• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Kamis, 09 Juli 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Daerah
  • Pekanbaru

Indonesia Berusia 78 Tahun, Presma UNRI: Masyarakatnya Terlihat Belum Merdeka

Novi Rahmadani

Kamis, 17 Agustus 2023 14:55:36 WIB
Cetak
Indonesia Berusia 78 Tahun, Presma UNRI: Masyarakatnya Terlihat Belum Merdeka
(Ilustrasi/Internet)

PEKANBARU,BeritaOne.id-Pada Kamis (17/8/2023) Indonesia berusia 78 tahun. Seluruh masyarakat di NKRI ini memperingati hati kemerdekaan ke 78 tahun. Namun, ada hal-hal yang masih membuat Indonesia terlihat seperti belum merdeka. 

Dari catatan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Riau yang di rilis Presiden Mahasiswa, Khoirul Basar, beberapa hal itu adalah kemiskinan masih merajalela. 

Dari data Badan Pusat Statistika (BPS) melaporkan nilai Garis Kemiskinan (GK) pada akhir 2022 naik sebesar 5,95% dari semula Rp505.469 menjadi sebesar Rp. 535.547 per kapita perbulan. 

"Dalam laporannya, BPS mencatat peranan komoditas makanan terhadap garis kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditas bukan makanan,"kata Khoirul dalam rilis yang diterima, Kamis (17/8/2023). 

Kemudian, darurat perdagangan orang.
Kondisi maraknya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) kian menghawatirkan, bahkan mencapai tingkat darurat. Kementerian Luar Negeri RI tahun 2020-2021, mencatat sebanyak 1.200 pekerja migran Indonesia menjadi korban TPPO scamming di kawasan ASEAN. 

Selanjutnya, lapangan kerja terbatas.
Badan Pusat Statistika (BPS) mencatat pada Februari 2023 masih ada 7,99 juta pengangguran di Indonesia. Angka itu 5,86% dari total angkatan kerja per tahun sebesar 146,62 tenaga kerja. 

"Tingkat pengangguran memang cenderung turun, namun tidak disertai peningkatan kualitas lapangan pekerjaan," ungkap Khoirul. 

Begitu juga, sebut Khoirul lagi, tingkat pendidikan yang masih rendah. Yang mana menurut data Badan Pusat Statistika (BPS) terbaru, jumlah penduduk Indonesia kini telah mencapai 278,69 juta jiwa pada pertengahan tahun 2023. 

Dari jumlah tersebut, hanya 6,41% yang sudah mengenyam pendidikan sampai perguruan tinggi, dengan rincian D1 dan D2 porsinya 0,41%, D3 sebanyak 1,28% , S1 sejumlah 4,39%, S2 sejumlah 0,31% dan hanya 0,02% yang mengenyam jenjang S3. 

Bukan hanya itu, untuk harga kebutuhan pokok masih tinggi. Terhitung data februari 2023 ada beberapa kenaikan, diantaranya cabai merah cabai merah yang naik Rp. 460. Atau 0,78% menjadi Rp. 59.270 per kg. Dan daging sapi murni naik Rp. 110 atau P0 0,8% menjadi Rp. 133.960 per kg. 

Belum lagi, penuntasan kasus pelanggaran HAM. Pemerintah Indonesia, kata Khoirul, tidak memiliki keseriusan untuk menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran HAM masa lalu. Berdasarkan penyelidikan Komnas HAM secara terperinci terdapat 19 kasus dugaan pelanggaran HAM berat yang terjadi di indonesia. 

"Indonesia masih darurat korupsi. Berdasarkan data Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak 2004 sampai 2022 pelaku kebanyakan berasal dari lingkup politik, baik legislatif mapun eksekutif dengan jumlah mencapai total 521 orang yang tersandung kasus korupsi,"paparnya. 

Dalam rilisnya Khoirul menyebutkan, untuk pendekatan represif di Papua minim koreksi. "Pengamat militer dari Institute of Southeast Asian Studies (ISEAS) mencatat operasi militer di Papua tidak memiliki hasil apapun dalam penyelesaian konflik di Papua. Faktanya 58 tahun operasi militer dilakukan di bumi cendrawasih, tapi sampai saat ini konflik bersenjata masih terus terjadi," jelas dia lagi. 

Lainnya, reformasi saat ini menurut dia masih dikorupsi. Sejumlah pasal dalam KUHP baru membuka ruang pada negara untuk mengekang kebebasan berekspresi, berkumpul, dan berpendapat. Misalnya, pasal 256 KUHP tentang larangan unjuk rasa tanpa pemberitahuan dengan ancaman hukuman enam bulan penjara dan denda Rp10 juta. 

"RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja yang menyingkirkan organisasi buruh dari proses dan substansi kebijakannya dan RUU yang tidak memikirkan kondisi dunia kesehatan jangka panjang. Ini dinilai minim keterlibatan elemen masyarakat,"pungkasnya.***



Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Daerah

Dituding Difitnah Usai Bela Petani, Ketua DPRD Inhu Pertanyakan Legalitas PT SBP

Kamis, 09 Juli 2026 - 19:17:01 WIB
Daerah

Bhabinkamtibmas Polsek Rengat Barat Intensif Pantau Pekarangan Pangan Bergizi, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Selasa, 07 Juli 2026 - 15:59:09 WIB
Daerah

Tokoh Adat Inhu Angkat Bicara, Penjarah dan Pelaku Kekerasan di Kebun Agrinas Rakit Kulim Harus Dipenjara

Sabtu, 04 Juli 2026 - 20:41:26 WIB
Daerah

Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat

Jumat, 03 Juli 2026 - 22:11:23 WIB
Daerah

19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu

Kamis, 02 Juli 2026 - 13:18:51 WIB
Daerah

Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif

Rabu, 01 Juli 2026 - 22:10:45 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Dituding Difitnah Usai Bela Petani, Ketua DPRD Inhu Pertanyakan Legalitas PT SBP
09 Juli 2026
Ketika Pendidikan Karakter Menghadapi Tantangan: Dapatkah Hypnoteaching Menjadi Solusi?
09 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Polsek Rengat Barat Intensif Pantau Pekarangan Pangan Bergizi, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional
07 Juli 2026
Tokoh Adat Inhu Angkat Bicara, Penjarah dan Pelaku Kekerasan di Kebun Agrinas Rakit Kulim Harus Dipenjara
04 Juli 2026
Brutal! Dua Pekerja PT Pancawaskita Mitra Agrinas Dikeroyok Gerombolan Nasrun Sitepu Bersenjata Tajam
04 Juli 2026
Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
03 Juli 2026
Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
03 Juli 2026
Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
02 Juli 2026
Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
02 Juli 2026
19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
02 Juli 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Bhabinkamtibmas Polsek Rengat Barat Intensif Pantau Pekarangan Pangan Bergizi, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional
    Dibaca: 421 Kali
  • 02
    Tokoh Adat Inhu Angkat Bicara, Penjarah dan Pelaku Kekerasan di Kebun Agrinas Rakit Kulim Harus Dipenjara
    Dibaca: 325 Kali
  • 03
    Brutal! Dua Pekerja PT Pancawaskita Mitra Agrinas Dikeroyok Gerombolan Nasrun Sitepu Bersenjata Tajam
    Dibaca: 336 Kali
  • 04
    Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
    Dibaca: 351 Kali
  • 05
    Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
    Dibaca: 342 Kali
  • 06
    Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
    Dibaca: 465 Kali
  • 07
    Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
    Dibaca: 462 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id