PEKANBARU,BeritaOne.id-Puluhan massa dari aktivis dari Mahasiswa Riau Anti Korupsi (MARAK), Selasa siang (27/6/2023) melakukan aksi unjuk rasa di Sout Area PT PHR Rumbai.
Dalam aksi damainya, MARAK menyatakan, bahwa lelang-lelang yang dilakukan PT PHR telah dimanulatif. Salah satunya, lelang Pengadaan Alat-alat Drilling.
Bahkan, pemenang dari lelang ini menurut mereka adalah perusahaan asing. Sedangkan, perusahaan anak daerah yang jelas-jelas memiliki kompetisi dalam pengadaan dan lelang di perusahaan plat merah ini dinyatakan gugur dalam lelang.
"Kami medesak, periksa panitia lelang. Karena, banyak indikasi lelang-lelang di PR PHR dimanipulatif demi kepentingan perusahaan asing," ujar Koordinator Lapangan MARAK Agel Gandiza setelah aksi.
Dikatakan Agel, jika ini memang praktik permainan dalam lelang, jelas sudah mengangkangi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999, tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.
MARAK dikatakan Agel, mengancam akan melaporkan tudingan manipulatif di PT PHR ke Komisi Pemberantasan Korupsi.
"Kami akan membawa perkara ini ke KPK," ujar Agel Gandiza.***