• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Kamis, 02 Juli 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Daerah

Suhardiman Amby: Nahkoda Baru Negeri Jalur yang Menggerakkan Harapan Rakyat

Fitri Aisah

Kamis, 28 Agustus 2025 07:37:25 WIB
Cetak
Suhardiman Amby: Nahkoda Baru Negeri Jalur yang Menggerakkan Harapan Rakyat
Suhardiman Amby saat ditepian Narosa bersama wakil Presiden RI Gibran

Kuansing, BeritaOne.id - KUANTAN SINGINGI atau yang akrab disebut Kuansing, selalu punya cara untuk menorehkan kisah. Di balik deru Sungai Kuantan yang tak pernah letih mengalir, di sana tersimpan denyut kehidupan masyarakat yang sederhana, teguh, dan penuh semangat gotong royong. Dari sungai itu pula lahir tradisi agung—Pacu Jalur—sebuah perayaan rakyat yang bukan hanya sekadar lomba mendayung, tetapi simbol kekompakan, identitas budaya, dan daya hidup masyarakat Kuansing.

Di tengah masyarakat yang menyimpan harapan akan perubahan, tampil seorang putra daerah yang kini dipercaya memegang tampuk kepemimpinan: Dr. H. Suhardiman Amby, Ak, MM, Bupati Kuantan Singingi. Kehadirannya di kursi bupati bagaikan hembusan angin baru yang memberi harapan. Suhardiman bukanlah sosok yang tiba-tiba hadir tanpa rekam jejak. Ia menapaki tangga karier dengan kesabaran, menimba ilmu hingga ke jenjang doktoral, dan mengasah kepedulian melalui berbagai jabatan pemerintahan. Semua itu kini berpadu menjadi fondasi dalam memimpin Kuansing ke arah yang lebih baik.

Pendidikan dan Kiprah Awal

Suhardiman Amby lahir dari keluarga sederhana yang paham betul nilai perjuangan. Ia ditempa dalam lingkungan yang memandang pendidikan sebagai jalan untuk memperbaiki nasib. Gelar sarjana hingga magister ia raih dengan kerja keras, lalu melanjutkan studi doktoralnya, hingga meraih gelar Dr. H. Suhardiman Amby, MM, Gelar akademik itu bukan hanya deretan huruf di belakang nama, melainkan cermin dari komitmen pada ilmu pengetahuan, kebijakan berbasis data, serta kepemimpinan yang visioner.

Karier birokrasi dan politiknya berkembang dengan konsistensi. Suhardiman aktif di berbagai lini pemerintahan dan organisasi masyarakat, hingga akhirnya dipercaya rakyat untuk memimpin Kuantan Singingi. Sosoknya dikenal merakyat, dekat dengan masyarakat desa, dan selalu punya waktu mendengar keluh kesah warganya.

Memimpin sebuah kabupaten bukan perkara mudah. Apalagi Kuansing, yang meski kaya akan budaya dan potensi sumber daya alam, masih dihadapkan pada tantangan klasik: keterbatasan infrastruktur, pembangunan ekonomi yang timpang, dan keterbatasan lapangan kerja. Namun, Suhardiman Amby memilih jalur kepemimpinan yang berpijak pada dua hal: membangun dengan hati dan memberdayakan potensi lokal.

Program pembangunan infrastruktur jalan desa, perbaikan jembatan, hingga penguatan layanan kesehatan dan pendidikan terus digalakkan. Jalan-jalan penghubung antar kecamatan yang sebelumnya sulit dilalui kini berangsur membaik. Fasilitas sekolah diperbaiki, tenaga kesehatan dioptimalkan, dan pelayanan publik dipermudah. Bagi Suhardiman, pembangunan bukan sekadar menegakkan beton dan aspal, melainkan menghadirkan manfaat nyata bagi kehidupan rakyat.

Lebih jauh, ia mendorong pertanian sebagai tulang punggung ekonomi rakyat Kuansing. Dengan mayoritas penduduk yang menggantungkan hidup dari karet, sawit, dan pertanian padi, berbagai program pemberdayaan petani diluncurkan. Bantuan bibit unggul, akses pasar, dan pelatihan teknologi pertanian modern menjadi bukti keberpihakan pemerintah pada masyarakat desa.

Dari Tradisi ke Sumber Ekonomi

Namun, yang paling mengemuka adalah perhatian Suhardiman terhadap kebanggaan budaya Kuansing: Pacu Jalur. Tradisi ini tidak hanya dipandang sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai pintu masuk ekonomi dan pariwisata.

Bayangkan, setiap tahun puluhan ribu orang tumpah ruah di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, untuk menyaksikan jalur-jalur panjang berpacu di Sungai Kuantan. Para perantau pulang kampung, wisatawan domestik hingga mancanegara berdatangan, hotel-hotel penuh, rumah makan ramai, dan pedagang kecil kebanjiran rezeki. Ekonomi rakyat bergerak, UMKM berputar, dan nama Kuansing menggema ke luar daerah.

Suhardiman paham betul bahwa Pacu Jalur adalah etalase Kuansing. Oleh karena itu, ia memberikan perhatian serius: memperbaiki sarana pendukung wisata, mengatur tata kelola acara agar lebih profesional, dan memastikan kegiatan ini mendapat dukungan dari pemerintah pusat maupun provinsi. Hasilnya, Pacu Jalur tak hanya menjadi lomba tradisional, tetapi ikon wisata nasional yang memberi dampak ekonomi langsung pada rakyat.


Dari sisi ekonomi, perputaran uang saat Pacu Jalur diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Pedagang kaki lima bisa meraup keuntungan berlipat, pemilik penginapan mendapat tamu penuh selama berminggu-minggu, hingga anak-anak muda desa berkesempatan menjual kerajinan dan kuliner lokal. Pacu Jalur adalah “musim panen” bagi banyak warga.

Suhardiman melihat momentum ini sebagai modal besar. Ia mendorong UMKM lokal naik kelas dengan packaging yang menarik, membantu promosi lewat pameran hingga platform digital, dan mengaitkan Pacu Jalur dengan festival budaya lain agar pengunjung punya alasan lebih lama tinggal di Kuansing.

Pariwisata dan Identitas Daerah

Lebih dari sekadar ekonomi, Suhardiman menekankan Pacu Jalur sebagai identitas budaya. Dalam setiap sambutannya, ia kerap menegaskan bahwa menjaga Pacu Jalur berarti menjaga harga diri orang Kuansing. Pacu Jalur adalah bukti gotong royong, sportivitas, sekaligus diplomasi budaya yang mampu mempertemukan masyarakat dari berbagai daerah.

Dengan pendekatan humanis, ia mendorong generasi muda untuk terlibat. Tidak hanya sebagai pendayung, tetapi juga sebagai pengelola event, pelaku seni, dan pegiat kreatif. Dengan cara ini, Pacu Jalur bukan sekadar acara tahunan, melainkan menjadi sekolah kebudayaan yang menumbuhkan rasa bangga pada anak-anak Kuansing.

Hari ini, Kuansing berada di jalur yang lebih baik. Jalan-jalan yang menghubungkan desa semakin membaik, pusat kota Teluk Kuantan semakin tertata, dan kegiatan budaya semakin ramai. Masyarakat mulai merasakan manfaat nyata dari pembangunan.

Tentu saja, masih ada tantangan: pengangguran yang harus ditekan, keterbatasan investasi, dan pembangunan desa yang belum merata. Namun, masyarakat percaya bahwa dengan kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi, tantangan itu bisa dilalui.

Bupati tidak menjanjikan bulan dan bintang, tetapi bekerja pelan-pelan, konsisten, dan mengakar di hati rakyat. Itulah mengapa kepemimpinannya mendapat apresiasi: ia hadir di tengah masyarakat, bukan di balik meja.

Harapan dari Tepian Narosa

Setiap kali Pacu Jalur digelar di Tepian Narosa, Sungai Kuantan seakan menjadi cermin perjalanan Kuansing. Jalur-jalur panjang yang berpacu melawan arus melambangkan kerja keras, kegigihan, dan kekompakan masyarakat. Dan di tepian sungai itu, Dr. H. Suhardiman Amby berdiri, menyaksikan sekaligus mendorong rakyatnya untuk terus melaju ke depan.

Kepemimpinannya mungkin belum sempurna, tetapi semangatnya membangun dengan hati, memuliakan budaya, dan mendorong ekonomi rakyat telah memberi nafas baru bagi Kuansing. Ia percaya, sebagaimana jalur-jalur panjang itu, Kuansing pun bisa melaju lebih kencang jika semua pendayung bekerja serempak, seirama, menuju satu tujuan: Kuansing yang maju, sejahtera, dan berbudaya. (fakhrunnas ma jabbar/dheni kurnia)


 Editor : Redaksi

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Daerah

Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif

Rabu, 01 Juli 2026 - 22:10:45 WIB
Daerah

Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:54:31 WIB
Daerah

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:25:20 WIB
Daerah

PLN Tegaskan Komitmen Hadirkan Listrik Andal, Sinergi dengan Komisi XII DPR RI Percepat Pembangunan Kelistrikan Riau

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:56:57 WIB
Daerah

DPP IKJR Hadiri HUT ke 44 Tahun Desa Payung Sekaki, Kampriwoto : Tidak Benar Ada Dualisme Kepengurusan

Ahad, 28 Juni 2026 - 09:19:06 WIB
Daerah

Berdedikasi Bangun Sinergi Dunia Usaha dan Pemerintah, Hotli Maruli Sirait Raih Anugerah "An Extraordinary Leader" JMSI Award 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:07:50 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif
01 Juli 2026
Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
30 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
30 Juni 2026
PLN Tegaskan Komitmen Hadirkan Listrik Andal, Sinergi dengan Komisi XII DPR RI Percepat Pembangunan Kelistrikan Riau
30 Juni 2026
Kelompok Nasrun Sitepu dan Kani Kembali Berurusan dengan Polisi Akibat Menjarah di Kebun Agrinas
30 Juni 2026
Sabu Disembunyikan di Belakang Rumah, Warga Peranap Digelandang ke Polres Inhu
29 Juni 2026
DPP IKJR Hadiri HUT ke 44 Tahun Desa Payung Sekaki, Kampriwoto : Tidak Benar Ada Dualisme Kepengurusan
28 Juni 2026
Berdedikasi Bangun Sinergi Dunia Usaha dan Pemerintah, Hotli Maruli Sirait Raih Anugerah "An Extraordinary Leader" JMSI Award 2026
27 Juni 2026
PLN UP3 Rengat Siaga Penuh, Pastikan Listrik Andal Tanpa Kedip Selama MTQ ke-44 Riau di Kuansing
27 Juni 2026
Kapolsek Rengat Barat Turun Langsung Pantau Jagung, Program P2B Terus Diperkuat di Desa
26 Juni 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
    Dibaca: 312 Kali
  • 02
    Sabu Disembunyikan di Belakang Rumah, Warga Peranap Digelandang ke Polres Inhu
    Dibaca: 235 Kali
  • 03
    DPP IKJR Hadiri HUT ke 44 Tahun Desa Payung Sekaki, Kampriwoto : Tidak Benar Ada Dualisme Kepengurusan
    Dibaca: 262 Kali
  • 04
    Berdedikasi Bangun Sinergi Dunia Usaha dan Pemerintah, Hotli Maruli Sirait Raih Anugerah "An Extraordinary Leader" JMSI Award 2026
    Dibaca: 290 Kali
  • 05
    PLN UP3 Rengat Siaga Penuh, Pastikan Listrik Andal Tanpa Kedip Selama MTQ ke-44 Riau di Kuansing
    Dibaca: 283 Kali
  • 06
    Kapolsek Rengat Barat Turun Langsung Pantau Jagung, Program P2B Terus Diperkuat di Desa
    Dibaca: 609 Kali
  • 07
    Pelantikan JMSI Riau 2025-2030 Berlangsung Meriah, 12 Tokoh Terima Penghargaan JMSI Award 2026
    Dibaca: 361 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id