• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Jumat, 03 Juli 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • SawitUpdate

Cara Mengelola Kelompok Kerja di Kebun Sawit

MD Yasir

Senin, 02 Mei 2022 14:56:25 WIB
Cetak
Cara Mengelola Kelompok Kerja di Kebun Sawit

JAKARTA, Beritaone.id - Basic Managing Team & Coaching Counselling for Planters, kenapa judulnya Basic, karena ada seri lanjutan untuk memperdalam apa dan bagaimana judul ini. Managing Team maksudnya adalah bagaimana kita mengelola kelompok kerja, dalam mengelola kelompok kerja ini, dibutuhkan kemampuan-kemampuan soft skill.

Sebelum kita melanjutkan, kita perlu memahami apa hubungan hard skill dan soft skill, hard skill merupakan kemampuan untuk menguasai iptek dan ketrampilan / skill dalam mengembangkan IQ yang berhubungan dengan bidangnya sementara soft skill merupakan ketrampilan perilaku personal dan interpersonal yang membantu untuk mengembangkan kinerja seseorang. 

Kedua hal ini sangat berkaitan sekali jadi bagi Mahasiswa yang akan bekerja dibidang apapun termasuk perkebunan serta planters muda bahkan yang sudah lama bekerja ingin meniti karir lebih baik jangan hanya fokus bekerja menguasai hard skill tapi juga perlu soft skill. 

Hard skill itu adalah kemampuan teknis seperti pengisian data, penguasaan SOP, teknikal-teknikal pekerjaan, sementara soft skill itu seperti kemampuan bagaimana penguasaan problem solving, bagaimana communication skill, leadership dan lain-lain.
 
Finalnya hard skill adalah sebuah mobil yang baru dan sehat kita gunakan untuk berkendara, namun bila tidak diberikan oli yang bagus maka kecepatan kendaraan tersebut tidak akan optimal dan cepat rusak. Pekerjaan kita yang hebat tidak akan dilihat pimpinan, karir kita tidak akan bagus apabila tidak diberikan dengan tambahan ilmu soft skill. Kunci sukses menjadi Planters itu biasanya dikenal dengan 3 sisi, memiliki skill, knowledge, dan attitude.

Banyak orang gagal ketika hanya menguasai hal ini, dimana kegagalannya? karena dia tidak melakukan itu berulang, bertahap, dan menjadikannya sebuah behavior atau karakter. 

Banyak Planters memiliki skill, knowledge dan attitude yang jago ketika menghadapi tantangan, tekanan atau obstacle dia menyerah, tetapi Planters yang kita harapkan disini memiliki kemampuan belajar konsistensi yang tinggi sehingga 3 sisi utama daripada pilar menjadi Planters sukses ini menjadi karakter, karakter juara yang membuat dia menjadi orang yang handal.

Managing Team

Managing Team intinya adalah juga pengelolaan 3 titik, yaitu : mengelola diri sendiri dengan mengefektifkan peran dan fungsi dasar keterampilan dasar kita, mengelola tugas lewat leadership atau kepemimpinan yang baik, dan mengelola bawahan dengan berbagai hal yaitu bagaimana memberikan instruksi yang efektif, coaching dan counselling, serta tambahan ilmu lain. Jadi intisari pengelolaan bawahan adalah kelolalah diri sendiri dulu dengan baik baru belajar mengelola tugas dengan kepemimpinan, barulah kita bisa mengelola bawahan dengan efektif dan baik.

Satu hal yang juga penting kita harus menguasai faktor motivasi orang dan faktor motivasi diri kita yang harus kita samakan ketika ingin mengelola tim. Semua orang ingin berprestasi, berafiliasi dan memiliki kekuasaan dengan sebuah jabatan tetapi bagaimana kita menguasai prestasi mendapatkan itu semua bersama tim bukan diri sendiri. 

Selanjutnya bagaimana mengembangkan prestasi karyawan tentu saja memberikan perintah instruksi yang baik, melaksanakan bimbingan atau coaching, pembinaan atau counseling, penyampaian umpan balik atau feed back dan terakhir penegakan disiplin.

Untuk lebih detail apa dan bagaimana coaching ? kita lihat, ketika kita berbicara kematangan anak buah, kedewasaan anak buah biasanya kita bagi dalam 4, yakni pertama, kematangan rendah itu yaitu tidak mampu dan tidak mau, kedua, kematangan rendah sampai sedang tidak mampu tetapi mau dan mulai percaya diri, ketiga, kematangan sedang sampai tinggi mampu tetapi tidak mau karena merasa tidak nyaman dengan kondisi kepemimpinan kita, keempat, mampu atau berkompeten dan mau.

Keempat titik ini haruslah kita bina dengan gaya kepemimpinan, Tipe M 1 tadi yang rendah tingkat kematangannya maka akan dilatih dan dibimbing dengan gaya perintah, Tipe M 2 yang tidak mampu tapi mau itu dididik dengan gaya konsultasi, Tipe M 3 mampu tapi tidak mau dididik dengan gaya partisipasi, dan Tipe terakhir M 4 mampu dan mau itu dididik dengan gaya pendelegasian.
 
Hal-hal penting yang perlu kita terapkan dalam memberikan perintah adalah supaya perintah itu efektif memiliki 5W2H artinya memuat bahasa What, apa yang diperintahkan?, Why, mengapa kita perintahkan begitu?, Where, dimana kita perintahkan?, Who, sama siapa kita perintahkan?, When, kapan diperintahkan? Kemudian ada 2H maksudnya adalah How to do, bagaimana mengerjakannya?, selanjutnya How long dan How much, berapa biaya dan berapa lama waktu tersebut dikerjakan.
 
Perintah juga diberikan harus dalam suatu fakta bukan isu, dalam memberikan perintah atau instruksi ini sekali lagi saya ulangi : 1. perintahnya harus efektif 5W2H, 2. ada fakta dibelakang suatu perintah, 3. nyatakan dengan hasil yang kuantitatif, 4. lanjutkan dengan PDCA (Plan, Do, Check, Action).
 
Hati-hati dalam memberikan kesalahan perintah yaitu kalimat yang tidak jelas, susunan yang tidak teratur dan lain-lain. Sebelum kita masuk coaching kita perlu mengenal sasaran kerja agar karyawan dan atasan sama-sama punya visi misi yang sama akan target kerja dan tanggung jawab mereka, manfaat sasaran kerja ini sangat penting untuk proses pelaksanaan coaching dan counselling serta umpan balik. Tips penerapan sasaran kerja ini dimulai dari merinci tugas, waktu, sampai kepada penentuan metode apa yang kita pakai untuk pelaksanaan sasaran kerja, apakah perintah sampai kepada partisipatif. (*)


Sumber : Infosawit /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
SawitUpdate

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

Senin, 15 September 2025 - 13:30:24 WIB
SawitUpdate

Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya

Jumat, 28 Maret 2025 - 22:04:10 WIB
SawitUpdate

Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%

Senin, 24 Maret 2025 - 10:22:55 WIB
SawitUpdate

WTO Menangkan Indonesia, Pemerintah Desak Uni Eropa Hapus Kebijakan Diskriminatif CPO

Sabtu, 18 Januari 2025 - 12:07:40 WIB
SawitUpdate

CPO di Jalur Kenaikan: Permintaan Ekspor Memicu Lonjakan Harga

Kamis, 31 Oktober 2024 - 18:48:47 WIB
SawitUpdate

CPO Melimpah, Aceh Berpeluang Punya Pabrik Minyak Goreng Sendiri

Ahad, 13 Oktober 2024 - 13:11:26 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
02 Juli 2026
Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
02 Juli 2026
19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
02 Juli 2026
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif
01 Juli 2026
Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
30 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
30 Juni 2026
PLN Tegaskan Komitmen Hadirkan Listrik Andal, Sinergi dengan Komisi XII DPR RI Percepat Pembangunan Kelistrikan Riau
30 Juni 2026
Kelompok Nasrun Sitepu dan Kani Kembali Berurusan dengan Polisi Akibat Menjarah di Kebun Agrinas
30 Juni 2026
Sabu Disembunyikan di Belakang Rumah, Warga Peranap Digelandang ke Polres Inhu
29 Juni 2026
DPP IKJR Hadiri HUT ke 44 Tahun Desa Payung Sekaki, Kampriwoto : Tidak Benar Ada Dualisme Kepengurusan
28 Juni 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
    Dibaca: 369 Kali
  • 02
    Kelompok Nasrun Sitepu dan Kani Kembali Berurusan dengan Polisi Akibat Menjarah di Kebun Agrinas
    Dibaca: 256 Kali
  • 03
    Sabu Disembunyikan di Belakang Rumah, Warga Peranap Digelandang ke Polres Inhu
    Dibaca: 298 Kali
  • 04
    DPP IKJR Hadiri HUT ke 44 Tahun Desa Payung Sekaki, Kampriwoto : Tidak Benar Ada Dualisme Kepengurusan
    Dibaca: 302 Kali
  • 05
    Berdedikasi Bangun Sinergi Dunia Usaha dan Pemerintah, Hotli Maruli Sirait Raih Anugerah "An Extraordinary Leader" JMSI Award 2026
    Dibaca: 336 Kali
  • 06
    PLN UP3 Rengat Siaga Penuh, Pastikan Listrik Andal Tanpa Kedip Selama MTQ ke-44 Riau di Kuansing
    Dibaca: 324 Kali
  • 07
    Kapolsek Rengat Barat Turun Langsung Pantau Jagung, Program P2B Terus Diperkuat di Desa
    Dibaca: 664 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id