• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Sabtu, 15 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Daerah
  • Inhu

Pep Guardiola Akui Penyesalan Terbesar di Manchester City Terkait Joe Hart

Ramdana Yudha

Sabtu, 23 Mei 2026 22:25:37 WIB
Cetak
Pep Guardiola Akui Penyesalan Terbesar di Manchester City Terkait Joe Hart
Pep Guardiola

BeritaOne.Id - Kisah perjalanan Pep Guardiola bersama Manchester City dipenuhi berbagai trofi dan pencapaian luar biasa. Namun di balik kesuksesan tersebut, ada satu keputusan yang hingga kini masih dianggap kontroversial, yakni terkait nasib mantan kiper utama tim nasional Inggris, Joe Hart.

Bagi pecinta sepak bola yang rutin mengikuti perkembangan pertandingan melalui okestream live nama Joe Hart tentu bukan sosok asing. Ia pernah menjadi simbol kejayaan Manchester City sebelum era Guardiola dimulai. Namun kariernya berubah drastis setelah pelatih asal Spanyol itu datang ke Etihad Stadium pada 2016.

Sementara itu, penggemar yang rutin memantau Hasil Sepak Bola masih mengingat bagaimana perubahan besar Manchester City dimulai sejak musim pertama Guardiola.

Awal Mula Perpisahan Joe Hart dan Manchester City

Saat Pep Guardiola resmi menangani Manchester City, salah satu perubahan besar yang langsung dilakukan adalah pada posisi penjaga gawang. Guardiola dikenal memiliki filosofi permainan yang menuntut kiper aktif dalam distribusi bola dan nyaman bermain menggunakan kaki.

Joe Hart yang saat itu masih menjadi pilihan utama dianggap kurang cocok dengan sistem tersebut. Meski punya kemampuan refleks luar biasa, Hart dinilai tidak memenuhi kebutuhan taktik Guardiola.

Keputusan itu mengejutkan banyak pihak karena Joe Hart merupakan salah satu pemain paling berpengaruh di skuad City saat itu. Ia bahkan berstatus sebagai legenda klub berkat kontribusinya dalam membawa City meraih berbagai gelar domestik.

Guardiola Mengaku Sulit Mengambil Keputusan

Dalam sejumlah wawancara media Inggris, Guardiola beberapa kali mengungkap bahwa mencadangkan Joe Hart bukan keputusan mudah. Ia memahami Hart memiliki hubungan emosional kuat dengan klub dan suporter.

Namun Guardiola merasa dirinya harus tetap menjalankan filosofi permainan yang diyakini bisa membawa Manchester City berkembang lebih jauh.

Faktor Filosofi Permainan

Pep Guardiola dikenal sebagai pelatih yang sangat detail dalam membangun permainan dari lini belakang. Kiper dianggap sebagai bagian penting dalam skema serangan.

Karena alasan itulah Guardiola memilih mendatangkan Claudio Bravo pada musim pertamanya, sebelum akhirnya menemukan sosok ideal dalam diri Ederson beberapa tahun kemudian.

Hubungan Personal dengan Joe Hart

Meski keputusan itu memicu kontroversi, Guardiola tetap memberikan penghormatan kepada Joe Hart. Ia menyebut Hart sebagai profesional sejati yang tetap menjaga sikap selama situasi sulit terjadi.

Banyak fans Manchester City juga menilai Hart sebenarnya layak mendapatkan perpisahan yang lebih baik setelah kontribusinya selama bertahun-tahun.

Joe Hart Tetap Menjadi Ikon Manchester City

Terlepas dari bagaimana akhir kariernya di City berlangsung, Joe Hart tetap dikenang sebagai salah satu kiper terbaik dalam sejarah klub.

Beberapa pencapaian penting Joe Hart bersama Manchester City antara lain:

•Menjuarai Premier League
•Meraih FA Cup
•Memenangkan League Cup
•Menjadi kiper utama timnas Inggris dalam beberapa turnamen besar
•Meraih Golden Glove Premier League beberapa kali

Hart juga dikenal memiliki karakter kuat dan loyalitas tinggi terhadap klub. Tidak sedikit fans yang merasa keputusan melepas Hart menjadi salah satu momen paling emosional di era Guardiola.

Manchester City Tetap Menuai Kesuksesan

Meski keputusan tersebut menuai kritik, Guardiola akhirnya berhasil membuktikan hasil positif. Manchester City berkembang menjadi salah satu tim paling dominan di Eropa.

Kehadiran Ederson membawa dimensi baru dalam permainan City. Distribusi bola yang akurat dari lini belakang menjadi senjata utama tim dalam mengontrol pertandingan.

Di bawah Guardiola, Manchester City berhasil memenangkan berbagai gelar bergengsi, termasuk Liga Champions yang selama bertahun-tahun menjadi target utama klub.

Namun bagi sebagian fans, kisah Joe Hart tetap meninggalkan tanda tanya besar tentang bagaimana legenda klub diperlakukan saat perubahan besar terjadi.

Penutup

Perjalanan Pep Guardiola di Manchester City memang identik dengan kesuksesan dan trofi. Namun di balik semua itu, kasus Joe Hart menjadi salah satu keputusan paling kontroversial sepanjang era kepelatihannya.

Guardiola mungkin berhasil membawa City mencapai level tertinggi, tetapi kisah perpisahan dengan Joe Hart tetap menjadi topik yang sulit dilupakan oleh banyak pendukung sepak bola Inggris. Dalam dunia sepak bola modern yang semakin taktis, terkadang keputusan besar harus diambil meski menyakitkan bagi banyak pihak.


 Editor : Yudha / redaksi

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Daerah

Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Dukung Pelaksanaan MTQ Danau Rambai

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:28:34 WIB
Daerah

Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:34:56 WIB
Daerah

Bangun Harmoni dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Bantu Kegiatan Kepemudaan di Dua Desa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:12:28 WIB
Daerah

Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah Bergulir, Dua Pelapor Diperiksa Penyidik

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:16:14 WIB
Daerah

Dodi Irawan dan Iskandar Zulkarnain Bawa Pesan Budaya Lewat Puisi “Laksamana Riau”

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:37:08 WIB
Daerah

Wacana Kota Rumbai Kembali Mencuat, Spanduk “Selamat Datang di Kota Rumbai” Terpampang di Jembatan Siak IV

Sabtu, 08 Agustus 2026 - 11:46:55 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
15 Agustus 2026
Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Dukung Pelaksanaan MTQ Danau Rambai
14 Agustus 2026
Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
13 Agustus 2026
Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
12 Agustus 2026
54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT
12 Agustus 2026
Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
12 Agustus 2026
Bangun Harmoni dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Bantu Kegiatan Kepemudaan di Dua Desa
12 Agustus 2026
Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah Bergulir, Dua Pelapor Diperiksa Penyidik
11 Agustus 2026
Kasus Korupsi Rumah Eks Pejuang Timtim Masih Diselidiki, Komisi Kejaksaan Desak Kejati NTT Tuntaskan
11 Agustus 2026
Dodi Irawan dan Iskandar Zulkarnain Bawa Pesan Budaya Lewat Puisi “Laksamana Riau”
10 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
    Dibaca: 928 Kali
  • 02
    Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
    Dibaca: 206 Kali
  • 03
    Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah Bergulir, Dua Pelapor Diperiksa Penyidik
    Dibaca: 213 Kali
  • 04
    Kasus Korupsi Rumah Eks Pejuang Timtim Masih Diselidiki, Komisi Kejaksaan Desak Kejati NTT Tuntaskan
    Dibaca: 208 Kali
  • 05
    Dodi Irawan dan Iskandar Zulkarnain Bawa Pesan Budaya Lewat Puisi “Laksamana Riau”
    Dibaca: 287 Kali
  • 06
    Rawat Jalan dan Kurangi Debu, PT PAS Mitra Agrinas Beri Manfaat bagi Warga Danau Rambai
    Dibaca: 277 Kali
  • 07
    Wacana Kota Rumbai Kembali Mencuat, Spanduk “Selamat Datang di Kota Rumbai” Terpampang di Jembatan Siak IV
    Dibaca: 318 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id