• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Kamis, 09 Juli 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Internasional

Indonesia Berupaya Maksimal Pertahankan Pasar Sawit India

Redaktur

Ahad, 08 Oktober 2023 11:39:38 WIB
Cetak
Indonesia Berupaya Maksimal Pertahankan Pasar Sawit India
Delegasi Indonesia dalam Joint Mission CPOPC ke India.

Jakarta, BeritaOne.id - Di akhir bulan September lalu, Delegasi Pemerintah Indonesia yang dipimpin oleh Wakil Menteri Perdagangan RI, Jerry Sambuaga berkesempatan memenuhi undangan dari CPOPC dalam rangka Joint Mission membahas isu-isu penting keberterimaan sawit Indonesia di India, aspek keberlanjutan, dan strategi Indonesia menghadapi EUDR policy dari Uni Eropa.

CPOPC (Council of Palm Oil Producing Countries) merupakan organisasi negara produsen kelapa sawit dunia yang saat ini beranggotakan Indonesia, Malaysia, dan Honduras. CPOPC memiliki posisi yang penting dari sisi diplomasi dalam meng-counter berbagai macam tantangan perdagangan sawit, salah satunya pemberlakuan EUDR policy pada pasar Uni Eropa yang menyasar sawit sebagai komoditas penyebab deforestasi dan tidak traceable.

Hadir pada moment tersebut Delegasi Kementerian Pertanian (kementan), khususnya Direktorat Jenderal Perkebunan yang diwakili oleh Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Prayudi Syamsuri.

“Tujuan utama dari joint mission ini, salah satunya untuk membangun jalur komunikasi terbuka dan kolaborasi dengan India, demi memastikan akses pasar yang berkelanjutan dan mempertahankan permintaan yang kuat terhadap produk minyak sawit Indonesia. Keterlibatan proaktif dengan negara-negara konsumen besar seperti India, berfungsi sebagai langkah proaktif untuk mencegah potensi hambatan perdagangan, tarif, atau pembatasan yang dapat berdampak buruk pada ekspor minyak sawit,” papar Prayudi melalui keterangan pers Kementan, kemarin.

Dia menjelaskan, India sebagai negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia menghadapi berbagai tantangan pemenuhan pangan penduduknya. "Salah satu pangan yang dibutuhkan adalah berasal dari Vegetable Oil. Minyak sawit merupakan potensi pasar vegetable oil terbesar di India setelah Sunflower Oil," ungkapnya.

Berdasarkan data BPS, India menjadi negara nomor 1 di dunia sebagai importir minyak kelapa sawit Indonesia dengan volume ekspor Indonesia mencapai 4,9 juta ton dan nilai ekspor sebesar USD 5,32 milyar pada tahun 2022.

Prayudi menambahkan, walaupun tingginya permintaan ekspor produk minyak sawit Indonesia ke India, namun tidak terlepas dari adanya tantangan perdagangan. Sejak tahun 2019, India mengenakan tarif impor yang tinggi terhadap minyak sawit mentah (CPO) Indonesia serta minyak sawit olahan, bleached, deodorised (RBDPO), yang menawarkan tarif masing-masing sebesar 45% dan 54%.

Saat ini juga India melanjutkan penerapan pajak sebesar 5,5% pada pengiriman CPO. Negara ini juga mengenakan pajak impor minyak sawit olahan, pemutihan dan penghilang bau (RBDPO) sebesar 12,5%.

Selain itu juga masih terdapat berbagai tantangan karena adanya kampanye negative tentang aspek keberlanjutan sawit di Indonesia yang tidak dapat tertelusur, juga beberapa narasi minyak sawit yang merugikan kesehatan. "Untuk itu peran CPOPC dapat menjembatani penyelesaian hambatan tarif tersebut melalui jalur komunikasi dan diplomasi agar akses pasar sawit Indonesia ke India tidak memperoleh tantangan berarti," tukasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perkebunan Kementan, Andi Nur Alam Syah, berharap Joint Mission ini memberikan peluang berharga untuk menghilangkan kesalahpahaman seputar industri kelapa sawit dengan memberikan informasi faktual tentang praktik berkelanjutan, dan kontribusi positif industri tersebut terhadap pertanian dan perdagangan global. Selain itu, keterlibatan yang efektif dengan India menjamin pasokan minyak sawit yang stabil dan hemat biaya, sehingga berkontribusi terhadap ketahanan pangan.

"Upaya kolaboratif ini tidak hanya memberdayakan CPOPC untuk mempengaruhi kondisi perdagangan, kebijakan, dan peraturan yang mendukung pertumbuhan, namun juga membuka pintu bagi pasar produk turunan minyak sawit Indonesia lainnya seperti biodiesel berbasis minyak sawit yang potensial, yang menunjukkan keserbagunaan dan keberlanjutan minyak sawit sebagai sumber energi,” ujarnya.

Joint Mission ini juga diharapkan dapat menjadi bagian dari strategi yang lebih luas guna mengintensifkan keterlibatan negara-negara produsen sawit dunia lainnya seperti Malaysia, Honduras, Kolombia, Thailand, Papua New Guinea, Ghana, Nigeria dan lain sebagainya, dalam menghadapi EUDR policy di Uni Eropa.

"Penting juga dalam meningkatkan saling pengakuan antara standar nasional ISPO (Indonesia), MSPO (Malaysia), dan standar keberlanjutan minyak sawit nasional India. Saya berharap negara-negara anggota CPOPC mendorong India untuk berkomitmen terhadap pengadaan minyak sawit berkelanjutan yang bersertifikat, khususnya ISPO untuk pasar India," tutupnya.


 Editor : Fitri

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Internasional

Prabowo Hadiri Forum Bisnis dan Investasi di Lancaster House

Rabu, 21 Januari 2026 - 21:27:33 WIB
Internasional

Sah, Indonesia Terpilih Jadi Presiden Dewan HAM PBB 2026

Kamis, 08 Januari 2026 - 22:28:54 WIB
Internasional

130 Anak Sekolah Nigeria Dibebaskan setelah Sebulan Diculik

Senin, 22 Desember 2025 - 15:16:36 WIB
Internasional

Gibran Pamer QRIS hingga MBG di KTT G20 Afrika Selatan

Ahad, 23 November 2025 - 21:19:56 WIB
Internasional

Pemilu Berdarah di Tanzania Telan Korban Jiwa Hingga 700 Orang

Ahad, 02 November 2025 - 11:54:31 WIB
Internasional

Prabowo Tekankan Adaptasi dan Inovasi dalam Kemitraan ASEAN-Jepang

Ahad, 26 Oktober 2025 - 20:14:06 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Bhabinkamtibmas Polsek Rengat Barat Intensif Pantau Pekarangan Pangan Bergizi, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional
07 Juli 2026
Tokoh Adat Inhu Angkat Bicara, Penjarah dan Pelaku Kekerasan di Kebun Agrinas Rakit Kulim Harus Dipenjara
04 Juli 2026
Brutal! Dua Pekerja PT Pancawaskita Mitra Agrinas Dikeroyok Gerombolan Nasrun Sitepu Bersenjata Tajam
04 Juli 2026
Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
03 Juli 2026
Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
03 Juli 2026
Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
02 Juli 2026
Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
02 Juli 2026
19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
02 Juli 2026
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif
01 Juli 2026
Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
30 Juni 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Bhabinkamtibmas Polsek Rengat Barat Intensif Pantau Pekarangan Pangan Bergizi, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional
    Dibaca: 375 Kali
  • 02
    Tokoh Adat Inhu Angkat Bicara, Penjarah dan Pelaku Kekerasan di Kebun Agrinas Rakit Kulim Harus Dipenjara
    Dibaca: 298 Kali
  • 03
    Brutal! Dua Pekerja PT Pancawaskita Mitra Agrinas Dikeroyok Gerombolan Nasrun Sitepu Bersenjata Tajam
    Dibaca: 309 Kali
  • 04
    Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
    Dibaca: 326 Kali
  • 05
    Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
    Dibaca: 309 Kali
  • 06
    Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
    Dibaca: 434 Kali
  • 07
    Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
    Dibaca: 420 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id