• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Ahad, 16 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Internasional

Erdogan Desak Putin Deklarasikan Gencatan Senjata dan Berdamai

MD Yasir

Senin, 07 Maret 2022 10:34:14 WIB
Cetak
Erdogan Desak Putin Deklarasikan Gencatan Senjata dan Berdamai

ANKARA, Beritaone.id - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Ahad (6/3/2022) mendesak Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mengumumkan gencatan senjata di Ukraina. Edrogan juga menyerukan agar kedua negara itu berdamai.

“Erdogan mendesak Vladimir Putin untuk mengumumkan gencatan senjata di Ukraina dan membuka koridor kemanusiaan dan mencapai kesepakatan damai,” kata kantornya dilansir dari The National New, Senin (7/3/2022).

Anggota NATO Turki berbagi perbatasan laut dengan Rusia dan Ukraina di Laut Hitam dan memiliki hubungan baik dengan keduanya. Ankara telah menyebut serangan Rusia tidak dapat diterima dan menawarkan untuk menjadi tuan rumah pembicaraan, tetapi telah menentang sanksi terhadap Moskow.

Berbicara melalui sambungan telepon selama satu jam, Erdogan mengatakan kepada Putin bahwa Ankara siap untuk berkontribusi pada penyelesaian konflik secara damai. Menurutnya, gencatan senjata segera tidak hanya akan meredakan kekhawatiran kemanusiaan di kawasan itu, tetapi juga memberikan kesempatan bagi pencarian solusi politik, memperbarui seruannya. 

“Mari kita buka jalan bagi perdamaian bersama'," bunyi pernyataan resmi dari kantornya.

“Erdogan menekankan pentingnya mengambil langkah-langkah mendesak untuk mencapai gencatan senjata, membuka koridor kemanusiaan dan menandatangani perjanjian damai,” tambah pernyataan itu.

Kremlin mengatakan Putin mengatakan kepada Erdogan bahwa Rusia akan menghentikan operasi militernya hanya jika Ukraina berhenti berperang dan jika tuntutan Moskow dipenuhi. Dikatakan operasi itu akan direncanakan.

Rusia menyebut serangannya sebagai "operasi militer khusus". Ini telah mengakibatkan lebih dari 1,5 juta orang mengungsi. PBB menyebutkan, bahwa ini merupakan krisis pengungsi yang tumbuh paling cepat di Eropa sejak Perang Dunia Kedua.

Turki mengatakan akan "naif" untuk mengharapkan hasil dari negosiasi Ukraina-Rusia saat pertempuran berlanjut.

“Menteri Pertahanan Hulusi Akar kemudian berbicara dengan rekan Ukrainanya Oleksii Reznikov melalui telepon dan mengatakan kepadanya bahwa gencatan senjata, bahkan untuk waktu yang terbatas, sangat dibutuhkan untuk evakuasi sipil yang aman dan pengiriman bantuan,” kata kementeriannya.

Akar juga telah menyampaikan harapan Turki bahwa keamanan orang Turki yang belum pindah dari Ukraina terjamin.

Erdogan, yang menyebut Putin sebagai "teman", terakhir kali berbicara dengan pemimpin Rusia itu pada 23 Februari, sehari sebelum Rusia melancarkan serangannya.

Panggilan itu menjadikannya pemimpin NATO ketiga yang berbicara dengan Putin sejak serangannya, setelah para pemimpin Jerman dan Prancis. Sementara menjalin hubungan dekat dengan Rusia di bidang pertahanan, perdagangan dan energi, dan menampung jutaan turis Rusia setiap tahun, Turki juga telah menjual drone ke Ukraina, yang membuat marah Moskow.

Ia juga menentang kebijakan Rusia di Suriah dan Libya, serta pencaplokan Krimea pada 2014.

Ankara mengatakan ingin mempertemukan para menteri luar negeri dari Ukraina dan Rusia untuk pembicaraan di forum diplomasi minggu depan di Turki selatan. Kedua negara telah menyambut baik tawaran itu, tetapi Turki mengatakan tidak jelas apakah mereka akan dapat hadir.


Sumber : Republika /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Internasional

Prabowo Hadiri Forum Bisnis dan Investasi di Lancaster House

Rabu, 21 Januari 2026 - 21:27:33 WIB
Internasional

Sah, Indonesia Terpilih Jadi Presiden Dewan HAM PBB 2026

Kamis, 08 Januari 2026 - 22:28:54 WIB
Internasional

130 Anak Sekolah Nigeria Dibebaskan setelah Sebulan Diculik

Senin, 22 Desember 2025 - 15:16:36 WIB
Internasional

Gibran Pamer QRIS hingga MBG di KTT G20 Afrika Selatan

Ahad, 23 November 2025 - 21:19:56 WIB
Internasional

Pemilu Berdarah di Tanzania Telan Korban Jiwa Hingga 700 Orang

Ahad, 02 November 2025 - 11:54:31 WIB
Internasional

Prabowo Tekankan Adaptasi dan Inovasi dalam Kemitraan ASEAN-Jepang

Ahad, 26 Oktober 2025 - 20:14:06 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
16 Agustus 2026
PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
16 Agustus 2026
PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
15 Agustus 2026
Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
15 Agustus 2026
Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Dukung Pelaksanaan MTQ Danau Rambai
14 Agustus 2026
Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
13 Agustus 2026
Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
12 Agustus 2026
54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT
12 Agustus 2026
Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
12 Agustus 2026
Bangun Harmoni dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Bantu Kegiatan Kepemudaan di Dua Desa
12 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
    Dibaca: 236 Kali
  • 02
    Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
    Dibaca: 972 Kali
  • 03
    54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT
    Dibaca: 201 Kali
  • 04
    Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
    Dibaca: 258 Kali
  • 05
    Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah Bergulir, Dua Pelapor Diperiksa Penyidik
    Dibaca: 255 Kali
  • 06
    Kasus Korupsi Rumah Eks Pejuang Timtim Masih Diselidiki, Komisi Kejaksaan Desak Kejati NTT Tuntaskan
    Dibaca: 249 Kali
  • 07
    Dodi Irawan dan Iskandar Zulkarnain Bawa Pesan Budaya Lewat Puisi “Laksamana Riau”
    Dibaca: 331 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id