• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Ahad, 16 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Politik

Anies Masih Belum Pilih Cawapres, Demokrat-PKS Bisa Tinggalkan Koalisi

MD Yasir

Senin, 05 Desember 2022 19:57:29 WIB
Cetak
Anies Masih Belum Pilih Cawapres,  Demokrat-PKS Bisa Tinggalkan Koalisi

Jakarta - Keinginan NasDem mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden bisa kandas. Apalagi telah muncul wacana dari PKS untuk membuka peluang rujuk koalisi dengan Gerindra di Pemilu 2024. 

Koalisi mengusung Anies diinisiasi oleh NasDem dengan menggandeng PKS dan Partai Demokrat. NasDem butuh dukungan partai lain untuk memenuhi syarat pencalonan presiden. Namun sejak mendeklarasikan Anies sebagai capres pada 3 Oktober lalu, Koalisi Perubahan yang terdiri dari NasDem, PKS, Demokrat tak kunjung terbentuk. 

Rencana deklarasi Koalisi Perubahan pada 10 November lalu gagal. Alasannya, banyak hal belum disepakati, mulai dari masalah cawapres hingga hal-hal teknis lain. 

Pengamat politik Ahmad Khoirul Umam mewanti-wanti rencana koalisi perubahan bisa bubar sebelum bertanding jika koalisi tersebut tak segera mengambil sikap tegas.

"Jika sampai Anies kecolongan salah satu antara Demokrat atau PKS, harapannya untuk maju sebagai Capres bisa terancam gagal total. Karena itu, dibutuhkan keberanian dan kecepatan bertindak," kata Umam, Senin (5/12).

Pernyataan Umam terutama merespons peluang PKS dan Partai Gerindra untuk kembali rujuk di Pemilu dan Pilpres 2024.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon sebelumnya mengatakan partai pimpinan Prabowo Subianto itu terbuka untuk kembali berkoalisi di 2024. Pernyataan Fadli direspons positif oleh Presiden PKS Ahmad Syaikhu.

Syaikhu menyebut peluang PKS untuk rujuk dengan Gerindra masih sangat terbuka mengingat dinamika politik yang saat ini terus bergerak dinamis.

"Ya sangat mungkin kita kan melihat dinamika politik masih terus berkembang ya," kata dia, Minggu (4/12).

NasDem di atas kertas sebenarnya telah menyerahkan pilihan cawapres kepada Anies. Namun Umam menilai Koalisi Perubahan mandek tak hanya disebabkan oleh pilihan cawapres dari Anies. Kemandekan juga disebabkan oleh NasDem.

Menurut Umam, Anies dan NasDem patut disalahkan jika PKS sampai meninggalkan rencana koalisi perubahan.

Direktur Eksekutif Indostrategic itu terutama menyoroti langkah tarik ulur NasDem dan Anies yang sejak awal tak kunjung menerima proposal PKS maupun Demokrat. Padahal, PKS dan Demokrat sejak awal telah meminta agar koalisi perubahan segera menentukan skema capres cawapres, termasuk platform koalisi.

PKS dan Demokrat disebut Umam sebenarnya sudah memiliki portofolio pemerintahan, skema logistik, hingga pelaksanaan sosialisasi dan kampanye Pemilu 2024.

Umam pun meminta agar koalisi tersebut, khususnya NasDem dan Anies segera mengambil sikap. Dia terutama mewanti-wanti operasi politik dan rencana koalisi besar agar ada capres tunggal di 2024.

"Jika Nasdem dan Anies masih mengulur-ulur waktu dan menebar janji-janji politik yang tidak sesuai dengan kehendak partner koalisi, hati-hati jika Demokrat atau PKS akhirnya banting setir ke skema koalisi lain yang lebih menawarkan kepastian dan lebih minim risiko politik," katanya.*


Sumber : Cnnindonesia /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Politik

Prabowo Diminta Akhiri Kebrutalan Demokrasi Liberal

Sabtu, 03 Januari 2026 - 23:29:47 WIB
Politik

Optimisme Masyarakat ke Purbaya Munculkan Fenomena Makan Tabungan

Jumat, 26 Desember 2025 - 23:10:59 WIB
Politik

Purbaya Puji Perbaikan Bea Cukai, Meski Sempat “Perlu Digebuk Dikit"

Jumat, 12 Desember 2025 - 21:32:08 WIB
Politik

Pelepasan 1,6 Juta Hektar Hutan Era Zulhas Bukan Izin Sawit, tapi Tata Ruang

Sabtu, 06 Desember 2025 - 20:59:02 WIB
Politik

Prabowo-Gibran Hadir di HUT ke-61 Golkar

Jumat, 05 Desember 2025 - 22:44:51 WIB
Politik

Purbaya Tepis Keras Kabar Bersitegang dengan DPR Soal Pajak Baru

Selasa, 02 Desember 2025 - 15:11:09 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
16 Agustus 2026
PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
15 Agustus 2026
Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
15 Agustus 2026
Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Dukung Pelaksanaan MTQ Danau Rambai
14 Agustus 2026
Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
13 Agustus 2026
Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
12 Agustus 2026
54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT
12 Agustus 2026
Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
12 Agustus 2026
Bangun Harmoni dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Bantu Kegiatan Kepemudaan di Dua Desa
12 Agustus 2026
Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah Bergulir, Dua Pelapor Diperiksa Penyidik
11 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
    Dibaca: 225 Kali
  • 02
    Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
    Dibaca: 965 Kali
  • 03
    Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
    Dibaca: 245 Kali
  • 04
    Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah Bergulir, Dua Pelapor Diperiksa Penyidik
    Dibaca: 247 Kali
  • 05
    Kasus Korupsi Rumah Eks Pejuang Timtim Masih Diselidiki, Komisi Kejaksaan Desak Kejati NTT Tuntaskan
    Dibaca: 239 Kali
  • 06
    Dodi Irawan dan Iskandar Zulkarnain Bawa Pesan Budaya Lewat Puisi “Laksamana Riau”
    Dibaca: 320 Kali
  • 07
    Rawat Jalan dan Kurangi Debu, PT PAS Mitra Agrinas Beri Manfaat bagi Warga Danau Rambai
    Dibaca: 314 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id