wajar. Ini benar-benar sumber pendapatan utama yang hilang. Bagaikan petir di siang bolong, mereka tersambar. Sebagian mereka mengeluarkan air mata kekuatiran menyambut Lebaran. Semoga Tuhan memberikan penghiburan buat keluarga mereka. Semoga mereka bisa makan ketupat juga,” kata Soaduon Sitorus.

lebih lanjut Soaduon Sitorus menulis, bila Bapak Presiden ketemu petani sawit sejahtera yang benar-benar penghasilannya dari sawit, jangan lupa tanyakan berapa luas kebunnya dan berapa modalnya. “Mereka bukan potret umum petani sawit, Pak,” tandas dia. 


Sumber : Infosawit /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
SawitUpdate

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

Senin, 15 September 2025 - 13:30:24 WIB
SawitUpdate

Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya

Jumat, 28 Maret 2025 - 22:04:10 WIB
SawitUpdate

Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%

Senin, 24 Maret 2025 - 10:22:55 WIB
SawitUpdate

WTO Menangkan Indonesia, Pemerintah Desak Uni Eropa Hapus Kebijakan Diskriminatif CPO

Sabtu, 18 Januari 2025 - 12:07:40 WIB
SawitUpdate

CPO di Jalur Kenaikan: Permintaan Ekspor Memicu Lonjakan Harga

Kamis, 31 Oktober 2024 - 18:48:47 WIB
SawitUpdate

CPO Melimpah, Aceh Berpeluang Punya Pabrik Minyak Goreng Sendiri

Ahad, 13 Oktober 2024 - 13:11:26 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
02 Juli 2026
Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
02 Juli 2026
19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
02 Juli 2026
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif
01 Juli 2026
Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
30 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
30 Juni 2026
PLN Tegaskan Komitmen Hadirkan Listrik Andal, Sinergi dengan Komisi XII DPR RI Percepat Pembangunan Kelistrikan Riau
30 Juni 2026
Kelompok Nasrun Sitepu dan Kani Kembali Berurusan dengan Polisi Akibat Menjarah di Kebun Agrinas
30 Juni 2026
Sabu Disembunyikan di Belakang Rumah, Warga Peranap Digelandang ke Polres Inhu
29 Juni 2026
DPP IKJR Hadiri HUT ke 44 Tahun Desa Payung Sekaki, Kampriwoto : Tidak Benar Ada Dualisme Kepengurusan
28 Juni 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
    Dibaca: 369 Kali
  • 02
    Kelompok Nasrun Sitepu dan Kani Kembali Berurusan dengan Polisi Akibat Menjarah di Kebun Agrinas
    Dibaca: 256 Kali
  • 03
    Sabu Disembunyikan di Belakang Rumah, Warga Peranap Digelandang ke Polres Inhu
    Dibaca: 298 Kali
  • 04
    DPP IKJR Hadiri HUT ke 44 Tahun Desa Payung Sekaki, Kampriwoto : Tidak Benar Ada Dualisme Kepengurusan
    Dibaca: 302 Kali
  • 05
    Berdedikasi Bangun Sinergi Dunia Usaha dan Pemerintah, Hotli Maruli Sirait Raih Anugerah "An Extraordinary Leader" JMSI Award 2026
    Dibaca: 336 Kali
  • 06
    PLN UP3 Rengat Siaga Penuh, Pastikan Listrik Andal Tanpa Kedip Selama MTQ ke-44 Riau di Kuansing
    Dibaca: 325 Kali
  • 07
    Kapolsek Rengat Barat Turun Langsung Pantau Jagung, Program P2B Terus Diperkuat di Desa
    Dibaca: 664 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id