• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Jumat, 10 Juli 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Daerah

Dihadapan Ribuan Mahasiswa UNP, Gubri Syamsuar Berbagi Pengalaman

Redaktur

Senin, 19 Juni 2023 16:30:18 WIB
Cetak
Dihadapan Ribuan Mahasiswa UNP, Gubri Syamsuar Berbagi Pengalaman

Padang, BeritaOne.id - Dihadapan ribuan mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP), Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar berkesempatan berbagi pengalaman hidup, mulai dari pendidikan hingga menjadi Gubernur Riau.

Gubri Syamsuar menerangkan jika dirinya menempuh pendidikan jenjang perguruan tinggi dan merasakan prosesi wisuda itu bisa dikatakan terlambat.

Sebab setalah menamatkan pendidikan SMA pada tahun 1972, dia tidak langsung melanjutkan pendidikannya karena terkendala biaya, dan memutuskan untuk menganggur dulu.

"Saya ini juga wisudanya kalau dikatakan terlambat, ya terlambat gitu. Saya tamat SMA tahun 72, tamat SMA saya nganggur karena memang saya sesuaikan kemampuan orang tua saya. Tak mungkin saya paksakan karena orang tua saya tidak mampu, padahal saya ingin kuliah," ujarnya, dalam wisuda periode 131 UNP, Senin (19/6/23).

Syamsuar menambahkan, setelah memutuskan untuk tidak kuliah dan menganggur, Gubri itu juga sempat ikut abangnya bekerja di Sawah Lunto Sumatera Barat.

Oleh karena itu, Sumbar bukan lagi hal yang baru dan asing baginya, sebab dia telah pernah bekerja di Sawah Lunto tersebut.

"Jadi pada waktu buya Mahyeldi (Gubernur Sumbar) ke Riau, menyampaikan saya pernah dibesarkan di Dumai. Terus saya (Syamsuar) balas, saya juga pernah di besarkan  di Sawah Lunto, jadi sama kita ini," ucapnya.

Mantan Bupati Siak itu mengenang, dulu itu dia sangat sulit untuk bisa mengenyam pendidikan di perguruan tinggi. Dia baru bisa kuliah setelah menjadi Pegawai Negeri.

Syamsuar menuturkan, tiga tahun dia bekerja di tambang batu bara, barulah menjadi pegawai honor awalnya di Kabupaten Bengkalis.

"Saya diangkat PNS pangkat 2 A paling rendah di pegawai negeri. Makanya saya terpikir dulu kok bisa jadi pegawai negeri, tapi Allah semua yang takdirkan," ujarnya.

Gubri menerangkan, dia sempat masuk di APDN Pekanbaru setalah mengikuti tes tiga kali baru akhirnya lulus. Kemudian, lulus APDN dapat lah gelar Diploma IV, maka naiklah pangkatnya menjadi 2 C.

Dia menyebutkan, dulu itu Pemuda tidak memiliki uang untuk beasiswa, namun beruntungnya Menteri Dalam Negeri memiliki kebijakan beasiswa untuk PNS, yang ditentukan perguruan tinggi yang bekerja sama dengan Mendagri, yakni ada tiga lembaga seperti UGM, USU dan Universitas Brawijaya.

"Saya jodohnya dapat di USU Fakultas Ilmu Sosial Politik jurusan administrasi negara. Disitulah saya merasakan wisuda di kampus. Barulah ngambil S2 di Unri. Tapi S3 tak sanggup lagi banyak kerja, payah bagi waktu," ucapnya.

Mantan Bupati Siak ini menambahkan, menurutnya pengalaman hidupnya ini merupakan salah satu contoh kasus, jika di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin asal kerja keras dan mau tentunya bekerja maksimal.

Berawal dari pengangguran lulusan SMA, dengan kerja keras Gubri Syamsuar bisa membuktikan jika ia pernah menjadi pejabat dipercayakan gubernur di provinsi Riau.

Kemudian akhirnya menjadi Bupati Siak dua periode dan menjadi pimpinan Provinsi Riau, tepatnya menjadi Gubernur Riau saat ini.

"Artinya dunia ini begitu luas apalagi kalian dihadapkan begitu besar tantangan. Di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin asal kerja keras dan mau tentunya bekerja maksimal," lanjutnya.

Gubri menerangkan, Indonesia Emas 2045, ini kan tidak main-main. Indonesia juga diberikan bonus demografi, dimana nantinya sangat besar populasi anak-anak usia muda yang usia produktif.

Karena itu, menurutnya usia muda perlu berkualitas, kalau tidak berkualitas pasti akan  kalah dan akan menjadi bencana bagi Indonesia.

"Tentunya kami selalu orang tua yang diberikan amanah memimpin kami tak ingin seperti itu. Kami ingin masa depan kalian ini betul-betul masa depan emas bagi Indonesia, semuanya berkualitas. Sebab kalau kita kemana mana ke negara lain orang ceritanya kompetensi, keahliannya apa," ucapnya.

"Jadi mudah-mudahan dengan hadirnya kami ini juga memberikan semangat selaku orang tua, mudah-mudahan kalian bisa lebih hebat dari saya, bisa jadi presiden, bisa jadi menteri, bisa jadi rektor," tutupnya.


 Editor : Fitri

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Daerah

Dituding Difitnah Usai Bela Petani, Ketua DPRD Inhu Pertanyakan Legalitas PT SBP

Kamis, 09 Juli 2026 - 19:17:01 WIB
Daerah

Bhabinkamtibmas Polsek Rengat Barat Intensif Pantau Pekarangan Pangan Bergizi, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Selasa, 07 Juli 2026 - 15:59:09 WIB
Daerah

Tokoh Adat Inhu Angkat Bicara, Penjarah dan Pelaku Kekerasan di Kebun Agrinas Rakit Kulim Harus Dipenjara

Sabtu, 04 Juli 2026 - 20:41:26 WIB
Daerah

Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat

Jumat, 03 Juli 2026 - 22:11:23 WIB
Daerah

19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu

Kamis, 02 Juli 2026 - 13:18:51 WIB
Daerah

Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif

Rabu, 01 Juli 2026 - 22:10:45 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Dituding Difitnah Usai Bela Petani, Ketua DPRD Inhu Pertanyakan Legalitas PT SBP
09 Juli 2026
Ketika Pendidikan Karakter Menghadapi Tantangan: Dapatkah Hypnoteaching Menjadi Solusi?
09 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Polsek Rengat Barat Intensif Pantau Pekarangan Pangan Bergizi, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional
07 Juli 2026
Tokoh Adat Inhu Angkat Bicara, Penjarah dan Pelaku Kekerasan di Kebun Agrinas Rakit Kulim Harus Dipenjara
04 Juli 2026
Brutal! Dua Pekerja PT Pancawaskita Mitra Agrinas Dikeroyok Gerombolan Nasrun Sitepu Bersenjata Tajam
04 Juli 2026
Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
03 Juli 2026
Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
03 Juli 2026
Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
02 Juli 2026
Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
02 Juli 2026
19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
02 Juli 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Bhabinkamtibmas Polsek Rengat Barat Intensif Pantau Pekarangan Pangan Bergizi, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional
    Dibaca: 447 Kali
  • 02
    Tokoh Adat Inhu Angkat Bicara, Penjarah dan Pelaku Kekerasan di Kebun Agrinas Rakit Kulim Harus Dipenjara
    Dibaca: 348 Kali
  • 03
    Brutal! Dua Pekerja PT Pancawaskita Mitra Agrinas Dikeroyok Gerombolan Nasrun Sitepu Bersenjata Tajam
    Dibaca: 366 Kali
  • 04
    Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
    Dibaca: 371 Kali
  • 05
    Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
    Dibaca: 383 Kali
  • 06
    Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
    Dibaca: 486 Kali
  • 07
    Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
    Dibaca: 496 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id