• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Senin, 06 Juli 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Nasional

Logam Beracun Ditemukan di Berbagai Merek Pembalut

Fitri Aisah

Jumat, 12 Juli 2024 12:11:42 WIB
Cetak
Logam Beracun Ditemukan di Berbagai Merek Pembalut
Ilustrasi Pembalut

BeritaOne.id - Para peneliti telah menemukan logam beracun, termasuk arsenik dan timbal, di lebih dari selusin merek pembalut wanita atau tampon populer.

Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang produk kebersihan menstruasi yang digunakan oleh jutaan orang Amerika dan dunia.

Studi mereka, yang diterbitkan minggu lalu di jurnal ilmiah Environment International, menambah semakin banyak penelitian tentang bahan kimia yang ditemukan dalam produk pembalut.

Dampak negatif logam berat terhadap kesehatan sudah terdokumentasi dengan baik dan luas, termasuk merusak sistem kardiovaskular, saraf, dan endokrin; merusak hati, ginjal dan otak.

Selain itu. logam berat juga dapat meningkatkan risiko demensia dan kanker serta membahayakan kesehatan ibu dan perkembangan janin.

“Meskipun terdapat potensi besar terhadap masalah kesehatan masyarakat, sangat sedikit penelitian yang dilakukan untuk mengukur bahan kimia dalam tampon,” kata peneliti utama, Jenni Shearston, seorang sarjana postdoctoral di UC Berkeley School of Public Health.

Shearston memimpin tim ilmuwan dari Universitas Columbia dan Universitas Negeri Michigan dalam memeriksa 30 pembalut dari 14 merek dan 18 lini produk, yang tidak mereka sebutkan namanya dalam penelitian tersebut.

Pengambilan sampel mencakup produk dengan daya serap berbeda, terdaftar sebagai produk terlaris oleh pengecer online besar dan di toko-toko di New York City, London, dan Athena antara September 2022 dan Maret 2023.

Para peneliti mendeteksi keberadaan yang jelas dari 16 logam yang mereka cari di dalam pembalut, seperti timbal, arsenik, dan kadmium.

Studi tersebut mengatakan ada beberapa cara logam bisa masuk ke dalam tampon. Bahan mentah seperti kapas dan rayon dapat terkontaminasi oleh air, udara atau tanah selama produksi.

Sementara logam, dalam beberapa kasus mungkin sengaja ditambahkan dalam proses pembuatannya baik untuk pengendalian bau, pigmen atau sebagai zat antibakteri.

Jumlah pasti logam yang terkandung dalam produk pembalut bervariasi, berdasarkan daerah mana tampon tersebut dibeli, apakah terbuat dari bahan organik atau non-organik, dan berdasarkan merek yang dibeli di toko.

“Konsentrasi timbal lebih tinggi pada tampon non-organik, sedangkan arsenik lebih tinggi pada tampon organik,” tambahnya.

“Tidak ada kategori yang secara konsisten memiliki konsentrasi lebih rendah dari semua atau sebagian besar logam.”

Para peneliti mengatakan penelitian ini menandai langkah pertama yang penting dalam mengkonfirmasi keberadaan logam beracun dalam tampon, yang digunakan oleh sekitar 52% hingga 86% orang yang sedang menstruasi di AS.

Namun penelitian ini tidak memberi mereka cukup informasi untuk secara pasti mengaitkan logam tersebut dengan dampak negatif terhadap kesehatan.

Mereka mengatakan penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan sejauh mana kandungan logam dalam pembalut dapat masuk ke dalam tubuh manusia.

Para peneliti menyerukan tidak hanya penelitian lebih lanjut, tetapi juga peraturan yang lebih kuat.

“Saya sangat berharap produsen diwajibkan menguji produknya terhadap logam, terutama logam beracun,” kata Shearston.

Di AS, Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) mengklasifikasikan pembalut sebagai perangkat medis dan mengatur keamanannya.

Namun, tidak ada persyaratan untuk menguji pembalut untuk mengetahui adanya kontaminan kimia, dan FDA hanya merekomendasikan bahwa pembalut tidak mengandung residu pestisida atau dioksin.

Juru bicara FDA Amanda Hils mengatakan pihaknya akan mengevaluasi penelitian ini dengan cermat, dan mengambil tindakan apa pun yang diperlukan untuk menjaga kesehatan konsumen.**BrOne-05


Sumber : NPR /  Editor : Redaksi

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Nasional

Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah

Kamis, 02 Juli 2026 - 15:51:01 WIB
Nasional

Didukung Alumni Se-Indonesia, Andar Amin Harahap Pimpin IKA SMAN 2 PSP

Senin, 27 April 2026 - 10:42:52 WIB
Nasional

Sebanyak 70 Calon Anggota Mendaftar, Rianto SH, MH Curi Perhatian di Seleksi Komisi Informasi Sumut 2026

Rabu, 22 April 2026 - 22:44:29 WIB
Nasional

3 Tahun Penembakan Tokoh Pers Rahimandani Tak Terungkap, Ketum JMSI: Ini Luka Demokrasi

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:09:08 WIB
Nasional

HUT ke-6 JMSI, Dewan Pers Respons Positif Usulan Perluasan Perlindungan HAM bagi Insan Pers

Ahad, 08 Februari 2026 - 21:32:11 WIB
Nasional

Percepatan PSR Digenjot, BPDP Gandeng 42 Kelembagaan Pekebun di 11 Provinsi

Sabtu, 07 Februari 2026 - 20:08:06 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Tokoh Adat Inhu Angkat Bicara, Penjarah dan Pelaku Kekerasan di Kebun Agrinas Rakit Kulim Harus Dipenjara
04 Juli 2026
Brutal! Dua Pekerja PT Pancawaskita Mitra Agrinas Dikeroyok Gerombolan Nasrun Sitepu Bersenjata Tajam
04 Juli 2026
Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
03 Juli 2026
Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
03 Juli 2026
Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
02 Juli 2026
Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
02 Juli 2026
19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
02 Juli 2026
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif
01 Juli 2026
Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
30 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
30 Juni 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
    Dibaca: 278 Kali
  • 02
    Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
    Dibaca: 250 Kali
  • 03
    19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
    Dibaca: 225 Kali
  • 04
    Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif
    Dibaca: 257 Kali
  • 05
    Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
    Dibaca: 309 Kali
  • 06
    Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
    Dibaca: 512 Kali
  • 07
    PLN Tegaskan Komitmen Hadirkan Listrik Andal, Sinergi dengan Komisi XII DPR RI Percepat Pembangunan Kelistrikan Riau
    Dibaca: 293 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id