• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Rabu, 08 Juli 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Nasional

Gara-gara ini, Ribuan Pekerja Sawit Terancam Tak Ikut Nyoblos

Redaktur

Jumat, 09 Februari 2024 12:34:16 WIB
Cetak
Gara-gara ini, Ribuan Pekerja Sawit Terancam Tak Ikut Nyoblos
Pj Bupati Seruyan, Djainu'ddin Noor memimpin Rapat Koordinasi Desk Pemilu 2024.

Kalteng, BeritaOne.id - Pemkab Seruyan, Kalimantan Tengah, menggelar Rapat Koordinasi Desk Pemilu Tahun 2024. Rapat dipimpin Pj Bupati Seruyan H Djainuddin Noor MAP.

Djainuddin mengatakan, persoalan yang muncul akhir-akhir ini adalah adanya bahaya disintegrasi yang disebabkan praktek money politic, ujaran kebencian, berita hoax dan isu sara yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan.

"Jangan mudah terpancing berbagai berita maupun isu yang tidak jelas. Saring berbagai informasi yang masuk secara bijaksana, jangan justru ikut menyebarkan sehingga akan menciptakan kesejukan, kerukunan, persatuan yang harmonis," katanya melalui keterangan resmi Prokom Seruyan dikutip Jumat (9/2).

Dia juga meminta hubungan kemitraan antara pemda, aparat keamanan, penyelenggara pemilu (KPUD dan Bawaslu) ditingkatkan karena menjadi syarat mutlak agar pesta demokrasi pada tahun 2024 dapat berjalan lancar, aman, nyaman dan kondusif.

“Alhamdulillah kesiapan melaksanakan kegiatan pemilu sudah 90 persen,” tukasnya.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Seruyan, Agus Suharto juga meminta TNI, Polri, dan instansi vertikal lainnya bersama-sama mencegah dan mendeteksi potensi gangguan keamanan demi kelancaran pemilu.

"Secara umum kesiapan Desk Pemilu Kabupaten Seruyan siap melaksanakan pemilihan umum dan telah mengantisipasi hal-hal yang kemungkinan terjadi. Seperti naiknya debit air yang berimbas pada tempat pemungutan suara," sebutnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Seruyan Umar Zahid Bustomi mengatakan, ribuan pekerja sektor perkebunan kelapa sawit di daerah itu terancam taka bisa menyalurkan hak pilih. Menurutnya, banyak perusahaan perkebunan tidak merespons surat dari KPU Seruyan yang dikirim sejak Februari 2023 lalu. Akibatnya, penyediaan TPS khusus tak bisa dilakukan.

Bawaslu Seruyan memperkirakan ada sebanyak 19.000 pekerja sawit yang terancam tidak dapat menggunakan hak pilihnya. "Hanya ada dua perusahaan di daerah Batu Ampar dan Seruyan Tengah yang merespons surat KPU Seruyan. Masing-masing mendapatkan empat TPS khusus dari KPU," ungkapnya.

Dia menjelaskan, TPS lokasi khusus diperuntukkan bagi masyarakat yang berada di lembaga permasyarakatan/rumah tahanan, panti sosial, panti rehabilitasi, perusahaan pertambangan dan perkebunan. TPS khusus dibuat di perkebunan karena alasan geografis dan tempat tinggal pekerja jauh dari TPS di desa terdekat.

Umar mengingatkan jajarannya di tingkat kecamatan memegang teguh aturan. "Kalau ada masyarakat yang ingin menggunakan hak pilih, tapi tidak dapat menggunakan hak pilihnya karena aturan, jangan diperbolehkan. Dikhawatirkan nanti ada mobilisasi massa ke TPS akibat adanya kepentingan. Pengawas kecamatan dan PPK yang bertugas harus tegas menolak," tegasnya.

”Pengamanan di TPS juga harus ditingkatkan oleh kepolisian dan TNI yang bertugas. Risiko kerja pelaksana pemilu cukup berat. Ketika ada mobilisasi massa atas kepentingan, polisi dan TNI diharapkan amankan kawan-kawan yang bertugas di TPS,” tambahnya. **B-One03


Sumber : Elaeis.co /  Editor : Fitri

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Nasional

Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah

Kamis, 02 Juli 2026 - 15:51:01 WIB
Nasional

Didukung Alumni Se-Indonesia, Andar Amin Harahap Pimpin IKA SMAN 2 PSP

Senin, 27 April 2026 - 10:42:52 WIB
Nasional

Sebanyak 70 Calon Anggota Mendaftar, Rianto SH, MH Curi Perhatian di Seleksi Komisi Informasi Sumut 2026

Rabu, 22 April 2026 - 22:44:29 WIB
Nasional

3 Tahun Penembakan Tokoh Pers Rahimandani Tak Terungkap, Ketum JMSI: Ini Luka Demokrasi

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:09:08 WIB
Nasional

HUT ke-6 JMSI, Dewan Pers Respons Positif Usulan Perluasan Perlindungan HAM bagi Insan Pers

Ahad, 08 Februari 2026 - 21:32:11 WIB
Nasional

Percepatan PSR Digenjot, BPDP Gandeng 42 Kelembagaan Pekebun di 11 Provinsi

Sabtu, 07 Februari 2026 - 20:08:06 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Bhabinkamtibmas Polsek Rengat Barat Intensif Pantau Pekarangan Pangan Bergizi, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional
07 Juli 2026
Tokoh Adat Inhu Angkat Bicara, Penjarah dan Pelaku Kekerasan di Kebun Agrinas Rakit Kulim Harus Dipenjara
04 Juli 2026
Brutal! Dua Pekerja PT Pancawaskita Mitra Agrinas Dikeroyok Gerombolan Nasrun Sitepu Bersenjata Tajam
04 Juli 2026
Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
03 Juli 2026
Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
03 Juli 2026
Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
02 Juli 2026
Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
02 Juli 2026
19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
02 Juli 2026
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif
01 Juli 2026
Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
30 Juni 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Bhabinkamtibmas Polsek Rengat Barat Intensif Pantau Pekarangan Pangan Bergizi, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional
    Dibaca: 218 Kali
  • 02
    Tokoh Adat Inhu Angkat Bicara, Penjarah dan Pelaku Kekerasan di Kebun Agrinas Rakit Kulim Harus Dipenjara
    Dibaca: 241 Kali
  • 03
    Brutal! Dua Pekerja PT Pancawaskita Mitra Agrinas Dikeroyok Gerombolan Nasrun Sitepu Bersenjata Tajam
    Dibaca: 247 Kali
  • 04
    Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
    Dibaca: 279 Kali
  • 05
    Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
    Dibaca: 254 Kali
  • 06
    Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
    Dibaca: 377 Kali
  • 07
    Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
    Dibaca: 359 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id