• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Rabu, 08 Juli 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • SawitUpdate

Pengendalian Hama dan Pemupukan di Pembibitan

MD Yasir

Ahad, 13 November 2022 11:43:35 WIB
Cetak
Pengendalian Hama dan Pemupukan di Pembibitan

JAKARTA, Beritaone.id  – Dalam proses pembibitan penanganan tanaman sawit menjadi sangat penting semisal mesti tetap menjaga bibitan sawit dari gulma. Penyiangan gulma dalam babybag pada pre nursery dilakukan dua minggu sekali secara manual, termasuk penambahan tanah dalam kantong bagi bibit-bibit yang terbuka berdasarkan bonggol akarnya dan bibit sawit yang nampak doyong.

Menurut buku Petunjuk Teknis Penanganan Kecambah dan Pembibitan Kelapa Sawit, terbitan PT Socfin Indonesia, untuk gulma yang ada dalam polybag di main nurserysebaiknya dilakukan secara manual dan sebaliknya untuk gulma yang tumbuh diluar polybag dapat menggunakan herbisida dengan alat semprot yang dilengkapi dengan pelindung pada bagian nozzel-nya guna menghindari terjadinya kabut herbisida, cara ini supaya herbisida mengenai bibit serta penyemprotan harus lebih rendah dari permukaan polybag.

Selain terus menjaga bibitan dari gulma, selanjutnya perlu juga dilakukan pengendalian hama dan penyakit pada saat pembibitan. Pemberantasan hama dan penyakit di pre nursery tidak dibenarkan menggunakan bahan kimia. Biasanya hama dan penyakit yang menyerang pada pre nursery dan main nursery tercatat serupa.

Kerusakan pada pembibitan tentu saja membuat rugi petani atau pelaku perkebunan, berikut beberapa hama dan penyakit yang bisa saja timbul dikala masa pembibitan:

Kecambah gagal tumbuh, kondisi ini akibat kualitas tanah tidak baik, desinfeksi tanah yang kurang memadai, penanaman yang kurang bagus, penyiraman yang terlalu banyak atau terlalu sedikit serta gangguan hama.

Daun terbakar (gosong), kondisi ini akibat penyiraman yang tidak memadai setelah pemupukan, tingkat aplikasi pupuk dan pemilihan produk yang salah saat memberikan pestisida, atau akibat pemindahan naungan secara tiba-tiba.
Daun menjadi kuning, seringkali terjadi akibat kurangnya kadar keteduhan, pengurangan nitrogen setelah bulan ketiga atau terlalu banyak air.

Bercak Coklat Pada Daun (Necrosis), kondisi ini akibat kekurangan sinar matahari.
Anthracnose, merupakan penyakit yang paling serius dan bisa saja muncul selama masa pembibitan. Sirkulasi udara yang baik dapat mengurangi risiko tanaman terkena penyakit ini. Fungisida juga dapat diberikan setiap dua bulan sekali (2 g mancozeb atau chlorothalonil per liter air)

Sementara untuk serangga pemakan daun yang dapat menimbulkan kerusakan dapat dicegah dengan menyemprotkan larutan 0,8-1 g carbaryl atau 0,024 g deltamethrin per liter air. Kecambah yang muda harus dilindungi dari semut, rayap dan jangkrik, caranya dengan mengoleskan bubuk deltamethrin di sekitar lahan tanam. Siput dan sejenisnya  dapat diawasi dengan menyebarkan metaldehyde secara acak di dalam pembibitan. Jika tikus menyerang, bersihkan batas pinggiran pre nursery dan pasang perangkap.

Pemupukan

Pemupukan dilakukan pada saat bibit berumur empat minggu setelah tanam, yakni ketika bibit telah memiliki satu helai daun berwarna hijau tua. Standar pupuk yang idanjurkan PT Socfin Indonesia pada saat pre nursery selain menggunakan urea juga menggunakan pupuk majemu 15-15-6-4.

Beberapa yang mesti diperhatikan dikala pemupukan di pre nursery, jangan mengaplikasikan pupuk dalam bentuk granular (butiran) sebab bisa menyebabkan kerugian berupa efek kontak (terbakar) pada tanaman. Sepatutnya mengaplikasikan pemupukan dalam bentuk liquid (cair), dengan cara menyiram ke tanah dalam kantong.

Dikala pemupukan di main nursery, selain menggunakan pupuk majemuk 15-15-6-4 atau 12-12-17-2 juga kieserite untuk bibit-bibit yang menunjukkan gejala defisiensi Mg setalh umur 8 bulan.

Pada saat melakukan pemupukan di main nusery ada beberapa hal yang mesti diperhatikan, semisala pertama, jangan mengaplikasikan pupuk dalam kondisi daun kering atau pada saat terik matahari. Lantaran, bakal mengakibatkan efek kontak (terbakar) pada daun, menyebabkan stress dan menghambat perkembangan bibit.

Lantas kedua, sepatutnya pupuk diaplikasikan melingkar secara merata di bibir polybag. Proses pemupukan itu mesti dilakukan secara hati-hati guna mencegah pupuk tidak mengenai daun lantaran dapat mengakibatkan efek kontak (bakar).

Ketiga, penggemburan ringan dibutuhkan guna membantu iar dan hara masuk ke dalam tanah, sebab lapisan lapisan padat dapat terbentuk akibat penyiraman yang berlebihan. Keempat, pupuk slow release tidak disarankan digunakan di main nursery.

Kelima, bibit-bibit yang menunjukkan gejala kekurangan Mg dapat diberi tambahan Kieserit dua bulan sekali dengan dosis, umur 8-9 bulan sebanyak 20 gr/bibit, 10-11 bulan sekitar 25 gr/bibit dan 12-14 bulan mencapai 30 gr/bibit. Pemberian ekstra harus dilakukan secara selektif bagi bibit-bibit yang memerlukan saja.

 

 


Sumber : Infosawit /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
SawitUpdate

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

Senin, 15 September 2025 - 13:30:24 WIB
SawitUpdate

Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya

Jumat, 28 Maret 2025 - 22:04:10 WIB
SawitUpdate

Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%

Senin, 24 Maret 2025 - 10:22:55 WIB
SawitUpdate

WTO Menangkan Indonesia, Pemerintah Desak Uni Eropa Hapus Kebijakan Diskriminatif CPO

Sabtu, 18 Januari 2025 - 12:07:40 WIB
SawitUpdate

CPO di Jalur Kenaikan: Permintaan Ekspor Memicu Lonjakan Harga

Kamis, 31 Oktober 2024 - 18:48:47 WIB
SawitUpdate

CPO Melimpah, Aceh Berpeluang Punya Pabrik Minyak Goreng Sendiri

Ahad, 13 Oktober 2024 - 13:11:26 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Bhabinkamtibmas Polsek Rengat Barat Intensif Pantau Pekarangan Pangan Bergizi, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional
07 Juli 2026
Tokoh Adat Inhu Angkat Bicara, Penjarah dan Pelaku Kekerasan di Kebun Agrinas Rakit Kulim Harus Dipenjara
04 Juli 2026
Brutal! Dua Pekerja PT Pancawaskita Mitra Agrinas Dikeroyok Gerombolan Nasrun Sitepu Bersenjata Tajam
04 Juli 2026
Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
03 Juli 2026
Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
03 Juli 2026
Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
02 Juli 2026
Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
02 Juli 2026
19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
02 Juli 2026
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif
01 Juli 2026
Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
30 Juni 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Bhabinkamtibmas Polsek Rengat Barat Intensif Pantau Pekarangan Pangan Bergizi, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional
    Dibaca: 212 Kali
  • 02
    Tokoh Adat Inhu Angkat Bicara, Penjarah dan Pelaku Kekerasan di Kebun Agrinas Rakit Kulim Harus Dipenjara
    Dibaca: 236 Kali
  • 03
    Brutal! Dua Pekerja PT Pancawaskita Mitra Agrinas Dikeroyok Gerombolan Nasrun Sitepu Bersenjata Tajam
    Dibaca: 242 Kali
  • 04
    Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
    Dibaca: 272 Kali
  • 05
    Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
    Dibaca: 246 Kali
  • 06
    Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
    Dibaca: 370 Kali
  • 07
    Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
    Dibaca: 351 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id