• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Kamis, 27 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Daerah
  • Meranti

Petani Sagu di Meranti ditemukan Tewas dengan Kaki Putus dimakan Buaya

MD Yasir

Selasa, 27 Desember 2022 07:28:14 WIB
Cetak
Petani Sagu di Meranti ditemukan Tewas dengan Kaki Putus dimakan Buaya

SELATPANJANG, Beritaone.id - Seorang perakit kilang sagu di Kabupaten Kepulauan Meranti ditemukan tewas pasca diterkam buaya ketika sedang mengikat tual (batang) sagu di sungai.

Kejadian yang menimpa korban bernama Zainal Bin Tahar (50) itu terjadi pada Ahad (25/12) pukul 16.00 WIB, di Sungai Desa Penyagun.

"Kejadian saat itu, di mana adik saya sedang bekerja untuk mengikatkan tual sagu ke pohon dan pada saat itu langsung diserang oleh buaya," ujar Muhammad Nur, saudara korban.

Menurut keterangan Kapolsek Rangsang Iptu AGD Simamora, peristiwa itu terjadi menjelang sore di Sungai Penyagun tepatnya di Parit Wak Aji. Kala itu, warga Desa Penyagun, Kecamatan Rangsang, tersebut berangkat bersama rekannya Ramli, Sulaiman dan Nasir untuk melansir tual sagu ke hilir sungai.

Sekitar pukul 13.00 WIB seiring membawa tual batang rumbia tersebut, korban dan rekannya melihat buaya mengikuti dari arah Sungai Piring. Lalu pukul 16.00 WIB, Ramli turun dari kapal untuk mengikat tual sagu yang sudah dirangkai.

"Saat itu langsung disusul oleh korban dengan berjalan di atas rakitan tual sagu. Tak lama, Ramli tiba-tiba mendengar korban berteriak dari arah belakang. Ketika Ramli melihat ke arah belakang, korban sudah tidak ada," ungkap Simamora kepada wartawan, Senin.

Melihat korban sudah hilang, Ramli dan dua rekan lainnya terpaksa menunda pekerjaannya. Mereka pun langsung melakukan pencarian terhadap korban.

"Semua saksi pada saat melakukan pencarian terhadap korban, mereka melihat buaya dengan panjang kurang lebih 5 meter membawa korban ke arah hulu sungai," jelas Simamora.

Saat ini, korban sudah ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa, dimana kondisi kedua kakinya sudah terputus akibat terkaman buaya tersebut. Bahkan terhadap buaya yang dianggap sebagai pemangsa dua korban sempat menjadi buruan warga dan pada akhirnya berhasil ditangkap.

"Namun buaya itu di apakah yang belum dapat informasi. Kita sudah perintahkan oleh Bhabin untuk melepas buaya tersebut jauh di permukiman warga. Tapi nanti kalau sudah dapat informasinya saya kabari lagi," tambahnya.

Kejadian serupa juga terjadi satu hari sebelumnya. Kepala Unit siaga SAR Kepulauan Meranti Yoffi Arianto mengatakan korban tersebut bernama Slamet Ma'arif (37) warga Desa Kriting, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen yang merupakan pekerja kilang sagu.

"Korban hilang setelah diterkam buaya ketika menaikkan tual sagu ke atas kilang. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (24/12) di Sungai Suir Kiri, Desa Lukun, Kecamatan Tebingtinggi Timur," ujarnya.

Korban sudah ditemukan Senin pagi sekira pukul 09:00 WIB. Kondisinya sudah tidak bernyawa dengan kedua tangannya putus. Kabar ditemukan jasad korban diinformasikan oleh Wakapolsek Tebingtinggi, Ipda Iskandar.

"Korban sudah ditemukan pagi ini, kami sedang menuju TKP," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Lukun Anwar Din mengungkapkan, beberapa jam sebelum korban ditemukan, warga gerah dan memburu keberadaan buaya yang dianggap sebagai pemangsa. Bahkan perburuan tersebut menggunakan jasa pawang dan berhasil diamankan.

"Ketika dibawa ke darat warga memilih membelah perut buaya untuk memastikan keberadaan korban. Ternyata perutnya kosong. Padahal sebelum itu pawang sudah bilang kalau buaya ini bukanlah pemangsa. Tapi warga gerah dan tetap ingin memastikannya," terangnya.


Sumber : Antara /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Daerah

Konflik Agraria di Kepayang Sari, Warga Tolak Aktivitas PT Agrinas di Eks Tasma Puja

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:13:28 WIB
Daerah

Jalan Sungai Rawa Rusak Parah, Marka Minim, Truk Bermuatan Besar Terus Melintas

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:01:04 WIB
Daerah

Kabut Asap Melanda, Matahari 08 Riau Turun ke Jalan Bagikan Ribuan Masker untuk Warga Pekanbaru

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:46:43 WIB
Daerah

JMSI Riau Matangkan UKW Oktober 2026, Peserta Bisa Ikut Tingkat Muda hingga Utama

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:47:39 WIB
Daerah

Peduli Akses Warga, PT PAS Mitra Agrinas Kembali Perbaiki Jalan Desa Danau Rambai

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:53:17 WIB
Daerah

PGRI Riau Gandeng Yamaha dan BRI, Guru Dapat Akses Motor, Rumah hingga Peluang Usaha

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:42:30 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Tak Kapok Dibui 5 Tahun, Kempes Kembali Diciduk Polisi Bawa Sabu 2,15 Gram
27 Agustus 2026
Konflik Agraria di Kepayang Sari, Warga Tolak Aktivitas PT Agrinas di Eks Tasma Puja
26 Agustus 2026
Jalan Sungai Rawa Rusak Parah, Marka Minim, Truk Bermuatan Besar Terus Melintas
26 Agustus 2026
Kabut Asap Melanda, Matahari 08 Riau Turun ke Jalan Bagikan Ribuan Masker untuk Warga Pekanbaru
25 Agustus 2026
JMSI Riau Matangkan UKW Oktober 2026, Peserta Bisa Ikut Tingkat Muda hingga Utama
24 Agustus 2026
Kementerian PU Kebut Perbaikan Infrastruktur Terdampak Bencana dari Sumatera hingga NTT
23 Agustus 2026
Peduli Akses Warga, PT PAS Mitra Agrinas Kembali Perbaiki Jalan Desa Danau Rambai
22 Agustus 2026
Rumah Tinggal Disulap Jadi Markas Narkoba, Nana Ditangkap Polsek Rengat Barat
22 Agustus 2026
Presiden RI Anugerahkan Satyalencana Kepariwisataan ke 2 Penggerak Desa Sejahtera Astra
21 Agustus 2026
Terseret Dua Kasus Korupsi, Wamen PU Diana Kusumastuti Diminta Segera Diperiksa
20 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Tak Kapok Dibui 5 Tahun, Kempes Kembali Diciduk Polisi Bawa Sabu 2,15 Gram
    Dibaca: 342 Kali
  • 02
    Kabut Asap Melanda, Matahari 08 Riau Turun ke Jalan Bagikan Ribuan Masker untuk Warga Pekanbaru
    Dibaca: 332 Kali
  • 03
    JMSI Riau Matangkan UKW Oktober 2026, Peserta Bisa Ikut Tingkat Muda hingga Utama
    Dibaca: 235 Kali
  • 04
    Kementerian PU Kebut Perbaikan Infrastruktur Terdampak Bencana dari Sumatera hingga NTT
    Dibaca: 306 Kali
  • 05
    Peduli Akses Warga, PT PAS Mitra Agrinas Kembali Perbaiki Jalan Desa Danau Rambai
    Dibaca: 263 Kali
  • 06
    Rumah Tinggal Disulap Jadi Markas Narkoba, Nana Ditangkap Polsek Rengat Barat
    Dibaca: 611 Kali
  • 07
    Presiden RI Anugerahkan Satyalencana Kepariwisataan ke 2 Penggerak Desa Sejahtera Astra
    Dibaca: 305 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id