• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Sabtu, 09 Mei 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Daerah

Drainase yang "Stroke" (Penyumbatan Kronis) Kenapa Air di Parit Sedikit?

Fitri Aisah

Sabtu, 09 Mei 2026 10:22:53 WIB
Cetak
Drainase yang
Mardianto Manan Dosen Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Islam Riau

BeritaOne.id - Fenomena "air sesat" di Jalan Sudirman ujung ini memang menggelitik nalar teknis kita. Pagi ini, sembari warga sibuk menjemur kasur yang basah, mari kita bedah secara ilmiah tapi tetap dengan logika kito budak melayu riau yang tajam.
Secara akademis, ini bukan sekadar "genangan", tapi sebuah kegagalan sistematis yang dalam bahasa perencanaan kota disebut sebagai malfungsi drainase permukaan. Berikut adalah bedah opininya:

1. Hukum Newton vs "Hukum Egois" Aspal
Secara ilmiah, air itu taat pada hukum gravitasi. Ia selalu mencari tempat terendah. Kalau air lebih suka balapan di atas aspal Jalan Sudirman daripada masuk ke parit, jawabannya bukan karena paritnya minder, tapi karena adanya "Inversion of Level" atau ketimpangan elevasi.
Logikanya begini:
Jalan Menjadi Parit Raksasa: Ketika aspal terus dilapis (overlay) tanpa pengerukan atau penyesuaian tinggi parit, maka permukaan jalan perlahan tapi pasti menjadi lebih tinggi dari lubang kontrol (inlet) drainase.
Efek Bendungan: Bahu jalan atau trotoar seringkali dibangun tanpa memperhatikan "tali air" Akibatnya, air di badan jalan terperangkap di atas aspal dan tidak punya akses "pintu masuk" ke parit. Akhirnya, jalan raya berubah fungsi menjadi sungai aspal. Sehingga setiap musim hujan jumlah sungai naik drastis, seperti sungai sudirman, sungai Arifin dan sungai tambusai bin nangka.

2. Drainase yang "Stroke" (Penyumbatan Kronis)
Kenapa air di parit sedikit? Apakah paritnya sudah penuh ilmu sakti sehingga anti-air? Tentu tidak. Ini masalah "Bottle Neck" dan sedimentasi.
Di bawah sana, parit kita mungkin sedang mengalami "kolesterol tinggi" alias penuh sedimen, sampah, dan kabel-kabel utilitas yang semrawut.
Ketika parit di hilir sudah tersumbat, terjadi tekanan balik (backwater). Air yang mau masuk ke parit ditolak oleh air yang sudah ada di dalam. Akhirnya, air memilih jalur alternatif yang lebih lancar: "Aspal mulus Sudirman".

3. "Ayiar Tagonang" yang Bingung Arah
Istilah "ayiar nen tagonang" ini sebenarnya sangat ilmiah. Dalam hidrologi, kita bicara tentang "Time of Concentration", yaitu waktu yang diperlukan air untuk mengalir dari titik terjauh menuju titik kontrol.
Di Pekanbaru, Titik ini kacau balau karena:
Koefisien Limpasan yang Tinggi: Hampir semua permukaan sudah disemen. Tanah tidak lagi mampu menyerap air (Infiltrasi mogok).

Kemiringan (Slope) yang Menipu: Pekanbaru ini relatif landai. Selisih tinggi 10-20 cm saja sudah menentukan apakah air akan mengalir ke sungai atau balik mengalir ke teras rumah warga.

Kesimpulan Kritis :
Kalau air mengalir kencang di atas jalan sementara paritnya tampak "santai", itu pertanda "manajemen drainase kita sedang sakit". Kita sibuk mempercantik wajah kota dengan lampu-lampu, tapi lupa mengurus "usus" kota yang tersumbat.
Secara ilmiah, parit itu harusnya bersifat "self-cleansing" (bisa membersihkan diri sendiri dengan kecepatan aliran tertentu). Kalau parit kering tapi jalan banjir, itu artinya perencanaan elevasi kita sedang "tidur" saat proyek dikerjakan.

Pesan untuk penguasa kota: Jangan sampai warga berpikir bahwa aspal Sudirman itu memang sengaja didesain jadi wahana "river tubing" gratis setiap kali hujan turun. Kembalikan fungsi parit sebagai saluran air, bukan sebagai monumen beton yang isinya hanya tanah dan sampah!
Mari kita seruput kopi pagi ini, sembari berharap "kebingungan" air ini tidak menular ke kebingungan para pengambil kebijakan dalam mengelola "Flood Master Plan" Pekanbaru. Salam perencanaan!


 Editor : Redaksi

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Daerah

ULP Rengat Kota Gelar Aksi Bersih Lingkungan, Wujudkan Area Kerja yang Sehat dan Nyaman

Sabtu, 09 Mei 2026 - 09:27:58 WIB
Daerah

Polemik Pembangunan Unilak, Mahasiswa Desak Keterbukaan Anggaran dan Evaluasi Proyek

Jumat, 08 Mei 2026 - 21:07:54 WIB
Daerah

Kapolsek Rengat Barat Dorong Ekonomi Mandiri Warga Lewat Sambang Desa

Kamis, 07 Mei 2026 - 19:22:01 WIB
Daerah

Kapolsek Rengat Barat Sambangi Petani, Ajak Manfaatkan Lahan Produktif Demi Ketahanan Pangan

Kamis, 07 Mei 2026 - 13:20:08 WIB
Daerah

JMSI Inhu Perkuat Sinergi dengan Kepala SMA se-Inhu Lewat Program Publikasi Sekolah

Kamis, 07 Mei 2026 - 13:12:12 WIB
Daerah

Jagung Pipil di Talang Jerinjing Tumbuh Subur, Polsek Rengat Barat Turun Langsung Lakukan Pengecekan

Selasa, 05 Mei 2026 - 17:30:04 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Drainase yang "Stroke" (Penyumbatan Kronis) Kenapa Air di Parit Sedikit?
09 Mei 2026
ULP Rengat Kota Gelar Aksi Bersih Lingkungan, Wujudkan Area Kerja yang Sehat dan Nyaman
09 Mei 2026
Polemik Pembangunan Unilak, Mahasiswa Desak Keterbukaan Anggaran dan Evaluasi Proyek
08 Mei 2026
Kapolsek Rengat Barat Dorong Ekonomi Mandiri Warga Lewat Sambang Desa
07 Mei 2026
Drama Perebutan Kebun Hutan di Inhu, Pekerja PT SAL Bertahan di Mes
07 Mei 2026
Kapolsek Rengat Barat Sambangi Petani, Ajak Manfaatkan Lahan Produktif Demi Ketahanan Pangan
07 Mei 2026
JMSI Inhu Perkuat Sinergi dengan Kepala SMA se-Inhu Lewat Program Publikasi Sekolah
07 Mei 2026
Jagung Pipil di Talang Jerinjing Tumbuh Subur, Polsek Rengat Barat Turun Langsung Lakukan Pengecekan
05 Mei 2026
Bersama PT Inecda, Polsek Rengat Barat Tanam Jagung Pipil
05 Mei 2026
Polres Inhu Ringkus Komplotan Narkoba, Dalangnya Pecatan Polisi 2019
05 Mei 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Kapolsek Rengat Barat Dorong Ekonomi Mandiri Warga Lewat Sambang Desa
    Dibaca: 409 Kali
  • 02
    Kapolsek Rengat Barat Sambangi Petani, Ajak Manfaatkan Lahan Produktif Demi Ketahanan Pangan
    Dibaca: 297 Kali
  • 03
    Jagung Pipil di Talang Jerinjing Tumbuh Subur, Polsek Rengat Barat Turun Langsung Lakukan Pengecekan
    Dibaca: 619 Kali
  • 04
    Bersama PT Inecda, Polsek Rengat Barat Tanam Jagung Pipil
    Dibaca: 464 Kali
  • 05
    Polres Inhu Ringkus Komplotan Narkoba, Dalangnya Pecatan Polisi 2019
    Dibaca: 399 Kali
  • 06
    Pemuda Lirik Siap Kelola Sumur Tua, Dorong Peran Putra Daerah dalam Sektor Migas
    Dibaca: 341 Kali
  • 07
    Terungkap! Ibu Rumah Tangga di Sungai Beringin Jadi Pengedar, Polisi Ringkus Pemasok dengan 62 Gram Sabu
    Dibaca: 683 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id