• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Rabu, 01 Juli 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Politik

Anies Masih Belum Pilih Cawapres, Demokrat-PKS Bisa Tinggalkan Koalisi

MD Yasir

Senin, 05 Desember 2022 19:57:29 WIB
Cetak
Anies Masih Belum Pilih Cawapres,  Demokrat-PKS Bisa Tinggalkan Koalisi

Jakarta - Keinginan NasDem mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden bisa kandas. Apalagi telah muncul wacana dari PKS untuk membuka peluang rujuk koalisi dengan Gerindra di Pemilu 2024. 

Koalisi mengusung Anies diinisiasi oleh NasDem dengan menggandeng PKS dan Partai Demokrat. NasDem butuh dukungan partai lain untuk memenuhi syarat pencalonan presiden. Namun sejak mendeklarasikan Anies sebagai capres pada 3 Oktober lalu, Koalisi Perubahan yang terdiri dari NasDem, PKS, Demokrat tak kunjung terbentuk. 

Rencana deklarasi Koalisi Perubahan pada 10 November lalu gagal. Alasannya, banyak hal belum disepakati, mulai dari masalah cawapres hingga hal-hal teknis lain. 

Pengamat politik Ahmad Khoirul Umam mewanti-wanti rencana koalisi perubahan bisa bubar sebelum bertanding jika koalisi tersebut tak segera mengambil sikap tegas.

"Jika sampai Anies kecolongan salah satu antara Demokrat atau PKS, harapannya untuk maju sebagai Capres bisa terancam gagal total. Karena itu, dibutuhkan keberanian dan kecepatan bertindak," kata Umam, Senin (5/12).

Pernyataan Umam terutama merespons peluang PKS dan Partai Gerindra untuk kembali rujuk di Pemilu dan Pilpres 2024.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon sebelumnya mengatakan partai pimpinan Prabowo Subianto itu terbuka untuk kembali berkoalisi di 2024. Pernyataan Fadli direspons positif oleh Presiden PKS Ahmad Syaikhu.

Syaikhu menyebut peluang PKS untuk rujuk dengan Gerindra masih sangat terbuka mengingat dinamika politik yang saat ini terus bergerak dinamis.

"Ya sangat mungkin kita kan melihat dinamika politik masih terus berkembang ya," kata dia, Minggu (4/12).

NasDem di atas kertas sebenarnya telah menyerahkan pilihan cawapres kepada Anies. Namun Umam menilai Koalisi Perubahan mandek tak hanya disebabkan oleh pilihan cawapres dari Anies. Kemandekan juga disebabkan oleh NasDem.

Menurut Umam, Anies dan NasDem patut disalahkan jika PKS sampai meninggalkan rencana koalisi perubahan.

Direktur Eksekutif Indostrategic itu terutama menyoroti langkah tarik ulur NasDem dan Anies yang sejak awal tak kunjung menerima proposal PKS maupun Demokrat. Padahal, PKS dan Demokrat sejak awal telah meminta agar koalisi perubahan segera menentukan skema capres cawapres, termasuk platform koalisi.

PKS dan Demokrat disebut Umam sebenarnya sudah memiliki portofolio pemerintahan, skema logistik, hingga pelaksanaan sosialisasi dan kampanye Pemilu 2024.

Umam pun meminta agar koalisi tersebut, khususnya NasDem dan Anies segera mengambil sikap. Dia terutama mewanti-wanti operasi politik dan rencana koalisi besar agar ada capres tunggal di 2024.

"Jika Nasdem dan Anies masih mengulur-ulur waktu dan menebar janji-janji politik yang tidak sesuai dengan kehendak partner koalisi, hati-hati jika Demokrat atau PKS akhirnya banting setir ke skema koalisi lain yang lebih menawarkan kepastian dan lebih minim risiko politik," katanya.*


Sumber : Cnnindonesia /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Politik

Prabowo Diminta Akhiri Kebrutalan Demokrasi Liberal

Sabtu, 03 Januari 2026 - 23:29:47 WIB
Politik

Optimisme Masyarakat ke Purbaya Munculkan Fenomena Makan Tabungan

Jumat, 26 Desember 2025 - 23:10:59 WIB
Politik

Purbaya Puji Perbaikan Bea Cukai, Meski Sempat “Perlu Digebuk Dikit"

Jumat, 12 Desember 2025 - 21:32:08 WIB
Politik

Pelepasan 1,6 Juta Hektar Hutan Era Zulhas Bukan Izin Sawit, tapi Tata Ruang

Sabtu, 06 Desember 2025 - 20:59:02 WIB
Politik

Prabowo-Gibran Hadir di HUT ke-61 Golkar

Jumat, 05 Desember 2025 - 22:44:51 WIB
Politik

Purbaya Tepis Keras Kabar Bersitegang dengan DPR Soal Pajak Baru

Selasa, 02 Desember 2025 - 15:11:09 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
30 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
30 Juni 2026
PLN Tegaskan Komitmen Hadirkan Listrik Andal, Sinergi dengan Komisi XII DPR RI Percepat Pembangunan Kelistrikan Riau
30 Juni 2026
Kelompok Nasrun Sitepu dan Kani Kembali Berurusan dengan Polisi Akibat Menjarah di Kebun Agrinas
30 Juni 2026
Sabu Disembunyikan di Belakang Rumah, Warga Peranap Digelandang ke Polres Inhu
29 Juni 2026
DPP IKJR Hadiri HUT ke 44 Tahun Desa Payung Sekaki, Kampriwoto : Tidak Benar Ada Dualisme Kepengurusan
28 Juni 2026
Berdedikasi Bangun Sinergi Dunia Usaha dan Pemerintah, Hotli Maruli Sirait Raih Anugerah "An Extraordinary Leader" JMSI Award 2026
27 Juni 2026
PLN UP3 Rengat Siaga Penuh, Pastikan Listrik Andal Tanpa Kedip Selama MTQ ke-44 Riau di Kuansing
27 Juni 2026
Kapolsek Rengat Barat Turun Langsung Pantau Jagung, Program P2B Terus Diperkuat di Desa
26 Juni 2026
Pelantikan JMSI Riau 2025-2030 Berlangsung Meriah, 12 Tokoh Terima Penghargaan JMSI Award 2026
26 Juni 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
    Dibaca: 273 Kali
  • 02
    Sabu Disembunyikan di Belakang Rumah, Warga Peranap Digelandang ke Polres Inhu
    Dibaca: 208 Kali
  • 03
    DPP IKJR Hadiri HUT ke 44 Tahun Desa Payung Sekaki, Kampriwoto : Tidak Benar Ada Dualisme Kepengurusan
    Dibaca: 235 Kali
  • 04
    Berdedikasi Bangun Sinergi Dunia Usaha dan Pemerintah, Hotli Maruli Sirait Raih Anugerah "An Extraordinary Leader" JMSI Award 2026
    Dibaca: 268 Kali
  • 05
    PLN UP3 Rengat Siaga Penuh, Pastikan Listrik Andal Tanpa Kedip Selama MTQ ke-44 Riau di Kuansing
    Dibaca: 261 Kali
  • 06
    Kapolsek Rengat Barat Turun Langsung Pantau Jagung, Program P2B Terus Diperkuat di Desa
    Dibaca: 578 Kali
  • 07
    Pelantikan JMSI Riau 2025-2030 Berlangsung Meriah, 12 Tokoh Terima Penghargaan JMSI Award 2026
    Dibaca: 336 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id