• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Ahad, 05 Juli 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Hukrim

Ayah Jual Anak Demi Judi online

Ayah Jual Bayinya untuk Judi "Online"

Fitri Aisah

Rabu, 09 Oktober 2024 21:14:39 WIB
Cetak
Ayah Jual Bayinya untuk Judi

Jakarta, BeritaOne.id - D (24) begitu kaget ketika mendengar kabar bayinya yang masih 11 bulan dijual suaminya sendiri, RA (36).

Dia yang ketika bekerja jauh dari rumah, tepatnya di Kalimantan, tak menyangka buah hatinya tega dijual seharga Rp 15 juta. 

RA nekat menjual bayinya melalui media sosial karena kehabisan uang akibat judi online.

Dia menawarkan anaknya yang berusia 11 bulan setelah melihat unggahan pasangan suami istri (pasutri) berinisial HK (32) dan MON (30) yang sedang menginginkan anak.

"Mereka (pembeli) pasutri, sudah 10 tahun menikah, tapi belum punya anak," kata Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota Kompol David saat dikonfirmasi awak media, Senin (7/10/2024).

Keluarga ikut antar, tak tahu bayi dijual

Basir (56), kakek dari bayi 11 bulan yang dijual orangtuanya sendiri dengan harga Rp 15 juta, tidak menaruh kecurigaan kepada menantunya yang menjual sang cucu.

Awalnya, Basir diajak pergi ke Tangerang oleh menantunya, RA, untuk meminjam uang kepada saudara. RA membawa serta bayinya dan anak pertamanya, F.

"Awalnya sebenarnya kan Bapak yang diajak ke sana itu (Tangerang) habis isya malam-malam Itu, saya sama cucu saya ini (F, anak pertama dari suami pertama) diajak.

Alasannya, 'ayo Pak kami mau minjam uang ke tempat saudara'," kata Basir saat ditemui di kontrakannya di kawasan Pondok Rangon, Selasa (8/10/2024).

Basir awalnya tidak tahu diajak ke Tangerang. Sebab, ia baru lima bulan di Jakarta sehingga tidak memahami lokasi di Jakarta.

Sesampainya di sana, RA bertemu dengan pelaku yang membeli bayinya. Sedangkan Basir menunggu di warung kopi yang jaraknya tidak jauh.

Namun, Basir bingung saat RA kembali. Ketika hendak pulang, cucunya yang berumur 11 bulan tidak ikut dengan bersamanya pulang ke Jakarta Timur.

"Setelah selesai minum kopi diajak pulang, 'oh iya malam pulang, Pak', Begitu berdiri saya menuju mobil, saya menoleh dan nanyain 'bayi kenapa enggak dibawa?'," kata Basir.

Saat itu, RA menjelaskan bahwa bayinya sedang dibawa saudara dan akan dikembalikan minggu depan.

Tak tahu pelaku kecanduan judi "online"

Kedua mertua RA, tidak mengetahui menantunya kecanduan judi online hingga nekat menjual anak bayinya sendiri.

"Kami tidak tahu persis masalah dia yang begitu (kecanduan judi online)," ujar Basir .

Basir mengatakan, ia tinggal satu rumah bersama RA di kontrakan wilayah Pondok Rangon, Jakarta Timur.

Sementara, D, putri Basir yang juga istri dari RA berada di Kalimantan untuk bekerja.

Meski tinggal serumah, Basir mengaku tak setiap hari bertemu RA lantaran menantunya itu jarang pulang ke kontrakan. Sebab, kata Basir, RA bekerja sebagai sopir truk ekspedisi.

Oleh sebab itu, Basir tidak melihat ada hal aneh dari menantunya. Lebih lanjut, Anawati (50) istri dari Basir mengaku tidak menyangka menantunya kecanduan judi online karena ia tidak pernah melihat RA bermain judi.

"Enggak pernah tahu (RA bermain judi online), perlakuannya kan baik kalau sehari-harinya. Dia sama keluarga dan anak sambungnya juga ya sayang. Makanya kita enggak menyangka di situ," ujar Anawati.

Ibu bayi kerja di Kalimantan

D Bekerja di Kalimantan untuk memperbaiki ekonomi keluarga, sebelum bekerja di kalimantan D dan RA warung makan yang tak jauh dari kontrakannya.

"(D) sudah tidak kerja lagi (sejak bayinya dijual RA), makanya itu kadang dibantu sama keluarga dikit-dikit, ya enggak ada pemasukan," kata Anawati.

Setelah D berhenti bekerja, keluarganya mengalami kesulitan ekonomi. Bahkan, dia tak bisa membayar sewa kontrakan selama dua bulan.

"Kami juga kan belum pegang duit juga. Jadi kita ngomong gitu ke pemilik kontrakan, lalu minta maaf gitu," kata Anawati.

Mimpikan Anaknya Tiap Malam

D mulai menaruh kecurigaan anaknya dijual ketika setiap malam memimpikan buah hatinya. Lebih lanjut D tak tahu bayinya yang baru berusia 11 bulan dijual oleh suaminya sendiri.

Sebab, saat itu, D berada di Kalimantan untuk bekerja. Ketika RA ditanya keberadaan anaknya oleh sang istri, dia selalu beralasan berada di tempat saudara.

RA selalu beralasan kepada istrinya, jika ingin bertemu buah hatinya sebaiknya pulang saja dari Kalimantan.

"Pokoknya katanya 'Aku harus bisa pulang, kepikiran. Aku merasa enggak enak benar, tiap malam aku selalu mimpi anak itu datang'," kata ibu D alias nenek korban, Anawati, D semakin curiga usai suaminya mengirimkan uang sebesar Rp 1 juta ke dirinya.

Sebab, D tahu suaminya tak punya banyak uang.

RA beralasan uang tersebut diperoleh dari pinjaman saudara.

"Istrinya mulai curiga itu ketika dikirim uang sejuta. Katanya 'Yah kamu uang dari mana, kamu bisa ngirimin aku uang sejuta, sedangkan di sana saja kan pas-pasan untuk mama, untuk beli susu'," kata Anawati.

Saat itu D ingin segera pulang ke Jakarta. Namun, ia belum genap satu bulan bekerja di sebuah restoran di Kalimantan.

D akhirnya bisa kembali ke Jakarta usai mendapatkan bantuan dari teman-temannya. Saat itulah dia mengetahui bayinya sudah dijual oleh suaminya sendiri.

"Pokoknya gimana caranya bisa pulang, sampai di Jakarta sisa duit Rp 500.000," tambah Anawati.**BrOne-05


Sumber : Kompas.com /  Editor : Redaksi

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Hukrim

Brutal! Dua Pekerja PT Pancawaskita Mitra Agrinas Dikeroyok Gerombolan Nasrun Sitepu Bersenjata Tajam

Sabtu, 04 Juli 2026 - 08:34:45 WIB
Hukrim

Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi

Jumat, 03 Juli 2026 - 16:44:16 WIB
Hukrim

Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina

Kamis, 02 Juli 2026 - 18:20:09 WIB
Hukrim

Kelompok Nasrun Sitepu dan Kani Kembali Berurusan dengan Polisi Akibat Menjarah di Kebun Agrinas

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:55:02 WIB
Hukrim

Sabu Disembunyikan di Belakang Rumah, Warga Peranap Digelandang ke Polres Inhu

Senin, 29 Juni 2026 - 10:41:30 WIB
Hukrim

Dua Wanita Diciduk di Rengat Barat, Polisi Temukan Sabu 6,55 Gram dari Dua Lokasi Berbeda

Senin, 15 Juni 2026 - 08:13:57 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Tokoh Adat Inhu Angkat Bicara, Penjarah dan Pelaku Kekerasan di Kebun Agrinas Rakit Kulim Harus Dipenjara
04 Juli 2026
Brutal! Dua Pekerja PT Pancawaskita Mitra Agrinas Dikeroyok Gerombolan Nasrun Sitepu Bersenjata Tajam
04 Juli 2026
Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
03 Juli 2026
Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
03 Juli 2026
Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
02 Juli 2026
Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
02 Juli 2026
19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
02 Juli 2026
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif
01 Juli 2026
Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
30 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
30 Juni 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
    Dibaca: 234 Kali
  • 02
    Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
    Dibaca: 212 Kali
  • 03
    Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif
    Dibaca: 219 Kali
  • 04
    Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
    Dibaca: 271 Kali
  • 05
    Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
    Dibaca: 470 Kali
  • 06
    PLN Tegaskan Komitmen Hadirkan Listrik Andal, Sinergi dengan Komisi XII DPR RI Percepat Pembangunan Kelistrikan Riau
    Dibaca: 259 Kali
  • 07
    Kelompok Nasrun Sitepu dan Kani Kembali Berurusan dengan Polisi Akibat Menjarah di Kebun Agrinas
    Dibaca: 362 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id