• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Sabtu, 22 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Nasional

Gara-gara ini, Ribuan Pekerja Sawit Terancam Tak Ikut Nyoblos

Redaktur

Jumat, 09 Februari 2024 12:34:16 WIB
Cetak
Gara-gara ini, Ribuan Pekerja Sawit Terancam Tak Ikut Nyoblos
Pj Bupati Seruyan, Djainu'ddin Noor memimpin Rapat Koordinasi Desk Pemilu 2024.

Kalteng, BeritaOne.id - Pemkab Seruyan, Kalimantan Tengah, menggelar Rapat Koordinasi Desk Pemilu Tahun 2024. Rapat dipimpin Pj Bupati Seruyan H Djainuddin Noor MAP.

Djainuddin mengatakan, persoalan yang muncul akhir-akhir ini adalah adanya bahaya disintegrasi yang disebabkan praktek money politic, ujaran kebencian, berita hoax dan isu sara yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan.

"Jangan mudah terpancing berbagai berita maupun isu yang tidak jelas. Saring berbagai informasi yang masuk secara bijaksana, jangan justru ikut menyebarkan sehingga akan menciptakan kesejukan, kerukunan, persatuan yang harmonis," katanya melalui keterangan resmi Prokom Seruyan dikutip Jumat (9/2).

Dia juga meminta hubungan kemitraan antara pemda, aparat keamanan, penyelenggara pemilu (KPUD dan Bawaslu) ditingkatkan karena menjadi syarat mutlak agar pesta demokrasi pada tahun 2024 dapat berjalan lancar, aman, nyaman dan kondusif.

“Alhamdulillah kesiapan melaksanakan kegiatan pemilu sudah 90 persen,” tukasnya.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Seruyan, Agus Suharto juga meminta TNI, Polri, dan instansi vertikal lainnya bersama-sama mencegah dan mendeteksi potensi gangguan keamanan demi kelancaran pemilu.

"Secara umum kesiapan Desk Pemilu Kabupaten Seruyan siap melaksanakan pemilihan umum dan telah mengantisipasi hal-hal yang kemungkinan terjadi. Seperti naiknya debit air yang berimbas pada tempat pemungutan suara," sebutnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Seruyan Umar Zahid Bustomi mengatakan, ribuan pekerja sektor perkebunan kelapa sawit di daerah itu terancam taka bisa menyalurkan hak pilih. Menurutnya, banyak perusahaan perkebunan tidak merespons surat dari KPU Seruyan yang dikirim sejak Februari 2023 lalu. Akibatnya, penyediaan TPS khusus tak bisa dilakukan.

Bawaslu Seruyan memperkirakan ada sebanyak 19.000 pekerja sawit yang terancam tidak dapat menggunakan hak pilihnya. "Hanya ada dua perusahaan di daerah Batu Ampar dan Seruyan Tengah yang merespons surat KPU Seruyan. Masing-masing mendapatkan empat TPS khusus dari KPU," ungkapnya.

Dia menjelaskan, TPS lokasi khusus diperuntukkan bagi masyarakat yang berada di lembaga permasyarakatan/rumah tahanan, panti sosial, panti rehabilitasi, perusahaan pertambangan dan perkebunan. TPS khusus dibuat di perkebunan karena alasan geografis dan tempat tinggal pekerja jauh dari TPS di desa terdekat.

Umar mengingatkan jajarannya di tingkat kecamatan memegang teguh aturan. "Kalau ada masyarakat yang ingin menggunakan hak pilih, tapi tidak dapat menggunakan hak pilihnya karena aturan, jangan diperbolehkan. Dikhawatirkan nanti ada mobilisasi massa ke TPS akibat adanya kepentingan. Pengawas kecamatan dan PPK yang bertugas harus tegas menolak," tegasnya.

”Pengamanan di TPS juga harus ditingkatkan oleh kepolisian dan TNI yang bertugas. Risiko kerja pelaksana pemilu cukup berat. Ketika ada mobilisasi massa atas kepentingan, polisi dan TNI diharapkan amankan kawan-kawan yang bertugas di TPS,” tambahnya. **B-One03


Sumber : Elaeis.co /  Editor : Fitri

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Nasional

PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores

Ahad, 16 Agustus 2026 - 08:07:39 WIB
Nasional

Kementerian PU di Bawah Menteri Dody Hanggodo Genjot Sumur Bor Antisipasi Kekeringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 - 19:22:00 WIB
Nasional

Ketua Umum JMSI: Soal ‘Londo Ireng’ Jangan Salah Mengerti

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:05:12 WIB
Nasional

Teguh Santosa: Media Punya Kekuatan Besar Redam Konflik dan Kedepankan Narasi Perdamaian

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:40:00 WIB
Nasional

Permudah Akses JKN di Wilayah Terpencil, BPJS Kesehatan Hadirkan LANURI Serentak di 558 Titik Indonesia

Senin, 13 Juli 2026 - 12:42:26 WIB
Nasional

Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah

Kamis, 02 Juli 2026 - 15:51:01 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Peduli Akses Warga, PT PAS Mitra Agrinas Kembali Perbaiki Jalan Desa Danau Rambai
22 Agustus 2026
Rumah Tinggal Disulap Jadi Markas Narkoba, Nana Ditangkap Polsek Rengat Barat
22 Agustus 2026
Presiden RI Anugerahkan Satyalencana Kepariwisataan ke 2 Penggerak Desa Sejahtera Astra
21 Agustus 2026
Terseret Dua Kasus Korupsi, Wamen PU Diana Kusumastuti Diminta Segera Diperiksa
20 Agustus 2026
CERI Pertanyakan Harga Identik Sembilan Peserta Tender Cipta Karya Era Wamen PU Diana
19 Agustus 2026
Dua Kali Pengungkapan, Polsek Pasir Penyu Bekuk Tiga Wanita Diduga Pengedar Ekstasi
19 Agustus 2026
PT Tirta Sari Surya Salurkan Beasiswa untuk Anak Karyawan pada Peringatan HUT RI ke-81
18 Agustus 2026
Sambut HUT ke-81 RI, PLN Tebar Diskon 50% Tambah Daya Lewat PLN Mobile
18 Agustus 2026
HUT ke-70 Astra: Ini Filosofi di Balik Logo Barunya
18 Agustus 2026
PT Astra International Tbk Percepat Penyaluran Bantuan Gempa NTT Lewat Program Nurani Astra
17 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Rumah Tinggal Disulap Jadi Markas Narkoba, Nana Ditangkap Polsek Rengat Barat
    Dibaca: 341 Kali
  • 02
    Dua Kali Pengungkapan, Polsek Pasir Penyu Bekuk Tiga Wanita Diduga Pengedar Ekstasi
    Dibaca: 379 Kali
  • 03
    PT Tirta Sari Surya Salurkan Beasiswa untuk Anak Karyawan pada Peringatan HUT RI ke-81
    Dibaca: 264 Kali
  • 04
    Sambut HUT ke-81 RI, PLN Tebar Diskon 50% Tambah Daya Lewat PLN Mobile
    Dibaca: 291 Kali
  • 05
    HUT ke-70 Astra: Ini Filosofi di Balik Logo Barunya
    Dibaca: 330 Kali
  • 06
    PT Astra International Tbk Percepat Penyaluran Bantuan Gempa NTT Lewat Program Nurani Astra
    Dibaca: 306 Kali
  • 07
    Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
    Dibaca: 557 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id