• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Senin, 22 Juni 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • SawitUpdate

Kenali Gejala Peyakit Ganoderma di Perkebunan Kelapa Sawit

MD Yasir

Sabtu, 09 April 2022 08:44:15 WIB
Cetak
Kenali Gejala Peyakit Ganoderma di Perkebunan Kelapa Sawit

JAKARTA, Beritaone.id - Mendengar namanya saja sudah dibuat merinding, apalagi sampai bisa mampir ke kebun kelapa sawit yang kita kelola. Ganoderma memang bukan nama penyakit baru di perkebunan, tetapi kian hari banyak kebun kelapa sawit –utamanya yang sudah diatas dua generasi penanaman - mulai merasakan gejalanya. Kendati demikian kebun baru pun berpotensi tinggi merasakan serangan dari penyakit yang satu ini.

Penyakit yang berasal dari jamur ini memang bukan sembarang penyakit bagi tanaman kelapa sawit, karena jika tanaman terserang maka dipastikan tanaman tersebut akan mati yang akan menyebabkan kerugian bagi perkebunan kelapa sawit. Usut punya usut infeksi ganoderma dapat menyebar melalui spora dan kontak akar dimana jika di dalam tanah terdapat inokulum maka penyebaran melalui tanah sangat susah dihindari.
 
Jika tanaman kelapa sawit ditanam pada tanah  yang telah terdapat inokulum, maka sehebat apapun penanganan terhadap pohon yang terinfeksi akan berpotensi terkena serangan. Sebab itu banyak para peneliti tertantang untuk menanggulangi penyakit ini, misalnya dengan beragam teknik yang sudah di uji cobakan sampai melakukan riset benih sawit anti atau toleran ganoderma.

Tidak heran bila saat ini rata-rata produsen benih kelapa sawit nasional pun menawarkan benih sawit yang toleran terhadap ganoderma. Bisa jadi, benih sawit tersebut menjadi salah satu solusi, tetapi ada baiknya mengenal lebih dulu apa sejatinya ganoderma. Dengan mengenali gejala awal maka bencana serangan bisa ditangani dengan baik melalui tindakan pencegahan atau paling tidak bisa dilakukan isolasi supaya tidak menyebar ke lokasi lain.    

Gejala awal dan Identifikasi
Sebenarnya guna mengetahui serangan awal ganoderma bisa diidentifiasi lewat gejala yang ditimbulkan penyakit tersebut, ada empat gejala awal yang bisa di identifikasi diantaranya: 

Pertama, 3 daun tombak atau lebih tidak membuka pada saat tanaman tidak kekurangan air (sering disebut skor 1).
 
kedua, 3 daun tombak atau lebih tidak membuka pada saat tanaman tidak kekurangan air dan pelepah bagian bawah sengkleh alami (skor 2).

ketiga, 3 daun tombak atau lebih tidak membuka pada saat tanaman tidak kekurangan air, pelepah bagian bawah sengkleh alami dan ditemukan jamur (badan buah/fruitting body/basidioscarp) disebut skor 3.

Keempat, 3 daun tombak atau lebih tidak membuka pada saat tanaman tidak kekurangan air, pelepah bagian bawah sengkleh alami, ditemukan jamur (badan buah/fruitting body/basidioscarp) dan semua pelepah sudah sengkleh kecuali daun tombak disebut skor 4.

Kelima, 3 daun tombak atau lebih tidak membuka pada saat tanaman tidak kekurangan air, pelepah bagian bawah sengkleh alami, ditemukan jamur (badan buah/fruitting body/basidioscarp) dan sudah tumbang disebut skor 5.


Jenis-jenis Ganoderma
Faktanya jamur ganoderma bisa memiliki lebih dari satu jenis misalnya, di Sumatera Utara dilaporkan terdapat jenis Ganoderma boninense, di Malaysia diketemukan jenis Ganoderma miniatocinctum, dan ada juga jenis Ganoderma australis, Ganoderma zonatum serta masih banyak jenis ganoderma lainnya.

Apapun jenis spesiesnya bukan menjadi hal yang terpenting. Sebab yang terpenting adalah jika badan jamur (fruitting body atau basidioscarp) diketemukan pada pokok sehat dan menunjukkan gejala seperti disebutkan di atas pada tanaman kelapa sawit, maka sudah bisa pasti bahwa ganoderma tersebut adalah parasit (pathogen). Untuk identifikasi jenis species harus mengirimkan badan buah ke laboratorium yang memiliki analisa Ganoderma untuk tes DNA.

Hal yang perlu diperhatikan adalah, saat pengambilan, penanganan dan pengiriman sample harus bersih dari kontaminan. Lantas perlu diketahui, tidak semua laboratorium memiliki fasilitas analisa ganoderma, atau kalaupun ada merupakan fasilitas untuk kebutuhan internal saja, sebab itu perlu jauh-jauh hari berkomunikasi dengan pihak laboratorium.


Sumber : Infosawit /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
SawitUpdate

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

Senin, 15 September 2025 - 13:30:24 WIB
SawitUpdate

Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya

Jumat, 28 Maret 2025 - 22:04:10 WIB
SawitUpdate

Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%

Senin, 24 Maret 2025 - 10:22:55 WIB
SawitUpdate

WTO Menangkan Indonesia, Pemerintah Desak Uni Eropa Hapus Kebijakan Diskriminatif CPO

Sabtu, 18 Januari 2025 - 12:07:40 WIB
SawitUpdate

CPO di Jalur Kenaikan: Permintaan Ekspor Memicu Lonjakan Harga

Kamis, 31 Oktober 2024 - 18:48:47 WIB
SawitUpdate

CPO Melimpah, Aceh Berpeluang Punya Pabrik Minyak Goreng Sendiri

Ahad, 13 Oktober 2024 - 13:11:26 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
5 Teknik Dasar Padel untuk Meningkatkan Permainan Anda di Lapangan
20 Juni 2026
Jagung Mati Diterjang Banjir dan Kekeringan, Polsek Rengat Barat Turun Tangan Lakukan Penanaman Ulang
19 Juni 2026
Perkuat Ketahanan Pangan, Kapolsek Batang Cenaku Kunjungi Kolam Ikan Nila di Desa Aur Cina
18 Juni 2026
Sambut HUT Pekanbaru ke-242, PLN Beri Diskon Tambah Daya 50 Persen Lewat Program Juni Elok berEnergi
18 Juni 2026
Polsek Rengat Barat Buktikan Komitmen Dukung Ketahanan Pangan, Panen Jagung Capai 7 Ton
17 Juni 2026
Sambut 1 Muharam 1448 H, IKJR Riau Gelar Malam Budaya dan Jaranan Bertajuk “Nyambung Roso, Nguri-nguri Budoyo”
17 Juni 2026
HUT ke-6 JMSI Riau Meriah, Wako Pekanbaru hingga Bupati Kuansing Terima Penghargaan Bergengsi
17 Juni 2026
Pekarangan Jadi Lumbung Pangan, Bhabinkamtibmas Rengat Barat Pantau Langsung Kebun Warga
15 Juni 2026
Dua Wanita Diciduk di Rengat Barat, Polisi Temukan Sabu 6,55 Gram dari Dua Lokasi Berbeda
15 Juni 2026
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Terima Pin Emas JMSI Riau, Apresiasi Kemitraan dan Kebangsaan
13 Juni 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Jagung Mati Diterjang Banjir dan Kekeringan, Polsek Rengat Barat Turun Tangan Lakukan Penanaman Ulang
    Dibaca: 359 Kali
  • 02
    Perkuat Ketahanan Pangan, Kapolsek Batang Cenaku Kunjungi Kolam Ikan Nila di Desa Aur Cina
    Dibaca: 226 Kali
  • 03
    Sambut HUT Pekanbaru ke-242, PLN Beri Diskon Tambah Daya 50 Persen Lewat Program Juni Elok berEnergi
    Dibaca: 222 Kali
  • 04
    Polsek Rengat Barat Buktikan Komitmen Dukung Ketahanan Pangan, Panen Jagung Capai 7 Ton
    Dibaca: 456 Kali
  • 05
    Sambut 1 Muharam 1448 H, IKJR Riau Gelar Malam Budaya dan Jaranan Bertajuk “Nyambung Roso, Nguri-nguri Budoyo”
    Dibaca: 439 Kali
  • 06
    HUT ke-6 JMSI Riau Meriah, Wako Pekanbaru hingga Bupati Kuansing Terima Penghargaan Bergengsi
    Dibaca: 317 Kali
  • 07
    Pekarangan Jadi Lumbung Pangan, Bhabinkamtibmas Rengat Barat Pantau Langsung Kebun Warga
    Dibaca: 733 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id